Minggu, Mei 19, 2024
spot_img

Pulau Rempang Akan Jadi Kawasan Ekonomi Baru yang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Batam, GK.com – Pulau Rempang menjadi sorotan publik Kota Batam karena akan dikembangkan menjadi kawasan ekonomi baru yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Proyek ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Untuk menjelaskan rencana pengembangan ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengadakan sosialisasi dengan masyarakat Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate pada Selasa (22/8/2023). Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Galang.

Rudi mengatakan bahwa proyek ini sesuai dengan arahan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, yang baru saja mengunjungi Kota Batam beberapa hari lalu. Rudi juga menjamin bahwa hak-hak masyarakat akan tetap dihormati.

Salah satu hak masyarakat yang dimaksud adalah relokasi bagi mereka yang tinggal di Areal Penggunaan Lain (APL) dan bersedia pindah ke lahan yang sudah ditentukan. Rudi menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 500 meter persegi dengan rumah tipe 45 untuk setiap keluarga yang terdampak. Luas lahan ini lebih besar dari sebelumnya yang hanya 200 meter persegi.

Selain itu, masyarakat juga akan mendapatkan Hak Guna Bangunan (HGB) untuk tanah dan rumah mereka serta bebas biaya Uang Wajib Tahunan (UWT/UWTO) selama 30 tahun. Pemerintah juga akan memberikan fasilitas untuk nelayan seperti pelabuhan atau dermaga. Fasilitas umum dan sosial serta pendidikan juga akan dibangun di lahan relokasi.

Rudi berharap bahwa masyarakat setempat dapat terlibat dalam pembangunan dan pengembangan Pulau Rempang. Ia mengatakan bahwa PT Makmur Elok Graha (MEG) akan memberikan pendidikan dan pelatihan khusus untuk pemuda setempat agar dapat bekerja di proyek ini. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Rudi juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif tentang rencana pengembangan Pulau Rempang. Ia ingin Kota Batam tetap kondusif agar iklim investasi dapat berkembang. Ia juga mengajak masyarakat untuk berdialog dengan pemerintah jika ada hal yang ingin disampaikan.

“Saya akan berbuat maksimal sesuai kemampuan yang saya punya. Saya adalah bagian dari masyarakat dan membuka peluang kepada seluruh masyarakat untuk bisa berdialog. Mari duduk bersama, tetap jaga situasi kondusif,” tutupnya. (DN).

Editor : Ronny

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles