Kamis, Februari 22, 2024
spot_img

Proyek Normalisasi Drainase Pasar Malam Karimun : Antara Fakta Dan Tanya

Karimun, GK.com – Proyek Normalisasi Drainase kawasan Pasar Malam, Pelabuhan KPK yang terletak persis di Ibu Kota Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau yang menelan biaya sebesar Rp 950.000.000,- di tahun 2022 menuai banyak pertanyaan dari masyarakat dan media.

Proyek melalui tahapan lelang, dan dimenangkan oleh CV. Teluk Sekawan sebagai Kontraktor Pelaksana, serta CV. Ghuvallry Consultant itu mempunyai tenggat waktu pengerjaan selama 120 hari kalender.

Dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang diterbitkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Karimun, ada beberapa jenis pekerjaan yang wajib dijalankan oleh pihak pelaksana, diantaranya mulai dari persiapan, pekerjaan saluran baru, pekerjaan normalisasi saluran, normalisasi saluran plus grill, normalisasi saluran plus tutup saluran, pekerjaan Box Culvert, pekerjaan atap membran serta finishing.

Adapun alat yang wajib dipergunakan sesuai yang tertuang dalam KAK yakni Concrete Breaker unitul 1.300 Bpm sebanyak 3 unit, Beckhoe Loader kapasitas 86 Hp/64 kW (menggunakan SLO/K3) sebanyak 1 unit, Concrete mixer kapasitas 0,3 m3 sebanyak 1 unit, Bar cutter kapasitas 6-13 mm satu unit, Bar Bender kapasitas 6-13 mm satu unit, dan Alat Las kapasitas 900 ampere satu unit.

Namun, dari hasil pantauan dan investigasi Media ini di lapangan menunjukkan bahwa, ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan KAK dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang telah ditetapkan.
Berikut ini adalah beberapa temuan Media ini :

Pihak pelaksana tidak menggunakan alat-alat yang wajib dipergunakan sesuai dengan KAK seperti, concrete breaker, beckhoe loader, dan concrete mixer. Alat-alat tersebut digantikan dengan alat manual seperti cangkul dan sekop.
Tidak ada pekerjaan saluran baru, pekerjaan box culvert, dan pekerjaan atap membran yang dilakukan oleh pihak pelaksana. Padahal pekerjaan-pekerjaan tersebut penting untuk meningkatkan kualitas serta fungsi drainase di kawasan Pasar Malam Karimun.

Pekerjaan normalisasi saluran plus grill dan normalisasi saluran plus tutup saluran tidak dilakukan secara merata di seluruh lokasi proyek. Hanya sebagian kecil saluran yang di beri grill dan tutup saluran.
Pekerjaan finishing tidak dilakukan dengan baik. Beberapa bagian saluran masih terlihat kasar dan tidak rapi.

Media ini telah mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Cahyo Prayitno pada Kamis (24/08/2023) sekitar pukul, 16:10 wib, namun sampai saat ini belum mendapatkan jawaban dari yang bersangkutan. Media ini juga belum mendapatkan informasi tentang mekanisme pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh Dinas PUPR terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara itu, saat ini di lapangan areal pasar malam serta areal Pelabuhan KPK lagi dilakukan normalisasi kembali. Kami belum mengetahui berapa anggaran proyeknya dan apakah tiap tahun sengaja dilakukan normalisasi di tempat yang sama.

Kami berharap, pihak Dinas PUPR Kabupaten Karimun dapat memberikan penjelasan dan tanggapannya atas pertanyaan-pertanyaan kami, agar tidak ada salah paham dalam pemberitaan kami.

Kami juga berharap proyek Normalisasi Drainase kawasan Pasar Malam Karimun dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, demi kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat Karimun. (RP).

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -