Sabtu, Juni 22, 2024
spot_img

Tingkatkan Perhatian Penyiaran di Perbatasan: Refleksi dari Puncak Peringatan Harsiarnas ke-90 di Kepulauan Riau

Bintan, GK.com – Rangkaian Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-90 di Provinsi Kepulauan Riau telah berlangsung dari 10 hingga 12 Agustus 2023 dan telah resmi ditutup oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi. Acara puncak berlangsung di Panggung Utama Plaza Lagoi Bay, Kabupaten Bintan, dengan penampilan artis ibukota Fabio Asher dan Fitri Carlina yang membawakan lagu-lagu andalan. Selain itu, tampil juga Tarian kolosal negeri Bahari yang merupakan Gabungan Pelajar dan Mahasiswa Bintan.

Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam sambutannya menekankan pentingnya kualitas penyiaran di daerah perbatasan, terutama di Provinsi Kepulauan Riau yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi tantangan nyata yang muncul dalam layanan penyiaran di wilayah perbatasan.

Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan layanan penyiaran di wilayah perbatasan melalui solusi dan inovasi kebijakan, seperti memberikan kemudahan perizinan untuk TV dan radio swasta, serta mendorong efisiensi melalui multiplexing TVRI. Pemerintah juga akan memastikan transisi ke penyiaran digital tetap memprioritaskan konten nasionalisme, kebangsaan, dan kebhinekaan.

Menkominfo mengajak semua pihak terlibat dalam penyiaran untuk berkolaborasi dan mencari solusi konkret terhadap tantangan di daerah perbatasan ini. Ia juga menyoroti peran teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam perkembangan industri penyiaran global, dengan mengajak para pemangku kepentingan untuk mengkaji dampak AI dan teknologi masa depan dalam industri penyiaran.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengucapkan terima kasih atas dipercayakannya Provinsi Kepri menjadi tuan rumah Harsiarnas ke-90. Ia juga mengajak para insan penyiaran untuk menggunakan kesempatan ini sebagai ajang refleksi, evaluasi, dan penegasan kembali peran lembaga penyiaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di wilayah perbatasan.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa lembaga penyiaran memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi dan penyiaran yang valid serta berimbang, terutama di wilayah perbatasan, karena penyiaran memiliki peran penting dalam menjaga dan menjamin kedaulatan negara.(rls)

Editor : Ronny

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img