Selasa, Juni 16, 2026
Beranda blog Halaman 400

Dedi Arman : Mahasiswa Ikut Demo Tidak Paham Literasi

Tanjungpinang, GK.comBanyaknya Mahasiswa di Kota Tanjungpinang yang tidak paham dengan literasi, membuat Seketaris Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Dedy Arman kecewa.

Di contohkan Dedi Arman, bahwa saat ini banyak Mahasiswa yang hanya ikut – ikutan melakukan aksi Unjuk Rasa (Unras), padahal mereka tidak paham apa yang mereka lakukan.

“Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya jumlah Mahasiswa yang ikut – ikutan saat melakukan demo tentang suatu kejadian yang mereka sendiri tidak memengerti. LIterasi mereka masih kurang,” sebut Dedi Arman, Selasa (26/07/2022) sekitar pukul 09.00 Wib di Ruang Kerjanya.

Lebih lanjut, Dedi Arman menerangkan, literasi itu isinya norma, nilai-nilai, aturan dan sejarah, aturan itu dibaca dan di pahami, kemudian dipraktekkan dalam kehidupan sehari – hari.

“Kita mencoba memberikan pemahaman kepada Mahasiswa dengan metode seperti seminar di Kampus – Kampus dan ruang terbuka”. terang Dedi Arman.

Pada saat itu, Dirinya juga turut mengkritisi peran Dosen yang tidak aktif dalam meningkatkan literasi Mahasiswa, padahal sebenarnya dunia Akademis adalah sumbernya literasi. Tidak hanya itu, peran Media juga harus mengedukasi dan menyampaikan sebuah informasi, agar literasi masyarakat terbentuk dengan baik, tidak terbatas di kalangan Mahasiswa saja. (ARD).

Editor : Milla

Kadisdik Tanjungpinang Dukung Pelajar Ikut di Ajang Popda Kepri

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Dra. Hj. Endang Susilawati. (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com − Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati memberikan dukungan penuh kepada para pelajar yang mewakili Kota Tanjungpinang dalam mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke- VIII Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diadakan di Kabupaten Bintan.

Sebagaimana diketahui, Kota Tanjungpinang mengirimkan sebanyak 200 atlet pada event Popda ke- VIII untuk mengikuti 9 Cabang Olahraga (Cabor).

“Saya merasa sangat bangga dengan para pelajar yang mewakili Kota Tanjungpinang di event ini, kita disini harus mendukung kreatifitas pelajar, karena hal ini berhubungan dengan prestasi,” ungkap Endang Susilawati, Selasa (26/07/2022) sekitar pukul 10.00 Wib di Halaman Kantornya.

Dijelaskan Endang Susilawati, support atau dukungan yang diberikan oleh Disdik  berupa rekomendasi dan ruang yang lebih untuk latihan dalam mengasah serta meningkatkan kemampuan non-akademik. 

“Kami sampaikan kepada Bapak/Ibu Kepala Sekolah (Kepsek), agar anak – anak yang berprestasi di bidang non-akademik, diberikan pembelajaran akademik seperti siswa lainnya. Namun diluar itu, Sekolah tetap bisa memberikan pelatihan untuk mengasah kemampuan mereka,” ujar Endang Susilawati.

”Pastinya kita semua berharap para pelajar yang mewakili Kota Tanjungpinang  dapat memberikan hasil yang terbaik, serta berprestasi dalam setiap cabang perlombaan”. harapnya. (MS).

Editor : Milla

Cacar Monyet Belum Terindikasi, KKP Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin
Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin

Tanjungpinang, GK.comOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi lebih dari 100 kasus cacar monyet ditemukan setidaknya berada di 11 Negara, terutama di Eropa.

Menyikapi pernyataan WHO, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang Agus Jamaludin menegaskan untuk saat ini kasus cacar monyet di Tanjungpinang belum ditemukan. Meski begitu, dirinya mengajak masyarakat tetap waspada dengan tetap melakukan pengawasan, khususnya di pintu-pintu masuk kedatangan.

“Pengetatan pengawasan di pintu masuk kedatangan ini telah sesuai dengan SE Kemenkes dengan nomor HK.02.02/C/2752/2022 tentang kewaspadaan terhadap penyakit monkeypox di negara non endemis. Dan kita juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat,” ungkap Agus Jamaludin, Selasa (26/07/2022) sekitar pukul 11.15 Wib melalui pesan Whatsapp.

Selain itu, Agus Jamaludin juga mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS).

“Marilah kita tingkatkan PHBS di setiap aktivitas keseharian kita, agar terhindar dari penyakit. Lebih baik mencegah dari pada mengobati”. ajak Agus Jamaludin. (IWD).

Editor : Milla

1.121 Atlet Ikut Berpartisipasi di Ajang Popda Kepri

Bintan, GK.comPembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke- VIII Tahun 2022 yang diselenggarakan di Bintan selama 5 hari terhitung sejak tanggal 25 s/d 30 Juni 2022 berlangsung meriah.

Tampak ratusan masyarakat antusias menghadiri Popda tersebut yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Popda merupakan ajang evaluasi dan seleksi para atlet pelajar untuk memilih bibit-bibit terbaik, sehingga dapat mengikuti perhelatan di ajang yang lebih tinggi.

“Dikarenakan bibit – bibit Nasional lahir dari kancah kompetisi olahraga pelajar Daerah, kita perlu meregenerasi atlet-atlet yang berkualitas dan berdaya saing untuk membawa nama Kepri di tingkat Nasional, bahkan Internasional,” ungkap Ansar Ahmad, Senin (25/07/2022) sekitar pukul 14.30 Wib.

Tidak lupa juga, Ansar Ahmad mengucapkan selamat bertanding bagi seluruh pelajar yang mengikuti Popda Kepri Tahun ini. Ia berharap komitmen para pelajar bisa mengedepankan sportivitas dan persaudaraan selama bertanding.

“Yakinlah, dengan kemampuan yang kita miliki, bahwa kita bisa juara. Tunjukkan kalau kita atlet pelajar yang bisa menjadi atlet berprestasi di masa depan,” ujar Ansar Ahmad.

Sementara itu, dijelaskan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Muhammad Ikhsan, jumlah atlet yang ikut berpartisipasi di ajang Popda ini ada sebanyak 1.121 atlet yang terdiri dari 7 Kabupaten/Kota.

“Tanjungpinang mengirimkan perwakilan sebanyak 200 atlet, Kota Batam sebanyak 248 atlet, Kabupaten Bintan sebanyak 191 atlet, Kabupaten Lingga sebanyak 180 atlet, Kabupaten Karimun mengirimkan 169 atlet, dan Kabupaten Natuna mengirimkan 133 atlet. Hanya Kabupaten Kepulauan Anambas yang absen mengikuti POPDA Kepri tahun ini,” tutur Muhammad Ikhsan.

Adapun lokasi tempat pertandingan Popda, diterangkan Muhammad Ihksan ada 6 lokasi yang berbeda dan mempertandingkan 9 Caabang Olahraga (Cabor).

“Kecamatan Bintan Utara akan dipertandingkan Cabor renang tepatnya di Kolam Renang Fasharkan Mentigi, Cabor Asket di Vihara Dharma Santi Tanjunguban dan Cabor Tenis Lapangan di lapangan Hang Tuah,” terang Muhammad Ihksan.

“Untuk Cabor Pencak Silat akan menggunakan GOR Kawal di Kecamatan Gunung Kijang, Cabor Sepak Takraw akan dipertandingkan di GOR Kecamatan Toapaya. Sedangkan Cabor Atletik akan menggunakan Stadion Sri Tri Buana Dompak”. pungkasnya. (RDS).

Editor : Milla

Popda Resmi Dibuka, Ini Pesan Roby Kurniawan

Gubernur Kepri menyerahkan cenderamata kepada Plt Bupati Bintan
Gubernur Kepri menyerahkan cenderamata kepada Plt Bupati Bintan

Bintan, GK.com –Ratusan masyarakat Kabupaten Bintan dan Pelajar penuhi lapangan Relif Antam Kijang untuk memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang ke- VIII.

Diawali dengan pawai yang diikuti dari seluruh peserta kontingen masing-masing Daerah yang akan bertanding pada perlombaan Popda tersebut, secara resmi acara di buka oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kepri, karena telah memberikan kepercayaan yang sangat besar kepada Bintan sebagai tuan rumah.

“Dengan dilaksanakannya Popda ini, di harapkan para atlet dapat meningkatkan skil dan kemampuannya agar menjadi atlet yang berprestasi, sehingga dapat mengharumkan nama Daerahnya masing-masing,” ungkap Roby Kurniawan, Senin (25/07/2022) sekitar pukul 14.00 Wib.

Lebih lanjut, Roby Kurniawan menjelaskan, Popda ini kita laksanakan sebagai ajang evaluasi, ajang seleksi para atlet untuk memilih Bibit – bibit atlet yang terbaik.

“Tidak hanya mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, namun kita mencari atlet yang dapat bertanding ke tingkat selanjutnya. Dan saya minta para dewan juri serta wasit agar bisa memberikan nilai pertandingan secara jujur”. pungkasnya. (ARD).

Editor : Milla

Sekretaris Bapenda di Podcast MD Kepri  

Sekretaris MD Kepri, Basua
Sekretaris MD Kepri, Basua

Batam, GK.com – Untuk mengoptimalkan komunikasi publik terkait kebijakan dan program, Media Digital (MD) Kepri terus berinovasi.

Episode perdana kali ini menghadirkan Sekretaris Bapenda Provinsi Kepri, Diky Wijaya sebagai narasumber dengan perbincangan hangat bersama pengurus MD Kepri, Basua pada Senin (25/07/2022).

Dalam Podcast perdana kali ini, Diky Wijaya Buka-Bukaan, penasaran, saksikan tayangannya di chanel youtube ‘Media Digital Kepuluan Riau’.

Pengurus MD Kepri, Oki Indra Purnama mengatakan, keberadaan Podcast ini dimaksudkan sebagai sarana penyampaian informasi kepada publik yang dikemas dengan lebih santai dan ringan, sehingga dapat lebih diterima oleh masyarakat.

“Kami mempunyai podcast yang lebih santai, tapi narasinya nyampe, dan juga yang paling penting adalah masyarakat kita jangan selalu diajak terlalu serius gitu,” ucap Oki.

MD Kepri sambung Oki, secara konsisten akan menyajikan informasi mengenai kebijakan Pemerintah Daerah dan berbagai isu hangat di Kota Batam melalui laman resmi dan kanal Media Sosial (Mensos) yang dimiliki, baik berupa berita, foto, video, Instagram, YouTube, dan Facebook.

“Terobosan baru podcast MD Kepri dengan memanfaatkan Podcast sebagai saluran informasi dan komunikasi bersama masyarakat lebih intens dan fleksibel. Ini merupakan sebuah wadah aspirasi, informasi, dan komunikasi bagi masyarakat Kota Batam”, tuturnya

Ke depan, lanjut Oki, Podcast ini bisa dimanfaatkan mulai dari sosialisasi, diskusi, dan menampung ide atau gagasan serta masukan dan saran dalam pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan bagi warga Batam.

“Podcast MD Kepri akan ditayangkan di kanal YouTube ‘Media Digital kepuluan Riau,” jelasnya

Oki pun berharap beragam informasi mengenai program dan kebijakan Pemerintah Daerah serta isu hangat lainnya yang dibahas di Podcast MD Kepri ini dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama generasi muda.

“Podcast kita ini kedepannya harus lebih baik, kualitasnya, agar lebih bermutu informasinya, serta candaan dalam podcast harus lebih bermutu dan mendidik”, imbuhnya.

Sementara, Diky Wijaya mengungkapkan perasaan luar biasa. Karena channel ‘Media Digital Kepuluan Riau’ tersebut bisa menjadi saluran untuk berbicara banyak hal.

Diky berharap program Podcast ini nantinya dapat menjadi jembatan informasi bagi masyarakat. “Semoga Podcast ini nantinya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai media informasi dan juga komunikasi dalam rangka mempererat jalinan komunikasi kepada masyarakat,” harapnya.

“Podcast perdana kali ini bisa menjadi viral menebar manfaat. Mudah-mudahan subscribenya kaya subscribenya Dedy Corbuzier”. ujar Diky. (MD Kepri).

Editor : Milla