Jumat, Juni 21, 2024
spot_img

Muhammad Rudi Optimis Infrastruktur Memantik Pertumbuhan Ekonomi Batam

Batam, GK.com – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan bahwa pembangunan Batam masih menitikberatkan pada penyiapan infrastruktur. Hal ini bertujuan untuk mendukung sektor potensial di daerah, seperti sektor pariwisata yang terhambat karena pandemi.

“Sektor industri di Kota Batam terus meningkat. Saat ini yang menjadi tantangan kita adalah pariwisata,” ucap Muhammad Rudi dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (23/02/2024).

Menurutnya, Batam memiliki potensi besar di sektor pariwisata yang perlu dikembangkan. Sejak 2016, ia telah memberikan perhatian khusus pada pengembangan infrastruktur, terutama jalan utama Kota Batam. Ia yakin bahwa jalan tersebut akan tuntas hingga 2029 mendatang.

“Saya pikir, setelah jalan selesai orang akan merasa nyaman dan banyak ke Batam. Selanjutnya, sektor wisata akan maju,” paparnya.

Salah satu infrastruktur yang sedang dikembangkan adalah Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Bandara ini akan segera memulai proses pembangunan terminal 2 yang akan meningkatkan kapasitas dan fasilitasnya. Hal ini diharapkan dapat mendukung mobilitas ke Batam, baik dari warga lokal, wisatawan lokal, maupun wisatawan mancanegara.

“Sembari PT BIB mengerjakan bandara, tugas kita tingkatkan infrastruktur luarnya menuju kota,” ujarnya.

Ia mencontohkan Jalan Jenderal Sudirman yang sudah mulai rampung. Jalan ini akan menjadi poros utama dan kebanggaan Kota Batam. Jalan ini sangat lebar, yakni masing-masing lima lajur, dan sisi kiri-kanan sepanjang jalan akan ditanami kayu jati emas.

“Bisa kita bayangkan betapa indahnya jalan ini, kita melewatinya tak akan bosan. Kalau sudah begitu, Batam akan semakin menarik dan orang akan berjubel ke Batam. Baik berwisata maupun berinvestasi,” katanya.

Selain bandara, Muhammad Rudi juga mengungkapkan pengembangan KEK Kesehatan di Sekupang, termasuk rumah sakit yang maju. Selain itu, investor dari Dubai, Thumbay Medicity, juga tertarik ingin membangun Universitas Kesehatan bertaraf internasional.

Muhammad Rudi mengatakan, berbagai kebijakan dan lompatan besar tersebut tidak lain untuk menggeliatkan ekonomi Batam.

“Saya berharap ekonomi Kota Batam tahun 2023 yang sebentar lagi akan dirilis oleh BPS bisa mencapai 7 persen,” harapnya.

Ia menyadari bahwa harapan besar ini akan semakin mudah dicapai jika didukung semua pihak, terutama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan masyarakat Batam. Kepada unsur di BP Batam dan Pemko Batam, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh kebijakannya wajib untuk dilaksanakan.

“Tidak lain yang kita bangun demi kota dan masyarakat Batam yang kita cintai ini. Demi generasi Batam atau anak cucu kita ke depan,” imbuhnya.(*)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img