Beranda Serba-Serbi Galeri Foto Bupati Natuna Paparkan RAPBD Tahun 2021 Dihadapan DPRD

Bupati Natuna Paparkan RAPBD Tahun 2021 Dihadapan DPRD

32
0

Natuna, GK.com – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal menyampaikan Pidato Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Natuna Tahun Anggaran (TA) 2021 melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Natuna.

Ketua DPRD Natuna, Andes Putra yang memimpin Rapat tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua I Daeng Ganda Rahmatullah, Wakil Ketua II Jarmin, serta seluruh Anggota DPRD Natuna, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Natuna, Ranai, Selasa (8/9) pagi.

Suasana Rapat Paripurna

Hadir pada acara tersebut diantaranya, para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Asisten dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Tokoh Masyarakat, pimpinan organisasi dan beberapa awak Media.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Natuna TA 2021 mengatakan, penyusunan APBD berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020, dimana dalam tahap penyusunannya berdasarkan rencana kerja Pemerintah Daerah yang telah disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal


“Adapun sinergi program dan kebijakan tersebut diutamakan terkait penerapan tatanan normal baru, produktif dan aman Covid-19 diberbagai aspek kehidupan, baik itu aspek Pemerintahan, Kesehatan, Sosial dan Rkonomi,” papar Hamid Rizal.

Selanjutnya, Hamid Rizal melaporkan, Rancangan tersebut dituangkan dalam kebijakan umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati antara Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten Natuna.

Para anggota DPRD Natuna

“Adapun komposisi APBD Kabupaten Natuna masih didominasi oleh dana transfer Pemerintah Pusat, dengan rincian 90,30 persen pendapatan dari transfer Pemerintah Pusat, yaitu sekitar 6,95 persen dari dana transfer Pemerintah Provinsi dan 8,47 persen dari dana Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

“Estimasi pendapatan TA 2021 sebesar Rp 924.4 Miliar, dengan rincian PAD sebesar Rp 78,27 Miliar. Kemudian pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 834,80 Miliar dan lainilain pendapatan yang Sah sebesar Rp 11,39 Miliar,” lanjut Hamid Rizal.

Para tamu undangan

Adapun Belanja Daerah Tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 994,77 Miliar yang terdiri dari Belanja Operasional sebesar Rp 693,46 Miliar, Belanja Modal sebesar Rp 229,34 Miliar, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp 1 Miliar dan Belanja Transfer sebesar Rp 70,96 Miliar.

“Belanja pada TA 2021 diprioritaskan untuk Belanja Wajib yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, antara lain meliputi bidang pendidikan sebesar 20 persen, kesehatan 10 persen dan alokasi umum sebesar 25 persen”. pungkasnya.

Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Natuna TA 2021 selanjutnya akan dibahas oleh Anggota DPRD untuk mendapatkan persetujuan serta ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (Red/Hms).

Editor : Febri