Beranda Kesehatan Usai di Vaksin, Sejumlah Siswi di SMAN 8 Batam Mendadak Pingsan

Usai di Vaksin, Sejumlah Siswi di SMAN 8 Batam Mendadak Pingsan

5558
0

Batam, GK.com – Sejumlah Siswi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Batam yang beralamat di jalan Bengkong Sadai, mendadak pingsan usai melakukan vaksinasi di Halaman Sekolah, pada Selasa (06/07/21) siang.

Salah satu dari orang tua Siswi yang pingsan usai diberikan vaksin, IN (inisial nama) merasa kecewa dan kesal kepada pihak SMAN 8 Batam maupun tim medis yang bertugas saat itu. Pasalnya, anaknya (NB) setelah beberapa menit usai menerima vaksinasi tumbang di pinggir jalan persis di depan pintu masuk Sekolah, dan saat itu terlihat sempat terjadi pembiaran lebih kurang 15 menit oleh pihak Sekolah maupun tim medis yang ada, hingga IN beberapa kali berteriak meminta pertolongan di sekitar dengan suara lantang.

“Sudah 4 kali saya panggil pihak Sekolah dan Medis, namun anak saya malah dibiarkan begitu saja tergeletak dipinggir jalan tanpa ada pertolongan yang sigap. Dimana tanggungjawab Sekolah sebenarnya, kok anak saya dibiarkan di pinggir jalan, sudah saya teriak-teriak seperti ini baru sibuk mau diangkat,” ujarnya kepada awak Media ini.

“Dari awal saya selaku orang tua tidak menyetujui kalau anak saya di vaksin, tapi mereka bilang kalau siswa tidak di vaksin, nanti nggak boleh mengikuti proses pembelajaran tatap muka. Ini kan sama aja pemaksaan namanya. Parahnya lagi, saat saya mau mendampingi anak saya untuk di vaksin pun tidak diizinkan oleh pihak Sekolah,” terang IN, kesal.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan, Akamna Azia saat di konfirmasi oleh Media ini mengatakan, sebelum melaksanakan kegiatan vaksinasi, pihak Sekolah sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk meninjau lokasi dan teknisnya.

“Sebelum memasuki Ruang Vaksin, kami arahkan anak untuk mengisi data, kemudian kami sediakan 4 ruangan vaksin untuk menghindari antrian panjang, didalam ruangan itu tim medis akan melakukan screening dan wawancara dengan Siswa terlebih dahulu,” jelas Akamna.

Kemudian, melalui panggilan Wahtsapp Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Dr. Muhd. Dali MM menegaskan bahwa, tidak ada pemaksaan untuk melaksanaan vaksinasi ini.

“Disini kami hanya menjalankan program Nasional dari Pemerintah Pusat dalam menekan angka Covid-19. Kalau untuk secara medis dan teknis pemeriksaan kesehatannya bisa tanyakan hal tersebut kepada Dinas Kesehatan Provinsi yang lebih memahami”. sebut Muhd. Dali.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri saat dikonfirmasi oleh Media ini terkait peristiwa yang memprihatinkan ini melalui Whatsapp hingga saat ini tidak memberikan respon. (RC).

Editor : Dina