Sabtu, Mei 30, 2026
Beranda blog Halaman 277

Ombudsman RI Tegaskan Pemerintah Harus Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

Ombudsman RI Tegaskan Pemerintah Harus Prioritaskan Kepentingan Masyarakat
Ombudsman RI Tegaskan Pemerintah Harus Prioritaskan Kepentingan Masyarakat ( Sumber : Ombudsman RI )

JAKARTA, GK.com – Ombudsman RI menemukan adanya potensi maladministrasi yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) dan Pemerintah Kota (Pemkot Batam) pada rencana relokasi warga Kampung Tua di Pulau Rempang.

Badan Pengusahaan Batam telah mencadangkan alokasi lahan Pulau Rempang kepada PT. Mega Elok Graha (PT. MEG) kira-kira seluas 16,500 hektar yang akan dikembangkan proyek Strategis Nasional 2023 menjadi kawasan industri, perdagangan, hingga wisata dengan nama Rempang Eco Park Pulau Rempang kepada PT. Mega Elok Graha (PT. MEG).

Terhadap pencadangan alokasi lahan atau rencana pengalokasian ini tidak sesuai ketentuan karena belum dikeluarkannya sertifikat Hak Pengeloaan Lahan (HPL) oleh Kementerian ATR/BPN kepada BP Batam. Penerbitan HPL harus sesuai dengan mekanisme yang berlaku, salah satunya adalah tidak adanya penguasaan dan bangunan diatas lahan yang di mohonkan (clear and clean). Sepanjang belum didapatkannya sertifikat HPL atas Pulau Rempang, maka relokasi warga menjadi tidak memiliki kekuatan hukum.

Terdapat 16 Kampung Tua yang tersebar di Pulau Rempang, yakni Tanjung Kertang, Rempang Cate, Tebing Tinggi, Blongkeng, Monggak, Pasir Panjang, Pantai Melayu, Tanjung Kelingking, Sembulang, Dapur Enam, Tanjung Banun, Sungai Raya, Sijantung, Air Lingka, Kampung Baru dan Tanjung Pengapit.

Johanes menjelaskan, dari 16 Kampung Tua yang di klaim masyarakat, hanya 10 titik yang hanya akan direlokasi sebagaimana Surat Keputusan Walikota Batam Nomor 105/HK/III/2004 tentang Perkampungan Tua di Kota Batam. Investigasi yang dilakukan Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau pada semua titik Kampung Tua di Pulau Rempang menemukan beberapa hal yang termasuk unsur penentapan Kampung Tua yaitu, Tapak/Patok perkampungan tua, makam-makam tua, pohon-pohon budidaya lama berusia ratusan dan puluhan tahun, dokumen Lama menandakan masyarakat telah berdiam sejak puluhan tahun, bahkan sebelum masa kemerdekaan, dan terdapat Sekolah lama.

“Sosialisasi yang dilakukan Badan Pengusahaan Batam masih tergolong belum masif dan butuh waktu yang lebih lama untuk berupaya meyakinkan masyarakat mau direlokasi atau berdialog untuk mencari jalan tengah,” jelas Johanes.

Selain itu, ada dugaan jika sosialisasi yang dilakukan tidak tepat sasaran, sehingga berdasarkan temuan Ombudsman bahwa warga Rempang minim yang mendaftar untuk relokasi.

Disamping itu, Johanes juga dengan tegas menentang segala bentuk represifitas yang dilakukan Aparat Kepolisian dalam melakukan pengamanan di Pulau Rempang. Turunnya ribuan Aparat disertai penggunaan gas air mata dalam merespon penolakan masyarakat justru akan menambah konflik menjadi semakin besar. Akibatnya, Johanes mengatakan masyarakat di Pulau Rempang sangat terdampak dengan konflik yang terjadi akibat upaya relokasi masyarakat karena merasa terintimidasi. Ketakutan untuk melakukan pekerjaan sebagai nelayan maupun anak-anak yang takut bersekolah karena adanya Aparat Tentara di perkampungan mereka.

Berdasarkan penelusuran Ombudsman, masyarakat di 10 Kampung Tua yang ada di Pulau Rempang mendukung dilakukannya investasi di Pulau Rempang, namun menolak dilakukan relokasi. Mereka lebih mendukung apabila dilakukan penataan antara Kampung Tua dengan pengembangan investasi.

Selanjutnya, Ombudsman akan meminta klarifikasi kepada BP Batam, Pemerintah Kota Batam, Kementerian Investasi/BKKPM, Tim Percepatan Pengembangan Pulau Rempang serta pihak terkait lainnya. Selanjutnya akan diterbitkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) berupa tindakan korektif untuk dilaksanakan pihak Terlapor. Pemeriksaan yang dilakukan Ombudsman dilakukan guna melihat apakah ada maladministrasi pada Proyek Strategis Nasional di Pulau Rempang.

“Proyek Strategis Nasional perlu memperhatikan mekanisme dan tahapan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Umum. Untuk itu, Ombudsman akan melakukan proses pemeriksaan apakah pembangunan Rempang Eco City sudah dilakukan sesuai dengan tahapan pada aturan tersebut atau tidak”. Ungkapnya.

Ombudsman juga akan mendalami penguasaan fisik bidang tanah masyarakat yang sudah puluhan tahun berada di Pulau Rempang, apakah ada unsur kelalaian Negara yang tidak memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan hak milik di tanah yang sudah turun temurun ditempati.

Seperti diketahui, permasalahan kasus Pulau Rempang yang akan dijadikan kawasan Rempang Eco City terdapat pada Keputusan Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 174 Tahun 2023 Tentang Tim Percepatan Pengembangan Investasi Ramah Lingkungan (Green Investment) di Kawasan Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini mengakibatkan penduduk asli Pulau Rempang akan direlokasi ke Pulau Galang. (***).

KSOP Kijang Beri Penghargaan dan Life Jacket untuk Nelayan

KSOP Kijang Beri Penghargaan dan Life Jacket untuk Nelayan ( Foto bersama KSOP Kelas III Kijang dan Nelayan, poto : GK.com/Nad)
KSOP Kijang Beri Penghargaan dan Life Jacket untuk Nelayan ( Foto bersama KSOP Kelas III Kijang dan Nelayan, poto : GK.com/Nad)

Bintan, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-53, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kijang memberikan apresiasi kepada perusahaan pelayaran yang berkontribusi besar dalam penerimaan PNBP dan juga memberikan life jacket kepada nelayan, Minggu (17/09/2023) sekitar pukul 08.00 Wib.

Yuniarsono, selaku Kepala KSOP Kijang, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi yang berkaitan dengan SPB dan lalu lintas kepelabuhanan.

“Kami berharap KSOP Kijang dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa dan masyarakat, serta mempermudah masyarakat untuk mendapatkan perizinan melalui aplikasi,” ucap Yuniarsono.

Di sisi lain, Purnomo, selaku Kepala Bagian Tata Usaha, menyampaikan bahwa pemberian life jacket kepada nelayan merupakan salah satu bentuk kepedulian KSOP Kijang terhadap keselamatan nelayan dalam menjalankan aktivitas mencari ikan.

“Life jacket ini sangat berguna untuk menunjang keselamatan nelayan di laut. Kami berharap nelayan dapat memanfaatkan life jacket ini dengan baik dan menjaga keselamatan diri mereka,” tutur Purnomo.(NDY)

Editor : Ronny

Atlet BIN Berprestasi Raih Mendali di Jabar Open 2023

Atlet BIN Berprestasi Raih Mendali di Jabar Open 2023
Atlet BIN Berprestasi Raih Mendali di Jabar Open 2023

Bekasi, Jabar, GK.com – Kejuaraan Atletik Nasional Jabar Open 2023 telah usai digelar pada hari ketiga (hari terakhir). Ajang ini menjadi salah satu babak kualifikasi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara 2024. Sejumlah cabang olahraga atletik telah dipertandingkan dan menghasilkan para pemenang.

Salah satu tim yang menorehkan prestasi gemilang adalah tim atletik Persatuan Olah Raga Badan Intelijen Negara (PORBIN). Tim ini menurunkan atlet-atlet andalan yang telah dibina dengan baik, seperti Tyas Murtiningsih, Erna Nuryanti, Jeani Nuraini Agreta, Maya Zonfanka, Desinta Febrianti, Yusman Sandhy Al Furqon, Aditya Putra Pahlepy, Alvin Ananda Prayoga, Halomoan Edwin Binsar Simanjuntak, serta Fathin Al Ghazi.

Tim atletik PORBIN berhasil menyabet total sembilan medali, terdiri dari empat medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Medali-medali tersebut diraih dari berbagai nomor lomba, seperti 100 meter putri, 200 meter putri, 400 meter putra, 800 meter putra, 400 meter gawang putra, dan 4×100 meter putri.

Tyas Murtiningsih menjadi bintang tim dengan meraih dua medali emas dari nomor 100 dan 200 meter putri. Ia juga menjadi bagian dari tim estafet 4×100 meter putri yang juga meraih medali emas bersama Erna Nuryanti, Jeani Nuraini Agreta, dan Maya Zonfanka. Erna Nuryanti juga meraih medali perak dari nomor 200 meter putri dan medali perunggu dari nomor 100 meter putri.

Halomoan Edwin Binsar Simanjuntak juga tampil mengesankan dengan meraih medali emas dari nomor 400 meter putra. Ia berhasil mengalahkan para pesaingnya dengan catatan waktu yang memukau. Yusman Sandhy Al Furqon juga memberikan kontribusi dengan meraih medali perak dari nomor 800 meter putra.

Pada hari terakhir kejuaraan, Fathin Al Ghazi menambah pundi-pundi medali tim atletik PORBIN dengan meraih medali emas dari nomor 400 meter gawang putra. Ia mencatatkan waktu 54.12 detik dan mengungguli para atlet lainnya.

Para atlet PORBIN menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan memberikan semangat kepada mereka. Mereka juga memohon doa restu agar dapat terus berprestasi di dunia atletik dan membawa nama harum negara Republik Indonesia.

“Terima kasih luar biasa kami haturkan kepada Kepala BIN Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si, kemudian kepada Bapak Deputi Dalam Negeri BIN Mayjen TNI Edmil Nurjamil, SE., MM, hingga seluruh pihak yang selalu mendukung kami untuk meraih prestasi hingga tingkat dunia.” Ucap para atlet bersama.

Sementara itu, Dokter Dwi Indah S selaku Ketua Tim Medis Jabar Open 2023, mengatakan bahwa tim medis telah siap melayani kesehatan para atlet yang bertanding sejak hari pertama kejuaraan. Dokter yang bertugas dari Dinkes Kota Bekasi ini menyarankan agar panitia lebih memperhatikan kebutuhan-kebutuhan atlet ketika ada insiden cidera di lapangan. “Sebaiknya sebelum kegiatan dilaksanakan ada teknical meeting terlebih dahulu. Jadi biar tahu panitia apa saja yang dibutuhkan oleh atlet.” Tegasnya.

Dokter Dwi Indah S juga menyarankan agar para atlet didampingi tim medis pribadi yang lebih mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing atlet. (**).

Kolaborasi Media Penting untuk Sukseskan Pemilu 2024

Ketua KPU kota Tanjungpinang, Muhammad Faizal (sumber poto /Nad)
Ketua KPU kota Tanjungpinang, Muhammad Faizal ( Sumber : Poto, Nad/ GK.com )

Tanjungpinang, GK.com – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang mengajak insan media untuk berpartisipasi dalam menyebarkan informasi pemilu 2024.

Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Faizal, S.H., M.M mengatakan, “Pemilu adalah sarana yang sah bagi warga negara untuk memilih atau mengganti pemimpin pemerintahannya secara damai dan bermartabat,” kata Faizal, Sabtu (16/09/2023), sekitar pukul 09.15 Wib.

“Media informasi sangat dibutuhkan oleh individu maupun kelompok masyarakat dalam kehidupannya, oleh karena itu kita berkolaborasi dengan media untuk menyampaikan informasi dalam bentuk publik atau penyiaran dengan akurat,” ujarnya, melalui Via Whatsapp.

“Kami berusaha melakukan penyebarluasan informasi pemilu dengan siaran pers, memberikan info bahan liputan, mempublikasikan info-info melalui media sosial atau web kami,” tambahnya.

Sedangkan Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Yusuf mengatakan hal yang sama menjelang pemilu 2024. Menurutnya, pengawasan pemilu sangat penting untuk mencegah manipulasi suara dan konflik antara pendukung calon. (NDY)

Atlit BIN Ukir Preatasi di Ajang Jabar Open 2023

Atlit BIN Ukir Preatasi di Ajang Jabar Open 2023
Atlit BIN Ukir Preatasi di Ajang Jabar Open 2023 ( Sumber : BIN )

Bekasi, Jabar, GK.com – Minat masyarakat terhadap cabang olahraga atletik di Indonesia semakin meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti event Jabar Open 2023 yang melebihi target. Jabar Open 2023 merupakan salah satu rangkaian event menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara 2024 yang digelar di Stadion Candrabhaga Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat pada Jumat (15/09/2023).

Event Jabar Open 2023 juga menjadi ajang kualifikasi bagi atlet nasional yang ingin berlaga di PON XXI Aceh – Sumatera Utara 2024. Salah satu kontingen yang turut berpartisipasi adalah Tim Atletik Persatuan Olahraga Badan Intelijen Negara (PORBIN) yang menurunkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi di tingkat nasional seperti Desinta Febrianti, Fathin Al Ghazi, Aditya Putra Pahlepy, Alvin Ananda Prayoga, Maya Zonfanka, Desinta Febrianti, dan Fathin Al Ghazi.

Tim Atletik PORBIN berhasil meraih beberapa medali emas di antaranya adalah Halomoan Edwin Binsar Simanjuntak yang menjuarai lari estafet 4×400 meter putra dengan catatan waktu 3 : 15.75 detik. Kemudian, Yusman Sandhy Al Furqon yang meraih perak di lari 800 meter putra dengan waktu 2 : 00.01 detik.

Di kelas putri, Tyas Murtiningsih menjadi juara lari 200 meter putri dengan waktu 25.05 detik, disusul oleh Erna Nuryanti dengan waktu 25.17 detik. Selain itu, Tyas Murtiningsih dan Erna Nuryanti juga berkontribusi dalam meraih emas lari estafet 4×100 meter putri dengan waktu 46.27 detik.

Para atlet PORBIN mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua, pelatih, dan semua pihak yang telah mendukung dan memberikan semangat kepada mereka untuk meraih prestasi di dunia atletik.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Kepala BIN Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si, kemudian Bapak Deputi Dalam Negeri BIN Mayjen TNI Edmil Nurjamil, SE., MM, dan berbagai pihak yang selalu mendukung dan memberikan semangat kepada atlet BIN untuk meraih prestasi hingga tingkat dunia.” Ujar para atlet PORBIN serempak.

Di sela-sela pertandingan, atlet atletik nasional Elieser Wettebosi memberikan apresiasi atas adanya atlet binaan BIN. Ia berharap generasi muda saat ini bisa memecahkan rekor lari 400 meter putra yang ia pegang sejak tahun 1993 dengan waktu 46,37 detik dan belum terpecahkan hingga saat ini.

Ia juga mengapresiasi perhatian BIN terhadap pembinaan prestasi olahraga Indonesia. “Kalau BIN sudah memberikan contoh teladan, kenapa tidak dengan instansi-instansi pemerintah lain untuk memperhatikan.” Tegasnya.(*)

BU SPAM BP Batam Adakan Bimtek

BU SPAM BP Batam Adakan Bimtek
BU SPAM BP Batam Adakan Bimtek ( Sumber : BP Batam )

Batam, GK.com – Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas yang bertugas di waduk-waduk di Kota Batam, Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) Pengelolaan Waduk. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 14 – 15 September 2023, di Aston Batam Hotel.

Menurut Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano, tujuan dari Bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada petugas tentang batas-batas tanggung jawab mereka dalam hal pemeliharaan, penegakan hukum, dan pencegahan kegiatan ilegal di waduk.

“Kita harus antisipasi. Sekarang ini kondisi daerah tangkapan air sudah mulai terancam. Ada penebangan liar, ada pencemaran air, dan lain-lain,” kata Denny Tondano.

Ia menjelaskan, kualitas air yang masuk ke waduk juga sudah mulai menurun di beberapa tempat. Oleh karena itu, BU SPAM BP Batam berusaha untuk mengembalikan fungsi daerah tangkapan air agar tidak membebani proses pengolahan air.

“Kita juga kesulitan untuk menindak pelanggar secara hukum. Makanya kita bekerja sama dengan Polresta Barelang. Kita juga sosialisasi dan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak merusak daerah tangkapan air dan waduk,” ujarnya.

Peserta Bimtek ini terdiri dari pegawai BU SPAM BP Batam, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, dan mitra BU SPAM BP Batam, yaitu PT Air Batam Hulu (PT ABHu).

“Karena Bimtek ini terbatas, pesertanya hanya itu dulu. Kita lakukan selama dua hari. Hari ini materinya dari Polresta Barelang dan besok dari Kementrian Kehutanan,” tambahnya.(*)

Editor : Ronny