Sabtu, Juli 13, 2024
spot_img

ST2023 Masuk Babak Akhir

Batam, GK.com – Berlangsung sejak 1 Juni 2023, Sensus Pertanian 2023 (ST2023) kini telah memasuki babak akhir.

Hingga saat ini, sebagian besar wilayah di Kota Batam sudah selesai di kunjungi oleh petugas Sensus untuk didata, dan yang tersisa hanya Kecamatan Belakang Padang, Bulang, dan Galang.

Dalam pelaksanaannya, ST2023 bertujuan untuk menjaring pelaku usaha pertanian yang ada di Kota Batam. Usaha pertanian yang dimaksud melingkupi tanaman pangan seperti, singkong, jagung, dan kacang. Sementara untuk tanaman hortikultura, buah, sayur, dan lain-lain.

Peternakan ternak kecil dan besar, perkebunan meliputi kelapa, karet, tebu dan lain-lain. Lalu kehutanan terdiri dari madu, kayu bakar. Serta perikanan tangkap dan budi daya. Serta jasa pertanian.

Tidak hanya usaha pertanian yang diusahakan di Kota Batam. Pengusaha pertanian yang berdomisili di Batam namun memiliki/mengelola usaha pertanian di luar wilayah Batam juga ikut di jaring dalam kegiatan ST2023.

Selama si pengelola ditemukan tinggal di Kota Batam, semua pengusaha pertanian tercakup menjadi responden ST2023.

Setelah berjalan satu bulan kegiatan, banyak ditemukan pengusaha pertanian di Kota Batam. Di wilayah hinterland dan pesisir misalnya, banyak ditemukan unit usaha pertanian sektor perikanan. Wilayah perkebunan yang di tanami tanaman buah-sayuran dijumpai di sekitaran Tembesi, Batu Besar, dan Sambau. Sektor peternakan dan lainnya juga di deteksi diusahakan di Kota Batam. Lewat kegiatan ST2023, di dapat informasi, Batam yang selama ini dikenal karena sektor industri juga memiliki potensi di sektor pertanian.

Petugas ST2023 akan terus melakukan pendataan usaha pertanian yang ada di Kota Batam hingga akhir 31 Juli 2023 nanti. Mari bersama mencatat Pertanian Indonesia untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani. (MFP).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img