Jumat, Mei 29, 2026
Beranda blog Halaman 934

Langkah Awal Perencanaan Pembangungan, Slamet Hariyadi : Semoga Tidak Ada Lagi Usulan Yang Nantinya Hanya Menumpuk

Tanjungpinang, GK.com – Dalam menjalani langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan, Kelurahan Sei Jang mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berfokus pada pengembangan pusat kebudayaan Melayu serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Dikesempatan itu, Lurah Sei Jang, Slamet Hariyadi melaporkan bahwa, pada Tahun 2020 ini, ada sebanyak 10 titik yang akan difokuskan serta dilaksanakan, dan terbagi menjadi 70% infrastruktur dan 30% sosial budaya, yang dibuat sesuai instruksi dari Wali Kota Tanjungpinang kepada setiap Kelurahan.

“Terkait dengan Alokasi Dana Kelurahan (ADK), setiap Kelurahan mendapatkan jumlah yang sama, tidak melihat besar atau kecilnya wilayah, setiap Kelurahan yang menerima sebesar Rp 680 juta,” kata Hariyadi, di Aula Kelurahan Sei Jang. Kamis (30/1).

“Terkhusus pada sosial budaya, kami akan tujukan kepada sarana dan prasana untuk Fardu Khifayah, karena kegiatan pelatihan Fardu Khifayah untuk saat ini hanya diikuti oleh para Orang Tua dan belum ada regenerasi selanjutnya, inilah yang menjadi salah satu alasan kami untuk lebih menunjukan sosial budaya tersebut kepada Masjid-Masjid yang ada,” jelas Hariyadi.

 

Baca Juga :
https://gerbangkepri.com/2019/11/28/12-masjid-di-kelurahan-sungai-jang-menerima-bantuan-perlengkapan-fardu-kifayah/

 

Sementara, untuk infrastruktur yang belum bisa tercover oleh Dinas PUPR,  kini sudah bisa di tangani oleh ADK yang ada, sehingga sifat-sifat yang kecil tidak lagi menetap kepada PUPR, karena akan dilarikan kepada Kelurahan.

Dikatakan Hariyadi, sarana dan prasarana lainnya yang sifatnya ekonomi juga akan diterapkan, seperti pelatihan sablon untuk anak-anak yang putus pendidikannya.

“Mudah-mudahan usulan yang disampaikan pada Musrenbang ini dapat tercover semua, tidak ada lagi usulan yang nantinya hanya tertumpuk-tumpuk ketika belum bisa terealisasi”. pungkas Hariyadi.

Turut hadir dalam Musrenbang Sei Jang tersebut, Camat Bukit Bestari Faisal Pahlevi, sejumlah anggota DPRD Tanjungpinang diantaranya Agus Djurianto, Vicky Bahtiar, Surya Admaja, serta tamu undangan lainnya. (MA)

Editor : Febri

Membangun Kepri, Isdianto Gelar Coffee Morning Bersama Jurnalis

Tanjungpinang, GK.com – Satukan persepsi dan tekad demi kemajuan Daerah, Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Isdianto gelar Coffee Morning bersama para Jurnalis  se- Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Jalan SM. Amin Tanjungpinang.

“Hari ini saya undang para Jurnalis untuk menyatukan persepsi dan tekad, demi kemajuan Provinsi  Kepulauan Riau, karena tidak ada artinya bila saya hanya sendiri yang memajukan Daerah, alangkah sebaiknya jika bersama-sama, baik itu Pemerintah, Media maupun seluruh lapisan masyarakat, tentu kita akan mempunyai kekuatan yang sangat besar,” tutur Isdianto dalam sambutannya, Kamis (30/1) sekitar pukul 08.30 Wib.

 

Plt Gubernur Kepri H. Isdianto saat menyampaikan kata sambutan

 

Dikatakan Isdianto, kegiatan ini menjadi salah satu niatnya untuk mempererat silaturahmi dengan para Jurnalis di Kepulauan Riau, karena Ia menyadari, bahwa Media mempunyai kontribusi yang sangat besar bagi Provinsi Kepulauan Riau.

“Pertemuan ini sudah menjadi niat saya, karena Wartawan mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam memajukan Provinsi Kepulauan Riau dari segi pemberitaan yang ditulis, yang mana nantinya akan dibaca oleh masyarakat. Hal itulah yang membuat para Jurnalis tidak kalah penting, karena masyarakat pada umumnya apabila akan datang ke Kepulauan Riau pasti akan melihat kondusif atau tidaknya dari pemberitaan yang beredar,” ungkap Isdianto.

“Saya mengucapkan terimakasih  kepada  adek-adek Wartawan, baik itu dari Media Cetak,  Online dan lainnya yang telah datang kesini, walaupun waktu undangannya berubah, karena saya harus berangkat ke Jakarta”.  pungkas Isdianto.

 

Plt Gubernur saat melakukan talkshow bersama Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan Zakmi Piliang dan Asisten I Raja Pemerintah Provinsi Kepri Ariza

 

Adapun rangkaian acara dalam kegiatan Coffee Morning tersebut yaitu diawali dengan sarapan bersama dan diakhiri dengan Talkshow besama Plt Gubernur Isdianto, Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan Zakmi Piliang dan Asisten I Raja Ariza, para rekan-rekan Jurnalis dari berbagai Media, serta para undangan  lainnya. (Mis).

Editor : Milla

Pasar Potong Lembu Resmi Beroprasi, Syahrul : Semoga Dapat Menambah Pendapatan Daerah

Tanjungpinang, GK.com – Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd meresmikan pasar Potong Lembu, Kamis (30/1) pagi, dengan ditandai pengguntingan pita oleh Wali Kota Tanjungpinan H. Syahrul, yang saat itu didampingi oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang DR. H. Ahmad Yani, dan Dirut PT. Tanjungpinang Makmur Bersama Fahmi, S.Si. Pasar yang dilakukan revitalisasinya lebih kurang 6 bulan yang lalu, oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang itu, kini kembali beroperasi.

Untuk diketahui, pasar Potong Lembu yang dikelola oleh PT Tanjungpinang Makmur Bersama yang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang ini direvitalisasi sejak 17 Juni hingga 15 Desember 2019 lalu dengan menghabiskan dana sekitar Rp 2,7 miliar yang diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan dana pendamping sebesar Rp 95 juta.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul dalam sambutannya mengatakan, dengan diresmikannya kembali pasar Potong Lembu ini, diharapkan akan lebih memberikan kontribusi yang besar untuk PDRB Kota Tanjungpinang.

“Aktifitas perekonomian masyarakat sebagian besar ditopang oleh proses jual-beli dan hal ini terjadi di pasar, pasar Potong Lembu ini yang merupakan pasar rakyat yang menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang, semoga dapat menambah pendapatan bagi daerah dan perekonomian di Kota Tanjungpinang menjadi semakin membaik,” kata Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga mengharapkan kepada masyarakat untuk menjaga serta dapat memelihara bersama, agar tercipta suasana pasar yang ideal dan layak, bersih, tidak kumuh, nyaman, aman, rapi dan tidak sumpek, serta memiliki fasilitas yang mampu bersaing untuk menjadi tempat wisata belanja alternatif.

“Saya melihat kondisi saat ini di pasar Potong Lembu sangat bersih dan nyaman untuk berbelanja, meskipun masih berkesan tradisional, kita harapkan pasar ini mampu bersaing dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok secara lengkap, dibandingkan berbelanja di supermarket atau mall. Mari kita kembali berbelanja di pasar tradisional agar terjadi perputaran ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, DR. H. Ahmad Yani menambahkan pada kesempatan itu, saat ini pasar Potong Lembu kembali beraktivitas seperti biasanya, kedepannya pasar yang dikelola oleh BUMD Kota Tanjungpinang ini diharapkan mampu menciptakan suasana pasar yang ideal, bersih dan nyaman bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Semoga dengan diresmikannya pasar ini menjadi lebih nyaman untuk berbelanja dan menjadi tujuan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang untuk melakukan aktifitas transaksi jual-beli bahan pokok disini,” ujarnya.

Ahmad Yani juga menyampaikan jumlah kios dan pedagang yang direvitalisasi yakni Blok A luar sebanyak 37 kios, Blok A dalam sebanyak 24 kios, Blok B luar sebanyak 35 kios, Blok B meja ikan sebanyak 24 meja dan Blok B meja sayur sebanyak 48 meja.

Dijelaskan Ahmad Yani, dua bangunan pasar Potong Lembu itu memiliki 96 unit kios dan 72 lapak atau meja untuk berjualan ikan dan sayuran.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Tanjungpinang Makmur Bersama, Fahmi, S.Si mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan seluruh pihak yang telah memberikan sinergitas dalam membangun dan merevitalisasi pasar Potong Lembu ini. Ia juga berharap dengan adanya revitalisasi ini dapat memberikan semangat kepada para pedagang serta dapat meningkatkan animo masyarakat untuk berbelanja di pasar Potong Lembu ini.

“Semoga dengan adanya peningkatan kualitas sarana dan prasarana Pasar Potong Lembu ini dapat meningkatkan penambahan penghasilan bagi para pedagang dan menjadi pemacu animo bagi masyarakat untuk berbelanja disini,” ujar Fahmi.

Setelah itu, dilakukan peninjauan pedagang yang juga diikuti oleh Anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang hadir saat itu, Reni, SE, Maiyanti dan Drs. H. Respriadi serta tamu undangan lainnya seperti Asisten Ekonomi dan Pembangunan, H. Irwan, S.Sos, MM, Kepala OPD, Camat dan Lurah serta para undangan lainnya. (Hms/Red).

Editor : Milla

 

Gelar MTQ ke- VII, Mirwansyah : Semoga Dapat Menghasilkan Qori Dan Qoriah Terbaik

Tanjungpinang, GK.com – Digelar Selama dua hari, terhitung sejak tanggal 28 hingga 29 Januari 2020, Kelurahan Tanjung Unggat sukses menggelar acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- VII tingkat Kelurahan, di Mesjid Al- Anshor, Jalan Sei Payung Gg. Bintangor.

Dalam acara yang dibuka oleh Camat Bukit Bestari, Faisal Pahlevi itu diikuti oleh sebanyak 46 peserta yang berasal dari 9 RW se- Kelurahan Tanjung Unggat mengikuti kegiatan MTQ tersebut, dengan harapan agar nantinya bisa menjadi Qori dan Qoriah yang dapat mengamalkan ilmu Al-  Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Lurah Tanjung Unggat, Muhammad Mirwansyah, S.STP kepada Awak Media ini menjelaskan bahwa ada empat cabang yang diperlombakan saat itu, dengan mengusung tema “Jadikan MTQ Sebagai Momentum Untuk Membentuk Manusia Yang Qur’ani dan Berakhlak Mulia”.

“Adapun empat cabang perlombaan yang dilaksanakan, diantaranya yaitu cabang Tartil untuk putra dan putri, cabang Tilawah anak-anak putra dan putri, cabang Tilawah remaja putra dan putri, serta cabang Tilawah dewasa putra dan putri,” terangnya.

Dengan adanya kegiatan MTQ ini, Mirwansyah berharap, kedepannya anak-anak atau para generasi penerus dapat terus meningkatkan dalam membaca Al- Qur’an dan mendengarkan serta merenungkan indahnya lantunan-lantunan ayat-ayat suci Al- Qur’an, sehingga dapat diamalkan.

“Saya berharap, kedepannya pelaksanaan MTQ ini dapat diikuti lebih banyak lagi peserta, sehingga selain menghasilkan Qori dan Qoriah terbaik, dapat juga terciptanya pondasi dasar dalam membangun mental dan moral yang Qurani dan Islami kepada generasi muda pada khususnya dan umat muslim pada umumnya”.  harap Mirwan.

Sementara itu, Dewan Hakim LPTQ, H. Sutan Muhammad Isa, MA pada penutupan MTQ menyampaikan terkait apa saja kesalahan yang sering dilakukan oleh peserta.

“Saya melihat ada kategori tartil anak, terdapat kurang pemahaman terkait permulaan membaca ayat seperti kalau kita membaca ayat itu harusnya ayat dulu baru ketemu nomor ayat, bukan nomor ayat baru membaca ayatnya, itulah yang membedakan membaca Al- Qur’an dan membaca tulisan dalam bahasa Indonesia. Dari hal ini saya tidak dapat menyimpulkan kesalahan dari forum, orang tua, atau bahkan guru pembimbing yang mengajarkannya,” kata Isa mengoreksi bacaan para Kafilah, Rabu (29/1) sekitar pukul 21.00 Wib.

Selanjutnya, kegiatan tersebut ditutup oleh Sekretaris Camat Bukit Bestari, H. Dody, SE yang saat itu hadir menggantikan Camat Bukit Bestari, Faizal Pahlevi yang kebetulan berhalangan untuk hadir.

“Pada saat ini, Kelurahan Tanjung Unggat merupakan Kelurahan ke dua yang telah mengadakan MTQ di tingkat Kecamatan Bukit Bestari, dan karena sebelumnya sudah dilaksanakan terlebih dahulu oleh Kelurahan Sei Jang,” tutur Dody.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan batasan umur, dan sudah di atur untuk kategori sesuai dengan umur masing-masing peserta, sehingga peserta bisa tidak salah dalam administrasi untuk mengikuti perlombaan MTQ tersebut.

“Saya berterima kasih atas dukungan yang telah di berikan, khususnya keluarga besar Kelurahan Tanjung Unggat dan para panitia yang telah mampu menangani acara ini dengan lancar hingga sampai di penghujung acara ini”. tutup Dody.

Acara ditutup dengan pembagian piala dan sertifikat kepada para peserta yang telah mendapatkan juara dari masing-masing untuk kategori yang dilombakan, termasuk juga pembagian doorprize untuk para hadirin sebagai bentuk hadiah penghibur. (MA).

Editor : Milla

Tingkatkan Kenyamanan, Radio Streaming Segera Hadir di Rutan Kelas I Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Demi kenyamanan penghuni Rumah Tahanan (Rutan), pihak Rutan Kelas I Tanjungpinang akan melakukan perubahan dengan memperluas Ruang kunjungan dan mengadakan Radio Streaming.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pengamanan Rutan, Imran yang saat itu mewakili Kepala Rumah Tahanan Kelas I Tanjungpinang, Sugeng Hardono, yang sedang bertugas di luar kota.

“Radio Streaming ini fungsinya seperti Video Call, untuk memudahkan komunikasi warga didalam bersama keluarganya,” kata Imran.

“Namun karena saat ini anggaran dananya belum terlihat, maka kami masih mencoba merangkul pihak ketiga, yaitu Pemerintah  Daerah,” jelas Imran, Rabu (29/1) sekitar pukul 15.30 Wib, di Ruang Kerjanya.

Ditempat yang sama, Kasi Pengelolaan, Dodo yang saat itu turut mendampingi Imran juga turut menambahkan terkait hal lainnya yang bisa didapatkan oleh penghuni Rutan, salah satunya adalah remisi.

Dikatakan Dodo bahwa, hal itu akan otomatis mereka dapatkan, selama berkasnya lengkap dan syarat terpenuhi.

“Kalau berkas lengkap dan syarat terpenuhi, tentunya akan kita urus dan mereka otomatis akan mendapatkan haknya, syarat yang dipenuhi tentunya harus sudah vonis,  inkrah, keputusannya juga sudah di eksekusi Jaksa dan harus sudah 6 bulan, serta berkelakuan baik”.  pungkas Dodo. (Mis).

Editor : Febri

Menyerap Aspirasi Masyarakat, Kelurahan Pinang Kencana Gelar Musrenbang

Tanjungpinang, GK.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, S.IP membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Pinang Kencana, Rabu (29/1) siang.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Wijaya Pura itu bertujuan untuk menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat yang selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Tanjungpinang Tahun 2020.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, mengharapkan perhatian dan kesungguhan kepada semua elemen untuk menyadari akan pentingnya tahapan Musrenbang dalam sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kota secara keseluruhan.

“Kegiatan Musrenbang jangan hanya menjadi kegiatan seremonial saja, saya berharap pada Musrenbang ini setiap Kelurahan tetap mendapat prioritas kegiatan dan mengacu pada pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta peningkatan infrastruktur dasar. Maka dari itu, peran Ketua RT dan Ketua RW sangatlah penting,” ujarnya.

“Saya berharap kepada Ketua RT dan RW, sering-seringlah menjalin komunikasi dan silaturahmi bersama Lurah dan Camat, agar segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat banyak, dapat terkoordinir dengan baik,” tegas Rahma.

Dikesempatan itu, Rahma juga menyarankan agar senantiasa meningkatkan promosi perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatkan kompetensi bagi petugas kesehatan, meningkatkan sarana prasarana Rumas Sakit dan Puskesmas, meningkatkan pelayanan KB metode Kotrasepsi jangka panjang, pengembangan Smart People dalam menunjang Smart City, peningkatan Koordinasi pemenuhan hak perempuan dan anak, peningkatan kualitas pelayanan lembaga perlindungan perempuan dan anak serta peningkatan kompetensi bagi pelatih dan pembinaan atlet, terutama pada cabang olahraga prestasi.

Turut hadir dalam Musrenbang tersebut diantaranya Lurah Pinang Kencana, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dapil Tanjungpinang Timur, Unsur FKPD, jajaran OPD terkait serta seluruh RT dan RW se- Kelurahan Pinang Kencana, Karang Taruna, Organisasi kemasyarakatan, Tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya. (Hms/Red).

Editor : Milla