Jumat, Mei 29, 2026
Beranda blog Halaman 929

Peringati HPN, Polres Karimun Gelar Syukuran Bersama Insan Pers

Karimun, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Kepolisian Resor (Polres) Karimun menggelar syukuran bersama para insan Pers di Pondok Rumah Makan Alimas, Minggu (9/2) pukul 19.30 Wib.

Syukuran tersebut dilakukan dengan upaya agar meningkatkan sinergitas antara Kepolisian bersama insan Pers yang merupakan mitra kerja, sehingga kedepannya terus tercipta hubungan yang harmonis.

Dalam sambutannya, Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto mengajak untuk menciptakan suasana aman, sehingga tujuan dalam pembangunan di tingkat Daerah bahkan hingga tingkat Nasional dapat membawa Indonesia lebih maju dari sebelumnya.

“Saya sebagai Kapolres Karimun mengapresiasi rekan-rekan Pers yang sudah berkontribusi dalam menyampaikan informasi, sehingga suasana di Karimun menjadi lebih kondusif,” ucapnya.

Dikatakan Yos Guntur, hadapilah semua masalah dengan kepala dingin dan selalu mengedepankan musyawarah, karena semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya.

“Semoga Tuhan selalu meridhoi niat kita, sehingga kedepannya Kabupaten Karimun selalu kondusif walaupun kita berbeda dan beragam dalam suku, agama dan ras”. tutup Yos Guntur.

Diakhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng, makan bersama dan karaoke bersama insan Pers. Turut hadir pada acara itu, Pejabat Utama Polres Karimun, Kabid Humas Polres Karimun, anggota Polres Karimun dan rekan-rekan Media. (KR).

Editor : Febri

Satreskrim Kembali Ungkap Pelaku Karhutla di Desa Titiakar Rupat

Bengkalis, GK.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkalis kembali mengamankan satu tersangka tindakan pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Dusun Tanjung samak, Desa Titiakar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP, Sigit Adiwuryanto, SH,MH melalui Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan,SH, S.I.K menyebutkan bahwa, telah dilkukan penangkapan terhadap tersangka Hadi Rohani alias Atiok di Dusun Hutan Samak berdasarkan penyelidikan yang di backup oleh Kasat Polair AKP Rahmad Hidayat, S.I.K, Kanit Tipidter IPTU Gunawan, Kanit Res Rupat IPDA Zulkifli dan Kanittres Rupat Mulyadi serta anggota.

“Penyelidikan yang langsung saya pimpin ini ,di backup oleh Kasat Polair dan Kanit Res Rupat serta anggota lainnya, Alhamdulillah penyelidikan kita mulai sejak hari Sabtu, 8 Februari dari pukul 15.00 Wib sampai selesai membuahkan hasil,” jelas Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan, Minggu (9/2) siang.

Dikatakan Kasat Resksim, tersangka Hadi Rohani Alias Atiok (48) yang merupakan warga dari Jalan Nek Cepat RT.001/008 Dusun Hutan Samak Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara, bermula saat diminta keterangan sebagai saksi bersama dua saksi lainnya, namun berdasarkan keterangan, akhirnya Polisi menetapkan Hadi sebagai tersangka.

“Dalam gelar perkara yang dilakukan, maka sudah kita tetapkan Adi Rohani Alias Atiok sebagai tersangka,” ucap Andrie.

Akibat perbuatan tersangka, lahan yang terbakar mencapai 4,5 hektar dengan diperkuat oleh barang bukti yang diamankan berupa tiga buah pohon bibit sawit. Kejadian ini berawal sekitar Tahun 2019, yang mana tersangka Hadi Rohani alias Atiok memiliki lahan seluas 4,5 Ha di tempat kejadian perkara (TKP), lahan tersebut dikelolanya dengan memperkerjakan Muhammad Soheb Fauzan dan Lasiran. Pekerjaannya adalah pembersihan lahan dengan meracun rumput semak, selanjutnya dilakukan penanaman bibit sawit.

“Di tahun 2019 lalu, sebelum Muhammad Soheb dan Fauzan bekerja meracun rumput dan menanam pohon sawit, lahan sudah pernah terbakar, dan hasil pemetaan kawasan hutan didapati lahan Hadi Rohani alias Atiok masuk dalam Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), sementara untuk melakukan kegiatan perkebunan sawit, Hadi Rohani tidak memiliki izin perkebunan dari Menteri”. papar Andrie.

Dari keterangan Hadi Rohani, menerangkan benar pada Tahun 2019 saksi mengetahui bahwa lahannya sudah ditanami sawit namun terbakar, akhirnya dibiarkan saja. Saat ini tersangka sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut di Mapolres Bengkalis. (Rul/Andi).

Syahrul Keliling Rimba Jaya Bagikan Angpao

Tanjungpinang, GK.com – Wujudkan toleransi antar umat beragama, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd mengunjungi masyarakat yang merayakan Cap Go Meh dengan membagi-bagikan angpao kepada anak-anak yang ada di Rimba Jaya, Sabtu (8/2) sekitar pukul 20.00 Wib.

“Malam ini adalah malam Cap Go Meh, yaitu malam ke- 15 Gong Xi Fat Cai atau hari Tahun Baru Imlek. Kegitan inipun masih sama seperti tahun lalu, Ayah (sapaan akrabnya) masih keliling ke tempat keramaian,” ucap Syahrul.

Dikatakan Syahrul, hal yang dilakukannya itu, dimaksudkan sebagai bentuk partisipasinya kepada anak-anak dan wargaTionghoa yang merayakannya.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/01/26/momen-imlek-syahrul-kunjungi-beberapa-kediaman-masyarakat-tionghoa/

 

“Ada perbedaan perayaan tahun ini dengan tahun sebelumnya, pada tahun lalu ada acara khusus di Jalan Merdeka, sehingga Ayah bisa keliling di seputaran itu, akan tetapi di tahun ini kegiatan itu tidak dilaksanakan, itulah sebabnya kita jalan ditempat keramaian ini”. pungkasnya. (MA).

Editor : Febri

 

 

Menanti Perbaikan Jembatan II Dompak Yang Kian Tertunda Dengan Alasan Penyidikan

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menganggarkan sebesar Rp 9 Miliar untuk perbaikan jembatan II Dompak yang diketahui selama ini mengalami kerusakan. Guna memperlancar perbaikan, Pemprov Kepri kini tengah menggelar proses pelelangan untuk konsultan pengawas proyek tersebut.

Berdasarkan pemberitaan yang beredar, pelelangan pekerjaan fisik tahap satu akan dilakukan dalam waktu dekat ini, dengan rencana kontrak dilakukan pada awal April 2020, kemudian akan dilanjutkan pada Tahun 2021.

Adanya perencanaan perbaikan tersebut tentunya sangat disambut baik oleh Lurah Dompak, Heri Susanto, S.Sos, yang selama ini menampung berbagai keluhan masyarakat akan kerusakan yang terjadi di wilayahnya tersebut.

“Hal ini tidak dirasakan oleh kami di daerah sini saja, melainkan juga masyarakat luar yang ikut bertanya terkait kapan perbaikan jembatan II ini dapat dilaksanakan,”kata Heri di Kantor Lurah Dompak, Sabtu (8/2) pukul 14.00 Wib.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/02/01/tarik-ulur-perbaikan-jembatan-dompak-heri-saya-sudah-cukup-banyak-menampung-keluh-kesah-masyarakat/

 

Seperti diketahui, Jembatan II Dompak merupakan salah satu jalur penghubung  yang dibuat, guna mengurangi kecametan atau penumpukan di Jembatan I Dompak.

Dikatakan Heri, sebelumnya telah dianggarkan sebesar Rp 6 Miliyar untuk perbaikan, namun perbaikan belum juga terlaksana, karena saat ini masih melakukan penyelidikan atau pemeriksaan oleh pihak berwajib.

“Semoga tahun ini perbaikan yang sudah di rencanakan tersebut dapat terealisasikan,” harap Heri.

“Kami juga menginginkan agar Jembatan II Dompakinibisa kembali di fungsikan untuk seluruh masyarakat dan menjadi sarana dalam mengurangi kemacetan yang ada di Kota Tanjungpinang dalam menuju akses ke kantor Gubernur Kepri”. pungkasnya. (MA).

Editor : Febri

Tanjungpinang Hadirkan Pengobatan HearLIFE

Tanjungpinang, GK.com – Mengalami gangguan pendengaran yang disebabkan oleh beberapa hal seperti faktor usia, faktor genetik/keturunan, terpapar kebisingan (polusi suara) dan lainnya, tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk menghindari bahkan melakukan pengobatan atas gangguan pendengaran tersebut, selama ini masyarakat Tanjungpinang harus menyebrang ke Batam, Jakarta atau bahkan hingga ke Negara tetangga demi mendapatkan pengobatan dan pemasangan implan.

Namun, kini telah hadir HearLIFE Hearing Care Center cabang ke- 21, yang berlokasi di Jalan Aisyah Sulaiman Komplek Ruko D Green City Blok D1 Nomor 6 Tanjungpinang Kepulauan Riau. Sehingga masyarakat Kota Tanjungpinang tidak perlu lagi untuk keluar Daerah demi mendapatkan solusi gangguan pendengaran.

Perusahaan HearLIFE yang berpusat di Jakarta itu, menyediakan pemeriksaan pendengaran dan solusi pendengaran seperti alat bantu dengar dan implan pendengaran yang bekerjasama dengan dokter THT dan Dokter Anak di Tanjungpinang.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/02/05/rsa-dr-lie-darmawan-akan-buka-layanan-kesehatan-di-lingga/

 

Perwakilan HearLIFE Tanjungpinang, Tri Andini dalam acara Grand Opening HearLIFE tersebut memaparkan bahwa, di Kota Tanjungpinang, tepatnya di HearLIFE, telah tersedia pemeriksaan pendengaran seperti audiometri nada murni, timpanometri dan lainnya, serta tersedia juga berbagai macam alat bantu dengar, baik yang terpasang didalam telinga atau belakang telinga.

“Kita juga bekerja sama dengan Dokter-Dokter spesialis di kawasan Tanjungpinang,” ujar Tri Andini di kantor HearLIFE Tanjungpinang, Sabtu (8/2) sekitar Pukul 09.30 Wib.

Disampaikan Andini, meskipun sangat bermanfaat, namun untuk saat ini pemeriksaan dan pemasangan alat bantu dengar belum bisa menggunakan BPJS.

“Untuk BPJS saat ini belum bisa karena masih dalam proses kerjasama, tapi yang saya tau, cabang lain diluar Kota Tanjungpinang, penggunaan BPJS dalam pengantian alat bantu dengar itu sekitar 1 Juta Rupiah”. jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul S.Pd, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kota Tanjungpinang DR. H. Ahmad Yani dan tamu undangan lainnya. (Mis).

Editor : Febri

Dianggarkan Rp 170 Juta Untuk Perbaikan Bak Sampah, Djasman : Ini Masih Kurang

Tanjungpinang, Gk.com  – Mengatasi terkait permasalahan bak sampah yang kini telah banyak rusak, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perkim Tanjungpinang telah menetapkan anggaran untuk perbaikannya sebesar Rp 170 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Untuk Bak sampah yang rusak itu akan segera kita  renovasi, dananya sudah dianggarkan dari APBD sebesar 170 juta,” ucap Kadis Perkim Tanjungpinang, Djasman saat ditemui Media ini di Hotel CK Tanjungpinang, Jum’at (7/2) sekitar pukul 10.00 Wib.

Dikatakan Djasman, dengan jumlah kerusakan bak sampah yang cukup banyak, Dinas Perkim akan melakukan perbaikan dengan menggunakan plat besi dan melakukannya secara bertahap.

 

Baca :
 https://gerbangkepri.com/2020/02/07/dinas-perkim-menanti-perwako-untuk-terapkan-perda-pengelolaan-sampah/

 

“Anggarannya kecil, jadi kemungkinan perbaikanya juga dengan cara bertahap,” jelasnya.

“Untuk data bak sampah yang akan diperbaiki saya belum tau, karena saya juga masih baru di Perkim, jadi harus dipelajari dulu. Dengan anggaran yang hanya Rp 170 juta, tentunya ini masih kurang”. tutup Djasman. (MA).

Editor : Febri