Tanjungpinang, GK.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad tidak bosan-bosannya mengawasi proyek peningkatan jalan di Pulau Penyengat. Hampir setiap minggu, ia datang langsung ke pulau itu untuk melihat perkembangan pekerjaannya.
Bersama Kadis Kominfo Kepri, Hasan, Gubernur Ansar naik sepeda motor mengelilingi beberapa ruas jalan yang sedang dikerjakan. Di antaranya adalah jalan ke Makam Raja Haji Fisabilillah dan jalan ke Balai Adat.
Di sana, pekerja sedang membuat saluran drainase dan utilitas sebelum mengecor dan menyelesaikan jalan.
Setelah meninjau, Gubernur Ansar merasa puas dengan progress pekerjaan yang sudah terlihat. Ia yakin pekerjaan bisa selesai tepat waktu sesuai target di Desember 2023.
“Alhamdulillah progress pekerjaan bagus. Hasilnya juga bagus. Saya bisa pastikan dengan mata saya sendiri, semua akan selesai di Desember tahun ini” katanya.
Gubernur Ansar semakin semangat, karena baru-baru ini Pulau Penyengat mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Pulau itu terpilih sebagai Desa Wisata Rintisan terbaik (Juara 1) dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Selain itu, upaya membangkitkan Pulau Penyengat sebagai destinasi desa wisata juga sebagai dukungan untuk World Cities Day yang akan dirayakan pada 31 Oktober 2023.
“Program yang kita kerjakan bersama Pemerintah Pusat dan Kota Tanjungpinang ini salah satunya untuk mendukung world cities day yaitu hari kota dunia. Kita ingin menjadikan pulau ini sebagai destinasi pariwisata yang kaya sejarah, budaya, dan agama di Provinsi Kepri” ujar Gubernur Ansar.
Terakhir, Gubernur Ansar berharap Pulau Penyengat bisa menjadi pulau zerokarbon, pulau digital bagi masyarakat Kepri.
“Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Penyengat, menjadi kebanggaan Indonesia di masa depan” tutupnya (***)
Gubernur Ansar Pastikan Jalan di Penyengat Rampung Sesuai Jadwal
UPTD-Samsat Tanjungpinang gelar Razia Pajak Kendaraan
Tanjungpinang, GK.com – Razia gabungan pajak kendaraan bermotor yang digelar oleh UPTD-Samsat Tanjungpinang pada pertengahan September 2023 berhasil mencapai 85% dari target tahunan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak, serta tertib berlalu lintas.
“Kami akan rutin melaksanakan kegiatan ini agar bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya wajib pajak PKB untuk disiplin membayar pajak kendaraannya,” kata Muhammad Hanafiah selaku Kepala UPTD PPD Kota Tanjungpinang saat diwawancarai awak Media, Rabu (20/09/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut Nurfasanty, Kasi Penerimaan dan Penetapan UPTD PPD Samsat Kota Tanjungpinang, realisasi penerimaan PKB di Kota Tanjungpinang hingga 20 September 2023 sebesar Rp. 37 miliar, atau sekitar 85% dari target tahunan sebesar Rp. 51 miliar. Ia mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan secara tepat waktu.
Razia gabungan ini juga melibatkan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas seperti tidak memiliki SIM, STNK, atau BPKB. Para pelanggar diberikan sanksi berupa tilang atau teguran.
“Kami berharap dengan adanya razia ini, masyarakat bisa lebih taat hukum dan tertib dalam berlalu lintas. Ini juga akan berdampak positif bagi pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan”. ujar Hanafiah.(NDY).
Terlibat Love Scamming, 153 WNA Cina di Deportasi
Batam, GK.com – Pihak imigrasi dan Kepolisian di Batam melakukan deportasi terhadap 153 warga Negara China yang diduga terlibat dalam kejahatan transnasional bermodus love scamming. Proses deportasi ini berlangsung Rabu (20/09/2023) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Love scamming adalah modus penipuan yang dilakukan dengan merayu korban melalui telepon atau Media Sosial, kemudian memeras uang dari mereka dengan berbagai alasan.
Para tersangka ini menjadikan Indonesia sebagai arena untuk melakukan kejahatan tersebut.
Para tersangka berasal dari dua lokasi, yaitu Batam dan Pontianak. Mereka ditangkap oleh Polda Kepri dan Polda Kalbar dengan bantuan Divisi Hubinter Polri dan Ditjen Imigrasi. Mereka kemudian dipulangkan menggunakan tiga pesawat China Southern Airlines yang dikawal oleh 300 personel polisi China.
Penyerahan para tersangka ini disaksikan oleh perwakilan dari Forkopimda tingkat Provinsi dan Kota Batam, serta Media. Selain itu, para tersangka juga dimasukkan ke dalam daftar penangkalan Imigrasi Indonesia sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi mengucapkan terima kasih kepada Polda Kepri dan Kadivhubinter Polri atas kerjasama dan koordinasi yang baik dalam menangani kasus ini. Ia juga mengapresiasi peran Tim Pora dan masyarakat dalam memberikan informasi tentang keberadaan dan kegiatan orang asing di Batam. (***).
Plaza Kuliner Anjung Cahaya Siap Beroperasi Akhir Oktober

Tanjungpinang, GK.com – Kawasan Anjung Cahaya Tepi Laut Tanjungpinang akan segera memiliki Plaza Kuliner yang menawarkan berbagai macam makanan dan minuman. Plaza Kuliner ini terdiri dari 52 kios yang dibangun dengan dana DAK senilai hampir Rp 2,4 miliar.
Dikatakan Muhammad Nazri selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, pembangunan kios-kios tersebut ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2023.
“Untuk harga sewa kios masih dalam proses pembahasan, jadi belum bisa kami informasikan sekarang,” ujar Nazri.
Sementara itu, Direktur Utama BUMD Kota Tanjungpinang, Windrasto Dwi Guntoro menambahkan, Plaza Kuliner ini bertujuan untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat, khususnya anak muda yang memiliki kreativitas di bidang kuliner.
“Kami menyediakan fasilitas yang memadai dan harga sewa yang terjangkau, karena ini merupakan program Pemerintah untuk mengembangkan UMKM di Kota Tanjungpinang,” ungkap Guntoro.
Guntoro juga mengatakan bahwa pendaftaran untuk calon penyewa kios sudah dibuka sejak awal September 2023.
“Syaratnya cukup mudah, hanya perlu mengisi formulir dan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Kami akan melakukan seleksi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan,” jelas Guntoro.
“Plaza Kuliner Anjung Cahaya diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang menarik di Kota Tanjungpinang”. harapnya, Selasa (19/09/2023). (NDY).
APBD Kepri 2023 Disahkan : Alokasi Anggaran Mandatory Spending
KEPRI, GK.com – Perubahan APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2023 disepakati oleh DPRD dan Pemprov Kepri untuk dijadikan Perda melalui Rapat Paripurna yang berlangsung di Balairung Wan Seri Beni Dompak, Selasa (19/9/2023).
Kesepakatan itu dituangkan dalam SK DPRD Kepri Nomor 08 tahun 2023 tentang Penetapan Ranperda Perubahan APBD Provinsi Kepri tahun 2023 menjadi Perda dan ditandatangani bersama oleh Gubernur Ansar Ahmad dan Pimpinan DPRD Kepri.
Rapat Paripurna di pimpin oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, dan Laporan Akhir Banggar disampaikan oleh Anggota Banggar DPRD, Raden Hari Tjahyono.
Dalam Perda itu, ditetapkan adanya perubahan pada komponen pendapatan, belanja dan pembiayaan. Pendapatan Daerah diprediksi sebesar Rp 4,120 triliun, naik sebesar Rp 100,6 miliar atau 2,50% dari sebelumnya pada APBD Murni sebesar Rp 4,019 triliun.
Kenaikan Pendapatan itu disebabkan oleh adanya penyesuaian terhadap asumsi pencapaian target pendapatan dari sektor PAD, Pendapatan Transfer dan Lain-lain PAD yang Sah.
Selanjutnya Belanja Daerah diprediksi sebesar Rp 4,459 triliun, naik sebesar Rp 307,7 miliar atau 7,41% dari sebelumnya pada APBD Murni sebesar Rp 4,152
Triliun. Kemudian Pembiayaan Daerah diprediksi sebesar Rp 339,3 miliar, naik sebesar Rp 207,1 miliar atau 156,66% dari sebelumnya pada APBD Murni sebesar Rp 132,2 miliar.
Kenaikan ini disebabkan oleh adanya penyesuaian terhadap proyeksi penerimaan SiLPA sesuai hasil audit BPK dan penyesuaian atas Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo.
Dalam pidatonya, Gubernur Ansar menyatakan Perubahan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2023 tetap dalam kondisi anggaran berimbang antara Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah.
Ia juga mengatakan sinergi yang kuat antara DPRD dengan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam upaya mencapai target pembangunan Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2023 sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam Dokumen RPJMD Provinsi Kepulauan Riau.
“Kami berharap kerja sama yang baik ini terus berlanjut, sehingga Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 dapat berdampak langsung terhadap pembangunan di Daerah Provinsi Kepulauan Riau,” harapnya.
Ansar menambahkan, dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 telah dialokasikan anggaran mandatory Spending dan pemenuhan SPM sebagaimana telah diamanatkan oleh Pemerintah Pusat.
“Alokasi anggaran untuk Mandatory Spending tersebut diantaranya Fungsi Pendidikan 21,93% dari kewajiban yang harus dialokasikan sebesar 20%, Fungsi Kesehatan 15,51% dari kewajiban sebesar 10%, Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik 30,05% dari kewajiban sebesar 40%, Fungsi Pengawasan sebesar Rp 36,1 miliar dari kewajiban yang harus dialokasikan yakni diatas Rp 36 miliar untuk total belanja daerah diatas Rp 4 triliun, dan Fungsi Pendidikan dan Pelatihan ASN sebesar 0,40% dari kewajiban yang harus dialokasikan sebesar 0,34%”. jelasnya. (ron).
Anak Tenggelam di Temukan Tim Penyelam
Bintan, GK.com – Tim penyelam gabungan berhasil menemukan jenazah seorang anak perempuan berinisial I (13) yang tenggelam di Danau Biru, bekas tambang batu granit PT. Bukit Panglong, Jalan Nusantara KM 25 Kijang, pada Selasa (19/09/2023).
Menurut Kapolsek Bintan Timur AKP Rugianto, peristiwa itu terjadi pada Senin (18/09/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.
“Saksi I dan korban pergi menuju Danau Biru dengan tujuan untuk mandi dan berenang,” ujar Rugianto.
“Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, saksi I bersama korban langsung berenang. Sebelum berenang, seketika korban terpeleset dan terjatuh. Korban sempat menarik tangan saksi I tetapi terlepas. Akibatnya, korban terjatuh ke dalam air mencapai ± 15 meter,” lanjutnya.
“Kegiatan pencarian dilakukan oleh personil gabungan dengan melakukan penyisiran dan penyelaman di seputaran danau menggunakan 2 (dua) unit perahu karet dan alat selam milik Basarnas Kota Tanjungpinang dan BPBD Provinsi Kepri,” ungkap Rugianto.
Anto Setiawan selaku Koordinator Pencarian menambahkan, korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian sekitar pukul 09.45 WIB.
“Korban ditemukan dengan posisi terbaring di atas bekas pecahahan batu yang berada di kedalaman air ± 10 meter yang tidak jauh dari lokasi jatuhnya korban,” kata Anto.
“Kepada orang tua dan masyarakat setempat, kami menghimbau agar dapat senantiasa mengawasi dan melarang anak-anak berenang di Danau Biru. Danau Biru sangat berbahaya, karena memiliki kedalaman yang tidak diketahui, dan arus yang kuat”. tegasnya. (NDY).






