Jumat, Mei 29, 2026
Beranda blog Halaman 937

Kehidupan Diantara Muslihat Dan Maslahat

Suryawan Sita

Hidup ini merupakan sebuah amanah, dimana insan terlahir didunia untuk sebuah arti yakni menjadi makhluk bersahaja berjalan seiring nafas dunia yang sesunggunya, sehingga hakiki hidup itu adalah ketika hak mejadi hal yang luar biasa dan sebaliknya, ketika hal menjadi hak adalah sumber serakah dan malapetaka.

Mengapa kita harus melawan bahasa batin, memaksa raga merongrong kebenaran yang sesungguhnya hanya karena persoalan kepentingan pribadi atau kelompok, merasa berkuasa serta merasa hebat, sehingga secara sadar kita memaksakan sebuah hal yang bukan menjadi hak. Bukankah merupakan nada muslihat yang pastinya akan kembali bersandar pada diri kita sendiri menjadi bumerang yang akan terus menghantui seiring nafas kita didunia yang penuh fatamorgana ini ?

Marilah kita bercermin pada diri kita sendiri, dalam pembaringan kita sejenak merenung, bahwa apa daya dan upayaku ketika nafasku telah direnggut oleh Sang Pencipta, dan apa yang akan kita bawa serta apa yang akan kita pertanggung jawabkan ketika kita telah kembali kepada yang Maha kuasa, tak lain hanyalah selembar kain kafan dengan raga tak berdaya.

Alangkah bahagianya sanubari kita, keluarga kerabat dan para generasi bangsa, ketika kita mengikhlaskan nawaitu yang berjalan penuh senyum sahabat alam nan damai, mengalirlah laksana air, isi celah dan rongga meluap lalu mengalir lagi agar dapat mengukir dan menorehkan prestasi diatas prasasti nan abadi.

Salam Damai dalam jiwa kebersamaan, Abadi dan Amanah.

Tiga Hari Berlangsung, Kegiatan Sosialisasi di Lantamal IV Tanjungpinang Resmi Ditutup

Tanjungpinang, GK.com – Tepat pada Jum’at (24/1), Asisten Personel Danlantamal IV Letkol Laut (KH/W) Dewi Lestari, S.Pd., M. Tr. Hanla., M.M.,CHRMP, resmi menutup kegiatan Sosialisasi dan Uji Coba Analisa Beban Kerja yang dilaksanakan di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang.

Kegiatan tersebut telah dilaksanakan selama tiga hari dari Spersal Mabesal yang dipimpin oleh Paban VI Komkinpers Spersal Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Aswan Candra, M. M., CHRMP.,  dan diikuti oleh beberapa perwakilan dari Mako Lantamal IV, Lanal di jajaran Lantamal IV, Wing Udara 1, Rumkital Dr.Midiato S, Satran Koarmada I, Satkat Koarmada I, Fasharkan Mentigi, Lanudal TPI dan Yonmarhanlan IV.

Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso Nomor 1 Batu Hitam Tanjungpinang, Aspers Danlantamal IV dalam sambutannya yang sekaligus menutup kegiatan tersebut mengucapkan terima kasihnya kepada Tim dari Spersal Mabesal yang telah memberikan materi tentang Sosialisasi dan Uji Coba Analisa Beban Kerja Jajaran TNI Angkatan Laut di wilayah Kepri, serta ucapan terimakasih juga disampaikan kepada para peserta dan panitia pendukung yang telah hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya berharap para peserta dapat mampu menyerap dan memahami semua materi yang telah diberikan oleh Tim dari Spersal Mabesal, sehingga kita dapat mengetahui beban kerja di Satuan Kerja masing-masing”.harapnya.

Seluruh rangkaian kegiataan tersebut ditutup dengan foto bersama oleh seluruh peserta, pendukung dan panitia pelaksana. (Hms/Red).

Editor : Febri

100 Siswa SMAN 2 Tanjungpinang Ikuti Mabit

Tanjungpinang, GK.com – Dalam mengembangkan karakter siswa, SMA Negeri 2 Tanjungpinang menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit), di masjid Mu’Alimin SMA Negeri 2 Tanjungpinang.

Digelar pada Jum’at (24/1) malam, kegiatan tetsebut diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari anggota Rohis SMA Negeri 2 Tanjungpinang dan beberapa perwakilan dari Sekolah tingkat SMA/SMK di Tanjungpinang lainnya.

Dalam kegiatan tahunan SMA Negeri 2 Tanjungpinang itu, diselingi dengan serah terima jabatan pengurus Rohis yang lama kepada pengurus Rohis yang baru, yaitu dari Pradiansah kepada Muhammad Aqil Jawwat.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2018/11/16/pengurus-rohis-masa-bhakti-2018-2019-sman-2-tanjungpinang-di-kukuhkan/

 

Kepala SMAN 2 Tanjungpinang, Drs. Karyadi berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat membangun mental dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu memberikan contoh teladan bagi teman-teman yang lain baik di Sekolah maupun lingkungan luar Sekolah.

“Terlaksananya kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan karakter Siswa, karena dalam agama menyangkut semua aspek kehidupan bermasyarakat,” katanya.

“Semoga sebagian dari Siswa yang mengikuti kegiatan ini, bisa menyampaikan kepada kawan-kawannya yang lain tentang pelaksanaan kegiatan kali ini”. pungkas Karyadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Peserta Didik SMA Adimaja, S.T, M.M, Pengawas PAI Kemenag Kota Tanjungpinang Sumari, S.Ag serta tamu undangan lainnya. (Mis).

Editor : Febri

Ratusan Personil Kepolisian di Turunkan Untuk Mengamankan Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2020

Karimun, GK.com – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Karimun menurunkan ratusan personil untuk mengamankan malam perayaan Tahun Baru Imlek 2020 di wilayah Kabupaten Karimun. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, S.H., S.I.K., M.H pada saat menggelar apel di Halaman Polres Karimun, Jum’at (24/01) sekitar pukul 15.00 Wib.

Dalam sambutannya, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto menjelaskan, terdapat 12 kegiatan dan 20 titik sasaran dalam pengamanan di Klenteng dan Vihara.

“Saya ingatkan kepada rekan-rekan untuk melaksanakan tanggungjawabnya dengan sebaik mungkin, karena ini juga merupakan kegiatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas),” tegas Yos Guntur.

“Tentunya dalam hal Kamtibmas ini, kita juga harus mempunyai inisiatif sendiri tanpa perlu diberi komando,” ujar Yos Guntur.

Pada kesempatan itu, Yos Guntur juga mengingatkan kepada para personilnya yang akan bertugas, agar jika ada yang sakit harap segera melapor kepada pimpinannya masing-masing untuk dapat nantinya diganti dengan tenaga yang lainnya.

“Mari kita jaga perhelatan perayaan hari besar agama saudara kita, yaitu umat Tionghoa, seperti kita melayani Negara dan saudara-saudara umat beragama lainnya”. tutup Yos Guntur. (KR).

Editor : Milla

Jelang Pilkada, Isdianto Bantah Isu Lobi-Lobi

Tanjungpinang, GK.com – Jelang Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Riau pada September mendatang, membuat banyak isu-isu miring yang beredar. Hal ini juga dialami oleh Plt Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto yang merupakan salah satu kandidat yang akan maju dalam pencalonan Kepala Daerah Kepulauan Riau periode 2021-2024.

Bahkan isu tersebut semakin kuat terdengar gendangnya, dikarekan Isdianto terlihat kerap mendekatkan diri kepada para OPD, salah satunya pada momen bersepeda bersama yang dilaksanakan oleh Provinsi Kepri beberapa waktu yang lalu. Tak heran isu lobi-lobi jabatan juga semakin hangat dibicarakan di kedai kopi.

Kepada Media ini, Isdianto membantah akan pemberitaan miring tersebut. Bak seolah melarikan diri dari pertanyaan yang di lontarkan oleh awak Media ini, Isdianto  malah fokus menjelaskan terkait persiapan dirinya untuk maju pada Pilkada mendatang.

“Saat  ini saya sudah memasukkan berkas ke PDIP, tinggal menunggu rekom saja, karena nantinya pasti akan dinilai juga oleh PDIP dengan melihat melalui hasil dari survei dan lain sebagainya,” ungkap Isdianto di Gedung Daerah Tanjungpinang,  Kamis (23/1) sekitar pukul 13.20 Wib.

“Kalau saya ini kan dengan semua orang dekat, nggak ada yang saya jauhi, untuk pembahasan dengan Nasdem tidak ada,  masih belum lah”. pungkas Isdianto. (Mis).

Editor : Milla

Bersama Komisi X DPR RI, Atmadinata Usulkan Dirjen Tersendiri Untuk Pendidikan Nonformal

Tanjungpinang, GK.com – Banyak yang menganggap bahwa pendidikan Informal dan Nonformal kerap berbeda. Namun, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Atmadinata, M.Pd, dua bentuk pendidikan tersebut memiliki banyak persamaan, seperti halnya dalam segi pelayanan, pembangunan dan perlakuan, yang mana semua itu harus mendapat perlakukan yang sama oleh Pemerintah.

Dikatakan Atma, selain pendidikan Informal seperti SD, SMP dan SMA, di Kota Tanjungpinang juga terdapat banyak tempat-tempat yang menyediakan pendidikan Nonformal, pelatihan dan kursus, diantaranya adalah 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), 5 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 7 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

Atas dasar itu, Atma menginginkan pendidikan Nonformal ini memiliki kelembagaan eselon I Direktorat Jendral tersendiri, karena pendidikan Nonformal dan Informal adalah sama, contohnya Paket A sama saja dengan SD, Paket B sama dengan SMP, begitu juga Paket C yang sama dengan SMA.

“Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal pendidikan Nonformal hanya mencantolkan kepada Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dikdasmen) yang seolah-olah seadanya saja,” kata Atma saat menyampaikan usulannya kepada Komisi X DPR RI, di Gedung Daerah, Jalan SM Amin Tanjungpinang, Kamis (23/1) sekitar pukul 11.00 Wib.

“Ini perlakuan yang tidak semestinya, padahal pendidikan Nonformal dan Informal adalah sama, sehingga layaknya diperlakukan seperti dulu, dimana pendidikan Nonformal memiliki eselon 1 Dirjen tersendiri,” lanjutnya.
Atma berasumsi, jika layanan ini dicantol-cantolkan, untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukkan kepada lembaga Nonformal bisa jadi lebih sedikit, atau bahkan tidak ada.

Hal yang sama juga di ucapkan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Efendi, S.T, M.Si, yang menyampaikan pendapat tidak setujunya terhadap Perpres Nomor 82 tentang Kemendikbud, dan meminta Pemerintah untuk merevisi Peraturan tersebut.

“Kami dari Komisi X juga kurang setuju dan meminta Perpres Nomor 82 untuk di revisi, tetapi untuk mendapat revisi ini, kita juga perlu data, bukan hanya dari lembaga-lembaga saja, tapi juga dari Pemerintah Daerah”. ungkap Dede.

Menurut Ketua Komisi X DPR RI itu, langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang begitu cepat tidak dapat diikuti oleh birokasi, padahal birokasi dalam hal ini sangat penting, karena yang melaksanakan adalah mulai dari Dinas Pendidikan hingga kebawah. (Mis).

Editor : Febri