Sabtu, Juni 13, 2026
Beranda blog Halaman 352

Pemerintah RI Jadikan Kepri Sebagai KSPN

Pembangunan jembatan Batam-Bintan. (Foto Diskominfo Kepri)
Pembangunan jembatan Batam-Bintan. (Foto Diskominfo Kepri)

Kepri, GK.com – Dijadikan sebagai Kawasan Strategis Perekonomian Nasional (KSPN), sejalan dengan program Pemerintah Pusat, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pembangunan jembatan Batam-Bintan sebagai jembatan terpanjang di Indoneia yaitu 14,74 kilometer segera diwujudkan.

“Sebagai kawasan yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat menjadi Kawasan Strategis Perekonomian Nasional, tentu saja Kepri harus didukung berbagai infrastruktur penunjang yang memadai. Jembatan Batam-Bintan ini nantinya akan menjadi jembatan yang terpanjang di Indonesia, ikonik dan usefull bagi masyarakat Kepri dan tentu menjadi kebanggaan bagi Bangsa Indonesia,” ungkap Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad.

“Jembatan Batam-Bintan ini tidak hanya mimpi bagi masyarakat Kepri saja, tetapi juga impain besar bagi seluruh Bangsa Indonesia. Kepri ini berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, dengan adanya infratrusktur yang baik di daerah perbatasan akan menambah kewibawaan Bangsa di hadapan Negara-Negara lain,” harap Ansar.

“Kita semua selalu berbicara lantang bahwa Negara kita adalah Negara yang besar dan kaya, maka inilah saatnya kita menunjukkan kebesaran dan kekayaan Negara kita,” ucap Ansar.

Secara manfaat, jembatan Batam-Bintan ini juga tentu Saja  dapat memudahkan mobilitas kendaraan, barang, orang, dan gang dari kedua wilayah. Dimana pada muaranya adalah menghidupkan perekonomian masyarakat, yang kemudian berdampak juga kepada daerah-daerah lain disekitarnya.

“Kita sudah berusaha, kita juga sudah berdoa, semoga saja mimpi kita bersama ini bisa segera wujudkan. Apalagi kita lihat Pemerintah pusat juga cukup serius dengan proyek ini,” ujar Ansar, Minggu (29/01/2023).

“Pemerintah telah mendapatkan dana pinjaman dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk menopang pendanaan proyek ini senilai US$ 300 juta, atau setara Rp 4,4 triliun. Di bangun dengan skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), proyek ini juga termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024”. papar Ansar.

Dikutip dari bisnisindonesia.id, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) Jembatan Batam-Bintan tengah melakukan percepatan atas proyek tersebut bersama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.


Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, proyek Jembatan Batam-Bintan termasuk dalam daftar proyek KPBU pada tahun ini. Investasi untuk pembangunan Jembatan Batam-Bintan mencapai Rp 14,74 triliun. 

Berdasarkan informasi pada laman resmi Kemenkeu, proyek Jembatan Batam-Bintan diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, serta mengurangi biaya logistik antara Pulau Batam dan Pulau Bintan. Selain itu juga dapat mengefisiensikan mobilitas kendaraan dari kedua wilayah di Kepulauan Riau tersebut.

Jembatan Batam-Bintan direncanakan akan dibangun sepanjang 14,74 Km dengan pembagian 7,98 km untuk porsi KPBU (Pulau Bintan-Pulau Tanjung Sauh) dan 6,76 Km untuk porsi dukungan Pemerintah (Pulau Tanjung Sauh-Pulau Batam) yang akan bersumber dari pinjaman Luar Negeri.

Saat ini sedang dilakukan review kajian lalu lintas oleh PT PII terkait dengan minimum revenue guarantee (MRG) untuk memitigasi risiko arus lalu lintas yang tidak sesuai dengan proyeksi pada saat awal operasi.

Berdasarkan laporan yang disampaikan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna dalam RDP dengan Komisi V DPR pada Selasa (24/1/2023) lalu, proyek tersebut saat ini memasuki tahap finalisasi final business case (FBC), lalu penandatanganan MoU atas pembagian tugas dan tanggung jawab antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Prakualifikasi proyek tersebut ditargetkan bakal dilakukan pada kuartal III/2023. Rencananya jembatan dengan total panjang 14,74 kilometer ini akan terbagi menjadi 7,68 jembatan dan 7,06 jalan tol. (*).

Editor : Ron

Camat Bakung Serumpun : Tumbuhkan Sportifitas Berolahraga

Camat Bakung Serumpun Arif, S.Pd berfoto bersama para pemain sepak bola. (Foto GK.com / Abdurrahman)
Camat Bakung Serumpun Arif, S.Pd berfoto bersama para pemain sepak bola. (Foto GK.com / Abdurrahman)

Lingga, GK.com – Turnamen sepak bola Desa Tanjung Kelit Cup V Tahun 2023 resmi di buka Camat Bakung Serumpun Arif, S.Pd pada Sabtu (28/01/2023).

Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Desa Tanjung Kelit Mursidi beserta Perangkatnya, Ketua BPD Amran beserta Anggotanya, Kepala Sekolah SMPN 08 Senayang Kasman, S.E, Tokoh Masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.

“Dengan di adakan turnamen Cup V Desa Tanjung Kelit Tahun 2023 ini, selain mengejar prestasi dan menjalin silaturahmi, mari kita tumbuhkan sportifitas berolahraga,” harap Camat Bakung Serumpun Arif.

“Dan kepada wasit diharapkan untuk berlaku adil dalam memimpin pertandingan ini,” harap Arif.

Sementara itu, Afta Rasul selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Desa, rekan-rekan panitia, dan seluruh masyarakat Desa Tanjung Kelit sudah turut berpartisipasi dalam mensukseskan turnamen Cup V Desa Tanjung Kelit Tahun 2023 ini.

“Mari kita sukseskan turnamen ini dari awal sampai penutupan nanti. Disini perlu saya sampaikan, ada 64 tim bola kaki dan 32 tim bola voli putra-putri siap berlaga di turnamen Cup V Desa Tanjung Kelit,” ujar Afta Rasul.

Dikesempatan itu, Kepala Desa Tanjung Kelit, Mursidi menyampaikan permohonan maaf jika di dalam turnamen ini ada hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat mau tamu undangan yang hadir.

“Saya ucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bersusah payah dalam mensukseskan acara ini. semoga amal baik Bapak-bapak maupun Ibu-ibu di balas Allah SWT nanti”. ucapnya.

Tampil penari kolosal dari anak-anak Paud, SD, maupun SMP sebanyak kurang lebih 200 orang untuk memeriahkan acara tersebut. (Man).

Editor : Sai

Tingkatkan Ekonomi Kepri, ini Yang di Lakukan Pemprov

Program penataan kawasan Kota Lama Tanjungpinang. (Foto Diskominfo Kepri)
Program penataan kawasan Kota Lama Tanjungpinang. (Foto Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang, GK.com – Kawasan Pelantar 1 dan Pelantar 2 akan dibangun jalan penghubung agar menjadi sarana peningkatan perekonomian di kawasan Kota Lama Tanjungpinang yang berada di Ibukota Provinsi Kepulauan Riau.

Hal Ini juga menjadi bagian dari program penataan kawasan Kota Lama Tanjungpinang yang akan berdampak terhadap perekonomian, karena dua kawasan yang menjadi jalur keluar masuknya barang dari dan menuju Tanjungpinang ini telah terhubung sejak akhir Desember 2022 lalu.

Untuk itu, baik warga serta pelaku ekonomi yang selama ini menggunakan jasa dermaga Pelabuhan di kawasan tersebut, sangat menyambut baik dengan pembangunan ini.

Sabtu (28/01/2023), Ahi (54) warga Pelantar 2 menuturkan, “meski belum dimanfaatkan, dia telah mendapat gambaran jika jalan penghubung Pelantar 1 dan 2 ini akan berdampak positif terhadap beberapa hal. Tantu ini akan mempercepat proses bongkar muat barang di Dermaga yang ada di Pelantar 2. Selain itu, kawasan ini juga jadi lebih tertata. Saya yakin kemacetan yang ada di kawasan ini akan banyak berkurang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Murni yang merupakan salah satu pekerja di salah satu toko di kawasan Pelantar 1.

“Pasti akan lebih nyaman orang yang mau belanja, karena nanti di sini tak macet lagi,” ucapnya.

“Sebagaimana kita ketahui, kawasan Pelantar Satu dan Dua ini adalah pusat ekonomi di Tanjungpinang sejak lama. Kawasan ini juga merupakan salah satu akses keluar masuk nya barang baik dari maupun menuju Tanjungpinang. Tentu harus dilakukan penataan agar peran kedua kawasan ini bisa lebih meningkat,” ungkap Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

“Upaya penataan kawasan Kota Lama Tanjungpinang ini menjadi bagian dari penataan kawasan Kota Lama lain yang telah dilakukan. Selain tertata, integrasi kedua pelantar ini akan memperlancar arus orang dan barang,” kata Ansar.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah melaksanakan sejumlah kegiatan dalam rangka penataan kawasan Kota Lama Tanjungpinang. Di antaranya revitalisasi Jalan Merdeka yang kini terlihat lebih tertata dan bersih dengan bangunan yang berwarna warni, serta trotoar jalan yang tertata apik dengan hiasan beraneka ornamen menarik.

Tahun ini Pemprov Kepri menggandeng Pemko Tanjungpinang akan merevitalisasi pusat wisata kuliter Akau Potong Lembu.

Pemprov Kepri melalui Dinas PUPR dan ESDM menganggarkan dana sebesar Rp 5,2 miliar dari APBD 2023 untuk membangun sejumlah fasilitas penunjang kawasan wisata kuliner bersejarah di Tanjungpinang.

Di Akau Potong Lembu nantinya akan dilaksanakan penataan lahan parkir, ruang ibu menyusui, area pendopo, levelling beton area plaza, serta jalur pedestrian.

Pemprov Kepri juga akan membenahi Masjid Al Muhajirin menjadikannya dua lantai. Lantai atas diperuntukkan sebagai tempat ibadah serta taman pendidikan Al Quran, sedangkan lantai satu akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir sepeda motor.

Pemprov Kepri akan menata instalasi listrik yang ada di Potong Lembu dengan menempatkannya di dalam tanah, sehingga menjadikan Akau Potong Lembu lebih tertata.

“Apa yang kita upayakan dalam menata kawasan Kota Lama Tanjungpinang ini adalah dalam rangka memperindah perwajahan ibukota Provinsi”. tegas Ansar. (Hms/Red).

Editor : Milla

Kepri Jadi Tuan Rumah Hari BUM Desa Nasional 2023

Plt. Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Kepri, Misni. (Foto Diskominfo Kepri)
Plt. Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Kepri, Misni. (Foto Diskominfo Kepri)

Kepri, GK.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menunjuk Provinsi Kepulauan Riau sebagai tuan rumah Peringatan Hari Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Tingkat Nasional pertama pada tanggal 2 Februari 2023 mendatang.

Dikatakan Plt. Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Kepri, Misni pada Sabtu (28/01/2022), “peringatan Hari BUM Desa yang pertama kali ini, Kepri akan menjadi tuan rumah pelaksanaannya. Acaranya akan diaksanakan di Kabupaten Bintan, dan mulai tahun depan akan dilaksanakan bergiliran se- Indonesia,” terangnya.

“Peringatan hari BUM Desa baru ini dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 110 Tahun 2022 yang menetapkan hari BUM Desa yang jatuh di tanggal 2 Februari setiap tahunnya,” tambahnya.

Menurut Misni, pertimbangan Kemendes PDTT dalam menunjuk Kepri sebagai tuan rumah karena Provinsi Kepri memiliki potensi yang sangat mendukung, seperti berbatasan langsung dengan Negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia.

“Maka ini memberikan kesempatan untuk pemasaran terkait dengan hasil-hasil Desa melalui BUM Desa. Dan dengan status Kepri yang menjadi salah satu daerah destinasi wisata mancanegara utama, maka ini diharapkan Kemendes PDTT dapat menjadi jembatan promosi bagi produk-produk Desa” papar Misni.

Acara nanti direncanakan selama 3 hari, yakni mulai tanggal 1 hingga 3 Februari 2023. Misni juga mengkonfirmasi Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar akan hadir langsung. Kemudian Menteri Investasi / Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga direncanakan turut hadir.

“Acara nanti akan dibuka pada hari Rabu (01/02/2023) dengan Sarasehan atau Simposium yang akan dihadiri lebih kurang 1.000 orang. Sedangkan peserta yang mendaftar hingga Jumat melalui link Kemendes PDTT sudah ada sebanyak lebih dari 400,” ungkapnya.

“Peserta nantinya terdiri dari Dinas PMD Provinsi se- Indonesia, Dinas PMD Kabupaten/Kota se- Indonesia, pendamping Desa, perwakilan BUM Desa dan Kepala Daerah yang meraih penghargaan,” jelasnya.

Adapun agenda lainnya yang akan digelar pada tanggal 1 Februari 2023 adalah, penyerahan NIB, penyerahan penghargaan program CSR, pembukaan bazar, dan pasar murah.

Sedangkan hari kedua di tanggal 2 Februari akan diawali dengan senam dan jalan sehat. Kemudian dilanjutkan dengan peresmian Hari Padat Karya Tunai Desa, dan malam puncak peringatan Hari BUM Desa 2023 yang akan diisi dengan penyerahan penghargaan BUM Desa inspiratif, Duta BUM Desa, dan Penyusunan profil BUM Desa.

Lalu penghargaan kepada Pimpinan Daerah dengan kategori Kerja Keras Mendorong Pembentukan BUM Desa Bersama eks UPK PNPM-MPd, Upaya pembentukan (Pembentukan BUM Desa Bersama eks UPK PNPM-MPd 100 % dan Komitmen kebijakan penguatan BUM Desa.

“Sementara hari terakhir di tanggal 3 Februari akan diisi dengan penutup bazaar yang akan diisi pengumuman hasil lomba bazar dan penyerahan hadiah”. tutupnya. (ron).

Editor : Milla

Pusdakom DPN Barikade 98 Mempertegas Peran Jurnalistik di Era Digitalisasi Melalui Pelatihan Jurnalis

Pusdakom DPN Barikade 98 saat melaksanakan pelatihan jurnalis secara Daring. (Poto GK.com / Ronny)
Pusdakom DPN Barikade 98 saat melaksanakan pelatihan jurnalis secara Daring. (Poto GK.com / Ronny)

Jakarta, GK.com – DPW Barikade 98 Provinsi Kepri turut menghadiri pelatihan jurnalis yang di selenggarakan Pusdakom DPN Barikade 98 di Sekretariat Barikade 98, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/01/2023) melalui Daring.

Dengan mengambil tema “Mempertegas Peran Jurnalistik di Era Digitalisasi”, pada kegiatan itu diikuti dari masing-masing perwakilan DPW Barikade 98 se- Indonesia.

Dikatakan Kepala Bidang Pusdakom Barikade 98 Peter Julio Tarigan, tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai upaya Barikade 98 untuk memberi bekal pengetahuan jurnalistik bagi para anggota Barikade 98.

Sementara itu, nara sumber pelatihan sekaligus selaku praktisi media, dan juga sebagai dosen IISIP Jakarta, Gilang Gumilang menerangkan, dalam pemahaman UU ITE, kaidah-kaidah penulisan karya jurnalistik, serta kemampuan dalam memahami pesan atau informasi yang disampaikan harus jelas dan berimbang.

“Semoga kegiatan yang bermanfaat ini akan menambah ilmu pengetahuan bagi rekan-rekan semua,” harapnya.

Ketua DPW Barikade 98 Provinsi Kepri, Rahmad Kurniawan sangat memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusdakom DPN Barikade 98 ini.

“Kita berharap kegiatan ini akan terus berlanjut. Karena disini kami menilai, ini bukan saja sebagai kegiatan berbagi ilmu, melainkan juga sebagai penyambung tali silahturahmi bersama rekan-rekan Barikade 98 lainnya. Meski pun terpisah oleh samudera, tetapi kita merasa benar-benar nyata berjumpa”. tutup Rahmad Kurniawan. (RP).

Editor : Milla

House Warming BPJS Ketenagakerjaan Diharapkan Mampu Membawa Perubahan

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam saat meluncurkan Wajah Baru Ruang Layanan (House Warming). (Foto MC Pemko Batam)
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam saat meluncurkan Wajah Baru Ruang Layanan (House Warming). (Foto MC Pemko Batam)

Batam, GK.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam meluncurkan “Wajah Baru” Ruang Layanan (House Warming) BPJS Ketenagakerjaan di Graha Nagoya Mas. Sekilas, “Wajah Baru” renovasi ruang layanan tersebut mirip layanan di perbankan.

Inovasi baru BPJS ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang juga selaku Kepala BP Batam pada Kamis (26/1/2023) pagi.

Saat itu, Rudi mengapresiasi “Wajah Baru” layanan BPJS ini. Menurutnya, selain sangat memudahkan dan membuat nyaman warga yang datang, ini juga sejalan dengan upaya menjadikan Batam Kota Baru yang Moderen.

“Kita tentu sangat menginginkan seluruh layanan publik ini prima. Kalau bisa satu menit selesai, kenapa harus satu jam. Namun inovasi dan perubahan ini perlu kekompakan kita semua,” ujar Rudi.

“Inovasi dan perubahan harus dimulai dari kita semua. Saya harap inovasi ini dapat berjalan terus. Kritikan pasti ada, tetapi ambil saja yang baik untuk menyempurnakan yang ada”. kata Rudi.

Sementara itu, Deputi Direktur BPJS Wilayah Sumbar-Riau Eko Yuyulianda dalam sambutannya memaparkan jika renovasi ruang layanan baru BPJS ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanan. Pihaknya memang memacu setiap cabang berinovasi dalam pelayanan dengan memberikan apresiasi bagi pusat layanan terbaik.

Untuk diketahui, Deputi Direktur BPJS Wilayah Sumbar-Riau Eko Yuyulianda dan Soni Suharsono selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Batam sebelumnya menyerahkan penghargaan kepada Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) sebagai pusat layanan kecelakaan kerja terbaik. BPJS juga memberikan manfaat program BPJS kepada kepada lima ahli waris pekerja yang menjadi peserta BPJS. Manfaat yang diterima mencapai ratusan juta rupiah.

Saat peninjauan berlangsung, tanpak jelas tata ruangan yang lebih rapi dan bersih, serta tempat duduk di area tunggu berbentuk sofa lengkap dengan meja di beberapa sudut ruang tunggu.

Sedangkan meja layanan berjejer rapi. Terlihat pula layanan mesin tiket antrean dan komputer dengan jaringan internet yang dapat digunakan peserta BPJS. (AL).

Editor : Sai