Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 920

Wali Kota Tanjungpinang Kembali Lantik 65 Pejabat Fungsional Dan Mengangkat 216 PNS

Tanjungpinang, GK.com – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka dilakukan pengambilan sumpah Jabatan oleh sebanyak 65 PNS yang diangkat dalam jabatan Fungsional, serta sebanyak 216 orang yang diangkat menjadi PNS.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd yang saat itu melakukan pengambilan sumpah jabatan mengatakan bahwa, pelantikan yang dilakukan kepada 216 Pegawai tersebut merupakan formasi CPNS yang lulus dari Tahun 2018 lalu.

“Menjadi seorang PNS merupakan sebuah Rahmat dan juga beban, karena akan terikat dengan aturan-aturan yang ada, sehingga akan membatasi perilaku sehari-hari yang dituntut sebagai contoh bagi masyarakat,” ujar Syahrul di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.

“Pengucapan sumpah dan janji ini bukanlah seremonial belaka, namun merupakan sebuah prosedur yang wajib dijalankan sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang-Undang, sumpah yang baru saja diucapkan ini pula merupakan sebuah bukti kesanggupan untuk mentaati aturan yang berlaku, yang tidak hanya disaksikan oleh kita yang hadir disini, namun  juga Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Syahrul, Jum’at (28/2) sekitar pukul 09.00 Wib.

Dikesempatan itu, Syahrul mengingatkan kepada para PNS yang telah mengucapkan Sumpah dan Janjinya agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan bersemangat, disertai dengan niat yang tulus untuk membangun dan meningkatkan prestasi terbaik.

“Jadikanlah diri sebagai PNS yang memiliki keahlian dan kompetensi, sehingga dihargai dan ditempatkan sesuai dengan kompetensinya yang menerapkan CAT dalam bekerja, yakni Cakap, Akuntabel dan Tanggung jawab,” harap Syahrul.

 

Baca Juga :

Pejabat Pemko Tanjungpinang Tukar Posisi, Kadis PU Masih Open Bidding

 

Ucapan selamat atas kepercayaan dan amanah baru yang diberikan kepada para PNS, turut disampaikan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd sembari mengakhiri sambutannya.

Adapun 65 Pejabat Fungsional yang diambil sumpahnya, diantaranya terdiri dari Satpol PP sebanyak 37 orang, Jabatan Penera sebanyak 4 orang,Pengawas Kemitrologian 1 orang, Arsiparis 1 orang dan Jabatan Fungsional Kesehatan 41 orang.

Sedangkan pengangkatan PNS sebanyak 216 orang, diantaranya terdiri dari 173 PNS Golongan III dan 43 PNS Golongan II. (FL).

Editor : Febri

Lika-Liku Mengemban Tugas Sebagai Keluarga Basarnas Selama 48 Tahun Berdiri

Tanjungpinang, GK.com – Genap berusia 48 Tahun, Keluarga Besar Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang merayakan hari istimewanya yang jatuh tepat pada hari ini, Jum’at (28/2) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Mu’min, S.E.,M.M dikesempatan itu mengingatkan kembali amanah yang tertuang dalan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan pertolongan.

“Kita telah melalui berbagai dinamika dalam perkembangannya, eksistensi kita selama ini masih menjadi tumpuan dan harapan bagi masyarakat dalam penyelenggaraan operasi Sar, maka dengan usia yang cukup matang ini, marilah kita bekerja sesuai koridor, seperti yang tertuang dalam amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan,” tutur Mu’min.

“Tugas utama kita adalah menyelenggarakan operasi pencarian, penyelamatan, pertolongan, dan evakuasi pada kecelakaan penerbangan, pelayaran, kebencanaan pada tahap gawat darurat, serta kondisi membahayakan manusia yang terjadi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tugas besar dan penuh tantangan, serta membutuhkan keseriusan kita semua,” ungkapnya.

Mu’min menyampaikan bahwa, dengan segala tugas dan amanah yang diberikan, Basarnas tentunya tidak bekerja sendiri, didukung penuh oleh potensi-potensi Sar lainnya, baik di tingkat Pusat maupun Daerah, karena sinergitas itu mutlak diperlukan, mengingat kompleksitas dalam penyelenggaraan Operasi Sar.

“Selama ini, kita telah memiliki reputasi yang baik di mata masyarakat, reputasi itu kita peroleh tentunya dengan kerja keras, dedikasi dan motivasi yang tinggi dalam melaksanakan setiap tugas, tidak hanya profesional, sinergi, dan militan, tetapi juga pendekatan-pendekatan yang humanis dan mengutamakan kearifan lokal saat menyelenggarakan operasi Sar,” ujar Mu’min.

“Semoga, prestasi-prestasi yang didapatmenjadi acuan untuk senantiasa semangat bagi kita, sehingga kita semua lebih termotivasi dalam bekerja, guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam pelaksanaan tugas yang mulia ini,” harapnya.

Disampaikan Mu’min, pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 ini, Basarnas telah memiliki dua Armada Kapal Negara (KN) baru, yaitu KN Sar 103 Wisnu dan KN Sar 104 Kamajaya, yang siap dioperasionalkan, dua Kapal masing-masing berukuran panjang 66 Meter tersebut sebagai Kapal pendukung penyelenggaraan Operasi Sar sekaligus Suplay Logistik yang dilengkapi dengan berbagai peralatan Sar modern, Seperti Remotely  Operated Vehicle (Rov), Side Scan Sonar, Multibeem Echosounder (Mbes), serta peralatan lainnya.

“Semoga, keberadaan Kapal-Kapal ini akan meningkatkan kapabilitas operasional kita, sehingga penyelenggaraan Operasi Sar khususnya di perairan dapat terlaksana lebih efektif dan efisien, sebagai lembaga Pemerintah Non Kementerian, kita juga harus mensukseskan program-program pembangunan Nasional yang telah dicanangkan Pemerintah,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah tengah fokus pengembangan 5 destinasi  wisata super prioritas, yaitu Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Magelang Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur dan Likupang di Sulawesi Utara.

 

Baca :

Basarnas Tanjungpinang Akan Buat Pos Penjagaan di Trikora

 

“Untuk itu, dari aspek Sar, kita harus dapat memberikan rasa aman dan rasa nyaman bagi Wisatawan baik domestik maupun manca Negara, beberapa hal yang perlu saya sampaikan pada kesempatan ini, yakni senantiasa menjadi pribadi-pribadi yang selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, profesionalisme dan soliditas dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Basarnas dalam menjaga sinergitas dan membina potensi Sar melalui wadah forum koordinasi potensi pencarian dan pertolongan, selalu menjadi kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap situasi dan kondisi di wilayah kerja masing-masing, serta cepat memberikan respon pada saat terjadi kegawatdaruratan, baik pada kecelakaan, bencana, maupun kondisi yang membahayakan manusia, serta senantiasa menjaga budaya disiplin dan menjadi contoh performance di lingkungan kerja”. paparnya.

Dijelaskan Mu’min bahwa, Basarnas mengkoordinir keterlibatan seluruh potensi Sar, baik dari unsur TNI, Polri, Instansi Pemerintah, Swasta maupuin Stakeholder bidang Sar lainnya.

Adapun selama Tahun 2019 lalu, Basarnas telah berhasil meraih berbagai prestasi di tingkat kelembagaan, antara lain Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 5 kali berturut-turut, penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional sebagai salah satu lembaga terbaik dalam pengelolaan, perencanaan pegawai, dan kepengurusan kenaikan pangkat, penilaian sangat baik dari Badan Arsip Republik Indonesia (ANRI) dalam hal pengelolaan arsip, meraih penghargaan media sosial kategori video terbaik government social untuk lembaga Pemerintah dari Kemenkoinfo,Pelayanan publik dengan nilai baik dari Kemenpan-RB danmendapatkan Predikat Medium classification setelah dinyatakan lulus dalam asesment yang dilaksanakan oleh International Search And Rescue Advesory Group (Insarag) Exercise Classification. (Hms/Red).

Editor : Febri

Kantor Wali Kota Didatangi Bocah-Bocah Cilik TK Mawar

Tanjungpinang, GK.com – Belajar tidak semestinya di dalam Ruang Kelas, mendatangi dan mempelajari langsung di tempat-tempat baru, tentunya akan menjadi sebuah pengalaman baru bagi para pelajar. Atas dasar itulah, sebanyak 37 Siswa-Siswi TK Mawar mendatangi Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Tamu-tamu kecil berseragam TK itu, penuh antusias ketika disambut langsung oleh tuan Rumah, yakni Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Lantai 3, Rabu (26/2).

Dibimbing langsung oleh Guru-Guru TK Mawar, rombongan Siswa-Siswi itu diajak berkeliling untuk mengenal fungsi tiap sudut ruangan yang ada di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, mulai dari Ruang Reception, Ruang bekerja Wali Kota dan berakhir hingga di Ruang Aula.

 

Baca Juga :

Genap 1 Tahun, SSDK Gelar Donor Darah Dan Cek Kesehatan Gratis

 

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul pada kesempatan itu mengatakan, anak-anak adalah aset yang harus dididik dengan baik dan berkarakter. Maka dari itu, Syahrul berharap agar Guru dan para Orang Tua lebih berperan dalam membentuk karakter unggul dalam diri anak-anak.

“Tujuannya, supaya anak-anak lebih mengenal seperti apa Kantor Wali Kota dan profesi seperti apa Wali Kota itu, sehingga kedepan anak-anak lebih mengenal tentang Kotanya dan juga memiliki cita-cita yang lebih tinggi, termasuk menjadi Wali Kota, dan silahkan anak-anak TK dan PAUD belajar sambil bermain disini,” jelas Syahrul.

Disela acara, Syahrul juga bernyanyi bersama anak-anak didik TK Mawardengan penuh semangat dan sambil bercanda bersama, serta menjelaskan seperti apa tugas dari Wali Kota.

Dikesempatan itu, Ayah (sapaan akrab Wali Kota Tanjungpinang) berpesan agar usia-usia seperti inilahGuru dan para Orang Tua harus berikan semangat, pola pembelajaran di cek, serta pola didik di Sekolah. (Red/Hms).

Editor : Febri

 

Mendambakan Keadilan Sosial

Oleh : Jaya Suprana

 

Syukur Alhamdullilah, saya beruntung tergolong warga Indonesia yang bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Namun sayang setriliun sayang, tidak semua sesama warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak warga Indonesia belum bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Kenyataan tersebut merupakan bukti tak terbantahkan bahwa sila ke lima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia belum terejawantahkan di persada Nusantara masa kini. Untuk sementara ini Keadilan Sosial hanya hadir secara terbatas untuk sebagian kecil rakyat Indonesia.

KEBERPIHAKAN
Berdasar dukungan dari para sahabat seperti Prof. Frans Magnis Suseno, Prof. Mahfud MD, Prof. Salim Said, Dr. Yasonna Laoly, aktivis senior Haryono Kartohadiprojo S.H, pejuang kemanusiaan Ignatius Sandyawan Sumardi, pejuang kebudayaan Aylawati Sarwono dll, saya sempat mencoba ikut berpihak kepada para warga yang belum menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Maka saya berupaya ikut mencegah jangan sampai warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum. Namun kemudian saya harus menghadapi kenyataan bahwa diri saya cuma seorang insan manusia yang tidak berdaya apa pun. Terbukti pada tanggal 28 September 2016, saya tak berdaya mencegah warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum akibat de facto mau pun de jure tanah dan bangunan yang digusur masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri mau pun PTUN. Tidak kurang dari Prof Mahfud MD dan DR. Yasonna Laoly menegaskan bahwa tanah dan bangunan yang masih dalam proses hukum dilindungi undang-undang agar jangan disentuh apalagi digusur dengan alasan apa pun juga. Jika nekad digusur berarti penggusur melakukan pelanggaran hukum secara sempurna.

PN & PTUN
Namun rasa sedih yang menyelinap ke lubuk sanubari saya agak terhibur setelah kemudian PN mau pun PTUN resmi memenangkan gugatan warga Bukit Duri. Saya berbesar hati bahwa keadilan telah dipersembahkan kepada warga Bukit Duri yang telah terlanjur jatuh menjadi korban penggusuran secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan. Meski kemudian para pendukung kebijakan penggusuran rakyat gigih melancarkan serangan jurus public relations demi pembunuhan karakter warga Bukit Duri rame-rame dihujat sebagai para pemberontak yang subversif melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah. Malah saya sebagai pihak yang berpihak kepada rakyat tergusur juga tak ketinggalan ikut habis-habisan dihujat sebagai tua bangka botak buncit bau tanah ingin melestarikan kemiskinan. Bahkan kemudian pihak tergugat melakukan naik banding ke Pengadilan Tinggi.

PENGADILAN TINGGI
Ternyata Pengadilan Tinggi juga sepaham dengan Pengadilan Negeri dan PTUN untuk memenangkan gugatan rakyat kecil. Maka rasa bersyukur saya bertambah dengan rasa bangga bahwa negara saya ternyata merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga hukum idak tajam ke bawah sambil tumpul ke atas. Saya bangga bahwa bangsa Indonesia telah mempersembahkan keadilan secara adil sesuai sosok patung Dewi Keadilan memegang neraca keadilan dengan mata tertutup sehingga tidak pandang bulu terhadap siapa pun juga yang dianggap melanggar hukum apalagi secara sempurna. Namun pihak tergugat tetap gigih tidak mau menyerah kalah maka kembali naik banding kali ini ke Mahkamah Agung.

MAHKAMAH AGUNG
Kali ini, saya benar-benar kena batunya! Ternyata Mahkamah Agung sama sekali tidak sepaham dengan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi mau pun Pengadilan Tata Usaha Negara. Secara sempurna bertolak belakang dengan vonis PN, PT dan PTUN, ternyata MA memenangkan pihak tergugat yang sudah divonis bersalah oleh majelis hakim PN, PTUN dan PT. Vonis MA disambut dengan sorak-sorai gegap-gempita oleh para pendukung kebijakan menggusur rakyat namun di sisi lain disambut deraian air mata para warga miskin yang telah kehilangan tempat bermukim akibat digusur secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan.

BANJIR
Pada musim musibah banjir, juga tampak jurang kesenjangan sosial. Ada warga yang beruntung karena kebetulan bermukim di kawasan yang bebas banjir namun ada pula yang kurang beruntung akibat kebetulan bermukim di kawasan berlangganan banjir. Yang kurang beruntung masih terbagi menjadi dua nasib. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran namun kebetulan bernasib cukup berada bisa langsung mengungsi ke hotel. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran sambil juga kebetulan bernasib miskin terpaksa harus pasrah tidak bisa mengungsi ke hotel. Segenap fakta itu makin meyakinkan saya bahwa Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagai sila Pancasila memang belum terwujud. Saya bersyukur sebagai warga negara Indonesia beruntung dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Namun saya merasa prihatin bahwa belum semua warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak sesama rakyat Indonesia belum dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Sila ke lima Pancasila untuk sementara ini masih berbunyi Keadilan Sosial Untuk Sebagian Kecil Rakyat Indonesia saja. Insha Allah, kita semua sebagai warga bangsa Indonesia segera menghentikan perilaku saling membenci, saling melecehkan, saling menghujat, saling memfitnah demi bersatupadu dalam gigih berjuang mengejawantahkan sila ke lima Pancasila menjadi kenyataan di persada Nusantara nan gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja. MERDEKA !

(Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan)

Gelar Tes Hari Pertama CPNS, Kabid Mutasi BKPSDM Karimun Berharap 122 Formasi Yang Disediakan Dapat Terpenuhi

Karimun, GK.com – Bertempat di Gedung Nilam Sari, hari pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun resmi digelar.

Diikuti oleh sebanyak 3.120 peserta, SKD CPNS tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, M.Si, dengan tujuan untuk mencari bibit-bibit unggul sehingga menjadi penerus yang memiliki kompetensi, inovatif,  dan berintegritas tinggi.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Mutasi, Promosi dan Informasi BKPSDM, Rahmadi, S.Kom, M.MPub mengatakan, segala sarana dan prasarana yang diatur di dalam Peraturan Kepala (Perka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk pelaksanaan SKD CPNS hari itu sudah disiapkan dengan matang.

“Pada H-2, sudah di cross check seluruh kesiapan tes, dan Alhamdulillah semua sudah terpenuhi, baik dalam segi jaringan, alur masuknya peserta hingga keluar dari ruangan ujian, maupun jumlah komputer,” terang Rahmadi yang akrab disapa Kiki, Selasa (25/2) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Jumlah komputer yang kami sediakan berjumlah 210 unit, dalam sehari kita laksanakan tes ini sebanyak 5 sesi, nantinya setiap sesi kita sediakan 200 unit komputer dan 10 unit untuk cadangan ketika ada problem pada komputer peserta yang sedang melaksanakan ujian, dan Alhamdulillah saat ini tidak ada masalah pada seluruh komputer setelah kita cek berulang kali, ” ucap Kiki.

Dikatakan Kiki, para peserta diwajibkan untuk mengenakan pakaian putih hitam dan sepatu hitam, dan hanya dibenarkan membawa kartu ujian, serta salah satu data diri seperti, KTP asli, Surat Keterangan (Suket) dan Kartu Keluarga (KK) saat mengikuti ujian.

 

Baca Juga :

Kiki : Pelantikan Hendaknya Dimaknai Dengan Tuntutan Kelembagaan, Bukan Hanya Sekedar Bagi-Bagi Jabatan

 

“Kita juga memperketat dalam mengawasi para peserta dengan melakukan pemeriksaan berlapis dulu untuk menghindari kecurangan, karena semakin canggihnya teknologi saat ini, kita tidak tau bagaimana mereka berkomunikasi dengan orang lain,” tegasnya.

“Kami berharap dari 122 formasi yang disediakan dapat terpenuhi dan lulus passing grade, karena pengalaman tahun sebelumnya, ada juga yang tidak lulus passing grade, sehingga mengalami kekosongan, untuk itu kita berharap semoga tahun ini terpenuhi”. tutup Kiki. (KR).

Editor : Febri

5 Hektar Hutan Nongsa Batam Ludes Dilalap Api

Batam, GK.com – “Ligat dan cekatan”, begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan kesigapan Tim Satgas Karhutla Polda Kepri saat menerima laporan adanya kebakaran hutan di wilayah Tering Bay Kelurahan Sambau, Nongsa Kota Batam, Selasa (25/2).

Bersama Tim Satgas Karhutla Polda Kepri hadir juga di lokasi kejadian Kapolsek Nongsa R.M. Dwi Ramadhanto SH. S.IK., Personel Polsek Nongsa, Personel Damkar BP Batam, Personel Damkar Pemko Batam dan Personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan dengan mengerahkan 1 unit kendaraan AWC Polda Kepri, 1 unit kendaraan Karhutla Samapta Polda Kepri, 3 Unit kendaraan AWC Polresta Barelang, 3 Unit Damkar BP Batam, dan 1 Unit Damkar Pemko Batam.

Sejak terjadinya kebakaran hutan sekitar pukul 15.30 Wib, kurang lebih 5 Hektar area telah dilalap api, menurut informasi dari masyarakat sekitar, awal mulainya api berasal dari tepi jalan utama yang menjalar ke lokasi hutan dan langsung membesar menuju kedalam lokasi Tering Bay Kelurahan Sambau Nongsa Kota Batam.

 

Baca juga :

https://gerbangkepri.com/2020/02/21/telantarkan-pmi-ilegal-di-tanjung-bemban-3-tersangka-diringkus-ditreskrimum-polda-kepri/

Satreskrim Kembali Ungkap Pelaku Karhutla di Desa Titiakar Rupat

Tim berjibaku memadamkan area yang terdampak hingga pada pukul 18.00 Wib api berhasil dipadamkan. Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun kerugian Materi. (Red/Hms).

Editor : Febri