Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 915

Kapolsek Tanjungpinang Timur Dan Tanjungpinang Barat Tukar Posisi

Tanjungpinang, GK.com – Meski sempat tertunda akibat hujan deras, Polres Tanjungpinang sukses menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Halaman Mapolres Tanjungpinang, Kamis (5/3) sekitar pukul 14.00 Wib.

Dalam Upacara tersebut, terdapat 1 Pejabat utama dan 3 Kapolsek yang melakukan Sertijab, diantaranya adalah AKP Rio Reza Parindra yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Mutjab Bagbinkar Ro SDM Polda Kepri, kini menjadi Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang menggantikan AKP Efendri Alie yang saat ini menjadi Kapolsek Bukit Bestari.

Sementara itu, Kompol Marna, S.E, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bukit Bestari, kini pindah tugas sebagai Kasi Tatib Subditgakkum Ditlantas Polda Kepri.

 

Baca Juga :

Andap Budhi Revianto Pimpin Sertijab di Lingkungan Polda Kepri

 

Selanjutnya, Sertijab juga dilakukan oleh Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Indra Jaya, yang bertukar posisi dengan Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Firuddin.

Pada kesempatan itu, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal mengatakan bahwa, mutasi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyegaran dan dinamisasi dalam organisasi Polri.

“Sertijab ini selain merupakan perintah dari Kapolda Kepulauan Riau, juga diharapkan dapat mendorong kemajuan Polres Tanjungpinang dan meningkatkan kinerja untuk melayani masyarakat”. ujar Iqbal usai menjadi Inspektur Upacara Sertijab. (Mis).

Editor : Febri

KPU Musi Rawas Tegaskan Sanksi Untuk Pelanggaran Pilkada

Musi Rawas, GK.com – Ketua KPU Musi Rawas, Anasta Tias tegaskan dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) agar prosesnya dapat berjalan sesuai mekanisme, jika ada yang tidak sesuai, maka akan segera di proses.

“Kami akan menindaklanjuti, walaupun PPK sudah dilantik, tapi masih bisa kena Sanksi jika terbukti tidak sesuai mekanisme, syarat pendaftaran membawa KTP elektronik asli, Ijazah asli dan tidak menentukan syarat lamanya berdomisili, tidak ada bunyinya KTP sekian tahun, itu tidak ada, untuk keterangan domisili tidak boleh,” jelas Ketua KPU Musi Rawas, kepada Awak Media yang meliput aksi di KPU Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (5/3).

Disampaikan Anasta Tias, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu apabila terjadi pelanggaran, apakah masuk ranah etika atau ranah pidana yang tentunya nanti ada konsekuensi hukum.

 

Baca Juga :

Polres Mura Adakan Latihan Dalmas Jelang Pilkada Tahun 2020

 

“Silakan rekan-rekan Media mengawal proses Pilkada ini, kami juga berharap dukungan dari rekan-rekan Media untuk mengawasi tahapan Pilkada ini.

“jika ada PPK masih terikat Parpol, tentu tidak boleh dan tidak ada kata kompromi bila ada temuan, kita akan proses sesuai aturan yang ada”. pungkasnya. (HP).

Editor : Febri

Hadiri Diskusi Literasi, Atmadinata Beharap Akan Dampak Positif Bagi Dunia Pendidikan

Tanjungpinang, GK.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Atmadinata, M.Pd menghadiri kegiatan Diskusi Literasi dan Peluncuran Buku Bahan bacaan Literasi di SD Negeri 006 Tanjungpinang Timur, Rabu (4/3).

Literasi merupakan istilah umum yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu berupa bacaan, tulisan, maupun berbicara untuk memecahkan masalah dalam tingkat keahlian tertentu. Acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang beserta Dinas Perpustakan bersama Arsip Kota Tanjungpinang itu sekaligus menggandeng Kantor Bahasa Kepulauan Riau dan TBM dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan minat baca guru dan murid di lingkungan sekolah, sekaligus kepada masyarakat.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dadang Sunendar dalam sambutannya mengatakan bahwa, saat ini tidak ada pendidikan tanpa adanya Literasi, karena literasi itu sendiri adalah pendidikan.

“Literasi adalah pendidikan dan pendidikan adalah literasi”. katanya.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata berharap agar nantinya kegiatan ini dapat berdampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dapat meningkatkan minat baca lebih pada anak-anak, sehingga mampu memberikan wawasan yang luas kepada anak-anak didik, khususnya di Kota Tanjungpinang.

Dalam kegiatan yang diisi dengan paparan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Prof. Dr. Dadang Sunendar, M. Hum dan Ketua Forum Literasi Provinsi Kepulauan Riau Riawani Elyta, S.Sos, serta dihadiri juga oleh Kepala Kantor Kepulauan Riau Zuryetti Muzar, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Wan Samsi itu disambut antusias oleh seluruh peserta didik SD 006 dengan dipenuhinya lapak-lapak baca yang telah di sediakan.

Acara Diskusi Litetasi dan Peluncuran Buku Bahan Bacaan Literasi itu di tandai dengan penyerahan dan penandatangana Buku Bahan Bacaan Literasi hasil karya anak anak Kepulauan Riau. (Red).

Editor : Febri

BP Batam Ajak Masyarakat Shalat Istisqa Jum’at Nanti

Batam, GK.com – Akibat musim kemarau yang berkepanjangan, kekeringan terjadi dimana-mana, bahkan pada beberapa waduk yang menjadi salah satu sumber ketersediaan air turut mengalami penyusutan.

Bukan hanya kekeringan, dampak lain yang lebih mengkhawatirkan juga mulai terjadi, seperti peristiwa kebakaran hutan di kawasan Sekupang dan Tiban pada Senin (2/3) lalu.

Mengingat betapa krusialnya waduk dalam menopang keberlangsungan kehidupan di Batam, BP Batam berencana untuk menggelar Shalat Istisqa atau shalat minta hujan, untuk meredakan kekeringan yang melanda kota Batam.

 

Baca Juga :

25 Hektas Lahan Tanjung Pinggir Sekupang Ludes Dilalap Si Jago Merah

“Shalat ini kami selenggarakan sebagai bentuk pengharapan dan doa kepada Allah SWT untuk menurunkan air hujan di Kota Batam, mengingat kondisi waduk-waduk sudah berada di titik kritis,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar.

Dendi menerangkan, Shalat Istisqa akan dilaksanakan pada Jumat (6/3) mendatang di halaman parkir BP Batam.

“Shalat Istisqa akan kita laksanakan pada Jum’at (6/3) nanti, mulai pukul 09.00 Wib sampai dengan selesai. Ibadah ini juga terbuka untuk umum, seluruh masyarakat muslim yang bermukim di sekitar Batam Center kami undang dengan tangan terbuka untuk bersama-sama melaksanakan shalat ini di pelataran parkir BP Batam”. tutup Dendi. (Red/Hms).

Editor : Febri

25 Hektas Lahan Tanjung Pinggir Sekupang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Batam, GK.com – Sebanyak kurang lebih 25 hektar lahan di Tanjung Pinggir, Sekupang rusak dimakan kobaran api saat terjadi kebakaran pada siang hari, Senin (2/3).

Kasubdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran BP Batam, Barlian Untoro menyampaikan bahwa, dirinya menerima laporan dari masyarakat pada Senin lalu, tepatnya sekitar pukul 13.00 Wib.

“Setelah laporan diterima, langsung kami tanggulangi bersama personil kebakaran lainnya, untuk prosesnya sendiri cukup lama, sekitar dua hari kami coba untuk memadamkan kobaran api tersebut,” terang Barlian Untoro.

Dikatakan Untoro, proses pemadaman dapat diselesaikan pada Senin malam, namun pada Selasa pagi, personil Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam kembali melakukan upaya pendinginan untuk meminimalisir timbulnya kemungkinan titik-titik api baru dan bara api yang masih menyala.

Adapun peralatan yang dikerahkan BP Batam untuk menanggulangi kebakaran hutan tersebut, antara lain 2 unit mobil Damkar Pos Duriangkang, 1 mobil Damkar Pos Sagulung, 1 mobil Damkar Pos Telaga Punggur dan 1 mobil Damkar Pos Batu Ampar, serta menerima bantuan dari Pemadam Kebakaran Pemko Batam, Polda Kepri, Polresta Barelang, hingga Manggala Agni VIII Batam mengerahkan armada pemadaman masing-masing.

Dalam penanggulangan kebakaran ini, lanjut Untoro menyampaikan, petugas pemadam mengalami beberapa kesulitan untuk menjinakkan si jago merah, di antaranya karena kontur hutan yang berbukit dan lembah, serta kencangnya tiupan angin.

 

Baca Juga : 

Barlian Untoro : Kami Tidak Punya Target yang Muluk-Muluk, Namun Kami Akan Menjaga Eksistensi BP Batam di Tingkat Nasional

 

“Akses masuk untuk titik api juga sangat besar, apalagi dengan kondisi di lapangan itu hutannya kering, sehingga mudah terbakar. Kemarin juga anginnya cukup kencang, sehingga bara api yang terbakar terbang terbawa angin. Jika sampai terkena di wilayah hutan lainnya, tentu bisa menjadi pemicu atau titik kebakaran yang baru,” ungkapnya.

Dikatakan Untoro, saat ini seluruh personil sudah ditarik dari lokasi kebakaran, karena sudah dilakukan proses pendinginan, namun pihaknya akan terus memantau bila nantinya muncul titik api baru.

“Kami terus berkordinasi dengan teman-teman pemadam kebakaran lainnya, seperti Pemko Batam dan aparat Kepolisian. Alhamdulillah, saat ini kondisi sudah terkendali, namun pihak Kepolisian masih menyelidiki kemungkinan adanya oknum yang kira-kira menjadi penyebab kebakaran hutan tersebut”. tutupnya. (Hms/Red).

Editor : Febri

Khawatir Penyebaran Covid-19, SMSI Ingin Pemerintah Segera Membuat Crisis Center Pengendalian Virus Corona

Jakarta, GK.com – Pemerintah perlu segera membuat Crisis Center terkait pengendalian virus corona. Demikian kesimpulan yang mengemuka dalam diskusi terbatas di kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di jalan Veteran II No. 7C Jakarta, pada Selasa pagi (3/2).

Diskusi diselenggarakan merespons pernyataan Presiden Joko Widodo, satu hari sebelumnya, dimana dua warga Indonesia dipastikan terkena virus corona. Kedua warga Indonesia tersebut saat ini sedang dirawat secara intensif di RSPI Sulianti Saroso, Sunter Jakarta. Sesaat setelah pengumuman Presiden kemarin, warga masyarakat secara spontan berbondong-bondong membeli masker dan hand sanitizer di sejumlah Apotek. Bahkan kepanikan warga terlihat juga di sejumlah Supermarket di Jakarta dengan memborong bahan-bahan pokok (sembako) seperti beras, telur, mie instans dan air mineral.

“Saya kira kepanikan warga terjadi secara spontan dan itu lumrah terjadi. Sebaliknya Pemerintah perlu menyikapi dengan bijak dan antisipatif, yang intinya memberi rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dalam menghadapi situasi krisis terkait virus corona ini,” demikian Firdaus, Ketua Umum SMSI.

 

Baca Juga :

Warga Tanjungpinang Diduga Terjangkit Virus Corona (Covid-19)

 

Lebih lanjut Firdaus mengatakan crisis center yang dimaksud, bertujuan diantaranya menyediakan informasi dan tahapan langkah-langkah yang seharusnya dilakukan oleh para pihak, khususnya warga masyarakat dan para pelaku usaha dalam menghadapi situasi krisis yang diakibatkan merebaknya virus Covid-19 di bumi nusantara ini. Bentuk respon cepat pemerintah juga sangat diperlukan terutama agar dampak virus Corona ke sektor perekonomian serta pariwisata dapat diminimalisir.

Firdaus juga menghimbau kepada seluruh anggota SMSI yang jumlahnya lebih dari 1000 Media online dari Sabang sampai Merauke, untuk mengantisipasi berita-berita Hoax terkait virus Corona yang mulai tersebar di media sosial dengan cara menyajikan informasi jernih dan berbasis data.

“Masyarakat kita perlu dihadirkan berita-berita sejuk dan edukatif terkait virus Corona ini, dan itu adalah tugas kita sebagai media sahabat masyarakat”.  pungkas Ketua Umum SMSI. (*).

Editor : Febri