Jumat, Mei 29, 2026
Beranda blog Halaman 942

2 Tahun Berjalan, SMKN 5 Tanjungpinang Minim Fasilitas

Tanjungpinang, GK.com – Sebagai satu-satunya Sekolah Pelayaran yang ada di Kota Tanjungpinang, SMKN 5 Tanjungpinang yang sudah berjalan sekitar 2 tahun itu memiliki dua jurusan, yaitu Teknika yang artinya pemahaman suatu teknik-tenik pada bagian mesin kapal, dan Nautika yang nantinya akan menjadi Perwira Pelayaran dalam membawa Kapal untuk penumpang.

Kepada Media ini, Kepala SMKN 5 Tanjungpinang, Zulkarnain mengatakan bahwa Sekolahnya ini sangat menarik dan memiliki banyak perbedaan dengan Sekolah lainnya yang ada di Kota Tanjungpinang, meskipun tidak dipungkiri bahwa akan ada juga kekurangan yang dimiliki.

“Ketertarikan masyarakat pada Sekolah ini sangat banyak, apalagi dengan jurusan yang ada dan segala materi yang diberikan juga cukup luas,” tutur Zul (sapaan akrabnya), Selasa, 14/01, sekitar pukul 10.00 Wib, di Ruang Kerjanya.

Dikatakan Zul, Sekolah Kejuruan sebenarnya lebih berfokus pada sistem pembelajaran praktek dibandingkan teori yang diberikan, karena kejuruan harus langsung terjun untuk merasakan dan mengenali bidang yang telah dipilih.

“Ketika kita hanya mempelajari teorinya saja, tanpa diimbangi dengan praktek yang diberikan oleh Guru, itu tentunya sangat sulit dipahami oleh para Siswa, karena pada Sekolah Kejuruan, teori yang diberikan ini sangat berbeda dengan pelajaran umum lainnya,” terang Zul.

Untuk mengoptimalkan praktek lapangan, Zul mengatakan bahwa masih banyak kendala dalam pelaksanaannya, bahkan untuk infrastruktur Sekolah juga masih sangat membutuhkan perhatian lebih dari Pemerintah.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2019/12/14/disdik-tanjungpinang-salurkan-bantuan-peralatan-pendidikan-guna-menunjang-potensi-murid-dalam-belajar/

https://gerbangkepri.com/2019/12/02/penurunan-jumlah-siswa-smk-pembangunan-harapkan-pemerintah-daerah-juga-memperhatikan-sekolah-swasta/

 

“Walaupun adanya kekurangan, Sekolah kami mampu untuk menerjunkan siswa di kelas XI untuk melaksanakan Prakerin atau lebih kita kenal dengan Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada wilayah Kepulauan Riau hingga Malaysia,” ujarnya.

“Sedangkan pada fasilitas untuk para murid kelas XII yang akan menghadapi UNBK, karena tidak terpenuhi dari SMKN 5 Tanjungpinang, mereka harus siap menumpang ke SMKN 3 Tanjungpinang, yang jaraknya cukup jauh untuk pelaksanaan UNBK,” ungkap Zul.

Keluhan lain yang Zul sampaikan kepada Media ini adalah tidak adanya tempat Ibadah di Sekolah, sehingga para murid harus keluar mencari Masjid, dan itu cukup menunda waktu pembelajaran yang cukup lama.

“Harapan saya kedepannya, program yang sudah diajukan oleh Pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, dalam pembangunan ruang praktek siswa dan segala alat praktek/fasilitas yang dibutuhkan segara dikerjakan, karena apabila sudah terbangun, para murid tidak hanya disuguhkan dengan teori saja,” harap Zul.

“Alangkah baiknya apabila setiap Sekolah memiliki kesetaraan perhatian oleh Pemerintah, tidak melulu melihat dan mengedepankan Sekolah-Sekolah yang menjadi Sekolah favorit dikalangan pelajar saja, karena setiap Sekolah tentunya memiliki kelebihan tersendiri, yang apabila dapat dimanfaatkan dapat menjadi keunggulan dalam memajukan Sekolah tersebut”. pungkasnya. (MA).

Editor : Febri 

Lulus Seleksi Administrasi, CPNS Akan Dihadapi Dengan SKD Pada Februari Mendatang

Tanjungpinang, GK.com – Setelah melewati tahap seleksi Administrasi, kini seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tanjungpinang akan segera menghadapi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang rencananya akan dilakukan pada awal bulan Februari mendatang.

Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, di Polres Tanjungpinang, Jalan Ahmad Yani KM 5, Selasa (14/01) pukul 11.00 Wib.

“Kita telah merencanakan bahwa SKD ini akan diselenggarakan di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Jalan Daeng Marewa, Senggarang,” ujarnya.

“Untuk perlengkapan menghadapi SKD sudah dipersiapkan sekitar 100 unit komputer, karena jumlah peserta yang ikut serta juga cukup banyak, agar dapat tertampung dan berjalan dengan lancar, harus disiapkan sesegera mungkin,” terang Teguh.

Disampaikan Teguh, sebelumnya komputer hanya terdapat 50 unit saja, namun untuk meminimalisir setiap kendala yang terjadi, Pemerintah segera bergegas untuk melengkapinya.

Sementara itu, mengenai tanggal dilaksanakan SKD ini, masih tetap menunggu arahan dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Ujian SKD yang berupa sistem Computer Assisted Tes (CAT) sudah terpenuhi segala persiapannya, tinggal mendapat arahan oleh Panselnas terkait ketetapan tanggal pelaksanaannya, namun untuk bulannya, tetap pada bulan Februari”. tutup Teguh. (MA).

Bupati Karimun Harapkan Pasar Sawang Dapat Menampung Semua Pedagang di Desa Sawang

Karimun, GK.com – Dalam membantu mewujudkan program Nawacita Presiden Republik Indonesia untuk membangun sebanyak 5.000 Pasar di seluruh Indonesia, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M.Si selaku Bupati Karimun meresmikan Pasar Rakyat “Pasar Sawang” Desa Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Senin ( 13/1 ).

Pasar Sawang yang merupakan Pasar direvitalisasi ini, dibangun menggunakan dana yang  berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan RI Tahun Anggaran 2019.

 

Menyambut Kedatangan Bupati Karimun beserta rombongan

 

Hasil dari revitalisasi pembangunan Pasar Sawang berupa kios sebanyak 8 unit, meja/lapak sebanyak 32 unit, 1 unit Musholah, 1 unit Kantor Pengelola, 2 unit Toilet pria dan wanita, bak penampungan air dan tempat pembuangan sampah sementara.

 

Dalam sambutannya, Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq membawa nama Pemerintah Kabupaten Karimun mengucapkan selamat atas pembangunan Pasar Sawang, dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat Karimun.

 

Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq saat menyampaikan kata sambutan

 

“Mudah-mudahan dengan direvitalisasi Pasar Sawang ini, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan perkerjaan baru bagi masyarakat sekitar, dapat memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau tentunya,serta terpenuhinya sarana dan prasarana penunjang kebutuhan Pedagang dan masyarakat sekitar,” tutur Aunur Rafiq.

Orang nomor satu di Kabupaten Karimun itu juga mengatakan, untuk di Pulau Kundur ada 2 pembangunan revitalisasi Pasar, yatu Pasar Sawang di Desa Sawang, Kecamatan Kundur Barat dan Pasar Mutiara, di Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur.

 

Bupati Karimun Meresmikan Pasar Sawang

 

“Mudah2an Pasar Sawang ini dapat menampung semua Pedagang di Desa Sawang ini,” ucap Aunur.

“Saya meminta kepada Perusahaan Daerahsupaya kios-kios ini tidak lagi dimiliki atau dikuasai oleh orang-orang selain Pedagang disini,” tegasnya.

 

Pemotongan Pita Peresmian

 

Dikesempatan itu, Aunur Rafiq meminta kepada Camat Kundur Barat dan Lurah Sawang,agar Pasar Sawang terus di kontrol untuk kedepannya.

“Saya minta kepada Perusahaan Daerah supaya bisa menggratiskan uang sewa kios kepada Pedagang selama 3 bulan sebagai masa percobaan, dan juga saya berharap agar semua fasilitas berupa listrik dan lain-lainnya harus tersedia dimasa percobaan selama 3 bulan ini”. pungkasnya.

 

Foto Bersama

 

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M. Si, Staf Ahli, Asisten 2, Kadis Perindagkop, UKM Dan ESDM, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis PU, Kabag Ekonomi, Kabag Pemerintahan, Kabag Kesra, Kabag Komunikasi dan Humas, Kepala Prusda.(Hms/Red).

Editor : Febri

Dukung Dan Semangati Para Petani, Isdianto Turun Langsung Memanen Padi

Karimun, GK.com – Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Isdianto, MM, menghadiri panen padi dalam rangka kegiatan Pengembangan Pola Tanam untuk Mendukung Peningkatan IP di Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Senin (13/1).

Isdianto yang saat itu didampingi Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, M.Si, beserta para Petani setempat, memanen padi yang ditanam pada lahan dengan luas keseluruhan sekitar 11,5 Ha dan luas lahan padi yang di Panen adalah sekitar 6,0 Ha.

Adapun varietas padi yang ditanam adalah batang piaman dengan produktivitas hasil ubinan sebanyak 2.024 ton gabah kering panen.

Dalam pertemuan Kegiatan panen padi itu, kelompok Tani meminta bantuan kepada Plt. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau berupa mini traktor, hand traktor, cultivator, mesin pompa air, serta alat perlengkapan bagi penyuluh pertanian dan sarana produksi pertanian yang akan direalisasikan pada Tahun 2021 mendatang.

 

Plt. Gubernur Kepri, bersama Wakil Bupati Karimun saat mencoba Combine Harvester

 

Disela-sela kegiatan tersebut, Isdianto mencoba menggunakan alat panen padi yaitu Combine Harvester yang merupakan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 lalu sebanyak 1 unit.

Pada saat itu, Isdianto berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat bagi para Petani dalam mengembangkan pola taman untuk Indeks Peningkatan (IP) pertanian khusus penanaman padi di Kabupaten Karimun,khususnya Pulau Kundur.

 


Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto, MM saat memberikan sambutan 

 

“Peningkatan IP adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan produktivitas hasil tanam,” ucap Isdianto usai kegiatan panen padi.

“Pengembangan pola tanam ini perlu dikembangkan melalui para kelompok-kelompok Tani, mulai dari pengembangan pengelolaan lahan, hingga pada sistem budidaya dan penanaman yang tepat, agar mendapatkan hasil yang sesuai harapan,” lanjutnya.

 

Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto, MM bersama para Pejabat Kabupaten Karimun dan para Petani

 

Dikatakan Isdianto, seluruh Instansi terkait harus menggandeng para kelompok Tani untuk mempercepat peningkatan IP pertanaman, karena ini akan berdampak pada kesejahteraan para Petani,” tutur Isdianto.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Kundur Utara (Kuta), M. Nasir menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kegiatan panen padi Tahun 2020 yang dihadiri oleh H. Isdianto.

“Kehadiran H.Isdianto selaku Gubernur Kepri pada hari ini cukup memuaskan dan menjadi satu kebanggaan bagi kami, karena Pak Gubernur bersedia hadir untuk bersama melakukan panen padi dengan para Petani di Desa kami,” ujar Nasir.

 

Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto, MM saat melihat hasil panen padi

 

Selain itu, M. Nasir mewakili para Petani lainnya juga mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan dari Gubernur Kepri, berupan1 unit mesin panen yang telah diberikan untuk Petani Kecamatan Kundur Utara.

“Semua bantuan tersebut akan kami pergunakan dan akan kami kelola dengan baik,” katanya.

“Semoga Plt Gubernur Kepri H.Isdianto, dapat terus melakukan pembenahan di wilayah pertanian kami, dan sekiranya boleh kami juga mengharap adanya pembenahan waduk, karena waduk itu sendiri juga bagian dari sarana pertanian”. pungkas Nasir. (Hms/Red).

Editor : Febri

Nelayan Ketakutan Melaut, HMKN Gerakkan Aksi Natuna Memanggil

Tanjungpinang, GK.com – Mengingat bagaimana gentingnya Kabupaten Natuna saat ini, menggerakkan Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna (HMKN) yang berkolaborasi bersama sejumlah Universitas yang ada di Kota Tanjungpinang untuk turun ke Jalan menggelar seruan aksi Natuna memanggil.

Ketua HMKN Tanjungpinang-Bintan, Raja Igho Febrinaldi bersama teman-temannya diTanjungpinang, menggelar aksi sebagai bentuk kritik dan protes terhadap Pemerintah, atas tidak adanya tindakan tegas terhadap kasus yang belakangan ini sedang hangat diperbincangkan.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu kapal-kapal China melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dilaut Natuna yang merupakan bagian dari Indonesia, namun hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari Pemerintah Indonesia menangani hal tersebut.

“Wilayah laut Natuna Utara itu merupakan hak kedaulatan yang dimiliki Indonesia, yang seharusnya dijaga dan dilindungi oleh kita semua, karena di laut tersebut sangat kaya akan hasil bumi, bahkan dalam satu tahun para Nelayan bisa mendapatkan hasil laut hingga 500 ton,” kata Igho di Jalan Ahmad Yani, Lapangan Pamedan, Sabtu (11/01) sekitar pukul 16.00 Wib.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/01/09/tiba-di-natuna-presiden-serahkan-26-700-sertifikat-tanah-untuk-masyarakat-dan-menenui-nelayan/

https://gerbangkepri.com/2020/01/08/berkomitmen-menjaga-kedaulatan-nkri-isdianto-bertolak-ke-natuna/

 

Dalam kritiknya, para Mahasiswa itu juga menyampaikan bahwa mereka tidak menerima sebuah kebijakan yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) yang mau mengirim 500 kapal Nelayan Pantura di laut Natuna Utara, karena menurut mereka, hal tersebut merupakan solusi yang salah.

Salah satu angota HMKN, Gunawan mengatakan bahwa, seharusnya kebijakan yang diberikan Pemerintah adalah meningkatkan keamanan di wilayah perairan Natuna.

“Percuma saja apabila dikerahkan 500 Nelayan Jawa ke Natuna, tapi kekuatan militer kita masih melemah di perbatasan, sebaiknya Nelayan di Natuna dipenuhi fasilitasnya, agar dapat melaut hingga meramaikan wilayah ZEE,” ujar Gunawan.

Dikatakan Gunawan, para Nelayan Natuna sebenarnya mampu melaut hingga wilayah ZEE, namun kapal mereka belum memadai.

“Saat ini para Nelayan Natuna merasa ketakutan untuk pergi melaut, karena merasa tidak aman dengan situasi wilayah perairan yang saat ini masih dimasuki Nelayan Tiongkok,” lanjutnya.

“Jangankan untuk melaut hingga ke ZEE, melangkah pergi melaut hingga 3 sampai 4 mill saja mereka sudah merasakan ketakutan”. tegas Gunawan.

Atas dasar itulah, para Mahasiswa ini menuntut agar Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mampu bersikap tegas dalam menghadapi kasus pencurian ikan di laut Natuna.

Jika mengingat kembali, lima Tahun belakangan ini, Indonesia dikenal dengan ketegasan yang dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, atas aksi menenggelamkan kapal-kapal asing yang masuk dan mencuri ikan di wilayah teritorial Indonesia. Jangan sampai ketika adanya perubahan para petinggi Negara, Pemerintah Indonesia kini adem ayem melihat haknya diperkosa oleh Negara asing. (MA).

Editor : Febri 

Bupati Hamid Rizal Dukung Dan Apresiasi Yayasan ATC

Natuna, GK.com – Bupati Kabupaten Natuna, Abdul Hamid Rizal, menghadiri  kegiatan acara syukuran, silahturahmi dan ramah tamah antara Pemkab Natuna, Kodim 0318/Natuna dan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), di Makodim 0318 Natuna, Jalan Batu Sisir, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur.

Dalam sambutannya pada Jum’at (10/1), Bupati Hamid Rizal mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna berikan apresiasi dan mendukung serta mengucapkan terimakasih kepada para relawan Yayasan ACT yang bertugas di Natuna, Laut Sakti Rantau Bertuah.

Dikatakan Hamid Rizal, lembaga yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan, penanggulangan bencana, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan ketahanan pangan tersebut, telah memberikan perhatian kepada masyarakat Natuna, khususnya bagi para Nelayan yang tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrim.

“Ini kegiatan yang cukup bagus. Kami sangat mendukung, dan Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih kepada para relawan ACT, yang telah membantu masyarakat kita,” ucap Hamid Rizal.

Hamid berharap, kegiatan positif itu bisa terus berlanjut dimasa-masa berikutnya, supaya bisa terus memberikan kontribusi bagi Bangsa dan Negara, sehingga masyarakat bisa merasakan, bahwasanya ada Yayasan kemanusiaan yang memperhatikan mereka, selain dari Pemerintah.

“Saya yakin masyarakat sangat senang, karena dapat meringankan beban mereka,” ucap Hamid Rizal.

Sementara itu, Dandim 0318/Natuna, Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos., M.Tr (Han), mengatakan bahwa, adanya aksi ini dapat menambah semangat para prajurit TNI yang bertugas diwilayah perbatasan.

“Terimakasih banyak kepada para relawan ACT, yang telah memperhatikan masyarakat dan mendukung tugas TNI yang selalu siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI diwilayah perbatasan,” ungkap Ferry Kriswardana.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim perwakilan dari Yayasan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kabupaten Natuna, Kusmayadi menyampaikanbahwasanya ada sebanyak 1.000 paket pangan dan 5 ekor sapi yang akan disalurkan oleh Yayasan ACT, kepada masyarakat di Kabupaten Natuna.

Diantaranya digelar di Meso Desa Batu Gajah dan Ranai Kecamatan Bunguran Timur, serta di Desa Sabang Mawang Barat Kecamatan Pulau Tiga dan Desa Selading Kecamatan Pulau Tiga Barat.

“Ada empat titik yang kami berikan bantuan pangan dan sapi, besok di Pos TNI AL, Desa Sabang Mawang Barat,” kata Kusmayadi.

Disampaikan Kusmayadi, tim relawan ini sebelumnya juga telah memberikan bantuan kepada sejumlah warga yang ada di Dusun Meso, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (09/01) kemarin.

Ia menuturkan bahwa, seluruh bantuan yang mereka salurkan, dibeli langsung dari pedagang yang ada di Kabupaten Natuna, baik beras maupun sapi.

“Semuanya kami belanja disini, bukan bawa dari sana, karena konsepnya kami juga ingin memberdayakan perekonomian masyarakat tempatan,” tuturnya.

“Aksi ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh para relawan ACT di Kabupaten Natuna, relawan ACT juga telah memberikan bantuan paket pangan dan hewan Qurban pada Hari Raya Idul Adha”. lanjutnya.

Kusmayadi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kodim 0318 Natuna, yang telah bersedia memfasilitasi kegiatan tersebut, hingga berjalan dengan sukses dan lancar. Ucapan terimakasih itupun juga disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Natunayang selalu memberikan dukungan atas aksi kemanusiaan ACT diwilayah Kabupaten Natuna.

Turut hadir Ketua DPRD Natuna Andes Putra, Danlanud RSA Natuna Kolonel (Pnb) Fairlyanto, Danyon Komposit I Gardapati Letkol (Inf) Rahmat, Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK.,Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna Mexianus Bekabel, Dansubdenpom 1/ 6-3 Natuna Kapten (Cpm) Hanang Winarko, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para warga penerima bantuan pangan dari ACT dan para prajurit TNI yang bertugas diwilayah Kabupaten Natuna. (SS).

Editor : Febri