Beranda Kepulauan Riau Karimun Sampah Jadi PR Besar Pemkab Karimun Dan Dinas Terkait

Sampah Jadi PR Besar Pemkab Karimun Dan Dinas Terkait

41
0

Karimun, GK.com – Hingga sampai saat ini, permasalahan sampah di Wilayah Kabupaten Karimun masih saja menjadi PR besar untuk Pemkab Karimun maupun Dinas terkait.

Pasalnya, jika  kita melintasi di pinggir-pinggir Jalan seperti salah satunya di Jalan  Raja Ishak Iskandar, Sungai Pasir Kecamatan Meral tepat di tempat pemakaman, masih saja terlihat tumpukan-tumpukan sampah yang berserakkan.

Kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam hal menjaga lingkungan agar tetap indah dan asri juga harusnya menjadi PR bagi Dinas terkait, bagaimana caranya agar Dinas bisa mensosialisasikan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bagi kesehatan manusia dan alam.

Lurah Sungai Pasir, Aidil Syawal S.Ip saat di konfirmasi oleh awak Media ini melalui via telepon mengatakan, “sejauh ini kita sudah berupaya berkoordinasi kepada pihak RT 02 / RW 03 terkait sampah-sampah tersebut, tentunya disini perlu adanya kerja sama yang baik antara masyarakat, serta tanah pemakaman yang dimiliki oleh yayasan warga Tionghoa,” jelasnya.

“Dalam hal ini, kita juga tidak bisa menyalahkan satu pihak saja, baik itu dari Kelurahan, RT, RW, maupun warga setempat, karena ini juga jalan umum. Jadi warga mana aja bisa membuang sampah disitu,” ujar Aidil, Rabu (12/01/2022) sekitar pukul 14.00 Wib.

“Saya sendiri tidak pernah jenuh dalam memberikan himbauan serta memberitahu kepada RT dan RW setempat, maupun kepada pemilik yayasan untuk bisa dapat bersama-sama dalam memperhatikan permasalahan yang ada dalam mencari solusinya. Karena sampah ini merupakan permasalahan kita bersama,” tegasnya.

Sebelumnya, awak Media ini juga telah mendapatkan tanggapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) Mulyadi di Kantonya terkait permasalahan ini.

Ia mengakui bahwa, hingga saat ini sampah memang menjadi permasalahan yang cukup serius di Karimun, maka dari itu, perlunya tercipta kesadaran dari seluruh masyarakat Karimun dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Penumpukan sampah bisa terjadi karena tingkat kesadaran dan kurangnya rasa malu dari masyarakat, sehingga mereka terbiasa membuang sampah di sembarang tempat,” tutur Mulyadi, sekitar pukul 11.00 Wib.

Suparti, selaku warga setempat mengaku jika dirinya bersama warga lainnya merasa sangat terganggu atas tumpukan-tumpkan sampah yang kerab dijumpai di sepanjang Jalan tersebut.

“Kami merasa risih dan terganggu dengan adanya penumpukan sampah di makam, dan penumpukan itu sudah terjadi  kurang lebih 1 tahun yang lalu. Bagaimana jika kuburan kita di jadikan tempat penumpukan sampah,” keluhnya.

“Kami berharap permasalahan ini segera dapat diselesaikan dengan Dinas terkait, agar kedepannya tidak terjadi konflik atas polemik ini”. harapnya.

Sementara itu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Kabupaten Karimun hingga berita ini ditayangkan belum bisa dijumpai awak Media ini untuk dimintai statmennya. (RP).

Editor : Milla