Senin, Juni 17, 2024
spot_img

Stabilitas Inflasi Pasca-Lebaran di Kepulauan Riau

Tanjungpinang, GK.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat inflasi tahunan sebesar 3,04 persen pada April 2024 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,00. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam dengan angka 3,25 persen (IHK 106,22), sementara yang terendah tercatat di Kabupaten Karimun sebesar 2,06 persen (IHK 105,43).

“Inflasi tahunan di Kepri disebabkan oleh kenaikan harga di delapan kelompok pengeluaran, dengan kontributor terbesar dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik sebesar 5,53 persen,” jelas Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus.

Sementara itu, inflasi bulan-ke-bulan di Kepulauan Riau pada April 2024 tercatat sebesar 0,06 persen dengan IHK meningkat dari 105,94 pada Maret menjadi 106,00. Inflasi bulan-ke-bulan tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 0,09 persen. Tingkat inflasi dari awal tahun hingga saat ini di Kepulauan Riau adalah 0,81 persen.

Dalam sektor pertanian, BPS Kepulauan Riau mencatat bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) turun sebesar 0,21 persen menjadi 105,21 pada April 2024 dibandingkan dengan Maret. Demikian pula, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) turun sebesar 0,04 persen menjadi 105,14.

Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau pada Maret 2024 tercatat sebanyak 135.491 kunjungan, turun 6,42 persen dari Februari namun naik 7,95 persen dibandingkan dengan Maret 2023. Wisatawan asal Singapura merupakan jumlah terbesar dengan persentase 53,12 persen.

“Penurunan jumlah wisatawan mancanegara berdampak pada tingkat hunian kamar hotel berbintang di Kepulauan Riau, yang rata-rata mencapai 54,85 persen pada Maret 2024, turun 7,66 poin dari Februari,” tambah Darwis.

Untuk sektor transportasi, jumlah penumpang angkutan udara domestik turun sebesar 1,22 persen menjadi 151.298 orang pada Maret 2024. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan laut domestik turun sebesar 3,59 persen menjadi 326.563 orang dan penumpang luar negeri turun sebesar 5,13 persen menjadi 230.963 orang.(*)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img