Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 932

UNBK 2020, SMPN 6 Tanjungpinang Laksanakan Secara Mandiri

Tanjungpinang, Gk.com – Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan pada bulan April mendatang, setiap Sekolah sibuk dengan berbagai persiapan untuk menghadapinya, mulai dari pemantapan pembelajaran hingga melengkapi fasilitas yang akan digunakan.

Demikian pula yang dilakukan oleh SMPN 6 Tanjungpinang, dimana Sekolah ini merupakan Sekolah ke- 2 yang akan melakukan UNBK secara mandiri.

Kepala SMPN 6 Tanjungpinang, Irmalinda menyampaikan bahwa, saat ini ada penambahan fasilitas dari Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang untuk Sekolahnya, guna memperlancar pelaksanaan UNBK.

“Sebelumnya, Komputer yang kita miliki hanya 40 unit, namun sekarang mendapat tambahan dari Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinanh pada bulan Desember lalu sebanyak 15 unit, ditambah dengan adanya laptop sebanyak 5 unit, sehingga totalnya saat ini mencapai 60 unit,” tutur Bunda, sapaan akrab Kepala SMPN 6 Tanjungpinang, Irmalinda saat ditemui Media ini di Ruang Kerjanya, Senin (3/2) pukul 08.30 Wib.

 

Baca :  https://gerbangkepri.com/2020/01/20/atmadinata-pastikan-smp-se-tanjungpinang-100-ikuti-unbk/

 

Dikatakan Irmalinda, jumlah murid di SMPN 6 Tanjungpinang saat ini sebanyak 180 siswa, dengan jumlah unit komputer yang ada, tentunya sudah terpenuhi untuk melakukan UNBK secara mandiri, jadi tidak lagi hijrah Ke SMAN 4 Tanjungpinang seperti pada tahun sebelumnya.

“Untuk ujian nanti kita akan membagi tiga sesi waktu, dari pagi hingga sore, sedangkan waktunya akan dimulai sekitar pukul 8.30 Wib,” ujar bunda.

Selain itu, lanjut Irmalinda menyampaikan, tidak hanya fasilitas yang sudah terpenuhi dalam persiapan ujian mendatang, akan tetapi juga pemantapan pembelajaran yang sudah diberikan sejak bulan November hingga Maret mendatang.

Meskipun upaya persiapan ini sudah terlaksana, namun masih ada sarana dan prasarana yang belum memadai sebagai tempat pembelajaran, seperti adanya bangunan kelas yang sudah semakin tua, sehingga membuat para siswa tidak terlalu nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran, ujarnya Irmalinda saat ditanyai terkait kendala dalam memaksimalkan proses belajar dan mengajar.

Sementara itu, untuk keberhasilan pencapaian program di Tahun 2019, lanjut Irmalinda menjelaskan, saat ini sudah mencapai 70% dan sudah terlihat adanya perubahan yang lebih baik, seperti tingkat kedisiplinan para murid dan turunnya kenakalan-kenakalan yang sebelumnya sangat berpengaruh besar.

“Harapan bunda kedepannya agar siswa SMPN 6 Tanjungpinang bisa lulus dengan nilai yang memuaskan, serta semakin meningkatnya mutu pendidikan dan prestasi anak di Tahun 2020 ini”. harap bunda. (MA)

Editor : Febri

Tarik Wisatawan, Syahrul Resmikan Raja Oleh-Oleh Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com– Kurang pas rasanya, apabila di suatu Daerah tidak dilengkapi dengan ciri khas yang menjadi pembeda dengan Daerah lain. Maka dari itu, kini di Kota Tanjungpinang telah hadir salah satu tempat usaha dan penjualan Oleh-oleh khas Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau (Raja Oleh-Oleh) di Ruko Geisya Jl. Hanjoyo Putro No.30 Tanjungpinang. Mengapresiasi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, hadir untuk meresmikan pada Minggu (2/2) Pagi.

Dikesempatan itu, Syahrul berharap agar dapat meningkatkan kreatifitas  masyarakat, terutama pafa pelaku usaha, pengrajin, maupun para pelaku bisnis pangan yang ada di Kota Tanjungpinang, serta dapat memanfaatkan pusat Oleh-oleh ini untuk menghasilkan suatu produk dengan ciri khas tersendiri yang tidak ditemukan di Daerah lain, khususnya untuk menarik perhatian masyarakat, terutama para Wisatawan yang datang ke Kota Tanjungpinang.

 

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd

 

“Saya sangat berterimakasih kepada pelaku usaha, yang mana dengan dibukanya Gerai Raja Oleh-oleh ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru di Kota Tanjungpinang dan memunculkan salah satu kekayaan yang dimiliki di Kota Tanjungpinang dan Kepulauan Riau pada umumnya,”ujar Syahrul.

Diakhir sambutannya, Syahrul mengucapkan selamat atas beroperasi salah satu penjualan Oleh-oleh di Kota Tanjungpinang.

“Selamat atas dibukanya Raja Oleh-oleh, semoga usaha ini berjalan dan berkembang sesuai yang kita harapkan bersama”. tutupnya.

 

Pengguntingan pita oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd sebagai tanda peresmian Raja Oleh-Oleh

 

Peresmian pusat Raja Oleh-oleh Kota Tanjungpinang itu ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pddan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pemerintah Provinsi Kepri, Drs. Agusnawarman, M.Si.

Turut hadir anggota DPRD Provinsi KepriBobby Jayanto, S.IP, anggota DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, S,IP,MM, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang DR. H. Ahmad Yani, MM, M.Kes, Camat Tanjungpinang Timur Fery Andana, S.STP, M.Si, serta undangan yang hadir. (Red/Hms).

 

Stok Blangko KTP Melimpah, Irianto Pastikan Pengurusan Hanya 1 Jam

Tanjungpinang, GK.com– Berbagai keluhan dalam sulitnya proses pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kian terdengar oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Irianto.

Menanggapi hal tersebut, kepada Media ini, Irianto menyampaikan bahwa selama syarat dan ketentuannya lengkap, maka proses kepengurusan hanya membutuhkan waktu 1 jam saja, karena saat ini Disdukcapil Tanjungpinang telah memiliki sebanyak 4.000 lembar blangko KTP.

“Diakhir Tahun 2019Disdukcapil Tanjungpinang sempat kekurangan blangko KTP, sehingga pengurusan KTP difokuskan untuk pemula saja, namun saat ini sudah ada penambahan dari pusat, sehingga pelayanan juga dapat dilakukan untukpengurusan KTP yang hilang, rusak,  perubahan status,  pindah alamat atau hal lainnya,” terang Irianto.

Dikatakan Irianto, sebelumnya Disdukcapilhanya mendapat 500 blangko perbulan, dan hanya diberikan untuk pemula,  orang sakit dan yang akan ke luar Negeri, sehingga memakan waktu yang cukup lama, namun setelah menerima sebanyak 4.000 blangko, Irianto memastikan bahwa pelayanan akan lebih cepat.

“Perlu diketahui,sekarang  pelayanan Disdukcapil ini hanya 1 jam, bukan 1 hari lagi,”ujarnya di Kantor DisdukcapilTanjungpinang, Senin (3/2) sekitar  pukul 09.30 Wib.

Irianto juga menjelaskan, Disdukcapil akan bekerjasama dengan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Daerah (DPPKD) untuk berkordinasi ke pusat, guna pengadaan blangko KTP sebanyak 17.000, sesuai arahan dari Wali Kota Tanjungpinang dan Sekertaris Daerah.

“Dalam rangka persiapan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada), Pak Wali Kota danPakSekda memerintahkan saya untuk berkordinasi dengan DPPKD guna persiapan menghibahkan danauntuk mencetak blangko KTP sebanyak 17.000,” terang Irianto.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2019/09/19/lebih-lengkap-dari-ktp-anak-tanjungpinang-sebaiknya-memiliki-kia/

 

Untuk melancarkan proses pengurusan KTP dalam persiapan Pilkada, Irianto jugs menyampaikan bahwa akan menggunakan sistem jemput bola, seperti ke Sekolah ataupun ke Rumah Tahanan (Rutan).

“Nanti kita akan adakan Jemput Bola, dan saya sudah berkordinasi  dengan Kabid untuk atur rencanakeSekolah-Sekolah dan Rumah Tahanan yang akan kita kunjungi, dalam mensukseskan Pilkada”.  pungkas Irianto. (Mis).

Editor : Febri 

Demi Menunjang Perekonomian Masyarakat, Desa Pasir Panjang Dan Dusun Tukul Akan Dibangun Jalan Penghubung

Lingga, GK.com – Akhirnya, setelah menanti cukup lama, kini terdengar kabar bahwa, akan dibangunnya jalan penghubung antar dua Desa dan pusat Perkantoran di Kecamatan Bakung Serumpun, tepatnya Desa Pasir Panjang dan Dusun Tukul.

Kabar gembira tersebut terungkap dalam  kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bakung Serumpun, di Ruang Laboratorium SMPN 2 Senayang,Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Senin (3/2).

 

Baca : 
https://gerbangkepri.com/2020/02/03/kecamatan-bakung-serumpun-sukses-gelar-musrenbang-demi-wujudkan-visi-misi-pemerintah/

 

Kepala Dinas PUPRKP Lingga, melaui Kabid Sumber Daya Air, Ardi, ST, dikesempatan tersebut mengatakan bahwa pembangun jalan dari Desa Tukul ke Pasir Panjang pada tahun ini bakal di kerjakan dengan anggaran 9 Milyar melalui DAK Kabupaten Lingga.

“Pembangunan jalanini adalah untuk mendukung percepatan pembangunan pusat Pemerintahan Kecamatan Bakung Serumpun dan juga kedepannya akan dibangun Gedung perkantoran Kecamatan  Bakung Serumpun,” ujar Ardi.

“Semoga dengan di pembangunan akses jalan ini,kedepannya bisa membantu masyarakat Desa Pasir Panjang dan Dusun Tukul untuk transportasi darat, serta bisa juga membantu perekonomian masyarakat umum, baik untuk Desa Pasir Panjang maupun Dusun Tukul,” lanjutnya.

“Insya Allah pada tahun ini, akses jalan tersebut segera akan kita realisasikan”. pungkas Ardi. (man)

Editor : Febri

Kecamatan Bakung Serumpun Sukses Gelar Musrenbang Demi Wujudkan Visi Misi Pemerintah

Lingga, GK.com – Mengambil tema “Peneguhan Hasil Pembangunan Kabupaten Lingga Sebagai Pusat Sumber Data Kelautan Yang Maju, Sejahtera, Agamis dan Berbudaya”, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bakung Serumpun digelar.

Acara yang di resmikan oleh Staf Ahli bidang Pertanian dan Perikanan, Abu Hasim MM, yang mewakili Bupati Lingga itu sukses digelar di Laboratorium SMPN 2 Senayang, Desa Rejai Kecamatan Bakung Serumpun, Senin (3/2)  sekitar pukul 09.30 Wib.

Camat Bakung Serumpun Abdul Kadir menyampaikan, penyelenggaraan Musrenbang tersebut dilaksanakan sebagai perwujudan dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Saya berharap kepada Pemkab Lingga, demi kelancaran pembangunan yang ada di Kecamatan Bakung Serumpun ini dalam membuka akses jalan di pusat Kecamatan Bakung Serumpun yang berlokasi di Pulau Bakung dapat di akomodir, sehingga proses birokrasi bisa berjalan dengan baik,” ucap Abdul kadir.

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2019/02/16/kecamatan-bakung-serumpun-gelar-musrenbang-perdana/

 

Semenara itu, diwaktu yang bersamaan, Bapeda Pemkab Lingga menyampaikan visi misi Pemerintahan Awe-Nizar mengenai sektor unggulan, diantaranya sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan peternakan, setiap usulan harus sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

“Setiap Desa harus lebih jeli dalam mengusulkan program prioritas sesuai dengan visi misi Pemerintah Daerah saat ini, dan tentunya tidak melupakan program yang lainnya”. tutupnya.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Ketua LAM Lingga, OPD Lingga, Kepala Desa se- Kecamatan Bakung Serumpun, BPDse-Kecamatan Bakung Serumpun, Tomas, Kapolpos Rejai, Pos AL Rejai, serta tamu undangan lainnya. (man)

Editor : Febri

Korban Pantai Trikora Terus Berjatuhan

Bintan – Pantai Trikora, Kabupaten Bintan kembali menelan korban, musibah yang kerap terjadi di salah satu tempat wisata alam tersebut, kini menimpa 4 Pelajar Tanjungpinang.

Dari keempat Pelajar tersebut, telah ditemukan dalam keadaan selamat, 1 orang laki-laki bernama Delon Nofriandito (15), dan 1 orang laki-laki yang sudah tidak bernyawa atas nama Ronaldo Robinson Sialaband (15).

 

Baca :
https://gerbangkepri.com/2019/12/25/korban-hilang-di-pantai-zore-ditemukan-meninggal-dunia/

 

Sementara itu, Tim Rescue Kansar Tanjungpinang bersama Tim SAR Gabungan pada Senin (3/2) sejak pukul 07.00 Wib, masih mencari 2 orang lainnya dengan menggunakanmetode penyisiran di luas wilayah +- 5NM.

Adapun pencarian 2 orang yang bernama M. Sofyan Ramadhan (15) dan Haikal Fatra (15) yang hilang tersebut, menggunakan alat Truck Personil, Rescue D-max,  1 set mopel, 1 set alat selam dan Palkom. (Red)

Editor : Febri