Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 936

Kalisni : Tugas Kami Adalah Merawat Dan Menjaga Dengan Baik Kedepannya

Tanjungpinang, GK.com – Meskipun dengan keadaan kelas yang bersekat, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri I Tanjungpinang tetap bersyukur, karena baru saja mendapat tambahan sebanyak 8 unit Kelas Baru yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan Kepri.

Dihadapan para tamu undangan yang hadir dalam peresmian Kelas Baru tersebut, Kepala SLBN I Tanjungpinang, Kalisni mengucapkan rasa syukurnya karena telah mendapatkan bantuan penambahan Kelas dari Pemerintah, yang menurutnya sangat membantu dalam proses belajar-mengajar.

Alhamdulillah atas bantuandari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri,SLBN I bisa mendapatkan dana sekitar Rp 1 Milyar, sehingga kita bisa menempatkan ruangan ini,” kata Kalisni, Senin (27/01) sekitar Pukul 10.00 Wib.

“Tugas kami sekarang adalah harus bisa merawat dan menjaga dengan baik ruangan tersebut kedepannya,”lanjutnya.

Kalisni berharap, tidak hanya SLBN I Tanjungpinang saja yang bisa mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah, akan tetapi juga SLB Negeri 2 Tanjungpinang yang berada di Senggarang.

Sementara itu, Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Isdianto, S.Sos., M.M yang turut hadir meresmikan Kelas baru tersebut, mengapresiasi para Siswa SLB, dengan keterbatasan yang dimiliki namun tetap semangat dalam menimba ilmu.

“Dari kreatifitas yang dimiliki anak kita dalam menari, menyanyi, serta membaca Gurindam dua belas, tentunya membuktikan bahwa mereka mampu untuk berbuat sama seperti anak lainnya yang tidak mempunyai keterbatasan,” ujar Isdianto.

“Ini adalah tugas khusus bagi kami Pemerintah Provinsi untuk lebih melihat dan memperhatikan Sekolah Luar Biasa ini, agar tingkat kesetaraannya sama dengan Sekolah normal lainnya”. tutup Isdianto.

Turut hadir juga pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Dr. Muhammad Dali, MM. (MA).

Editor : Febri

Rachmadi : Pemberitaan Tersebut Adalah Hoaks, Hasilnya Negatif

 

Karimun, GK.com – Dengan beredarnya kabar yang menyebutkan bahwa telah ditemukannya dua warga Malaysia yang terjangkit virus Corona dan saat ini sedang dalam pemeriksaan Karantina, hal itu sempat menghebohkan masyarakat di Kabupaten Karimun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat dikonfirmasi oleh Media ini, Minggu (26/1) sekitar Pukul 14.00 Wib melalui Via Telepon mengatakan bahwa pemberitaan tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

“Laporan mengenai positifnya warga Malaysia yang terjangkit virus itu tidak benar, jika ada, tentu akan segera kita lakukan proses pemeriksaan dan dibawa ke Rumah Sakit untuk diisolasi, guna mencegah penyebaran virus tersebut hingga mendapatkan sampelnya dari pusat,” ungkap Rachmadi.

Dikatakan Rachmadi, pada hari Jum’at lalu, memang sempat terdeteksi seorang anak warga Negara Malaysia yang berumur 2 tahun di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kabupaten Karimun,  dengan suhu tubuhnya mencapai 38’C oleh Thermal Scanner.

“Untuk gejalanya memang mengarah pada virus tersebut,  namun hasilnya negatif setelah dilakukan observasi, anak itu tidak mempunyai hubungan kontak dengan orang yang terjangkit virus corona, maupun pernah berkunjung ke Daerah yang sudah dinyatakan positif terjangkit virus itu,” terang Rachmadi.

“Saat ini kita sudah koordinasi bersama KKP Kabupaten Karimun dan Rumah Sakit, setiap penumpang dari luar Negeri diberikan Allert Card atau kartu kewaspadaan dan wajib pengecekan melalui Thermal Scanner,” ucap Rachmadi.

Ditambahkan Rachmadi, jika di Thermal Scanner terdeteksi penumpang dengan suhu tubuh lebih dari 38’C akan dilakukan observasi, apabila dari hasil riwayat dan gejalanya mengarah pada virus tersebut, penumpang itu akan diisolasikan di Rumah Sakit dan dilakukan pengecekan melalui laboratorium di Jakarta.

“Saya himbau kepada masyarakat se- Kabupaten Karimun untuk selalu melaksanakan pola hidup sehat dan memakai masker ketika bepergian, apabila ada masyarakat yang menunjukkan gejala batuk, flu, demam tinggi,  dan sesak nafas, serta pernah berkunjung ke wilayah positif virus corona, segera laporkan ke pelayanan kesehatan kita untuk dilakukan antisipasi”. tutup Rachmadi.

Perlu diketahui, Virus Corona merupakan pneumonia yang disebabkan dari Wuhan, Tiongkok, dan sudah menyebar di berbagai Negara. Untuk gejala dari virus tersebut yaitu, seperti demam, berkeringat dan menggigil, batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning, hijau, atau disertai darah, sesak napas, nyeri dada ketika menarik napas atau batuk, mual atau muntah, diare, selera makan menurun, lemas, dan detak jantung menjadi cepat. (KR).

Editor : Febri

Sektor Pertanian Unggul di Kelurahan Harjosari, Ganar : Saya Ingin Dana Kelurahan Dimanfaatkan Untuk Pemberdayaan

Karimun, GK.com – Setiap Daerah tentunya memiliki sebuah potensi yang dapat dikembangkan, seperti halnya di Kelurahan Harjosari Kabupaten Karimun, yang memiliki potensi pertanian dengan pemanfaatan yang luar biasa apabila dapat diolah dengan baik.

Menurut Lurah Harjosari, Ganar Septyadi saat ditemui Media ini di Ruang Kerjanya menyampaikan bahwa, dalam pengamatannya selama ini, sektor pertanian adalah potensi yang paling tepat dikembangkan di wilayah Kelurahan Harjosari.

“Jika bisa diundur lagi dalam mengusulkan program dana Kelurahan, saya ingin dana Kelurahan digunakan untuk pemberdayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam sektor pertanian, karena dana Kelurahan diperuntukkan dalam pembangunan dan pemberdayaan,” tutur Ganar, Senin (27/01) Pukul 15.00 Wib.

Dikatakan Ganar, guna mengembangkan potensi yang ada, nantinya akan diundang narasumber untuk mempelajari cara bercocok tanam dengan baik, khususnya untuk tanaman seperti sawi yang  merupakan tanaman unggulan yang banyak ditanam di perkebunan.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/01/14/dukung-dan-semangati-para-petani-isdianto-turun-langsung-memanen-padi/

 

“Setelah diundang narasumber, tentunya nanti kita  akan adakan pelatihan cara bercocok tanam untuk meningkatkan skill mereka dalam bercocok tanam,” ucap Ganar.

“Saat ini, saya hanya melanjutkan program dari Lurah yang lama dan usulan RT maupun RW sebelumnya, salah satunya seperti pembangunan drainase di beberapa titik dan besok akan saya tinjau lokasinya,” ujar Ganar.

Ganar berharap, seluruh forum RT, RW, tokoh masyarakat maupun para pemuda setempat dapat selalu bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang maksimal di Kelurahan Harjosari.

Alhamdulillah sampai saat ini, seluruh forum sudah bekerjasama dengan baik dan berkoordinasi dengan kami dalam menyampaikan laporan dalam bentuk kegiatan, maupun kejadian yang ada di Kelurahan ini”. pungkasnya. (KR).

Editor : Febri

Isdianto Kembali Lantik Sejumlah Pejabat Pemprov Kepri

Tanjungpinang, GK.com – Setelah beredar rencana adanya rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau beberapa waktu lalu, kini tepat pada hari Senin (27/1) sekitar pukul 16.40 Wib, Plt. Gubernur Kepri merealisasikan rencana tersebut dengan melantik sebanyak 27 orang Pejabat Fungsional, 1 orang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 1 orang Eselon 4 dan 1 orang Eselon 2.

 

Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto saat melantik para Pejabat Pemerintah Provinsi Kepri

 

Pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah yang dilakukan oleh Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto di Gedung Daerah Kepulauan Riau, tepatnya di Jalan SM Amin, Tanjungpinang.

Dikesempatan itu, Isdianto berharap agar para Pejabat yang telah dilantik dapat menjalin kerjasama yang baik dalam menjalankan tugas dan dapat mengemban amanah yang telah diberikan.

 

Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto

 

“Jangan lupa membangun hubungan yang baik dengan Pimpinan dan bawahan, karena itu yang paling penting, ahlipun kita di bidang kerja masing-masing, namun bila tidak didukung oleh lapisan bawah, saya rasa tidak akan bisa berhasil secara tepat guna”. pesan Isdianto.

Hadir dalam acara tersebut, Sekda Provinsi Kepri Dr. H. TS. Arif Fadillah, S.Sos., M.Si,  Asisten 2 Pemerintah Provinsi Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Drs.  Firdaus, M.Si dan para OPD di lingkungan Pemprov Kepri. (Mis).

Editor : Febri

Momen Imlek, Syahrul Kunjungi Beberapa Kediaman Masyarakat Tionghoa

Tanjungpinang,  GK.com – Sebagai bentuk toleransi antar beragama, WaliKota Tanjungpinang bersama Kepala OPD dan keluarganya melakukan kunjungan ke beberapa kediaman masyarakat  Tionghoa yang sedang merayakan perayaan Hari Raya Imlek.

Dalam perjalanannya, Wali Kota Tanjungpinang beserta rombongan berkunjung ke kediaman diantaranya Bobby Jayanto, Shimin, Abun, Henky, Hendy, Bandy dan Fahrozi, yang mana pada awalnya kegiatan terbagi menjadi 2 kloter, yaitu siang dan malam, namun karena satu dan lainnya, perjalanan tersebut di selesaikan dalam satu kali jalan.

“Semoga masyarakat yang merayakan Imlek di Tahun 2571 kalender Tionghoa mendapat rezeki yang melimpah, termasuk juga untuk seluruh masyarakat Tanjungpinang  pada umumnya,” ujar Wali Kota Tanjungpinang, H.Syahrul kepada Media ini saat berada di kediaman Abun, Jum’at (25/1) sekitar pukul 15.30 Wib.

Sementara itu, menurut Bobby Jayanto yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Kepri, Tahun tikus ini dianggap tahun cerdas, dan bagus untuk berbisnis.

“Saya berharap agar masyarakat bisa damai dan saling toleransi, serta peduli dengan kehidupan yang aman,  nyaman dan tentram,” kata Bobby.

“Menurut kepercayaan orang Tionghoa, dalam Tahun tikus ini, kita harus cerdas kalau mau sukses dari segi karir dan lainnya”.  pungkas Bobby. (Mis).

Editor : Febri

Pelabuhan Roro Batam Butuh Perhatian Khusus

Batam, Gk.com – Bertepatan pada perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/01), Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam menuju Tanjung Uban terjadi peningkatan jumlah penumpang yang cukup pesat. Biasanya kepadatan itu dirasakan oleh kendaraan roda empat,  kini hal tersebut juga turut dirasakan oleh kendaraan roda dua.

Tampak terlihat antrian yang cukup panjang di setiap baris antrian roda dua maupun roda empat. Hal ini tentunya butuh perhatian khusus dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam selaku pengelola pelabuhan penyebrangan bagi penumpang, barang, maupun kendaraan.

“Luar biasa rasanya, kami mengantri dipelabuhan ini sudah sejak dari jam 9 pagi tadi, namun sampai jam 2 ini belum juga mobil kami bisa masuk,” ucap Robi, salah satu penumpang yang ingin menyebrang ke Tanjung Uban dengan menggunakan jasa kapal roro.

“Seharusnya dihari besar ini, pihak PT ASDP adakan persiapan ya, jadi para penumpang yang ingin menggunakan jasa kapal roro tidak harus menunggu terlalu lama, kasihan kan bagi penumpang yang membawa anak kecil,” keluh Robi.

 

Kendaraan roda dua yang sedang menunggu antrian keberangkatan

 

“Bukan baru hari ini saja, kepadatan terjadi, Jum’at kemaren bahkan sebelum sore loket pembelian tiket sudah ditutup,” tambah Andi, penumpang lain yang juga ikut turut mengantri saat itu.

“Semoga hal seperti ini tidak terulang lagi lah kedepannya, karena jujur, saya sering pulang-pergi ke Batam dengan menggunakan jasa kapal roro. Semoga cepat ada solusinya dari pihak PT ASDP, agar tidak semua kapal roro dari berbagai tujuan menumpuk disatu pelabuhan saja,” ketus Andi.

Hingga berita ini diterbitkan, Media ini belum bisa menemui pihak pengelola PT ASDP Batam untuk dimintai keterangannya.

“Inikan hari libur, rata-rata pembesar disini tidak masuk, ada juga yang cuti, jadi kalau mau minta keterangan pas hari kerja saja ya, karena kami tidak bisa menjawab”. tegas salah satu penjaga tiket yang enggan disebutkan namanya. (MA).

Editor : Febri