Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Inflasi Kota Tanjungpinang Bulan November 2020 Sebesar 0,53%

Inflasi Kota Tanjungpinang Bulan November 2020 Sebesar 0,53%

69
0

Tanjungpinang, GK.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh anggota TPID secara virtual.

Rapat yang dipimpin oleh Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma S.IP dan dihadiri oleh para Staff Kabid Perekonomian itu, dilaksanakan di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah Kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis (10/12) pukul 15.00 Wib.

Kasubbag Ekonomi Kota Tanjungpinang, Iss Siti Armilah, dikesempatan itu menjelaskan bahwa, “hasil rapat TPID inflasi bulan November sebesar 0,53%, adanya kenaikan inflasi di sektor transportasi, makanan minuman, infomasi komunikasi, serta perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, sedangkan yang deflasi terjadi pada perawatan pribadi dan jasa lainnya seperti perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, serta kesehatan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa, perkembangan inflasi bulan November 2020 wilayah Kepri dan Tanjungpinang didorong oleh peningkatan tarif angkutan udara, harga cabai merah dan bawang merah yang terjadi akibat penurunan pasokan, hal ini juga terjadi seiring masuknya masa tanam dan adanya gangguan produksi di sentra pemasok

“Perkembangan harga bulan Desember 2020 tercatat sekitar 30 komoditas barang atau jasa mengalami kenaikan harga, yaitu bayam, sawi hijau, kangkung, kacang panjang, ketimun, cabai hijau, kol putih/kubis, cabai merah, ikan mata besar, kepiting rajungan, bawang merah, ikan kaci, buncis, cumi-cumi, wortel, cabai rawit, ikan pinang-pinang, tomat, sawi putih, sotong, cabai merah kering, bawang putih, terong, telur ayam ras, kentang, susu bubuk untuk bayi, ikan selar, ikan kakap merah, udang basah dan minyak goreng”. jelasnya.

Adapun 19 komoditas barang/jasa kebutuhan masyarakat yang mengalami penurunan harga yaitu, mie kering instant, ikan tongkol, daging sapi, ikan asin belah, sabun detergen, ikan lele, kacang tanah, ikan asin teri, gula pasir, daging ayam ras, ikan bulat, ikan kembung, brokoli, ikan layang/ikan neggol, ikan ekor kuning, daun bawang, emas perhiasan, ikan tamban dan ikan cari.

Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP di hadapan seluruh anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah mengungkapkan bahwa, kedepannya Pemerintah Kota Tanjungpinang akan melaksanakan MoU dengan Pemerintah Medan, khususnya sektor pangan. (SS).

Editor : Febri