Beranda Kepulauan Riau Natuna Tiba di Natuna, Presiden Serahkan 26.700 Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat Dan Menenui...

Tiba di Natuna, Presiden Serahkan 26.700 Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat Dan Menenui Nelayan

155
0

Natuna, GK.com –  Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto S. Sos, MM., menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo di Bandara Lanud Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna, Rabu (08/01). Kedatangan Presiden RI Jokowi dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau itu sekaligus ingin memastikan keadaan Natuna yang sempat memanas akibat kehadiran puluhan kapal nelayan China disekitar perairan Laut Natuna Utara dalam keadaan  kondusif.

Dengan menggunakan pesawat kepresidenan, Jokowi Datang ke Natuna didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional RI Surya Tjandra, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman

Setibanya di Natuna, Jokowi mengagendakan menemui para nelayan di SKPT Selat Lampa, Kecamatan Bunguran Selatan, untuk berdialog, sekaligus meninjau jajar kapal.

Saat itu, Jokowi menegaskan bahwa, Natuna merupakan bagian dari daerah kedaulatan NKRI yang sah. Ia meminta para nelayan Kabupaten Natuna tidak perlu resah lagi atas kehadiran Kapal Ikan Asing (KIA) disekitar perairan mereka. Karena Negara akan senantiasa hadir dan memberikan jaminan keamanan bagi setiap masyarakat di wilayah NKRI.

Selesai berdialog dengan para nelayan Natuna, Jokowi melanjutkan agenda keduanya yaitu  menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat Natuna, di kantor Bupati Natuna Jl. Batu Sisir Bukit Arai.

“Kegiatan penyerahan sertifikat tanah ini merupakan agenda terakhir dalam Kunjungan Kerja kali ini, sebelum saya kembali ke Jakarta,” ungkap Jokowi.

 

Baca :
http://gerbangkepri.com/2020/01/08/berkomitmen-menjaga-kedaulatan-nkri-isdianto-bertolak-ke-natuna/

 

Didampingi dengan Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (Badan Pertanahan Nasional) RI, Surya Tjandra, Jokowi membagikan 26.700 lebih sertifikat tanah gratis secara simbolis kepada masyarakat Natuna.

“Bagi masyarakat yang mendapatkan sertifikat ini merupakan warga yang beruntung, karena telah memegang sertifikat tanah yang sah, ini merupakan hak bukti hukum atas tanah yang dimilki masyarakat, agar semuanya tau, bahwa Natuna adalah Tanah Air Indonesia, bagian dari NKRI,” tutur Presiden Jokowi.

“Jadi, secara defacto dan dejure, Natuna adalah Indonesia, 81 ribu penduduk yang ada di Kabupaten Natuna adalah warga Negara Indonesia,” tegas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi  juga menegaskan terkait pelanggaran kedaulatan di batas ZEE yang harusnya ditegakkan hukumnya.

“Kita memilik TNI AL, Bakamla, PSDKP dan Polair yang bisa menegakkan hukum terhadapa pelanggaran laut yang dilakukan oleh kapal-kapal asing yang masuk kedalam wilayah ZEE kita, untuk melakukan pencurian ikan,” ujar Jokowi.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Plt. Gubernur Kepri, Isdianto yang saat itu turut mendampingi aktifitas Presiden RI, Jokowi mendukung penuh atas langkah-langkah yang telah diambil Pemerintah Pusat, terutama keputusan Presiden Jokowi. Serta memberi apresiasi  kepada orang nomor satu di Indonesia itu, karena telah hadir ditengah-tengah masyarakat Natuna, sebagai bentuk kepeduliannya sebagai Kepala Negara terhadap rakyatnya.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Presiden Jokowi, karena telah sudi melihat serta memperhatikan kami disini”. tutup Isdianto.

Usai penyerahan sertifikat tanah, Presiden Jokowi bersama rombongan bertolak ke bandara Lanud Raden Sadjad Ranai dan kembali ke Jakarta. (SS).

Editor : Milla