Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Tanjungpinang Hadirkan Pengobatan HearLIFE

Tanjungpinang Hadirkan Pengobatan HearLIFE

249
0

Tanjungpinang, GK.com – Mengalami gangguan pendengaran yang disebabkan oleh beberapa hal seperti faktor usia, faktor genetik/keturunan, terpapar kebisingan (polusi suara) dan lainnya, tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk menghindari bahkan melakukan pengobatan atas gangguan pendengaran tersebut, selama ini masyarakat Tanjungpinang harus menyebrang ke Batam, Jakarta atau bahkan hingga ke Negara tetangga demi mendapatkan pengobatan dan pemasangan implan.

Namun, kini telah hadir HearLIFE Hearing Care Center cabang ke- 21, yang berlokasi di Jalan Aisyah Sulaiman Komplek Ruko D Green City Blok D1 Nomor 6 Tanjungpinang Kepulauan Riau. Sehingga masyarakat Kota Tanjungpinang tidak perlu lagi untuk keluar Daerah demi mendapatkan solusi gangguan pendengaran.

Perusahaan HearLIFE yang berpusat di Jakarta itu, menyediakan pemeriksaan pendengaran dan solusi pendengaran seperti alat bantu dengar dan implan pendengaran yang bekerjasama dengan dokter THT dan Dokter Anak di Tanjungpinang.

 

Baca :
http://gerbangkepri.com/2020/02/05/rsa-dr-lie-darmawan-akan-buka-layanan-kesehatan-di-lingga/

 

Perwakilan HearLIFE Tanjungpinang, Tri Andini dalam acara Grand Opening HearLIFE tersebut memaparkan bahwa, di Kota Tanjungpinang, tepatnya di HearLIFE, telah tersedia pemeriksaan pendengaran seperti audiometri nada murni, timpanometri dan lainnya, serta tersedia juga berbagai macam alat bantu dengar, baik yang terpasang didalam telinga atau belakang telinga.

“Kita juga bekerja sama dengan Dokter-Dokter spesialis di kawasan Tanjungpinang,” ujar Tri Andini di kantor HearLIFE Tanjungpinang, Sabtu (8/2) sekitar Pukul 09.30 Wib.

Disampaikan Andini, meskipun sangat bermanfaat, namun untuk saat ini pemeriksaan dan pemasangan alat bantu dengar belum bisa menggunakan BPJS.

“Untuk BPJS saat ini belum bisa karena masih dalam proses kerjasama, tapi yang saya tau, cabang lain diluar Kota Tanjungpinang, penggunaan BPJS dalam pengantian alat bantu dengar itu sekitar 1 Juta Rupiah”. jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul S.Pd, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kota Tanjungpinang DR. H. Ahmad Yani dan tamu undangan lainnya. (Mis).

Editor : Febri