Jumat, Juni 21, 2024
spot_img

Ombudsman Kepri Koordinasi dengan PLN Soal Listrik Natuna

Batam, GK.com – Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengambil langkah koordinasi dengan ULP PLN Tanjungpinang, yang bertanggung jawab atas ULP PLN Natuna, terkait masalah listrik yang masih berlangsung di Kabupaten Natuna.

Masalah ini telah dirasakan oleh masyarakat Natuna selama beberapa bulan. Listrik sering padam tanpa jadwal yang pasti.

Dr Lagat Siadari, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, mengatakan bahwa ada kendala teknis yang menyebabkan listrik tidak stabil. Mesin pembangkit listrik di Natuna membutuhkan perawatan dan perbaikan.

“PLN sedang menunggu mesin baru dari Batam dengan kapasitas 1 Megawatt, yang diharapkan dapat terpasang paling lambat pertengahan Agustus. Mesin ini dapat mengurangi dampak pemadaman sekitar 30 persen,” ujar Lagat pada Rabu (02/08/2023) di Kantor Ombudsman RI Provinsi Kepri.

Selain itu, PLN juga telah menyewa mesin pembangkit dari swasta sebesar 4 Megawatt. Namun, proses pemasangan mesin ini memerlukan waktu hingga Oktober.

“Mesin yang ada saat ini di Ranai dan Selat Lampa sudah tua dan rusak, sehingga tidak dapat beroperasi dengan optimal,” kata Lagat.

Lagat mengakui bahwa situasi ini sangat menyulitkan masyarakat Natuna, tetapi ia juga mengapresiasi upaya PLN untuk mengatasi masalah ini.

“Kami akan terus memantau proses perawatan dan pemasangan mesin, agar listrik dapat kembali normal secepatnya. Kami mohon masyarakat bersabar dan memaklumi,” ucapnya.

Lagat berharap PLN dapat bekerja keras untuk mencegah masalah ini terulang di masa depan.

“Masyarakat sudah jengah karena tahun ini saja sudah dua kali mengalami pemadaman bergilir yang lama. Tentu ini berdampak pada aktivitas dan ekonomi masyarakat. Jadi kami harap setelah ini tidak ada lagi masalah seperti ini,” tegasnya.

Lagat juga meminta PLN untuk menjalankan pemadaman dengan baik dan adil selama masa perawatan dan pemasangan mesin.

“PLN harus pastikan pemadaman sesuai dengan jadwal dan tidak membeda-bedakan masyarakat,” kata Lagat.(***)
(Sumber : HMS )

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img