Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 887

Camat Karimun Serahkan 461 Sembako Untuk Kelurahan Dan Desa se- Kecamatan Karimun

Karimun, GK.com – Sebanyak 461 sembako diserahkan Pemerintah Kecamatan Karimun kepada para Desa dan Lurah se- Kecamatan Karimun untuk dibagikan kepada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang terdampak Covid-19 melalui RT dan RW di wilayah masing-masing.

Adapun sembako tersebut diberikan merupakan bantuan yang berasal dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun, dan PT. Timah Kabupaten Karimun, yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, kemudian diserahkan kepada beberapa Kecamatan untuk dibagikan kepada masyarakat.

Camat Karimun, Agung Jati Kusuma mengatakan, pembagian sembako dibagikan langsung ke setiap rumah yang berhak mendapatkannya melalui RT atau RW di wilayah masing-masing.

“Tentunya proses pembagian sembako ini, tetap mengikuti prosedur dari Pemerintah yaitu Social Distancing, karena jika dilakukan seperti biasa yang dilaksanakan di Kelurahan atau Desa, pasti menimbulkan kerumunan. Oleh karena itu, kita laksanakan pembagiannya disetiap rumah,” ucap Agung kepada Media ini melalui via Handphone, Kamis (09/03) sekitar pukul 14.00 Wib.

“Saat ini, yang dibagikan khusus untuk yang terdampak Covid-19, yaitu para TKI dan keluarga ODP, untuk masyarakat yang kurang mampu belum dapat kita berikan,” paparnya.

Dijelaskan Agung, sembako yang di bagikan berupa beras, minyak makan, dan 1 dus indomie, sedangkan wilayah yang akan dilaksanakan pembagiannya pada hari ini diantaranya adalah Desa Parit, Desa Tulang, dan Kelurahan Sei Lakam Barat.

“Saat ini kita belum menerima bantuan tambahan,  namun kita tetap menunggu bantuan dari instansi terkait, Organisasi Masyarakat (Ormas), maupun para donatur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan ini”. tutup Agung. (KR).

Editor : Milla

Bupati Muratara Bagikan Logistik Penanganan Pandemi Virus Corona

Muratara, GK.com – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan menyerahkan logistik penanganan Virus Corona kepada Public Safety Center (PSC) di Puskesmas yang ada di 7 Kecamatan se- Kabupaten Muratara.

Bupati Muratara, H. M. Syarif Hidayat didampingi Ketua Tim Penggerak PKK dan Kepala Dinas Kesehatan Muratara menyerahkan secara langsung bantuan Logistik Penanganan Covid-19 di Halaman Kantor Bupati, Rabu (8/4).

Dikesempatan itu, Bupati Muratara H. M. Syarif Hidayat menjelaskan, isi dari bantuan yang diberikan tersebut diantaranya adalah Vitamin, Masker, alat  Termometer dan pelindung diri.

“Kita serius dalam menangani wabah Covid-19 ini, sebelum terjadi, maka semua harus sudah kita persiapkan, jadi jika sewaktu-waktu merebaknya Virus Corona ini, kita sudah siap, akan tetapi kita berharap semoga hal itu jangan sampai terjadi, makanya kita berusaha untuk pencegahannya sejak dini,” ucap Syarif Hidayat.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan, Tim Penggerak PKK juga turut andil dalam memberikan bantuan dari dampak Virus Corona ini, diantaranya adalah cairan disinfektan dan hand sanitizer.

“Disinfektan dan hand sanitizer yang diberikan merupakan produk dari Tim Penggerak PKK, yang mana telah diberikan kepada  RSUD Rupit dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Muratara, selain itu, kami juga membuat masker kain untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat,” terang Lia Mustika Syarif.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Muratara untuk dapat menjaga pola hidup sehat serta rutin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, baik sebelum maupun sesudah beraktivitas”. pungkasnya. (HP).

Editor : Milla

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Polsek Tanjungpinang Timur Patroli Sembari Membagikan Sembako

Tanjungpinang, GK.com – Sebagai wujud menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Tanjungpinang, khususnya wilayah Polsek Tanjungpinang Timur,Patroli tentunyasudah menjadi rutinitas personil Polsek Tanjungpinang Timur.

Namun, ada yang berbeda pada Patroli kali ini, dipimpin langsungoleh Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Firuddin beserta jajarandalam pelaksanaan Patroli tersebut sembari membagikan sembako berupa beras masing-masing 5 Kg kepada Petugas Kebersihan, Pemulung, Tukang Parkir dan Tukang Ojek, serta Pedagang Keliling yang dijumpai di sepanjang rute yang dilalui.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin mengatakan, “pembagian sembako berupa beras ini dimaksudkan untuk mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup ditengah penyebaran Virus Corona, apalagi dengan minimnya aktivitas masyarakat yang menyebabkan berkurang bagi pendapatan,” ujar AKP Firuddin, Kamis (9/4) siang.

“Pelaksanaan patroli dalam skala besar yang dilaksanakan oleh personil Polsek Tanjungpinang Timur adalah dalam rangka mencegah dan antisipasi kejahatan jalanan, serta gangguan Kamtibmas ditengah penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19), kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga jarak fisik, selalu menggunakan masker, serta mengurungkan niat untuk mudik supaya penyebaran Virus Corona dapat kita putuskan”. ucap Firuddin.

Atas bantuan yang diberikan, masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tanjungpinang melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur, karena sudah membantu warga dengan membagikan sembako untuk meringankan kebutuhan sehari-hari. (Mis).

Editor : Febri

Tambah Lagi 6 Orang Pasien Positif Corona, Tanjungpinang Unggul di Kepri

Tanjungpinang, GK.com – Bertambah lagi 6 orang pasien yang dinyatakan positif terkena Virus Corona di KotaTanjungpinang berdasarkan hasil test PCR pada Rabu (8/4) malam. Jadi hingga saat ini, total pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Tanjungpinang berjumlah 10 orang.

Perkembangan terbaru terkait Covid-19 ini, dikatakan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd melalui rilis tertulis yang tersebar di Media group WhatsApp Wartawan pada Kamis (9/4).

“Siang ini, saya kembali akan menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan terbaru situasi Covid-19 di Kota Tanjungpinang,” kata Wali Kota Tanjungpinang melalui rilis yang tertulis.

“Pada pukul 23.00 Wib tadi malam, kita mendapatkan informasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan swab melalui metode Real Time PCR, dikonfirmasikan ada 6 kasus yang dinyatakan positif terkena Viris Corona. 2 sampel yang berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Raja Ahmad Tabib dan 4 sampel lainnya berasal dari Orang Tanpa Gejala (OTG) yang saat ini menjalani pembatasan kontak di Rumah Singgah RSUD Raja Ahmad Tabib,” terangnya.

Baca Juga :

Genap 10 Orang Pasien Covid-19 di Kepri

“Sebagai tindak lanjut atas adanya tambahan kasus positif Covid-19 ini, maka akan lebih diintensifkan kembali penelusuran terhadap seluruh kontak primer dan sekunder guna memastikan tidak adanya penularan lebih lanjut kepada yang lain,” tegas Syahrul.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencara (Dinkesdaldukdan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan bahwa, untuk ke enam orang yang dinyatakan positif tersebut, memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia dan beberapa Kota di Pulau Jawa yang merupakan daerah terjangkit.

“2 orang riwayat perjalanan ke beberapa Kota di Pulau Jawa dan 4 riwayat perjalanan Malaysia”. ucap Rustam. (Red).

Editor : Febri

3 Unit Tangki Cairan Disinfektan Disemprotkan Oleh DPD KORNI di Depan Polsek Balai Karimun

Karimun, GK.com – Dalam rangka mendukung upaya Pemerintah untuk menanggulangi pendemik Covid-19, Dewan Pimpinan Daerah Komite Relawan Nasional Indonesia (DPD KORNI) melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sepanjang jalan depan Polsek Balai Karimun.

Dalam kegiatan yang dilakukan pada Rabu (8/3) sekitar pukul 10.00 Wib itu, turut dihadiri Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) DPD KORNI, Arif Hutanan Siregar yang didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rezka Silvian.

Ketua Ormas DPD KORNI, Arif Hutanan Siregar dikesempatan tersebut menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk dapat bekerja sama dan ikut berpartisipasi selama penyemprotan berlangsung.

Sementara itu, Kabid kesehatan Dinkes Karimun, Rezka Silvian menjelaskan terkait keunggulan dari disinfektan yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pencegahan Covid-19, yang mana disinfektan ini merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik, atau obat untuk membasmi kuman penyakit.

“Pengertian dari disinfektan ini adalah, senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuh mikro organisme yang terpapar secara langsung oleh disinfektan,” ucapnya

“Disinfektan tidak memiliki daya penetrasi, sehingga tidak mampu membunuh mikroorganisme yang terdapat didalam celah atau cemaran mineral, selain itu disinfektan tidak dapat membunuh spora bakteri, sehingga dibutuhkan metode lain seperti sterilisasi dengan autoklaf”. terang Rezka.

Adapun alat yang digunakan untuk penyemprotan saat itu adalah 3 unit tangki dengan target penyemprotan dilakukan menggunakan angkutan umum dan mobil pribadi. (MR).

Editor : Febri

DPRD bersama Pemko Tanjungpinang Anggarkan Rp 19 Miliar Dalam Penanganan Sosial Ditengah Covid-19

Tanjungpinang, GK.com – DPRD Kota Tanjungpinang bersama Pemerintah Daerah menganggarkan dana penanggulangan Covid-19 untuk Kota Tanjungpinang sekitar Rp 31,4 Miliar.

Berdasarkan paparan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, dana tersebut akan dibagi dalam beberapa bagian, diantaranya untuk penanganan kesehatan, ekonomi dan sosial.

“Yang jelas, dalam penetapan anggaran ini, tidak melebihi jangka waktu yang ditentukan oleh Kementerian Dalam Negeri, yaitu tidak lebih dari tanggal 9 bulan ini,” jelas Weni, Rabu (8/4) sore, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjungpinang, Senggarang.

“Semoga apa yang diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan secepatnya dana tersebut dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP menyebutkan bahwa, anggaran sebesar Rp 31,4 miliar tersebut sudah termasuk bagian dari anggaran yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri sebanyak Rp 750 juta.

“Saya mewakili Wali Kota dan Pemerintah Kota Tanjungpinang, setelah melalui beberapa rapat sebelumnya, akhirnya kami telah sepakati bersama dengan DPRD dalam penganggaran dana penanggulangan Covid-19 ini sebesar Rp 31,4 miliar.

Dengan jumlah anggaran mencapai Rp 31,4 miliar ini, menurut Rahma masih belum memungkinkan untuk mencukupi kebutuhan dalam menangani wabah Covid-19 saat ini.

“Saya rasa anggaran ini tidak cukup, karena ini kita kondisikan selama 3 bulan, tapi rencananya akan ada bantuan dari Provinsi yang mudah-mudahan nantinya dapat mencukupi”. pungkasnya.

Adapun rincian dana yang diperoleh dari pagu anggaran, diantaranya adalah berasal dari refocussing program kegiatan SKPD sebesar Rp 14.4 miliar, pergeseran bansos ke belanja tidak terduga sebesar Rp 700 juta, pagu belanja tidak terduga sebesar Rp 1 miliar, rasionalisasi perjalanan Dinas Luar Daerah sebesar Rp 14.6 miliar dan bantuan Keuangan Provinsi Kepulauan Riau sebesar Rp 750 juta.

Sementara, untuk rincian dalam peruntukan anggaran tersebut yakni, untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 10.214.980.000,- untuk penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 2.000.000.000,- dan untuk penyediaan Social Safety Net/Jaring Pengaman Sosial sebesar Rp 19.284.104.000,- (Mis).

Editor : Febri