Beranda Kepulauan Riau Batam 25 Hektas Lahan Tanjung Pinggir Sekupang Ludes Dilalap Si Jago Merah

25 Hektas Lahan Tanjung Pinggir Sekupang Ludes Dilalap Si Jago Merah

45
0

Batam, GK.com – Sebanyak kurang lebih 25 hektar lahan di Tanjung Pinggir, Sekupang rusak dimakan kobaran api saat terjadi kebakaran pada siang hari, Senin (2/3).

Kasubdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran BP Batam, Barlian Untoro menyampaikan bahwa, dirinya menerima laporan dari masyarakat pada Senin lalu, tepatnya sekitar pukul 13.00 Wib.

“Setelah laporan diterima, langsung kami tanggulangi bersama personil kebakaran lainnya, untuk prosesnya sendiri cukup lama, sekitar dua hari kami coba untuk memadamkan kobaran api tersebut,” terang Barlian Untoro.

Dikatakan Untoro, proses pemadaman dapat diselesaikan pada Senin malam, namun pada Selasa pagi, personil Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam kembali melakukan upaya pendinginan untuk meminimalisir timbulnya kemungkinan titik-titik api baru dan bara api yang masih menyala.

Adapun peralatan yang dikerahkan BP Batam untuk menanggulangi kebakaran hutan tersebut, antara lain 2 unit mobil Damkar Pos Duriangkang, 1 mobil Damkar Pos Sagulung, 1 mobil Damkar Pos Telaga Punggur dan 1 mobil Damkar Pos Batu Ampar, serta menerima bantuan dari Pemadam Kebakaran Pemko Batam, Polda Kepri, Polresta Barelang, hingga Manggala Agni VIII Batam mengerahkan armada pemadaman masing-masing.

Dalam penanggulangan kebakaran ini, lanjut Untoro menyampaikan, petugas pemadam mengalami beberapa kesulitan untuk menjinakkan si jago merah, di antaranya karena kontur hutan yang berbukit dan lembah, serta kencangnya tiupan angin.

 

Baca Juga : 

Barlian Untoro : Kami Tidak Punya Target yang Muluk-Muluk, Namun Kami Akan Menjaga Eksistensi BP Batam di Tingkat Nasional

 

“Akses masuk untuk titik api juga sangat besar, apalagi dengan kondisi di lapangan itu hutannya kering, sehingga mudah terbakar. Kemarin juga anginnya cukup kencang, sehingga bara api yang terbakar terbang terbawa angin. Jika sampai terkena di wilayah hutan lainnya, tentu bisa menjadi pemicu atau titik kebakaran yang baru,” ungkapnya.

Dikatakan Untoro, saat ini seluruh personil sudah ditarik dari lokasi kebakaran, karena sudah dilakukan proses pendinginan, namun pihaknya akan terus memantau bila nantinya muncul titik api baru.

“Kami terus berkordinasi dengan teman-teman pemadam kebakaran lainnya, seperti Pemko Batam dan aparat Kepolisian. Alhamdulillah, saat ini kondisi sudah terkendali, namun pihak Kepolisian masih menyelidiki kemungkinan adanya oknum yang kira-kira menjadi penyebab kebakaran hutan tersebut”. tutupnya. (Hms/Red).

Editor : Febri