Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 935

Dinsos Tanjungpinang Berharap Dapat Memutuskan Rantai Kemiskinan Melalui Pembagian KKS PKH

Tanjungpinang, GK.com – Untuk membantu kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang membagikan Kartu Keluarga Sejahtera Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Masyarakat yang kurang mampu dalam acara penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera PKH dan pelepasan Keluarga Penerima Manfaat Graduasi Mandiri.

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Agustiawarman pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, penerima PKH ini terbagi atas 3 komponen, yaitu Pendidikan, Kesehatan, dan komponen kesejahteraan sosial.

“Penerima bantuan ini diberikan per triwulan dan di bagikan sesuai komponen, diantaranya komponen pendidikan dengan rincian yang mempunyai anak SD sebesar Rp 900.000,- SMP Rp 1 juta dan SMA sebesar Rp 1,5 Juta,” tutur Agustiawarman saat ditemui Media ini usai mengikuti acara pembagian Kartu tersebut, di Aula Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Rabu (29/1) sekitar pukul 11.00 Wib.

“Untuk komponen Kesehatan ibu hamil dan menyusui dan untuk yang memiliki balita dengan usia dibawah 6 tahun sebesar Rp 3 Juta, serta untuk Komponen kesejahteraan sosial, yaitu lansia usia 70 tahun keatas sebesar Rp 2,4 Juta dan ini diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sepanjang memenuhi komponen, maka masyarakat tersebut masuk sebagai penerima PKH, dan akan menerima dana PKH ini per triwulan,” jelas Agus.

Disampaikan Agus, ada sebanyak 115 orang telah Graduasi secara madiri,

“Jadi di akhir Tahun 2019 masih menyisakan 5.003 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan di awal Tahun 2020 ini berkurang lagi menjadi 4.967, karena ada yang Graduasi sebanyak 115 orang,” katanya.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2019/05/24/dinsos-tanjungpinang-berikan-652-paket-sembako-gratis-untuk-pmks-kelurahan-melayu-kota-piring/

https://gerbangkepri.com/2019/05/24/kelurahan-air-raja-terima-686-paket-sembako-dari-dinsos-tanjungpinang/

 

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd mengatakan bahwa dengan dibentuknya PKH yang di dalamnya telah menyusun sistem jaminan sosial kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku dari masing-masing bantuan ditujukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Program ini dalam jangka pendek, bertujuan untuk mengurangi beban rumah tangga sangat miskin, dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan,” ujar Syahrul.

Ucapan terima kasih turut disampaikan Syahrul kepada pekerja sosial atau tim pendamping PKH yang menjadi mitra kerja Dinas Sosial Kota Tanjungpinang yang telah berpartisipasi tenaga dan waktunya dalam hal memberikan pembekalan mengenai pelaksanaan PKH, kepada Keluarga Penerima Manfaat.

“Saya berpesan kepada tim Program Keluarga Harapan (PKH), jika terjadi permasalahan secara umum yang dihadapi di lapangan, saya berharap dapat disikapi dengan baik dan bijak, selaku SDM Program Keluarga Harapan, harus mampu menyikapi masalah yang dihadapi di lapangan, ini bukan sekedar menjalankan tugas sebagai pendamping saja, namun dapat menjadi contoh keteladanan dalam kepribadian dan tutur kata bagi Keluarga Penerima Manfaat yang menjadi pendampingnya”. harap Syahrul. (Mis).

Editor : Febri

Minimalisir Penyebaran Virus Corona, Wali Kota Tinjau Alat Screening Pada Pelabuhan Sri Bintan Pura

Tanjungpinang, GK.com – Untuk mencegah masuknya peredaran Virus Corona di Kota Tanjungpinang, Rabu (29/1) pagi, Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd bersama Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang Rustam, SKM, M.Si melakukan peninjauan di Pelabuan dan Bandara.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, yang saat itu meninjau langsung ke dermaga kedatangan Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan yang berada wilayah peninjauan.

Baca juga :

https://gerbangkepri.com/2020/01/28/syahrul-himbau-masyarakat-tetap-selalu-waspada-dan-ikuti-anjuran-dinkes/

 

Seperti diketahui bahwa, virus Corona adalah virus yang di duga sangat berbahaya dan dapat mematikan. Oleh karena itu, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul berharap agar Kota Tanjungpinang dapat terhindar dari virus tersebut, salah satunya dengan cara melakukan pencegahan yang diatasi mulai dari pengecekan kesehatan melalui pintu-pintu gerbang masuknya para Turis di Bandara maupun Pelabuhan. Saat ini, Syahrul juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan dinas terkait untuk mempersiapkan alat Screening atau alat pendeteksi virus.

“Kita sudah berkoordinasi bersama Plt Gubernur Kepri dan Dinas terkait, khususnya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang untuk mempersiapkan alat pendeteksi virus yang dapat digunakan di Pelabuhan dan Bandara, semoga saja dengan adanya alat pendeteksi virus tersebut akan menjadi langkah awal untuk meminimalisir menyebarnya virus Corona ini melalui para Turis yang akan masuk ke Kota Tanjungpinang,” ujar Syahrul.

Terkait pemberita yang sempat beredar sebelumnya tentang Wali Kota tidak melarang Turis dari China untuk datang ke Tanjungpinang, dirinya kembali menjelaskan bahwa, mereka hanya transit dan singgah. Akan tetapi, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan patuhi imbauan dari Dinkesdalduk dan KB terkait pencegahan yang sudah disosialisasikan kepada masyarakat.

“Ini perlu diluruskan, mereka (para Turis) ke Tanjungpinang hanya singgah atau transit, maksudnya adalah mereka sebelumnya telah dilakukan Screening di Negara sebelumnya, seperti Singapura yang memiliki alat yang sudah canggih, ini menandakan bahwa Turis yang masuk ke Tanjungpinang bisa dikatakan aman dari virus Corona tersebut, bukan berarti saya membiarkan perkembangbiakan virus tersebut di Kota Tanjungpinang, karena selama ini penerbangan langsung dari China ke Tanjungpinang telah ditutup sejak Februari 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Karantina Pelabuhan, Yoyok Dwi Santoso menjelaskan prosedur terkait Wisatawan lokal maupun mancanegara yang terpapar demam lebih dari 38 derajat dan sudah terdeteksi oleh Thermal Screener, maka akan dilakukan tindakan lanjutan dengan memberikan masker dan membawanya ke ruangan pemeriksaan berupa anamnesis dan pemeriksaan fisik lanjutan.

Dikesempatan itu, Yoyok juga menjelaskan bahwa, apabila tidak memenuhi suspek atau negatif akan dilakukannya tata laksana kasus sesuai diagnosis penyakit dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Namun bila positif suspek, maka harus dilakukan tindak lanjut untuk dirujuk ke Rumah Sakit rujukan, yaitu di RSUP Raja Ahmad Tabib. Lalu dilakukan identifikasi bagi orang atau sekelompok orang yang beresiko tinggi oleh tim investigasi dan petugas dalam hal ini telah memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk setiap tindakan pemeriksaan.

“Untuk para penumpang yang masuk melalui dermaga kedatangan Pelabuhan Internasional ini juga diberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan yang wajib diisi oleh para penumpang dengan mengisi biodata dan riwayat penyakit yang pernah dialami serta mencatat keluhan-keluhan yang dialami” terangnya.

Adapun Corona Virus (nCov) ini adalah virus baru yang menyebabkan penyakit sistem pernafasan dan dapat menyebabkan kematian. Virus ini terjadi dengan gejala demam, batuk, sesak nafas dan badan lemah. Cara penularan virus ini melalui percikan dahak (Droplet) pada saat pasien batuk atau bersin. Melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi virus seperti gagang pintu, pegangan tangga, berjabat tangan dan lain-lain. Upaya pencegahannya yakni dengan cara menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, menerapkan PHBS dan menjauhi atau menghindari binatang penular.

“Saya imbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, melakukan aktifitas fisik seperti olahraga, menjaga pola makan dan berperilaku hidup bersih dan sehat, hal itu dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh agar tidak sakit, namun bila sakit, segeralah untuk memeriksakan diri ke Puskesmas atau langsung ke Rumah Sakit”. imbau Syahrul. (Hms/Red).

Editor : Milla

49 Kafilah Sukseskan MTQ Kelurahan Bukit Cermin

Tanjungpnang, GK.com – Setelah sukses di tahun-tahun sebelumnya, kini Kelurahan Bukit Cermin kembali menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke- 7 dengan mengusung tema “Jadikan MTQ Sebagai Momentum Untuk Membentuk Manusia Yang Madani Dan Berakhlak Mulia”.

Dalam acara yang digelar di Masjid Darussalam, Jalan Darussalam Kelurahan Bukit Cermin Tanjungpinang itu, dibuka secara resmi oleh Camat Tanjungpinang Barat, Muhammad Yatim, S.Sos., MT dengan memukul beduk yang telah disediakan oleh Panitia.

Camat Tanjungpinang Barat, Muhammad Yatim dalam sambutannya mengharapkan melalui kegiatan MTQ ini dapat mempererat tali silaturahmi, terutama antar sesama kaum Muslimin dan Muslimat, khususnya di Kelurahan Bukit Cermin. Sehingga melalui MTQ ini nantinya diharapkan dapat melahirkan Qori dan Qoriah yang siap bertanding di Tingkat Kecamatan Tanjungpinang Barat pada waktu mendatang.

“Semoga dengan digelarnya MTQ ini, dapat meningkatkan pemahaman terhadap kandungan dan isi AL-Qur’an, tentunya dengan cara menghayati dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yatim.

Sementara itu, diwaktu yang sama, Lurah Bukit Cermin, Nidia Widiastuti Selayar, S.H, MH menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan mulia ini, tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan atau kegiatan seremonial belaka, akan tetapi juga untuk menambahkan dan memperluas wawasan keagamaan, memperluas syiar agama Islam, meningkatkan pemahaman dan pengetahuan keagamaan, mempertebal keimanan serta memperkokoh Ukhuwah Islamiah.

“Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an menjadi sarana yang sangat penting untuk memperkuat kembali kualitas keimanan umat Muslim yang saat ini sangat rentan terpengaruh oleh modernisasi dan globalisasi,” tutur Nidia, Selasa (28/1) sekitar Pukul 20.30 Wib.

Disampaikan Nidia, ada sebanyak 49 orang peserta yang berasal dari 8 RW se- Kelurahan Bukit Cermin mengisi setiap kategori perombaan, diantaranya adalah Golongan Tartil, Golongan Tilawah Anak-Anak, Golongan Tilawah Remaja dan Golongan Tilawah Dewasa.

“Saya berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan MTQ ini dengan khidmat dan sungguh-sungguh hingga selesai acara pada esok hari”. harap Nidia.

Hadir dikesempatan itu, Angota DPRD Tanjungpinang Drs. H. Respriadi, Asisten II Pemerintah Kota Tanjungpinang H. Irwan, serta tamu undangan lainnya. (FL).

Editor : Milla

Usai Sampaikan Propemperda, Wali Kota Tanjungpinang Sampaikan Usulan 6 Ranperda TA 2020

Tanjungpinang, GK.com – Dalam Rapat Paripurna Terbuka yang beragendakan Penyampaian Pidato Pengantar oleh Walikota Tanjungpinang dan Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Tanjungpinang terhadap 6 (enam) Rancangan Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2020, Selasa (27/1)  pagi, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH didampingi Ketua I Ade Angga memimpin langsung jalannya Rapat tersebut.

Acara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang itu juga dihadiri oleh 20 Anggota DPRD Kota Tanjungpinang serta Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, Sekertaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si, Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat/Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Dalam pidatonya, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd mengatakan, dengan menindaklanjuti Paripurna penyampaian Propemperda Kota Tanjungpinang Tahun 2020 yang telah dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2020 lalu, maka pada kesempatan ini Pemerintah Kota Tanjungpinang mengusulkan 6 Ranperda untuk dilakukan pembahasan bersama Pansus sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

“Sebagaimana 6 Ranperda yang diusulkan untuk pembahasan tahap I  yang telah menjadi skala prioritas Pemerintah Kota Tanjungpinang diluar Ranperda wajib dan telah memenuhi kelengkapan administrasi yang meliputi, Ranperda tentang Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bestari Tanjungpinang (Perseroda), Ranperda tentang Perseroan Terbatas Tanjungpinang Makmur Bersama (Perseroda), Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 11 Tahun 2016 tentang pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Tanjungpinang,” tutur Syahrul.

“Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 2 Tahun 2010 tentang pengujian kendaraan bermotor, Ranperda tentang pencabutan Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 9 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia dan Ranperda tentang pencabutan Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 10 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata kerja Rumah Sakit Umum Daerah”. lanjutnya.

Rapat Paripurna terbuka tersebut diakhiri dengan penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi tentang Ranperda Tahap I Tahun 2020, Dari 7 Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Tanjungpinang yang dibacakan dan diserahkan langsung oleh masing-masing Fraksi ke Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang.

Dapat disimpulkan bahwa, semua Fraksi mendukung dan menyetujui serta memberikan apresiasi terhadap Ranperda yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dan semoga selanjutnya dapat ditetapkan sebagai Peraturan Daerah yang implementatif. (Hms/Red).

Editor : Milla

Syahrul Himbau Masyarakat Tetap Selalu Waspada Dan Ikuti Anjuran Dinkesdalduk & KB

Tanjungpinang, GK.com – Menanggapi isu virus korona asal Negara China yang kabarnya sudah masuk ke Indonesia, serta Kota Tanjungpinang yang disebut sebagai salah satu wilayah yang beresiko terpapar Corona, membuat Pemerintahan harus sigap mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.

Terkait hal itu, Wali Kota tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd sudah berkoordinasi dengan Plt Gubernur Kepri serta Instansi terkait untuk menyediakan alat pendeteksi virus Corona diPelabuhan.

”Kita sudah berkoordinasi bersama Gubernur dan Dinas terkait, khususnya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk & KB) Kota Tanjungpinang untuk mempersiapkan alat pendeteksi virus yang digunakan di Pelabuhan dan Bandara,” ujar Syahrul.

“Saat ini juga sedang mencari waktu untuk melakukan peninjauan,” tegas Syahrul saat berada di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (28/1) sekitar pukul 11.40 Wib.

 

Baca : 
https://gerbangkepri.com/2020/01/27/rachmadi-pemberitaan-tersebut-adalah-hoaks-hasilnya-negatif/

 

Syahrul menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang agar tetap selalu waspadadan mengikuti anjuran dari Dinas Kesehatan, seperti salah satunya memakai masker dan tidak mendekati turis yang dirasamencurigakan.

“Saat ini Pemerintah KotaTanjungpinang tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Batam dan Bintan, khususnya Dinas Pariwisata yang harus mendeteksi Turis yang masuk, apakah tamu baru atau singgah”. pungkas Syahrul. (Mis).

Editor : Febri

Tugu Millenial Hadir di Dompak

Dompak, GK.com – Agar tidak terjadi ketertinggalan dan terus mengikuti perkembangan jaman di era Millenial ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau giatkan sebuah progres yang akan menyatukan kaum muda dan mudi Kepulauan Riau dengan pembangunan tugu Millenial.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI)  Tanjungpinang, Yova Apriazir usai mengikuti Audiensi bersama Plt Gubernur Kepri kepada Awak Media ini menyampaikan bahwa, tugu Millenial yang akan dibangun tersebut terletak di Pulau Dompak, tepatnya di dekat Lapangan Bola.

Yova bersama teman-teman lainnya yang berasal dari sejumlah Komunitas Motor di Tanjungpinang, diantaranya Motor Jantan (Mojan), Super Sonic,  Vrider, Komunitas Byson serta beberapa  Komunitas  lainnya telah mendesain model dan bentuk tugu tersebut, namun untuk kepastiannya, tugu itu akan didesain lagi Oleh Dinas PU Provinsi Kepri.

“Kami berharap Gubernur bisa menyelesaikan pembangunan ini di Tahun 2020, karena ini akan memiliki banyak manfaat, seperti Road Race, titik kumpul adik-adik Millenial komunitas roda dua dan roda empat di Tanjungpinang, khususnya dan Kepri padaumumnya, serta bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan”. tutur Yova di Kantor Gubernur Dompak, Senin (27/1) sekitar pukul 15.00 Wib. (Mis).

Editor : Febri