Senin, Juni 1, 2026
Beranda blog Halaman 323

SDN 014 Tanjungpinang Timur Menerepkan Sekolah Adiwiyata

SDN 014 Tanjungpinang Timur. (Foto GK.com / Siska)
SDN 014 Tanjungpinang Timur. (Foto GK.com / Siska)

Tanjungpinang, GK.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 014 Tanjungpinang Timur melaksanakan Program Adiwiyata yang dapat mendukung kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Kegiatan ini  merupakan salah satu program belajar yang  dibuat dari pihak Sekolah, dengan dasar arahan dan kebijakkan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

“Sekolah kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata,  dimulai dari sosialisasi hingga tahap pembinaan, penyelesaian dokumen, dan kelengkapan bukti fisik,” ujar Farida selaku Kepala SDN 014, melalui Via Whatsapp sekitar pukul 14.00 Wib.

“Untuk pembinaan SDN 014 Tanjungpinang Timur mendapat arahan langsung dari  Desriyati selaku pembina Adiwiyata DLH Kota Tanjungpinang,” tambahnya, Selasa (16/05/2023).

“Penandatanganan berkas komitmen akan dilaksanakan pada 17 Mei 2023 sekitar pukul 08.00 s/d selesai. Yang di hadiri warga Sekolah terdiri dari Kepsek, Komite ,Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Orang Tua Siswa yang di Wakili aketua apaguyuban Kelas 1 s/d Kelas 6. Ada juga perwakilan peserta didik untuk mendukung kegiatan ini, demi mewujudkan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi di SDN 014 Tanjungpinang Timur,” terangnya.

“Kegiatan penandatangan komitmen ini diadakan untuk tahun ini saja, karena tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak seluruh warga Sekolah agar merasa memiliki tanggung jawab dalam memelihara lingkungan, khusunya lingkungan SDN 014 dan sekitarnya,” tuturnya.

“Saya berharap agar kegiatan ini tidak hanya berupa penandatangan komitmen saja, tetapi sangat diharapkan bentuk aksi nyata dari setiap komponen Sekolah dalam mewujudkan kegiatan yang nantinya Insya Allah akan mengantarkan SDN 014 Tanjungpinang Timur menjadi Sekolah yang peduli lingkungan,” harapnya.

Di lain sisi, Ketua Adiwiyata Muhammad Nazir berpendapat, “Program Adiwiyata yang langsung diarahkan oleh DLH ini dapat mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga Sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup,” ungkap Nazir.

“Dan harapan saya agar Sekolah menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran bagi warga Sekolah untuk bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan di Sekolah pada khususnya, dan di lingkungan sekitar tempat tinggal setiap siswa pada umumnya”. tutupnya. (NDY).

Editor : Sai

Kepri Akan Miliki Gedung Rawat Inap Jiwa Dan Perkantoran RSKJKO EHD

Peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rawat Inap Jiwa Dan Perkantoran RSKJKO EHD. (Foto Diskominfo Kepri)
Peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rawat Inap Jiwa Dan Perkantoran RSKJKO EHD. (Foto Diskominfo Kepri)

Kepri, GK.com – Menyerap anggaran sebesar Rp 21,1 miliar dari APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2023 di atas lahan seluas kurang lebih 500 m persegi, di tambah 2,5 Ha untuk kawasan jalan dan area sekitar RSKJKO EHD, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking)
Pada proyek pembangunan Gedung Rawat Inap Jiwa dan Perkantoran Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSKJKO) Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Uban, Bintan itu, tahap pertama ini, akan dibangun sebanyak 4 bangunan.

“Dimana ada Ruang Kantor dan Ruang Rawat Inap nantinya. Kemudian nanti secara bertahap akan kita kembangkan dengan pembangunan unit lainnya,” ucap Ansar.

“Pembangunan fasilitas rawat inap RSKJKO ini di bangun untuk kepentingan masyarakat Kepri. Sehingga tidak perlu jauh-jauh mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa hingga ke Pekanbaru,” kata Ansar, Selasa (16/05/2023).

“Banyak saudara-saudara kita yang sedang sakit sebelumnya harus kita rujuk ke Rumah Sakit di Pekanbaru karena kurangnya fasilitas RSKJ di Provinsi Kepri. Untuk itu, dengan adanya pembangunan ini, kedepannya tidak lagi kita rujuk kesana. Karena akan kita rawat disini, sehingga keluarga pun tidak perlu jauh-jauh jika ingin menjenguk,” ungkap Ansar.

“Pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepri harus diperhatikan secara lebih baik lagi. Harapan saya untuk seluruh Stakeholder dan Pemda dapat benar-benar memastikan pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat Kepri, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang masih mengalami kesulitan untuk berobat, serta mendapatkan fasilitasi sebaik-baiknya,” tegas Ansar.

Direktur RSKJKO EHD Provinsi Kepri Asep Guntur Sapari menuturkan, “pembangunan RSKJKO di Provinsi Kepri sangat penting bagi masyarakat. RSKJKO tidak hanya melayani untuk penderita gangguan kejiwaan saja, tetapi juga bagi masyarakat yang mengalami kendala gangguan mental atau gejala gangguan kejiwaan, silahkan langsung di rujuk kesini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sebelum semakin memburuk. Berikut dengan ketergantungan obat-obatan tertentu,” tutur Asep.

Sementara itu, mendengar akan dibangunnya Gedung Rawat Inap Jiwa dan Perkantoran RSKJKO EHD, Ani salah satu masyarakat Kepri menyambut antusias akan kabar tersebut.

“Alhamdulillah kalau di Kepri akan memiliki semua fasilitas kesehatan yang di butuhkan warganya, jadi jika ada warga Kepri yang ingin berobat apapun itu bentuk penyakitnya, disini tersedia, dan tak perlu pergi ke daerah lain. Semoga alat-alat kesehatannya juga canggih-canggih”. pungkas Ani.

Sejalan dengan acara tersebut juga dilakukan launching Mobile Mental Health Service (MMHS) EHD Provinsi Kepr yang didukung Hotline Service Jiwa.

Adapun pembangunan yang akan di bangun diantaranya Gedung Rawat Inap dan Rehabilitasi Ketergantungan Obat Akut dan Non Akut Pria, Gedung Rawat Inap dan Rehabilitasi Ketergantungan Obat Akut dan Non Akut Wanita, Gedung Inap Kesehatan Jiwa Non Akut Pria dan Gedung Inap Kesehatan Jiwa Non Akut Wanita. (Red).

Editor : Milla

21 Mei Akan Diadakan Pemilihan Ketua Organisasi Tenis Pengda Pelti Kepri

Penyerahan undangan Musda kepada pengurus Pelti Kabupaten Natuna. (Foto Eko Prihananto)
Penyerahan undangan Musda kepada pengurus Pelti Kabupaten Natuna. (Foto Eko Prihananto)

Tanjungpinang, GK.com – Olah raga Tenis merupakan olah raga bergensi setalah olah raga Golf. Olah raga ini juga merupakan salah satu olah raga yang di minati masyarakat Provinsi Kepulauan Riau.

Demi memajukan olah raga Tenis di Kepulauan Riau, tentunya sangat dibutuhkan Pemimpin handal dalam memimpin olah raga ini, serta di dukung dengan tim organisasi yang solit di dalam.

“Di akhir bulan Mei mendatang, tepatnya pada tanggal 21 Mei 2023 akan diadakan Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Daerah Persatuan Tenis (Pengda Pelti),” ujar Bendahara Pelti Eko Prihananto S.Ak.

“Selain olah raga ini sangat bergengsi, penggemar dan pencinta Tenis yang awal nya di kalangan menengah keatas ini sudah memasuki semua kalangan. Anak-anak, dewasa kalangan bawah sampai kalangan menengah ke atas, rata-rata mulai mencintai olah raga ini. Tak heran, disini juga di tuntut ke profesionalan kepada Pengurus, serta didukung dengan kekuatan baik secara intelektual, maupun kekuatan secara budgeting,” ungkap Eko.

“Di saat ini, kondisi Perolahragaan Kepri belum maksimal dalam hal pembinaan, maupun perolehan Mendali, termasuk olah raga Tenis. Belum adanya penghargaan terhadap pelatih, petenis berprestasi, serta para pengurus juga harus menjadi catatan khusus bagi Pemerintah Daerah,” kata Eko.

“Ditambah lagi dalam hal sarana dan prasarana olah raga, khususnya olah raga tenis yang masih minim. Ini juga tak terlepas menjadi perhatian,” tambah Eko.

“Juniaidi Putra S.Pi,M Si sapaan Ketua Tenis Kepri periode 2018 s/d 2023 akan berakhir masa jabatannya. Tenis di eranya cukup berjalan dengan baik. Hanya saja ada 2 tahun di masa pandemi Covid tidak bisa melaksanakan kegiatan maupun latihan, karena edaran dari Pemerintah untuk lockdown alias di rumah saja olah raganya. Setelah pandemi usai, Program dan Pencapaian Pelaksanaan Tenis berjalan dengan baik. Pertandingan junior TDP Nasional Kepri sebagai tuan Rumah juga berjalan sukses. Turnamen semua kalangan berjalan baik, dan Alhamdulillah berkat dukungan semua insan Tenis dan pecinta Tenis se- Kabupaten/Kota, pemain junior Kepri bisa menduduki peringkat 1 se- Sumatera,” papar Eko.

“Walaun sudah banyak yang di lakukan, serta berjalan dengan baik, saat ini beliau enggan untuk mencalonkan kembali. Karena menurut pandangan beliau, untuk menjadikan Kepri lebih tangguh di bidang Tenis, selain di perlukan seorang Pemimpin yang tidak hanya profesional dan berpengalaman dalam memimpin, juga di butuhkan support anggaran dari Pemerintah. Sehingga anggaran untuk pembinaan mulai dari mengadaan bantuan sarana seperti bantuan Bola untuk seluruh Kabupaten/Kota, bantuan Net, bantuan Keranjang Bola, bantuan Raket untuk Pemula, bahkan bantuan untuk para atlit berprestasi dan pelatih dapat terpenuhi,” jelas Eko kepada gerbangkepri.com sekitar pukul 12.16 Wib, Senin (15/05/2023) via Whatsapp.

“Nantinya ada 2 calon yang sama-sama handal, dan bijaksana. Silahkan saja para pencinta Tenis Kepri memilihnya, terutama para Pengurus Cabang. Harapan kami, siapapun yang nantinya terpilih, semoga akan bisa memberikan perubahan dan warna bagi Tenis di Kepri menjadi lebih baik, dan bermarwah baik tingkat lokal maupun hingga ke Nasional. Sehingga peningkatan atlit berprestasi di Kepri akan semakin banyak, hingga akhirnya Kepri bisa dikenal sebagai wadah atlit Tenis berprestasi”. tutup Eko. (QQ).

Editor : Ron

Siswa Siswi SDN 003 Teluk Sebong Laksanakan Ujian

Kepala SDN 003 Teluk Sebong, Nurita (Foto GK.com / Siska)
Kepala SDN 003 Teluk Sebong, Nurita (Foto GK.com / Siska)

Bintan, GK.com – Dalam menyambut Ujian kelulusan tingkat Sekolah Dasar (SD) Tahun Ajaran 2023 yang diselenggarakan dari tangga 15 s/d 20 Mei, Kelas VI SDN 003 Teluk Sebong inisiatif untuk melakukan pelaksanakan dua kali Ujian yaitu, Ujian Akhir Semester dan Ujian Akhir Sekolah.

“Mengingat dan menimbang kami Sekolah besar, jadi kami berinisiatif untuk melakukan dua ujian yaitu, Ujian Akhir Semester dan Ujian Akhir Sekolah,” ungkap Kepala SDN 003 Teluk Sebong, Nurita kepada Media ini, Senin (15/05/2023) melalui via Telephone, sekitar pukul 15.00 Wib.

“Kami juga mempersiapkan pembelajarannya dari Guru Kelas masing-masing, kemudian baru kita melaksanakan ujian Sekolah,” tambahnya.

“Waktu semester ganjil, kami ujian berbasis Komputer, karena sekarang terkendala di jaringan WiFi yang agak lelet, jadi otomatis kami masih menggunakan manual,” terang Nurita.

“Soal ujian ada 50 soalan untuk masing-masing pelajaran, kecuali pelajaran Matematika yang 40 soal. Dan ujian ini khusus untuk Kelas VI saja yang akan melanjutkan ke tingkat pertama,” ujarnya.

“Sementara untuk sistem ujian kita masih tetap sama. Sebagai guru, kami bertugas hanya mengawasi dan menjaga. Prasarananya dari pihak Sekolah menyiapkan alat tulis untuk ujian,” tutupnya.

Kepada Media ini, Rendi salah satu siswa yang hari ini mengikuti Ujian  mengaku gugup dan takot.

“Jujur agak sedikit cemas, karena ini kan Ujian akhir. Semoga saya bisa melewati Ujian ini dengan hasil yang memuaskan”. harap Rendi. (NDY).

Editor : Sai

Buat Paspor 4 Hari Kerja Siap

Pemohon saat membuat Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun. (Foto Imigrasi Karimun)
Pemohon saat membuat Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun. (Foto Imigrasi Karimun)

Karimun, GK.com – Berdasarkan Permenkumham Nomor 18 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Permenkumham Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor pasal 22 ayat 1 diterangkan bahwa, proses penyelesaian Paspor hanya 4 hari kerja setelah dilakukannya pemeriksaan, dengan persyaratan permohonan, terkecuali untuk Paspor hilang, rusak, dan duplikasi. Namun jika terdapat gangguan pada kesisteman, maka penyelesaian dapat lebih dari 4 hari kerja.

Ditegaskan oleh Kepala Kantor Imigrasi Karimun Zulmanur Arif, Imigrasi Karimun terus berkomitmen dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM dengan menjamin penyelesaian Paspor selesai 4 hari kerja setelah foto dan wawancara.

Dalam keterangannya kepada Media ini, Senin (15/05/2023), Zulmanur Arif memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa, permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Karimun bisa selesai dalam 4 hari kerja setelah dilakukannya pengambilan foto dan wawancara.

“Masyarakat yang telah melakukan proses foto dan wawancara, maka Paspornya akan selesai setelah 4 hari kerja. Dan masyarakat tidak harus menunggu di informasikan oleh petugas, karena kepastian waktu penyelesaian sudah pasti 4 hari kerja setelah foto dan wawancara. Namun demikian, jika masyarakat memerlukan informasi yang akurat, silahkan menghubungi nomor layanan kita di Nomor Handphone 081365209090,” jelas Zulmanur Arif.

Selain itu, Zulmanur Arif juga menerangkan, terdapat 2 fungsi keimigrasian yang harus dijalankan dalam pemberian Paspor dalam rangka memberikan perlindungan kepada warga Negara Indonesia.

“Pertama pelayanan, dan yang kedua keamanan melalui pengawasan keimigrasian baik pengawasan administratif maupun lapangan. Tentu apabila terdapat hal-hal yang perlu didalami terkait persyaratan Paspor yang dilampirkan, nantinya akan dilakukan pengecekkan di lapangan, serta administratif melalui koordinasi bersama Instansi terkait yang mengeluarkan KTP, KK, Akte Lahir, Buku Nikah, Ijazah, dan Surat Baptis terkait keabsahan dokumen,” terang  Zulmanur Arif.

Sementara itu, Sinta salah satu Pemohon yang sedang melakukan pegurusan Paspor mengungkapkan, “bagus lah dengan adanya program yang sekarang ini, masyarakat yang hendak melakukan pengurusan dalam pembuatan Paspor bisa lebih di permudah, serta waktu siap nya Paspor juga lebih cepat”. tuturnya. (NDY).

Editor : Sai

Pembangunan Terhenti, Komisi III DPRD Kepri Tinjau Lokasi

Komisi III DPRD Kepri saat tinjau lokasi Pelabuhan Malarko. (Foto DPRD Kepri)
Komisi III DPRD Kepri saat tinjau lokasi Pelabuhan Malarko. (Foto DPRD Kepri)

Karimun, GK.com – Pembangunan Pelabuhan Malarko di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun yang terhenti ditinjau Komisi III DPRD Kepri pada Senin (15/05/2023), guna memastikan penyebab mengapa hal tersebut terhenti.

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Widiastadi Nugroho, serta diikuti anggota Komisi III Sahmadin Sinaga, Surya Sardi, Irwansyah, Yudi Kurnain, Sugianto pada kegiatan itu juga turut hadir Kepala KSOP Kabupaten Karimun Jon Kenedi, Kepala BP KPBPB Karimun Faisal dan Staf.

Pada kesempata itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri Widiastadi Nugroho menyayangkan dengan anggaran yang sangat besar, namun mirisnya, hingga saat ini pembangunan itu masih belum selesai.

“Hal ini tentunya sangat penting, karena ini akan menjadi Pelabuhan bongkar muat kapal-kapal besar yang nantinya bisa menumbuhkan perekonomian di Kepri. Dan tentunya kalau dibiarkan saja, maka beton-beton pembangunan Pelabuhan ini lama kelamaan akan rusak,” ujar Widiastadi Nugroho.

“Kami turun kesini untuk memastikan secara langsung, mengapa Pelabuhan Malarko ini terhenti pembangunannya, karena sudah terlalu lama sejak tahun 2013, dikawatirkan beton-beton pembangunan Pelabuhan ini lama kelamaan akan rusak,” ucap Widiastadi Nugroho.

“Dan peninjauan ini bersifat resmi, karena sebelumnya Gubernur Kepri telah menerbitkan surat ke Menteri Perhubungan tentang Rekomendasi Hibah Pelabuhan Malarko ke BP KPBPB Karimun agar pihak BP dapat melanjutkannya,” ungkap Widiastadi Nugroho.

“Jika memang benar BP Karimun siap untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan ini, kenapa tidak segera dilanjutkan ? kalau bisa dipercepat, apalagi pihak BP Karimun sudah dimintai untuk melengkapi/menyiapkan dua persyaratan yang diminta oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” tutur Widiastadi Nugroho.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jon Kenedi mengiyakan hal tersebut, bahwa telah menerima surat dari Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terkait kelengkapan persyaratan yang harus di penuhi pihak BP Karimun, namun kenapa sampai saat ini KSOP belum berkoordinasi dengan pihak BP Karimun, dikarenakan takut terjadi Double Posting anggaran.

“Bisa bermasalah jika di APBN sudah dianggarkan, namun di APBD juga dianggarkan, sebaiknya kita sama-sama memastikan dulu hal ini, agar nanti tidak terjadi Double Posting penganggaran,” jawab Jon Kenedi

“Selain itu, ada juga tanah di sisi darat Pelabuhan Malarko yang belum bersertifikat. Dikawatirkan ada masalah, dan ada juga beberapa lahan belum di bebaskan dari Pemkab Karimun,” jelas Jon Kenedi.

“KSOP meminta BP Karimun menunggu sebentar, karena pihak KSOP akan berkoordinasi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk kepastian pengalihan hak tersebut. Karena jika semua administrasi sudah di lengkapi, dan sudah siap diproses oleh Sesditjen, maka pihak KSOP hanya melanjutkan penyerahan Pelabuhan Malarko ke BP Karimun,” terangnya.

“Kami akan menindaklanjuti secepat mungkin ke Sesditjen untuk proses hibah ini, proses hibah oleh Kementerian Perhubungan/Sesditjen/KSOP ke Gubernur Kepri, kemudian dari Gubernur Kepri ke BP Karimun melalui Bupati Karimun, serta di mohon pihak BP Karimun menunggu kabar dari kami,” tutur Jon Kenedi.

Sementara itu, menanggapi polemik ini, Kepala BP Karimun menuturkan jika pihaknya akan menunggu informasi dari KSOP, serta diharapkan secepat mungkin proses hibah ini dapat terealisasi.

“Kami akan melengkapi semua persyaratan yang di minta, namun diharapkan sebelum Pelabuhan ini dialihkan ke kami, mohon semuanya dipastikan tidak ada masalah, agar kami dapat melanjutkan pembangunan ini sesuai ketentuan yang berlaku, dan kami siap menunggu”. tegasnya.

Pembangunan Pelabuhan  Malarko memang menjadi tanda tanya dan misteri hingga sampai saat ini. Pembangunan yang merupakan proyek multiyears dari Pemerintah Pusat menelan dana 200 M lebih itu dibangun di Kabupaten Karimun untuk dijadikan Pelabuhan Kontainer dan sandarnya kapal-kapal besar terhenti sejak Tahun 2013 hingga sekarang. (Red).

Editor : Milla