Minggu, Mei 19, 2024
spot_img

Pemerintah Natuna Dukung Program Registrasi Sosial Ekonomi Tahun 2022

Natuna, GK.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna mendukung program pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Pendataan ini guna mewujudkan sistem satu data Indonesia untuk kebutuhan sosial dan ekonomi dalam jangka menengah dan panjang.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Natuna, Basri mengatakan bahwa program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 ini sangatlah penting.

“Ini adalah awal rencana pembangunan, dengan adanya data ini program Pemerintah lebih tepat sasaran,” ucap Basri dalam dialog ‘sukseskan pendataan Regsosek demi mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera’ yang bertempat di RRI Ranai, Kamis (27/10/2022).

Basri juga berharap, sinergitas Bappenas dan Pemerintah Daerah terus berjalan dengan baik. Pemda tentunya sangat mendukung program Regsosek 2022.

“Kami pqerintahkan Camat, Kades, dan Lurah untuk mendorong RT dan RW dalam mendukung program tersebut, tentunya demi memudahkan petugas dilapangan yang melakukan pendataan,” tegasnya.

Basri meminta agar masyarakat bisa menerima petugas BPS serta menyampaikan data yang sebenar-benarnya.

“Mari kita dukung bersama-sama untuk mensukseskan program Regsosek tahun 2022 ini, demi mewujudkan satu data yang akurat,” pintanya.

Ahli Madya Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian BPN/Bappenas, Widaryatmo mengatakan, pendataan Regsosek merupakan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.

Data yang didapat akan digunakan Pemerintah untuk menentukan arah program sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta evaluasi pembangunan.

Widaryatmo menyampaikan bahwa registrasi data tersebut bisa dimanfaatkan Pemerintah hingga Daerah untuk menyalurkan program-program Pemerintah Pusat.

“Program ini juga untuk memperbaiki data Pemerintahan sebelumnya yang belum akurat,” ungkapnya.

Ia menerangkan, pendataan tidak dimulai dari nol karena, Bappenas sudah memiliki data dari sensus penduduk tahun 2020 yang menjadi dasar petugas untuk turun ke lapangan.

“Semua masyarakat Indonesia kita data mulai dari Presiden, TNI, Polri, Pejabat hingga masyarakat miskin,” tambahnya.

“Program ini sudah berjalan dari tanggal 14 Oktober hingga 14 November 2022,” terang Widaryatmo.

Widaryatmo juga mengklaim, saat ini petugas BPS sedang turun ke lapangan untuk melakukan pendataan. Untuk itu, Ia berharap masyarakat dapat meluangkan waktu dan mau memberikan infomasi kepada petugas pendataan.

“Kami berharap masyarakat bisa terbuka dan menerima petugas untuk memberikan informasi kepada petugas yang melakukan pendataan Regsosek 2022”. tutupnya. (Sai).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles