Minggu, Juni 14, 2026
Beranda blog Halaman 364

BP Batam Pelajari Teknologi WWTP Underground Korea

BP Batam Pelajari Teknologi WWTP Underground Korea. (Foto BP Batam)
BP Batam Pelajari Teknologi WWTP Underground Korea. (Foto BP Batam)

Batam, GK.com – General Manager Pengelolaan Lingkungan Iyus Rusmana selaku PPK proyek Sewerage System Batam (IPAL) mengatakan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan langkah untuk meminimalisir air limbah yang mencemari lingkungan.

Air limbah rumah tangga maupun industri mengandung berbagai jenis zat limbah diantaranya, limbah dari tubuh manusia, sisa makanan, minyak, sabun hingga bahan kimia.

“Di rumah, air limbah juga termasuk air dari wastafel, pancuran, bak mandi, toilet, mesin cuci dan sebagainya. Dunia industri juga menyumbang sebagian besar air bekas yang perlu dibersihkan,” ujarnya.

IPAL merupakan proses yang digunakan untuk menghilangkan kontaminan dari air limbah dan mengubahnya menjadi zat atau bahan yang dapat dimanfaatkan kembali ke dalam siklus air. IPAL menciptakan dampak positif bagi lingkungan, dan digunakan kembali untuk berbagai keperluan.

Sebelumnya, BP Batam telah melakukan pertemuan sekaligus penandatanganan Memorandum of Meeting (MoM) pada 22 Desember 2022 dengan Economic Development Cooperation Fund (EDCF) The Export-Import Bank of Korea selaku lender; Sunjin Engineering & Architecture Co, Ltd selaku Engineer ; dan Hansol Paper Co, Ltd selaku Kontraktor Proyek, di Kantor EDCF, Yeongdeungpo-gu, Seoul, Korea Selatan.

MoM menyatakan komitmen semua pihak untuk kembali memulai proyek pengerjaan IPAL di Batam. IPAL ditargetkan akan selesai pada akhir 2024, khusus untuk IPAL Domestik Batam.

Delegasi BP Batam kemudian melakukan kunjungan ke salah satu WWTP Underground (bawah tanah) bernama Clean Water Management Office (Water Quality Restoration Centre) di Seongnam City Hall, 283 Sampyeong-dong, Bundang-gu, Seongnamsi, Gyeonggi-do, Korea Selatan.

“Setelah survey dan pelajari bersama, IPAL domestik ini berkapasitas besar, yakni 47.000 m3/hari, lebih dari dua kali lipat dari IPAL Domestik punya kita yang 20.000 m3/hari,” terang Iyus.

“Teknologinya sama, yakni memanfaatkan bakteri pengurai. Namun ada satu yang menarik, yaitu konsep buildingnya. IPAL ini meminimalisir ruang, bangunan di bawah (underground) adalah IPAL, dan di atasnya gedung kantor dan ruangan monitoring/control panel, serta gedung lainnya. Ini bagus dan efisien, tapi membutuhkan biaya lebih besar. Serta kelemahannya adalah bau tinja yang menyengat, karena udara terjebak dalam ruangan meskipun ada exhaust,” jelas Iyus.

Menurutnya, bagi Negara maju, pengembangan IPAL sudah tak asing lagi. Masyarakat urban di Negara maju juga telah beradaptasi dengan teknologi ini, dan tertib terhadap pengelompokkan limbah atau sampah.

“Kita bisa mencontoh mereka, tentu butuh dukungan dari semua pihak, agar apa yang telah diupayakan dapat membawa manfaat ke depan. Harus ada yang memulai, dan BP Batam sejak 1995 sudah membangun dan terus mengembangkannya,” tutur Iyus.

Seorang perwakilan dari Water Quality Restoration Center di Seongnam City Hall mengatakan, WWTP ini dibangun sejak 1978 dengan mengusung tema Underground atau bawah tanah. Dengan memanfaatkan luas bangunan, WWTP dibangun di bawah tanah, sementara operasional dan administrasi berada di lantai dasar.

Dengan sumber daya manusia hanya 17 orang, IPAL ini beroperasi setiap hari dengan mengolah 47.000 ton limbah rumah tangga. Air baku hasil pengolahan kemudian dialirkan kembali ke sungai yang berada di tengah kota Seoul.

“SDM kami sedikit, tapi multitasking. Skill SDM harus disiapkan dengan baik.” kata Perwakilan dari Water Quality Restoration Center di Seongnam City Hall.

Ditambahkannya, semua Negara harus segera memulai proyek seperti ini. Fasilitas ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan fasilitas lingkungan.

“Di Negara atau Kota manapun harus investasi ini untuk jaga kesehatan masyarakat. Memang biaya besar, tetapi manfaatnya juga sangat besar, termasuk investasi jangka panjang” tutupnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan melihat sungai buatan di tengah Kota Seoul bernama Kali Cheonggye atau Cheonggyecheon, tempat dimana hasil recycle water dialirkan dan berada di tengah kota Seoul.

Dalam Kunjungan Kerja pada Senin (26/12/2022) hadir Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Tambunan, Kepala Satuan Pemeriksa Intern Konstantin Siboro, Kepala Biro Keuangan Siswanto, Kepala Biro Hukum Alex Sumarna, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Lilik Lujayanti, Manager Operasional dan Pemeliharaan Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan Raden Rara Elly Nugrahini, dan Kasubbag Dukungan Strategis Pimpinan Batami Lily Marlina. (*).

Editor : Milla

Pedagang Dan Pembeli Kompak Menjerit

Suasana Pasar Bintan Centre dan Pasar Puan Ramah. (Foto GK.com)
Suasana Pasar Bintan Centre dan Pasar Puan Ramah. (Foto GK.com)

Tanjungpinang, GK.com – Pedagang Pasar di Kota Tanjungpinang mengeluh jelang menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), karena harga jual bahan-bahan pangan mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Hal ini tentunya sangat bersebrangan dengan penjelasan yang disampaikan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati/Walikota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beberapa hari lalu yang menuturkan jika harga bahan kebutuhan pokok yang terpantau, stabil.

Baca juga : 👇👇👇

Tuti salah satu pedagang yang berdagang di Pasar Bintan Centre mengeluhkan dengan kenaikkan hampir rata-rata seluruh bahan-bahan pangan seperti cabe merah, cabe hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat yang mengalami kenaikan.

“Ya semuanya pada naik, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe hijau, rata-rata saat ini naik sekitar Rp 5.000- s/d Rp 10.000 per kilogramnya. Dan kita juga tidak ada patokan naiknya berapa, karena setiap hari pasti harga akan berubah-ubah,” ujar Tuti di Pasar Bintan Centre.

Diwaktu yang berbeda, Jumadi salah satu Pedagang di Pasar Puan Ramah mengatakan, “dengan kenaikkan harga-harga bahan pangan ini tentunya sangat berdampak atas jualannya, terutama pada harga tomat yang melonjak yang sangat tinggi,” ucapnya.

“Semula harga tomat berkisaran Rp 12.000,- per kilogramnya, kini mengalami kenaikan sebesar 45% atau sekitar Rp 22.000,- per kilogramnya,” terang Jumadi, Sabtu (24/12/2022) pukul 10.50 Wib di Pasar Puan Ramah.

“Ini tentunya berdampak pada pendapatan yang kami dapat per harinya, 25% penurunan di banding bulan-bulan biasanya. Jika biasanya pembeli membeli 1 kg atau 2 kg tomat, karena mengetahui harga tomat naik, pembeli pun hanya membeli 1/2 kg saja,” jelasnya.

“Saya berharap kepada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Perdagangan agar lebih memperhatikan dan bisa turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekkan terkait harga-harga pangan yang mengalami kenaikan cukup tinggi ini, bagaimana kedepan agar bisa stabil seperti semula. Karena standar perekonomian masyarakat pastinya berbeda-beda,” harapnya.

Sementara itu, Sari salah satu pembeli di Pasar Bintan Center mengatakan, “hari ini keluarga saya bisa makan pakai lauk tempe orek aja sudah bersyukur. Nggak usah muluk-muluk lah, yang penting perut kami bisa terisi. Semoga Bapak/Ibu yang duduk di kursi bagus itu bisa lebih peka dengan jeritan rakyat. Jangan pedulinya tunggu 5 tahun sekali”. ungkap Sari. (ANF).

Editor : Milla

Berangkat Tanpa Syarat, Liburan Nataru Naik Mencapai 60%

Kasi Lala dan Ketua Posko Induk Terpadu, Imran. (Foto GK.com)
Kasi Lala dan Ketua Posko Induk Terpadu, Imran. (Foto GK.com)

Tanjungpinang, GK.com – Memasuki masa libur sekolah menjelang Natal tahun 2022 dan Tahun Baru 2023, mobilitas calon penumpang mulai meningkat, khusunya di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

Imran selaku Kasi Lala dan Ketua Posko Induk Terpadu memprediksi pada liburan akhir tahun 2022 ini akan mengalami kenaikan penumpang mencapai sekitar 60% dibanding tahun 2021 lalu.

“Sejauh ini, berdasarkan data per tanggal 18/12/2022 hingga 24/12/2022, di perkirakan puncak arus libur Natal dan Tahun Baru terjadi pada Jumat (23/12/2022), yakni dengan total penumpang keluar sebanyak 3.549, dan total penumpang datang sebanyak 3.123,” kata Imran, Kamis (23/12/2022) pukul 11.40 Wib di Posko Induk Terpadu.

Sebelumnya, dirinya beserta tim sudah mempersiapkan dalam mengatasi terkait arus penumpang yang akan meningkat di liburan akhir tahun ini. Dirinya menuturkan, mereka telah mempersiapkan banyak armada kapal, terutama untuk tujuan Pinang-Punggur. Jadi ketika penumpang sudah dirasa cukup dalam satu kapal, maka diperbolehkan langsung berangkat.

Keberangkatan tahun ini tidak ada syarat khusus seperti tahun sebelumnya, yaitu dengan menunjukan sertivikat vaksin covid-19, karena sekarang Tanjungpinang sudah masuk dalam level 1, maka masih aman-aman saja,” terangnya.

“Kepada calon penumpang yang ingin berangkat dengan menggunakan jalur laut, beli lah tiket sebelum berangkat, ini dikarena ketersediaan kursi penumpang sangatlah terbatas. Kemudian terkhusus penumpang yang membawa anak, usahakan untuk membeli tiket untuk anak, jadi anak tidak perlu dipangku. Dan yang terakhir, jangan takut tidak berangkat, karena ketersediaan kapal sangat banyak”. tutupnya. (ANF).

Editor : Sai

Satlantas Polresta Tanjungpinang Beri Himbauan Hingga Dirikan 6 Pos Pengamanan

KBO Satlantas Polresta Tanjungpinang, Silusman. (Foto GK.com)
KBO Satlantas Polresta Tanjungpinang, Silusman. (Foto GK.com)

Tanjungpinang, GK.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), demi menciptakan lalu lintas agar tetap kondusif, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polisi Resort (Polres) Kota Tanjungpinang perintahkan tim untuk menentukan lokasi yang rawan terjadi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

Dikatakan Silusman selaku KBO Satlantas Polresta Tanjupinang, saat ini dirinya sudah mengarahkan tim untuk mendirikan 6 pos, diantaranya ada 4 pos Pam sebagai pos pengamanan arus lalu lintas, dan 2 pos Yan sebagai pos pelayanan masyarakat.

“Kemungkinan puncak kemacetan di prediksi akan terjadi pada malam tahun baru. Oleh karena itu, kami dari Satlantas akan mempersiapkan anggota untuk mengawasi semua tempat yang menjadi titik kemacetan,”tutur Silusman, Kamis (23/12/2022) sekitar pukul 13.40 Wib di Ruang Kerjanya.

“Disepanjang tahun 2022 ini, banyak sekali pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi, baik dari pengendara motor yang tidak menggunakan helm, maupun  kelengkapan surat – surat pengendara yang tidak lengkap seperti tidak adanya Sim, dan lain-lain,” terangnya.

“Saya berharap kepada para pengendara agar jangan takut kepada aparat Kepolisian, terutama kepada Satlantas. Untuk melindungi diri, menggunakan helm serta melengkapi surat-surat kendaraan itu sangatlah penting,” ujarnya.

“Dan saya menghimbau kepada masyarakat, khususnya para pengendara baik roda empat maupun kendaraan roda dua, menjelang Nataru ini, alangkah baiknya kita merayakan dirumah saja demi mencegah terjadi nya hal – hal yang tidak di inginkan”. himbaunya. (ANF).

Editor : Milla

Gubernur Kepri Instruksikan Masing-Masing Pemda Berkoordinasi Bersama TNI Dan Kepolisian, Ada Apa ?

Gubernur Kepri saat Rakor bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda. (Foto Diskominfo Kopri).
Gubernur Kepri saat Rakor bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda. (Foto Diskominfo Kopri).

Tanjungpinang,GK.com – Bertempat di Gedung Daerah, Tanjungpinang, jelang menyambut hari Raya Natal dan libur tahun baru 2023, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menggelar Rapat Koordinasi bersama Bupati/Walikota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pada rapat yang mengutamakan membahas pengkondisian kondusifitas di Kepri jelang perayaan Natal dan malam pergantian tahun 2023 itu, fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi di akhir tahun juga menjadi fokus utama dari rapat koordinasi yang rutin digelar setiap tiga bulan ini.

Saat itu, Ansar meminta seluruh jajaran Pemerintah Daerah tingkat Kabupaten/Kota bekerjasama dengan TNI dan Kepolisian untuk menjaga keamanan di daerah masing-masing.

“Nanti jelang malam natal kita akan turun langsung bersama Kapolda Kepri dan Forkopimda lainnya untuk memastikan langsung keamanan tempat-tempat ibadah di Kepri,” tegas Ansar, Kamis (22/12/2022).
Menurutnya, kondusifitas di Kepri selama ini sudah teruji bertahun-tahun. Kepri sangat jarang di terpa isu-isu SARA yang membuktikan toleransi dan persaudaraan antar golongan di Kepri begitu kuat.

“Modal kemajemukan itu yang menjadi modal utama kita untuk terus menjaga kondusifitas di Kepri,” ujar Ansar.

“Harga bahan kebutuhan pokok pertanggal 21 Desember 2022 hingga saat ini terpantau stabil, hanya sedikit mengalami fluktuatif pada komoditi cabe Rp 62.429 per kg dan telur ayam ras di Rp 1.943 per butir,” tambahnya.

Sinergi yang kuat dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) berkontribusi terhadap penurunan inflasi volatile food menjadi 2,71% (yoy) dan IHK Kepri menjadi 5,26% (yoy) (terendah kedua di Sumatera). Inflasi di Kepri masih di atas sasaran, sehingga upaya pengendalian oleh TPID perlu diperkuat terutama dengan menjaga dampak second round effect dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan.

“Saya berharap masing-masing Pemda dapat menekan harga bahan pangan jelang nataru dengan melaksanakan operasi pasar atau pasar murah dengan melibatkan Stakeholder terkait. Selain itu, dibutuhkan juga efesiensi jalur distribusi bahan kebutuhan pokok yang bisa memangkas harga dan waktu kirim. Untuk angkutan kapal penyeberangan utamakan dulu bagi kendaraan yang mengangkut komoditas bahan pangan dan juga ketersediaan armada harus selalu diperhatikan”. pesan Ansar.

Pada kesempatan itu, Ansar juga menginstruksikan agar Syahbandar pelabuhan dan Angkasa Pura selalu memperhatikan kondisi cuaca yang selalu berubah-ubah di akhir tahun. (Jlu/Red).

Editor : Milla

Perhatian Pemkab Karimun Kepada Tenaga Honorer

Bupati di dampingi Wabup Karimun saat menyerahkan Bansos kepada perwakilan Tenaga Honorer. (Foto Diskominfo Karimun)
Bupati di dampingi Wabup Karimun saat menyerahkan Bansos kepada perwakilan Tenaga Honorer. (Foto Diskominfo Karimun)

Karimun, GK.com – Dalam rangka pengendalian dampak inflasi akibat penyesuaian atau kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada 2.646 tenaga Honoror.

Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq secara simbolis kepada perwakilan tenaga Honorer secara simbolis pada saat Apel di Kantor Bupati Karimun, Senin (19/12/2022) pagi, setelah sebelumnya menyalurkan Bansos kepada masyarakat yang terdampak.

“Untuk insentif yang akan diberikan ini berjumlah sebesar Rp 300.000,-. Semoga melalui bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan Bapak dan Ibu,” ujar Aunur Rafiq.

“Penyaluran Bansos ini merupakan salah satu bentuk terhadap pemulihan ekonomi bagi Tenaga Honorer ditengah kenaikan harga BBM, dan pasca pandemi Covid-19 dari Pemerintah Daerah. Bansos ini hanya menyasar kepada Tenaga Honorer insentif, hal ini karena Honorer kontrak sudah mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Terima kasih, dan saya sangat apresiasi atas kerja keras bagi Bapak/Ibu Tenaga Honorer”. ucap Aunur Rafiq.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah menyalurkan Bansos tersebut melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dengan nilai anggaran sebesar Rp 793.000.000,-. (Red/Hms).

Editor : Sai