Senin, Juni 15, 2026
Beranda blog Halaman 372

Sekda Kepri Paparkan Inovasi Pelayanan Informasi di Masa Pandemi Covid-19

Sekda didampingi Kadis Kominfo Kepri saat memaparkan progres keterbukaan informasi publik di Provinsi Kepri. (Foto Diskominfo Kepri)
Sekda didampingi Kadis Kominfo Kepri saat memaparkan progres keterbukaan informasi publik di Provinsi Kepri. (Foto Diskominfo Kepri)

Jakarta, GK.com – Bertempat di Hotel Redtop, Jakarta, Selasa (01/11/2022) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengikuti Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara memaparkan progres keterbukaan informasi publik di Provinsi Kepri yang didampingi Kadis Kominfo Kepri Hasan.

Pemprov Kepri mendapat giliran pada sesi III hari kedua pelaksanaan kegiatan bersama 4 Provinsi lainnya yaitu, Jawa Tengah yang dihadiri oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Kalimantan Tengah yang dihadiri Wakil Gubernur Edy Pratowo, Bali dihadiri oleh Sekdaprov Dewa Made Indra, dan Sumatera Selatan yang dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur.

Kelima perwakilan Provinsi tersebut berada dalam Ruang Transparan Opal Hotel Redtop dan diuji pemaparannya oleh 3 orang panelis yang terdiri dari Komisioner KI Pusat Rospita Vici Paulyn, Praktisi Keterbukaan Informasi Publik Yoseph, dan penggiat KIP dari Freedom Information Work Indonesia (NGO) Arbain.

Monev KIP 2022 mengangkat tema “Digitalisasi Keterbukaan Informasi Badan Publik dalam Masa Recovery Covid-19”. Dalam uji publik Monev KIP tersebut, materi presentasi Uji Publik berkaitan dengan upaya “Mewujudkan Badan Publik Terbuka”.

Sekda Adi dalam paparannya menyebutkan, selain melaksanakan amanat UU Nomor 14 tahun 2008, Keterbukaan Informasi Publik juga merupakan pengejawantahan salah satu misi Pemprov Kepri.

“Yakni melaksanakan tata kelola Pemerintahan yang bersih, terbuka, dan berorientasi pelayanan,” ujarnya.

Sesuai dengan tema monev, Sekda Adi menjelaskan inovasi pelayanan informasi publik dalam masa pandemi Covid-19 yang dilakukan Kepri tidak terlepas dari inovasi, program kerja, strategi, rencana aksi, dan kebijakan.

“Diantaranya Inovasi Advokasi Pemprov Kepri ke Pemerintah Pusat dalam mengusulkan pembangun Rumah Sakit Khusus Infeksi Galang, kemudian menjadi pelopor untuk membuat kebijakan dalam melibatkan seluruh Rumah Sakit yang ada di Kepulauan Riau untuk penanganan Covid-19, pemberian hadiah bagi masyarakat agar bersedia di-tracing Covid-19, aksi cepat tanggap dengan menggalang 6 juta masker, 2 unit PCR , 200 ribu liter Hand sanitizer, 100 unit oksigen konsentrat, serta membuat Desa Tangguh dan Sekolah Tangguh, dan RT/RW Tangguh,” terang Adi.

Adi juga menyampaikan pada tahun 2022 ini, Provinsi Kepri menargetkan akan melakukan 2 lompatan kategori pada monev KIP dari “Cukup Informatif’ menjadi Informatif”.

“Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen memberikan peningkatan anggaran kepada Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka mendukung tupoksi Komisi Informasi Provinsi Kepri,” ungkapnya.

Memang Anggaran Tata Kelola Komisi Informasi Provinsi Kepri direncanakan terus ditingkatkan pada APBD Murni Tahun Anggaran 2022 yaitu anggaran Komisi Informasi Provinsi Kepri sebesar Rp 773 juta, kemudian pada APBD-P Tahun Anggaran 2022 meningkat menjadi Rp 895 juta. Sedangkan pada APBD Murni Tahun Anggaran 2023 anggaran Komisi Informasi Provinsi Kepri sebesar Rp 824 juta dan pengajuan pada APBD-P TA. 2023 direncanakan sebesar Rp 1,074 miliar.

Adapun sejumlah aspek penilaian materi uji publik meliputi inovasi dalam melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik; strategi dalam melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik yang berkelanjutan; serta klarifikasi yang dapat bersumber dari kuesioner, pertanyaan masyarakat, dan/atau pendalaman saat presentasi.

Sebelumnya, Pemprov Kepri telah melalui tahapan pengisian kuesioner sebelum menghadapi uji publik. Tahapan tersebut memuat 85% (delapan puluh lima persen) penilaian Monev KIP, sedangkan presentasi memuat 15% (lima belas persen) nilai keseluruhan.

Pada tahapan kuesioner terdapat Dimensi Sarana Prasarana, Dimensi Kualitas Informasi, Dimensi Jenis Informasi, Dimensi Komitmen Organisasi, Dimensi Digitalisasi, dan Dimensi Barang dan Jasa.

Di hari pertama pelaksanaan uji publik, Ketua KI Pusat Donny Yoesgiantoro mengungkapkan dari sebanyak 372 badan publik, tercatat sebanyak 108 badan publik yang mengembalikan formulir dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022.

“Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini yang harus diuntungkan adalah publik dan juga badan publik. Yang diutamakan adalah publik sebagai prinsipal dari keterbukaan publik”. ucapnya.

Tampak hadir pada momen itu, wakil Ketua Komisi Informasi Kepri Jazuli yang sebelumnya telah disepakati dalam pleno menjadi Ketua Monev KIP Tahun 2022 Provinsi Kepri. (Ron/Red).

Editor : Sai

10 Ton Bawal Bintang di Panen

Gubernur Kepri dan Bupati Bintan saat panen ikan Bawal Bintang. (Foto Diskominfo Kepri)
Gubernur Kepri dan Bupati Bintan saat panen ikan Bawal Bintang. (Foto Diskominfo Kepri)

Bintan, GK.com – Keramba Jaring Apung (KJA) Kampung Budidaya Perikanan Kampung Keter Tengah, Tembeling, Kabupaten Bintan panen ikan hasil budidaya nelayan setempat.

Ada sebanyak 10 ton Ikan Bawal Bintang yang di panen saat itu. Panen raya Bawal Bintang ini merupakan kali pertama dari hasil budidaya nelayan tempatan, yang merupakan bagian dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau, yaitu pendirian Kampung Budidaya Perikanan.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang hadir pada kesempatan itu, sangat menyebutkan program budidaya yang merupakan fokus Pemerintah dalam mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan.

“Kita patut bersyukur, sampai saat ini Pemerintah telah melakukan upaya-upaya pencanangan program pengembangan ekonomi kerakyatan. Seperti hal ini, di sektor perikanan yang melibatkan para nelayan di Keter Tengah, yang Alhamdulillah sudah dapat membuahkan hasil perdananya,” ucap Ansar, Senin (31/10/2022).

“Program Kampung Budidaya Perikanan di Keter Tengah ini merupakan salah satu dari dua lokasi budidaya yang ada di Kabupaten Bintan, yaitu Keter Tengah dengan komoditas budidaya ikan Bawal Bintang dan Desa Pengujan dengan komoditas budidaya ikan Kakap Putih. Program ini juga merupakan inovasi pengendalian Inflasi dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

“Hampir semua nelayan yang ada di Kepri berorientasi sebagai nelayan tangkap yang penghasilannya dipengaruhi oleh faktor cuaca dan tidak dapat dipastikan hasilnya. Untuk itu, kita hadirkan program ini agar Bapak Ibu dapat pula berinovasi untuk menambah penghasilan rumah tangga,” ujar Ansar.

“Masyarakat harus serius dalam menekuni kegiatan budidaya Ikan Bawal Bintang yang fasilitas pendukungnya hampir sudah terpenuhi seluruhnya,” tegas Ansar.

“Harapan kita keseriusan Bapak Ibu semuanya dalam menggeluti momentum ini dengan sungguh-sungguh. Agar terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera, bahkan sudah ada koperasi dan mitra kerja yang siap mendukung program ini,” tutur Ansar.

“Kepri memiliki Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang menjadi prioritas utama yaitu, pengembangan dan pemanfaatan sektor kelautan serta perikanan sebagai sektor unggulan dari Provinsi Kepri. Kita harapkan budidaya ini dapat menjadi awal dalam mewujudkan hal tersebut, dan pastinya membutuhkan dukungan dari banyak pihak serta masyarakat”. ungkapnya.

Pada momen itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyerahkan cinderamata kepada mitra pengelola Program Kampung Budidaya kepada Bank Indonesia Wilayah Kepri, Cabang Bank BNI Wilayah Kepri, Cabang Bank Jawa Barat Tanjungpinang, GM Manufacture and Comunication Business Agree Telkom, dan Koperasi Marine Agri Sejahtera, serta menebarkan benih ikan Kerapu di lokasi itu.

Turut hadir pada kesempatan ini, Bupati Bintan, Kepala DKP Provinsi Kepri, para nelayan dan masyarakat. (Mit/Red).

Editor : Sai

Semerak Sumpah Pemuda SDS Avicenna Gelar  Kegiatan

SDS Avicenna bersama para guru. (Foto SDS Avicenna)
SDS Avicenna bersama para guru. (Foto SDS Avicenna)

Karimun, GK.comDalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Sekolah Dasar Swasta (SDS) 018 plus Avicenna Karimun menggelar serangkaian kegiatan pada Sabtu (29/10/2022) pagi.

Seluruh siswa SD yang hadir tampak antusias mengikuti acara dengan memakai pakaian adat dari berbagai Daerah Nusantara dan pakaian profesi.

Melalui pesan Whatsapp, Kepala Sekolah (Kepsek) SDS Avicenna Desmawati S. Pd mengatakan, selain siswa, para wali murid juga turut serta mendukung acara yang sudah lama tidak terlaksana akibat Covid-19 melanda.

“Diharapkan ke depannya semoga anak – anak memiliki sifat berani dan bertanggungjawab seperti pemuda pemudi di masa lampau, perjuangan Bangsa Indonesia terus berlanjut, meski tak memanggul senjata, kita berperang melawan kejahatan dan memajukan Indonesia,” ujarnya.

Tidak lupa juga, Desmawati mengucapkan terima kasihnya kepada para guru dan wali murid yang telah ikut serta dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada ayah bunda, orang tua hebat yang telah mendukung dan meramaikan acara ini, sehingga dapat berjalan lancar. Semoga dikemudian hari kita dapat melaksanakan kegiatan yang lebih baik lagi”. pungkasnya. (Yl).

Editor : Sai

Sepanjang 2,7 Kilometer Lajur Pejalan Kaki Dan Sepeda Resmi di Buka

Kepala BP Batam bersama jajaran saat melalui lajur pejalan kaki. (Foto BP Batam)
Kepala BP Batam bersama jajaran saat melalui lajur pejalan kaki. (Foto BP Batam)

Batam, GK.com Sebagai langkah dalam menata kota dan peningkatan fasilitas bagi masyarakat Kota Batam, lajur pejalan kaki dan sepeda telah resmi di buka guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pencinta sepeda.

Mengangkat tema “Badan Pengusahaan (BP) Batam Green Movement”, peresmian diawali dengan senam bersama para pegawai BP Batam dan penanaman 3 batang pohon sikas, pemotongan pita di lajur pejalan kaki bundaran Kantor BP dan dilanjutkan dengan jalan santai di sepanjang lajur.

Adapun, lajur pejalan kaki dan sepeda tersebut dibangun oleh BP Batam sepanjang 2,7 Kilometer dengan lebar lajur pejalan kaki 4 Meter, yang mana lajur ini juga dilengkapi taman rumput, pohon tabebuya, tempat duduk, dan lampu penerangan.

“Pembangunan lajur ini, sebagai upaya menata Batam agar lebih indah dan menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi,” ujar Muhammad Rudi, Sabtu (29/10/2022) usai meresmikan lajur pejalan kaki dan sepeda.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun, agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Fasilitas yang sudah dibangun ini wajib kita jaga dan rawat bersama-sama agar dapat terus digunakan hingga generasi penerus kita dapat juga menikmatinya,” pesan Muhammad Rudi.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menambahkan bahwa fasilitas ini merupakan salah satu upaya pihaknya dalam membudayakan hidup sehat untuk masyarakat.

“Tentunya gerakan ini perlu didukung, salah satunya dengan menyediakan fasilitas lajur khusus di jalan raya untuk dapat digunakan para pencinta sepeda agar mereka dapat merasakan kenyamanan”. tutup Purwiyanto. (Hms/Red).

Editor : Sai

Polres Karimun Dan DJBC Kanwil Kepri Berhasil Menggagalkan Penyeludupan Sabu-Sabu

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano didampingi Kasat Narkoba dan Kasi Penindakan I Kanwil DJBC Kepri saat memberikan keterangan di konferensi Pers (Foto Humas Polres Karimun)
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano didampingi Kasat Narkoba dan Kasi Penindakan I Kanwil DJBC Kepri saat memberikan keterangan di konferensi Pers (Foto Humas Polres Karimun)

Karimun, GK.com – Berawal dari laporan masyarakat pada Senin (24/10/2022) lalu bahwa, akan ada tindak pidana dengan melakukan transaksi Narkotika yang diduga jenis sabu-sabu di perairan Kecamatan Belat.

Usai menerima laporan itu, sekitar pukul 15.00 Wib, Satresnarkoba Polres Karimun langsung berkoordinasi dengan pihak DJBC Kanwil Kepri yang berada di Meral agar dapat dipinjamkan armada kapal guna bersama-sama melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap target.

Kemudian, sekitar pukul 23.00 Wib pada saat melakukan penyisiran di perairan Selat Cacing Kecamatan Kundur Utara, tim mendapati sebuah Speedboat Fiber berwarna biru abu – abu dengan merek mesin Yamaha 40 PK yang sedang mengapung di pinggiran perairan.

Tidak menunggu lama, tim bergerak mendekati Speedboat, namun Nahkoda langsung melarikan diri dengan cara melompat ke laut, dan segera dilakukan pencarian, tetapi tersangka tidak dapat di temui (berhasil melarikan diri).

Dalam keterangannya saat menggelar Konferensi Pers, Kapolres AKBP Tonny Pantono menjelaskan bahwa dari hasil operasi ini, pihaknya berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 30 bungkus Narkotika jenis sabu-sabu yang di balut bungkus teh cina merk Guanyinwang dengan berat secara keseluruhan 32,07 Kilogram, dan satu unit Speedboat Fiber tanpa nama.

“Ke depannya kita akan selalu bekerja sama dengan Instansi terkait, khususnya Bea Cukai dalam mengungkap tindak pidana yang berada di wilayah perairan Karimun. Saya selaku Kapolres Karimun mengucapkan terima kasih kepada jajaran Bea Cukai yang senantiasa bekerja sama dengan kami”. ungkap AKBP Tony Pantano, Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 10.15 Wib melalui Whatsapp. (Hms/Red).

Editor : Milla

IPMKN-Y Memperkenalkan Natuna dengan Sejuta Keistimewaannya

IPMKN-Y saat Memperkenalkan dan Mempertahankan Kebudayaan Melayu di Tanah Jawa. (Foto IPMKN-Y)
IPMKN-Y saat Memperkenalkan dan Mempertahankan Kebudayaan Melayu di Tanah Jawa. (Foto IPMKN-Y)

Yogyakarta, GK.comBertempat di Gedung Societet Militair Taman Budaya Yogyakarta, sejumlah penampilan adat Melayu mulai dari tari tradisional, musik Melayu, hingga tari kreasi yang diisi oleh sanggar Selendang Delime Karimun dan sanggar Sultan Syarif sukses menarik perhatian ratusan penonton di pegelaran Seni Budaya Natuna pada Senin (24/10/2022).

Kegiatan tersebut, diadakan dalam rangka milad Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna – Yogyakarta (IPMKN-Y) yang ke- 22 dengan mengusung tema “Memperkenalkan dan Mempertahankan Kebudayaan Melayu di Tanah Jawa”.

Kepada awak Media ini, Ketua Umum (Ketum) IPMKN-Y Arya Febrian mengatakan, kegiatan ini merupakan satu – satunya kegiatan yang memperkenalkan Kabupaten Natuna secara luas.

“Semoga dengan adanya Event seni budaya Natuna ini dapat menjawab pertanyaan dari setiap orang tentang letak geografis Kabupaten Natuna hingga ke pariwisata, keunikan, dan ciri khas yang dimiliki,” ungkap Arya Febrian, Jumat (28/10/2022) sekitar pukul 13.24 Wib melalui pesan Whatsapp.

Kemudian Arya Febrian juga berharap ke depannya agar seluruh mahasiswa Natuna dapat mempertahankan budaya serta memperkenalkan keistimewaan yang dimiliki Natuna secara luas, tidak hanya kepada Indonesia saja, melainkan kepada Internasional, dimana pun mereka berada.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau memperkenalkan sejuta keindahan Natuna kepada dunia luas. Tidak hanya kepada mahasiswa, Pemerintah Daerah (Pemda) juga diharapkan dapat mensupport kegiatan ini”. pinta Arya Febrian. (IWD).

Editor : Milla