Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 888

Tindak Lanjuti Instruksi Wali Kota, Ditpam BP Batam Ikut Serta Dalam Patroli Gabungan Covid-19

Batam, GK.com – Sebanyak 31 personel Ditpam BP Batam dikerahkan dalam Patroli Gabungan Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kota Batam sebagai tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Batam yang juga selaku Kepala BP Batam, Muhammad Rudi untuk lebih memperketat pelaksanaan social distancing dan physical distancing (menjaga jarak) dalam rangka antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang tengah mewabah.

Tim tersebut dipimpin oleh Kanit Penyuluhan Seksi Pengamanan Lingkungan, Sutrisno, yang mana pada kesempatan itu, Sutrisno menginformasikan bahwa, sebelum dimulainya Patroli Gabungan tersebut, terlebih dahulu dilakukan Apel persiapan di Halaman Kantor Wali Kota Batam yang dipimpin oleh Kepala Bidang Trantib Satpol PP Pemko Batam, Imam Tohari.

Apel persiapan dan patroli gabungan diikuti antara lain oleh Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, Yonif Raider Tuah Sakti TNI AD, Yonmar 10 SBY, POMAL, Satpol PP Pemko Batam dan Ditpam BP Batam.

Adapun Patroli dan penertiban itu dilakukan di beberapa lokasi yang sering menjadi pusat kerumunan orang, antara lain Morning Bakery Green Land Batam Center, Morning Bakery Winsor, serta Kedai-Kedai Kopi seputaran Apartemen Winsor, Morning Bakery Jodoh, Morning Bakery Harbour Bay, warung tersembunyi pinggiran Jalan Yos Sudarso Batu Ampar, Toko LRC Larisma samping Sekolah IKBAL M YOS Ruko Garama Hill Bengkong Garama, Pujasera Golden Prawn, dan Pasar Kaget depan Kantor Camat Bengkong.

Tugas patroli gabungan lebih kepada membubarkan kerumunan masyarakat, bahkan terdapat aktivitas warga yang diduga sedang melakukan praktik judi kartu, bermain layang-layang dan membubarkan sekelompok remaja yang sedang bermain game online.

Selain itu juga, Tim Patroli Gabungan mengimbau kepada masyarakat agar berbelanja seperlunya, melakukan aktivitas terbatasnya dan segera pulang jika tidak ada keperluan. (Red/Hms).

Editor : Milla

DPRD Kepri Dan Bupati Bintan Tinjau Kesiapan Penanganan Pasien Covid-19 RSUD EHD Tanjunguban

Bintan, GK.com – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri Dapil Bintan-Lingga, bersama Bupati Bintan turun langsung ke RSUD Engku Haji Daud (EHD) Busung, guna memastikan bagaimana kesiapan Rumah Sakit yang menjadi tempat rujukan bagi Pasien Covid-19 itu dalam menangani Pasiennya.

Para anggota DPRD Kepri saat meninjau RSUD EHD Tanjunguban

Adapun sejumlah anggota DPRD Kepri yang turun langsung pada Senin (6/4) itu, diantaranya adalah Dewi Kumalasari, Debi, Hanafi Ekra, Harlianto, Khazalik dan Khairudin.

Para anggota DPRD dan rombongan Bupati Bintan saat berada di RSUD EHD Tanjunguban

Dikesempatan itu, Bupati Bintan , Apri Sujadi mengungkapkan bahwa, sebagai Pemerintah Daerah tentunya akan mendukung segala cara dalam menangani penyebaran Covid-19, khususnya dengan membentuk penanganan isolasi sementara terlebih dahulu di RSUD, atau Puskesmas yang ada di Bintan sebelum Pasien dibawa ke RSUD rujukan, seperti RSUD Busung ini.

Bupati Bintan dan para anggota DPRD Kepri memasuki RSUD EHD Tanjunguban

“Hal ini dilakukan karena kita tau bahwa fasilitas yang dimiliki saat ini terbatas,” ujar Apri.

Menurutnya, dengan segera beroperasinya Rumah Sakit khusus Covid-19 di Batam itu nantinya akan mengurangi beban-beban Rumah Sakit rujukan, dimana fasilitas yang dimiliki tentunya juga lebih lengkap dibanding saat sekarang.

Pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki RSUD EHD

“Kita berharap nanti beroperasinya Rumah Sakit khusus Covid-19 di Batam, agar mampu mengatasi masalah yang kita hadapi saat ini,” harapnya.

Dikesempatan yang sama, Direktur RSUD EHD Tanjunguban, dr. Kurniakin mengatakan bahwa kedatanggan Bupati beserta rombongan anggota DPRD saat itu adalah mempertanyakan terkait kebutuhan yang belum tercukupi di RSUD EHD.

Para anggota DPRD dan Bupati Bintan saat berdiskusi terkait kebutuhan RSUD dalam menangani Pasien Covid-19 yang belum terpenuhi

“Setelah dipaparkan oleh pihak RSUD, nantinya mereka akan segera menindak lanjut”. kata Kurniakin.

Sementara itu, Humas RSUD EHD, Ranty mengharapkan, dengan kehadiran para anggota DPRD Kepri, Bupati Bintan beserta jajarannya akan membawa semangat bagi Tim Medis RSUD EHD dalam menangani Pasien Covid-19. (Red/Hms).

Editor : Febri

H. Aripuddin : Mari Lawan Corona Dan Ayo Kita Peduli Pada Sesama

Sulsel, GK.com – Hingga saat ini, Pemerintah dan masyarakat terlihat begitu antusias melakukan kegiatan sosial guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

“Sebuah kesyukuran besar kita semua bersatu dalam memberantas penyebaran Virus Corona, dan Insya Allah dengan rasa kesadaran, kepedulian serta penuh kekompakan dalam melawan Virus Corona ini,kita harus yakin, semua ini bisa terlepas dari ancaman wabah Covid-19,” ujar Legislator Partai Gerindra dari Butta Turatea Jeneponto, H. Aripuddin kepada Media ini, Selasa (7/4) sore.

Lanjut H. Udin (sapaan akrab H.Aripuddin),saat ini, dampak dari Pandemi Covid-19 sangatlah terasa pada masyarakat luas, apalagi bagi mereka yang kurang mampu, seperti pekerja Buruh harian lepas dan Nelayan.

“Kita akan memasuki bulan Ramadhan, kebutuhan masyarakat jelas meningkat.Jadi, mari tetap bersatu dalam melawan Corona, yang terpenting adalah mari kita peduli dengan sesama warga masyarakat yang kurang mampu, karena salah satu dampak dari pandemi Covid-19 ini, banyak sebahagian masyarakat kecil kehilangan pekerjaan”. tutupnya. (Chepy).

Editor : Febri

Teruslah Berjuang di Tengah Pandemik Covid-19

Jeneponto, GK.com – Sejak awal memasuki Tahun 2020, rating pemberitaan tertinggi di dunia berhasil diduduki oleh Covid-19, bahkan menjadi topik utama hampir disetiap pemberitaan Media di belahan dunia.

Tidak hanya ingin memandang dari sisi negatif, Kades Balang Baru Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto, Darman saat dihubungi Media ini via Handphone, Rabu (8/4) pagi mengatakan bahwa, sebaiknya masyarakat juga dapat mengambil hikmah pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, ditengah pandemik Covid-19 ini.

“Sebagai warga Negara yang baik, tentunya kita mematuhi himbuan Pemerintah agar selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan tetap berada di dalam rumah apabila tidak ada keperluan mendesak,” katanya.

“Apabila kita mengikuti himbauan Pemerintah, itu artinya kita telah menjaga diri, keluarga dan orang banyak serta lingkungan kita agar terbebas dari penyebaran Virus Corona,” ujar Darman.

“Kita sebagai Pemerintah Desa terus bersinergi dengan Desa lainnya dalam menindak lanjuti arahan Bapak Bupati, serta setiap saat kita berkoordinasi dengan Bimmas, Babinsa, Tim Medis, para Kepala Dusun dan tokoh masyarakat dalam memantau situasi penduduk dan lingkungan Wilayah Desa,” terangnya.

Hal senada di hari yang sama juga diungkapkan oleh Kades Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto, melalui via Handphone, Ia mengungkapkan bahwa, kebersamaan Pemerintah dan masyarakat saat ini sungguh luar biasa, terus berjuang guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita sebagai Pemerintah Desa sangat berterima kasih pada Tim Gugus Tugas, aparat Kamtibmas, para Medis di Desa dan masyarakat yang menjadi relawan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, serta rekan-rekan Jurnalis yang saat ini terus berjalan memantau dan memberitakan terkait perkembangan informasi yang ada. Sehingga ini menjadi gerbang informasi bangsa, mereka semua adalah para Pahlawan yang harus kita apresiasi karena menjadi pejuang ditengah Pandemik Covid-19”. pungkasnya. (Chepy).

Editor : Febri

DPRD Kepri Minta Sewa Lapak Pedagang di Gratiskan 3 Bulan

Dompak, GK.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau meminta kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat membebaskan biaya sewa lapak bagi para Pedagang, mengingat ditengah wabah Covid-19 ini, para Pedagang mengalami penurunan dalam pendapatan.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Dapil Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa, terkait sewa lapak Pedagang, akan dilakukan koordinasi dengan Wali Kota Tanjungpinang dengan memperhatikan kondisi dilapangan.

“Perlu adanya sinergi antara Pemko dan Pemprov, kami (DPRD Provinsi) tentunya dengan porsi masing-masing dalam menyerap aspirasi masyarakat,” ucap Lis Darmansyah saat di temui di Kantor DPRD Kepri, Selasa (7/4) sekitar pukul 13.30 Wib.

Baca Juga :

Simpang Siur Kenaikan Harga Sewa Lapak, Pedagang Keluhkan Fasilitas Yang Tidak Sesuai

Diharapkan Lis Darmansyah, untuk sewa lapak bagi para Pedangan selama 3 bulan ini harusnya free (digratiskan).

“Seharusnya tanpa dikomandoi, BUMD berkordinasi dengan Pemerintah Kota dan melakukan rapat pemegang saham, listrik aja bisa, kenapa kok ini tidak bisa?” ujarnya.

“Minimal selama 3 bulan kedepan kita minta sewa lapak digratiskan, bukan diberi diskon”. Pungkas Lis Darmasyah. (Mis).

Editor : Febri

Balita Karimun Berusia 2 Tahun Diduga Terinfeksi Covid-19, Rachmadi : Sudah Berstatus PDP

Karimun, GK.com – Seorang balita berumur 2 tahun, warga Kabupaten Karimun diduga terinfeksi Covid-19. Pasalnya, anak tersebut menunjukkan gejala demam dan sesak nafas, bahkan telah menjalani pengobatan ke salah satu Dokter anak di Kabupaten Karimun, namun tidak kunjung sembuh.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Media ini, balita tersebut sudah dinyatakan suspect Covid-19 oleh salah satu Dokter di RSUD Muhammad Sani, namun setelah dirujuk oleh orang tuanya, anak tersebut menunjukkan gejala yang cenderung mengarah pada Pneumonia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat dikonfirmasi Media ini melalui via Handphon, Selasa (7/4) sekitar pukul 20.45 Wib membenarkan hal tersebut, sekaligus menyatakan balita itu sudah di kategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Saat ini, balita dan orang tuanya sedang diisolasi di RSUD Muhammad Sani, dan sudah dinyatakan oleh Dokter yang menangani Covid-19 pada status PDP, sedangkan keluarganya hanya dikarantina mandiri di rumah masing-masing,” terang Rachmadi.

“Menurut alat Rapid tes hasilnya negatif, namun kita masih menunggu hasil dari Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk mengetahui apakah balita itu terinfeksi Covid-19 atau tidak,” lanjutnya.

Dikatakan Rachmadi, untuk kronologis riwayat balita tersebut, saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti, namun Dokter yang menanganinya menyatakan balita tersebut berstatus PDP, karena berdasarkan gejala yang ditimbulkan mengarah pada virus Covid-19.

“Kita harus tetap waspada, tetap lakukan sosial distancing, serta laksanakan anjuran Pemerintah untuk mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktifitas,” ucapnya.

“Bagi masyarakat yang akan keluar rumah, agar memakai masker kain, untuk masker medis diprioritaskan bagi Tenaga Medis, karena Petugas kesehatan saat ini mengalami kesulitan dalam mendapatkannya, selain harga yang mahal, juga susah untuk dicari,” ujarnya.

Dijelaskan Rachmadi, untuk update data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun, saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdapat 246 orang, kontak serumah ODP berjumlah 779 orang, sedangkan ODP selesai pemantauan berjumlah 182 orang, dan ODP dalam tahap proses berjumlah 64 orang.

“Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 12 orang, selesai pengawasan berjumlah 7 orang, proses pengawasan berjumlah 4 orang, dalam tahap proses lab atau spesimen berjumlah 5 orang,” paparnya.

Lanjut Rachmadi, pasien positif dinyatakan sembuh 1 orang, sedangkan pemeriksaan Rapid tes sebanyak 95 orang, 1 orang dinyatakan reaktif, dan 94 orang negatif, serta PDP 1 orang dinyatakan meninggal.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan atau mengecek ke tempat pelayanan kesehatan, khususnya jika ada warga yang menunjukkan gejala demam, batuk, flu, sesak nafas dan bahkan jika ada warga yang baru datang dari luar daerah yang terjangkit Covid-19 agar segera melapor”. tutup Rachmadi. (KR).

Editor : Febri