Beranda Hukrim KKSS Kota Tanjungpinang Mendesak Pihak Kepolisian Agar Segera Mengusut Kematian Haji Permata

KKSS Kota Tanjungpinang Mendesak Pihak Kepolisian Agar Segera Mengusut Kematian Haji Permata

4451
0

Tanjungpinang, GK.com – Badan Pengurus Daerah Keluarga Kerukunan Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Tanjungpinang, turut angkat bicara terkait meninggalnya Haji Permata yang diduga ditembak mati oleh oknum Petugas Bea dan Cukai pada Jumat (15/1) yang lalu.

Kepada Media Ini, Ketua KKSS Kota Tanjungpinang, melalui Sekretaris, Arifin Ahmad menyampaikan, turut berduka cita atas meninggalnya Haji Permata. Dirinya beserta organisasi sangat dibuat kaget atas meninggalnya sosok Pengayom tersebut.

“Kami sangat terkejut mendengar kabar meninggalnya almarhum yang terjadi karena luka tembak, dan kami sangat kehilangan sosok yang sangat penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya para perantau yang ada di Kepri (Kepulauan Riau),” ujar Arifin, Minggu (17/1) malam di Kediamannya.

Baca Juga :

http://gerbangkepri.com/2021/01/16/bc-beberkan-kronologi-kejadian-patron-tegaskan-pembunuh-haji-permata-diusut-tuntas/

http://gerbangkepri.com/2021/01/17/abdul-gafar-kami-menganggap-ini-pembunuhan/

“Apakah disini almarhum H. Permata itu sangat membahayakan, hingga langkahnya harus diberhentikan dengan hujan peluru ?,” tanya Arifin.

Saat disinggung mengenai rencana penggerakan sejumlah massa di Kantor Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau, Arifin mengatakan, untuk sementara pihaknya memang belum mendapatkan arahan dari Ketua dalam melakukan pergerakan massa tersebut, tetapi dalam hal ini pihaknya tetap berkoordinasi menyampaikan kepada Ketua mengenai apa tindakan Kedepannya.

“Namun berdasarkan informasi yang saya terima, secara tertulis Ketua KKSS Kota Batam sudah menyurati serta melaporkan persoalan ini ke Kapolda Kepulauan Riau pada Sabtu (16/01) lalu. Meminta secepatnya kejadian ini segera ditanggapi dan diusut tuntas,” katanya.

“Kami dari pengurus KKSS Kota Tanjungpinang mendukung upaya ini dan mendesak kepada pihak Kepolisian untuk segera mengusut tuntas atas kejadian ini. Karena kejadian ini ialah luka yang mendalam bagi kami dari masyarakat Sulawesi Selatan”. tegasnya.

Kemudian Arifin juga mengatakan mengenai tembakan, tentunya ada SOP yang harus dilakukan oleh para petugas, tidak seharusnya petugas melakukan penembakan tepat di area dada Almarhum.

Terakhir, Arifin berharap agar Persatuan KKSS yang ada dapat mengikuti proses hukum yang berlaku, dan biarkan dalam hal ini pihak Kepolisian menjalankan tugasnya. (Fit).

Editor : Febri