Beranda Politik Dilaporkan ke Bawaslu, Sekda Karimun Angkat Bicara

Dilaporkan ke Bawaslu, Sekda Karimun Angkat Bicara

296
0

Karimun, GK.com – Terkait pemberitaan yang beredar saat ini mengenai Sekda Karimun yang dilaporkan oleh Raja Noviantry Riantory salah satu warga dari Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral ke pihak Bawaslu atas tuduhan dugaan netralitas ASN dan penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Kepada Media ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah angkat bicara atas tudingan yang menganggap dirinya tidak “Netral” tersebut.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Apel bersama Bupati dan Wakil Bupati Karimun (Aunur Rafiq-Anwar Hasyim) kemarin merupakan agenda pertemuannya bersama ASN dalam melakukan pengawasan kinerja setelah aktif kembali menjabat menjadi Bupati Karimun.

“Beliaukan sudah aktif kembali menjabat jadi Bupati dan wakil Bupati Karimun, jadi pelaksanaan Apel itu merupakan agenda pertemuannya bersama ASN untuk melakukan pengawasan kinerja,” jelasnya kepada Media ini, Selasa (8/12) siang, di Ruang Kerjanya.

“Selain itu, dirinya (Aunur Rafiq) juga meminta kepada seluruh pejabat Instansi terkait untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya dibulan penghujung Tahun 2020 ini, serta meminta kepada setiap ASN dan juga pejabat pemerintahan untuk dapat Netral dan tidak berpolitik praktis dalam perhelatan Pilkada serentak ini,” terang Firmansyah.

Disampaikan Firmansyah, terkait dengan penyerahan simbolis perpanjangan Surat Keputusan (SK) Pegawai Kontrak untuk Tahun 2021 tidak jadi dilakukan, dengan pertimbangan untuk menjaga kondusifitas pesta Pilkada yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Karimun Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Sengketa, Tiuridah Silitonga juga turut membenarkan bahwa, Ia telah menerima laporan, namun pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu permasalahan tersebut.

“Untuk kelanjutannya akan kami telusuri dahulu permasalahan tersebut bersama pimpinan”. pungkasnya. (RC).

Editor : Febri