Sabtu, Juni 22, 2024
spot_img

Lanal Tarempa Sukses Bertahan dari Serangan Udara Lasa-X

Tarempa, GK.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa, yang berada di Pulau Siantan, Kepulauan Anambas, di Laut Natuna Utara, menjadi sasaran serangan udara oleh pesawat musuh yang tidak dikenal pada hari Selasa, (23/01/2024). Lanal Tarempa merupakan pangkalan militer yang berada di garis terdepan NKRI dan berpotensi menjadi target awal serangan musuh dari laut dan udara apabila terjadi konflik antar negara.

Serangan udara tersebut terjadi secara tiba-tiba, ketika pesawat musuh yang diduga jenis Lasa-X melintas dan terbang rendah di atas Pulau Siantan. Hal ini sontak membangunkan seluruh prajurit Lanal Tarempa yang segera melakukan aksi pertahanan pangkalan dari bahaya serangan udara. Satuan Komunikasi (Satkom) Lanal Tarempa berkoordinasi dengan pihak Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Matak dan Skuadron 212 Lanud Supadio untuk mengidentifikasi pesawat musuh tersebut.

Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Opsla, memerintahkan Perwira Operasi untuk mempersiapkan seluruh prajurit dan melaksanakan Peran Tempur Bahaya Umum dilanjutkan Peran Tempur Bahaya Udara. Ia juga meminta bantuan dari unsur tempur udara (Pesud) TNI AU dan unsur tempur laut (KRI) TNI AL untuk datang ke wilayah Kepulauan Anambas.

“Meskipun mustahil kita dapat melawan serangan udara oleh pesawat musuh yang datang secara tiba-tiba, namun yakin dan percaya kita bisa mempertahankan pangkalan menunggu bantuan tempur dari kawan Lanud Supadio, Lanudal Tanjung Pinang, Koarmada I atau Lantamal IV,” ucap Danlanal Tarempa.

Pesawat musuh yang mengancam kedaulatan NKRI akhirnya diserang oleh Pesud TNI AU dari Lanud Supadio. Serangan pengusiran pesawat musuh dengan tembakan dibalas oleh pesawat musuh dengan melancarkan tembakan ke Markas Komando (Mako) Lanal Tarempa, hingga menyebabkan terbakarnya Gudang Logistik (Logca) Lanal Tarempa. Namun, dengan keunggulan pesawat TNI AU, musuh dapat diusir dan meninggalkan wilayah udara Kepulauan Anambas.

Akibat serangan udara tersebut, Danlanal Tarempa memerintahkan Perwira Operasi untuk melaksanakan Peran Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Selanjutnya, prajurit berjibaku melaksanakan pemadaman kebakaran Gudang Logca dengan mengerahkan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar). Perjuangan yang sengit hingga memakan korban satu personel terluka, akhirnya berhasil memadamkan kebakaran di Gudang Logca dan mengembalikan situasi normal.

Rangkaian peristiwa tersebut merupakan bagian dari Narasi dan Simulasi yang digunakan dalam Latihan Peran Tempur Bahaya Umum, Peran Tempur Bahaya Udara, dan Peran Penanggulangan Bahaya Kebakaran dalam Uji Terampil Gladi Tugas Tempur P1 P2 serta L1 L2 oleh Tim Uji Kolat Koarmada I di Mako Lanal Tarempa, Jl. Hangtuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Usai pelaksanaan rangkaian latihan, Komandan Lanal Tarempa menyampaikan, “Kegiatan Latihan Pertahanan Pangkalan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran sangat penting dikuasai oleh seorang prajurit TNI, khususnya TNI Angkatan Laut Lanal Tarempa. Baik kemampuan perorangan maupun kemampuan kelompok perlu diasah dan ditingkatkan, sehingga naluri tempur tetap terjaga dan apabila sewaktu-waktu negara memanggil, kita sudah siap. Memang sebagai prajurit, kita harus siap ditugaskan di mana saja dan dalam kondisi apa saja, baik dalam kondisi damai maupun dalam kondisi perang.”.

Dengan sangat bangga ketika Tim Uji Terampil menyampaikan bahwa pelaksanaan Uji Terampil Glagaspur P1 P2 dan L1 L2 berjalan sangat baik, Danlanal Tarempa mengapresiasi kepada seluruh Prajuritnya yang telah menunjukan pelaksanaan Uji Terampil dengan penuh semangat dan berjalan dengan aman, lancar serta zero acident.(***)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img