Beranda Kepulauan Riau Karimun Balita Karimun Berusia 2 Tahun Diduga Terinfeksi Covid-19, Rachmadi : Sudah Berstatus...

Balita Karimun Berusia 2 Tahun Diduga Terinfeksi Covid-19, Rachmadi : Sudah Berstatus PDP

1639
0

Karimun, GK.com – Seorang balita berumur 2 tahun, warga Kabupaten Karimun diduga terinfeksi Covid-19. Pasalnya, anak tersebut menunjukkan gejala demam dan sesak nafas, bahkan telah menjalani pengobatan ke salah satu Dokter anak di Kabupaten Karimun, namun tidak kunjung sembuh.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Media ini, balita tersebut sudah dinyatakan suspect Covid-19 oleh salah satu Dokter di RSUD Muhammad Sani, namun setelah dirujuk oleh orang tuanya, anak tersebut menunjukkan gejala yang cenderung mengarah pada Pneumonia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat dikonfirmasi Media ini melalui via Handphon, Selasa (7/4) sekitar pukul 20.45 Wib membenarkan hal tersebut, sekaligus menyatakan balita itu sudah di kategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Saat ini, balita dan orang tuanya sedang diisolasi di RSUD Muhammad Sani, dan sudah dinyatakan oleh Dokter yang menangani Covid-19 pada status PDP, sedangkan keluarganya hanya dikarantina mandiri di rumah masing-masing,” terang Rachmadi.

“Menurut alat Rapid tes hasilnya negatif, namun kita masih menunggu hasil dari Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk mengetahui apakah balita itu terinfeksi Covid-19 atau tidak,” lanjutnya.

Dikatakan Rachmadi, untuk kronologis riwayat balita tersebut, saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti, namun Dokter yang menanganinya menyatakan balita tersebut berstatus PDP, karena berdasarkan gejala yang ditimbulkan mengarah pada virus Covid-19.

“Kita harus tetap waspada, tetap lakukan sosial distancing, serta laksanakan anjuran Pemerintah untuk mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktifitas,” ucapnya.

“Bagi masyarakat yang akan keluar rumah, agar memakai masker kain, untuk masker medis diprioritaskan bagi Tenaga Medis, karena Petugas kesehatan saat ini mengalami kesulitan dalam mendapatkannya, selain harga yang mahal, juga susah untuk dicari,” ujarnya.

Dijelaskan Rachmadi, untuk update data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun, saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdapat 246 orang, kontak serumah ODP berjumlah 779 orang, sedangkan ODP selesai pemantauan berjumlah 182 orang, dan ODP dalam tahap proses berjumlah 64 orang.

“Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 12 orang, selesai pengawasan berjumlah 7 orang, proses pengawasan berjumlah 4 orang, dalam tahap proses lab atau spesimen berjumlah 5 orang,” paparnya.

Lanjut Rachmadi, pasien positif dinyatakan sembuh 1 orang, sedangkan pemeriksaan Rapid tes sebanyak 95 orang, 1 orang dinyatakan reaktif, dan 94 orang negatif, serta PDP 1 orang dinyatakan meninggal.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan atau mengecek ke tempat pelayanan kesehatan, khususnya jika ada warga yang menunjukkan gejala demam, batuk, flu, sesak nafas dan bahkan jika ada warga yang baru datang dari luar daerah yang terjangkit Covid-19 agar segera melapor”. tutup Rachmadi. (KR).

Editor : Febri