Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 931

PLN UP3 Tanjungpinang Pastikan Seluruh Personil Untuk Utamakan K3

Tanjungpinang, GK.com – Dipimpin oleh PLH Manager Andi Arief, selaku Manager Transaksi Energi di PT. PLN (Persero) UP3 Tanjungpinang, didampingi dan oleh Manager bagian Pembangkit Ari Widjajadi dan Manager bagian Perencanaan Silvia Iriani beserta seluruh staf teknik dan K3L di lingkungan kerja PLN UP3 Tanjungpinang, PLN melakukan gelar pasukan cek kesiapan personil dan peralatan kerja dalam rangka memeriksa kelengkapan alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Bertempat di Halaman Kantor UP3 Tanjungpinang,PLH Manager PLN UP3 Tanjungpinang, Andi Arief mengatakan bahwa pentingnya melakukan pengecekan terhadap semua kesiapan personil dan peralatan kerja agar pasokan listrik tetap handal dan pelayanan listrik ke pelanggan bisa maksimal serta tidak lupa menjaga keselamatan kerja.

“Dalam menjaga kehandalan listrik, kita harus siap menghadapi segala kendala yang ada dan yang paling penting adalah memperhatikan K3 di dalam pekerjaan, karena tidak ada yang lebih penting dari nyawa manusia”. terang Andi Arief, Rabu (5/2).

Dengan dilakukannya gelar pasukan pelayanan teknik ini, diharapkan PLN bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh Stakeholder dan tidak lupa pula untuk selalu menjaga K3 didalam pekerjaan, sebab sebaik apapun kinerja, tidak akan ada artinya jika mengabaikan keselamatan kerja. (Red/Hms).

Editor : Febri 

Penyuluh Agama Islam Daerah Terpencil Berikan Pembinaan Keagamaan Untuk Anak-Anak KAT

Lingga, GK.com – Pemerintah Kabupaten  Lingga, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menempatkan para penyuluh Agama Islam ke beberapa wilayah pesisir Pulau Lingga, khususnya bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT). Penempatan para penyuluh yang sudah berjalan sejak Tahun 2007 itu, dilakukan guna memberikan pembinaan keagamaan untuk anak-anak KAT.

“Nama kegiatan ini adalah Penyuluh Agama Islam Daerah Terpencil,” ucap Kasubbag Sosial Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Sosial, Hazni Hamka kepada Media ini, Selasa (4/2).

DijelaskanHazni Hamka, untuk Tahun 2020 ini, ada 9 wilayah pembinaan, diantaranya Desa Pekajang, Pulau Lipan Desa Penuba, Teluk Ibul Desa Cempa, Linau Batu Desa Tanjung Kelit, Selat Kongki Desa Penaah, Sungai Nona Desa Limbung, Desa Posek, serta Dusun Tembok Desa Mentudan dan Pulau Akat Desa Laboh.

“Kedepannya semoga di wilayah-wilayah lain juga dapat kita tempatkan para penyuluh, sebagai bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Lingga dalam rangka pembinaan aqidah dan iman bagi warga KAT,” kata Hazni.

Ia berharap, dengan adanya tenaga penyuluh Agama Islam tersebut, Desa-Desa yang masuk dalam pembinaan wilayah KAT dapat mendukung sarana prasarana, serta tempat pembinaan. Pasalnya untuk insentif penyuluh sudah dianggarkan di Bagian Kesra. (Man).

Editor : Febri

Basarnas Tanjungpinang Akan Buat Pos Penjagaan di Trikora

Tanjungpinang,  GK.com – Beragam musibah, bencana dan kejadian naas kerap kali terjadi di Pantai Trikora, Bintan. Meski banyak korban berjatuhan dengan penyebab yang sama, yakni terbawa arus ombak yang kuat dan tenggelam saat berenang, bahkan terkadang hingga hilang dan ditemukan tanpa nyawa, tidak menjadi penghalang bagi para pengunjung untuk tetap memilih Pantai Trikora sebagai objek pilihan dalam menghabisi masa liburan, maupun sekedar menikmati keindahan alamnya.

Baru-baru ini, kejadian pilu yang dialami oleh 4 orang Pelajar SMPN 7 Tanjungpinang, yang mana 3 orang diantaranya telah meregang nyawa di Pantai yang menjadi pilihan mereka sejak jauh-jauh hari untuk berlibur.

Adapun 4 orang tersebut diantaranya Delon Nofriandito (15) yang merupakan satu-satunya pelajar yang selamat, Ronaldo Robinson Sialaband (15) yang ditemukan tanpa nyawa pada hari Minggu (2/2) sekitar pukul 13.30 Wib, kemudian disusul dengan ditemukannya Haikal Farhan pada hari Selasa (4/2) pukul 01.15Wib dan M. Sofyan pada pukul 05.05 Wib berjarak kurang lebih 1 Km dari lokasi kejadian.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/02/04/penuh-duka-kepsek-smpn-7-mengenang-3-muridnya-yang-tewas-di-trikora/

https://gerbangkepri.com/2020/02/03/korban-pantai-trikora-terus-berjatuhan/

 

Alhamdulillahtim yang kemaren menunggu sampai larut malam di beberapa titik telah berhasil menemukan Haikal Farhanpada pukul 01.15 Wib dan M Sofyan pukul 05.05 Wib,” ujar Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu’min saat ditemui Media ini di Kantor Basarnas Tanjungpinang,  Selasa (4/2) sekitar pukul 13.00 Wib.

Belajar dari kejadian tenggelamnya pengunjung Pantai Trikora yang terjadi hampir setiap tahunnya dan sebagai antisipasi  kedepannya, Mu’min menyampaikan bahwaakan bentuk Satgas Penjaga Pantai dan membuat Pos Jaga Pantai, khususnya pada hari-hari libur, dimana pengunjung Pantai dalam keadaan ramai.

“Kemaren kami sudah berkoordinasi dengan stakeholder Bintan dan Wakil Bupati Bintan untuk kedepannya akan dibuat Pos Penjaga Pantai, agar dapat memantau keadaan, khususnya dihari tertentu yang banyak pengunjung,hal ini tentunya perlu koordinasi lagi dengan pihak terkait lainnya terlebih dahulu”. pungkas  Mu’min.  (Mis).

Editor : Febri

Penuh Duka, Kepsek SMPN 7 Mengenang 3 Muridnya Yang Tewas di Trikora

Tanjungpinang, GK.com – Keluarga besar SMPN 7 Tanjungpinang tengah berduka. Pasalnya, mereka baru saja menerima kabar bahwa 3 orang Siswanya kini telah meninggal dunia karena tenggelam akibat terseret arus ombak saat berenang di Pantai Trikora pada hari Minggu (2/2) lalu.

Kepala SMPN 7 Tanjungpinang, Misnaneli kepada Media ini menyampaikan bahwa, dirinya telah memanggil dan meminta keterangan dari seorang Siswa yang berada di tempat yang sama dan selamat dalam insiden naas tersebut.

“Mereka ini sudah cukup lama merencanakan untuk pergi berlibur ke Pantai Trikora, tetapi ada kendala menentukan hari untuk pergi, sehingga pada hari minggu baru dapat untuk pergi berkunjung,” kata Misnaneli, Selasa (04/2) sekitar pukul 13.30 Wib di Ruang Kerjanya.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2020/02/03/korban-pantai-trikora-terus-berjatuhan/

 

Dari hasil keterangan yang di peroleh, terdapat 13 orang yang turut ikut berkunjung ke Pantai Trikora saat itu, diantaranya 11 anak yang berasal dari SMPN 7 Tanjungpinang, 1 siswa dari SMPIT Al Madinah dan 1 siswa dari SMA Negeri 3 Tanjungpinang.

“Para siswa ini berangkat dengan menggunakan sepeda motor sebanyak 6 unit dan tiba sekitar pukul 12.30 Wib,” ungkap Misnaneli.

Disampaikan Misnaneli, gelombang pada saat itu sudah mulai kuat, beberapa orang memutuskan untuk segera naik ke darat, tetapi tidak untuk Delon, Ronaldo Robinson Silaban, Haykal dan Sofyan yang masih tetap berenang di laut.

“Posisi mereka ini sudah berada di tengah dan tiba-tiba gelombang kuat datang, karena badan Delon yang besar, dia yang memegang kawannya itu, dengan posisi di tangan kirinya Sofyan dan di tangan kanannya Haykal, sedangkan Robinson berada di belakangnya,” lanjutnya menjelaskan.

Nasib berkata lain, akibat kuatnya ombak pada saat itu, Delon tidak bisa untuk mempertahankan kawannya, sehingga mereka terpisah digulung ombak.

Pada pukul 15.30 Wib, Delon ditemukan dalam keadaan selamat, kemudian dilanjutkan dengan penemuan jenazah Ronaldo Robinson Silaban pada pukul 17.30 Wib.

“Untuk anak kita Sofyan dan Haykal, waktu itu belum ditemukan, jadi saya beserta Guru lainnya, selama pencarian hanya bisa membaca Yasin dan berdoa agar mereka segera ditemukan,” kata Misnaneli.

Tepat pukul 01.15 Wib dini hari, ditemukan jenazah Haykal Fatrah, kemudian pada subuh pukul 05.05 Wib disusul dengan penemuan jenazah M. Sofyan.

“Akhirnya penemuan jenazah mereka berdua berhasil ditemukan, saya sedikit tenang dan langsung menuju ke RSUP dan memberi saran kepada kedua keluarga agar segera dikebumikan, karena mengingat sudah cukup lama mereka meninggal, maka pukul 10.00 Wib tadi dikebumikan,” jelas Misnaneli.

Dikatakan Misnaneli, ketiga korban tersebut merupakan siswa yang baik, dan masing-masing korban memiliki bakat dan kepintaran masing-masing.

“Dengan tingkah laku mereka disekolah yang baik, Haikal salah satu pemain Marawis dan Sofyan dari kelas 7 sangat pintar, sementara Ronaldo Robinson anak yang tegas dalam menenangkan kelas yang bising di Sekolah”. tutup Misnaneli. (MA).

Editor : Febri

Marlia : 60% Orang Tua Berpengaruh Terhadap Tumbuh Kembang, Pola Asuh, Dan Karakter Anak

Tanjungpinang, GK.com – Pembinaan dari Orang Tua sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, yang mana hal itu mencakup berbagai macam aspek, termasuk didalamnya perubahan dan tingkah laku setiap anak yang berasal dari didikan Orang Tua.

Komisioner Pengasuhan dan Agama pada Komisi Pengawasan dan Perindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau, Dra. Marlia Saridewi, MM, kepada Media ini menyampaikan bahwa, untuk pola asuh anak dan karakter, Orang Tua memegang hingga 60%, sedangkan 20% pada lingkungan pendidikan dan  20% lagi merupakan pengaruh dari lingkungan.

“Dari 100% hal tersebut yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan anak adalah Orang Tua, sehingga apapun yang terjadi atau dialami anak diluar sana, adalah korban kita selaku Orang Tua,” kata Marlia, Selasa (4/2) sekitar pukul 12.00 Wib.

Oleh sebab itu, Marlia mengatakan bahwa, dalam menghindari hal-hal buruk yang akan dilakukan oleh anak-anak, tentunya dimulai dari keluarganya sendiri. Karena menurutnya, dilingkungan kelurga sudah terpenuhi hak-hak anak, maka anak tersebut akan mendapatkan dampak positif kedepannya.

“Dibutuhkan hubungan antara Ayah, Ibu, dan Anak, serta anggota keluarga yang baik agar anak dapat berkomunikasi dengan Orang Tua secara terbuka,” tutur Marlia, di Kantor KPPAD Kepri, yang terletak di Jalan Sumatera.

“Orang Tua sebaiknya lebih sering untuk mempertanyakan masalah yang sedang dihadapi oleh anak, jangan langsung melakukan tindakan dengan memarahi anak tanpa tau lebih objektif terkait permasalahan yang sedang dihadapinya,” ujar Marlia.

Dikatakan Marlia, anak-anak di zaman sekarang termasuk anak yang cerdas, karena tidak gampang untuk dibohongi tanpa ada alasan yang cukup jelas, hal ini tentunya dipengaruhi dengan zaman Ilmu Teknologi yang cukup terbuka, sehingga wawasan yang dimiliki juga lebih luas.

“Jangan sampai anak menjadi korban salah asuh oleh para Orang Tua, dengan hal yang tidak seharusnya di didik kepada anak tersebut,” ucap Marlia.

“Wujudkan hubungan keluarga dengan penuh kasih sayang dan perlindungan terhadap anak, hindari kekerasan terhadap anak, karena hal itu tentunya sangat berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak”. tutup Marlia. (MA).

Editor : Febri

Tingkatkan Sinergitas Bersama Media, Tim Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri Gelar Coffee Morning

Karimun, GK.com – Dalam rangka menciptakan sinergitas positif bersama para media, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri),menggelar pertemuan dan Coffee Morning bersama para Awak Media se- Kabupaten Karimun.

Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Kanwil DJBC Khusus Kepri itu, bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan tali silaturahmi bersama para Awak Media,  yang merupakan pintu utama dalam menyampaikan kinerja DJBC Khusus Kepri.

Kepala Bidang (Kabid) Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Khusus Kepri, Abdul Rasyid mengatakan bahwa, Media merupakan corong bagi DJBC Khusus Kepri dalam menyampaikan program-programnya yang dapat dikatakan baruuntuk penugasan di wilayah Kepri.

“Dengan pemberitaan yang disampaikan melalui Media, nantinya para investor dapat melihat potensi perkembangan investasi perindustrian dan peningkatan ekspor bisa melalui Wilayah Kepri,”ucap Rasyid saat ditemui Media ini usai kegiatan, Selasa (4/2) pukul 11.00 Wib.

 

Baca : 
https://gerbangkepri.com/2020/01/30/membangun-kepri-isdianto-gelar-coffee-morning-bersama-jurnalismembangun-kepri-isdianto-gelar-coffee-morning-bersama-juranalis/

 

Dikatakan Rasyid, Bea dan Cukai tidak hanya dikaitkan dengan kasus penangkapan penyelundupan barang-barang ilegal, namun terdapat hal lain yang bisa Bea dan Cukai lakukan untuk dikembangkan, salah satunya perkembangan investasi dibidang perindustrian.

“Kita harapkan di Tahun 2020 ini,  sinergitas antara para Media dan DJBC Khusus Kepri dapat ditingkatkan lagi dari segi kualitas pemberitaan dalam menyajikan informasi program dan terobosan-terobosan kami kepada masyarakat,” harap Rasyid.

Diakhir acara, diadakan makan bersama dan karaoke oleh Tim Humas DJBC Khusus Kepri yang dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Khusus Kepri Awaluddin, Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Kanwil DJBC Khusus Kepri Refli F Silalahi, Humas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun. (KR).

Editor : Febri