Beranda Serba-Serbi Galeri Foto DPRD Karimun Kecewa, Saat Diundang RDP, PT KMS Tidak Hadir

DPRD Karimun Kecewa, Saat Diundang RDP, PT KMS Tidak Hadir

182
0

Karimun, GK.com – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang di gelar pada Selasa (9/6) sekitar pukul 11 Wib di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus), DPRD Karimun kecewa terhadap PT Karimun Marine Shipyard (KMS) yang saat itu diundang terkait dengan adanya laporan insiden penabrakan Kapal Nelayan diperairan Pulau Tambelas oleh Tugboat Vaquita Dolphin yang dinaungi oleh PT KMS, dengan dugaan adanya unsur kesengajaan dan kelalaian oleh Nakhoda Tugboat tidak hadir.

Bersama para Nelayan saat RDP tersebut di gelar, DPRD Kabupaten Karimun berharap kepada pihak Perusahaan dapat memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Karimun Rasno, bersama Ketua Komisi III DPRD Karimun Drs. H. Ady Hermawan, Wakil Ketua Komisi III Raja Rafiza, dan Sekretaris Abdul Manaf saat menghadiri RDP.

Wakil Ketua II DPRD Karimun Rasno, SE.,M.Si., yang saat itu turut ikut menjadi salah satu korban tabrak lari bersama 9 Nelayan membeberkan kronologi peristiwa yang hampir merenggut nyawanya bersama para Nelayan.

Dimana pada saat itu, dirinya bersama 9 orang Nelayan sedang memancing menggunakan Pompong di Wilayah tangkap Nelayan, dan bukan alur dari wilayah pelayaran.

Suasana saat RDP di gelar

“Sebelum terjadinya penabrakan itu, saya melihat Tugboat tersebut berjalan kearah Pompong kami, dan kami juga sudah sempat melambaikan tangan, bahkan berteriak. Namun naasnya, pihak Tugboat tidak memberikan tanda apapun supaya kami bisa menghindar. Lalu setelah terjadinya insiden itu, tidak ada inisiatif juga dari pihak Tugboat untuk membantu kami. Sementara pada saat kejadian itu, mereka melihat, kenapa justru mereka tidak memperdulikan kami, dan kemudian berlalu begitu saja,” tutur Rasno.

“Untung saja para Nelayan ini merupakan Nelayan yang tergolong profesional, sehingga dengan cepat mereka memotong tali pompong yang terikat, karena jika hal itu tidak segera dilakukan, bisa saja Pompong kami sudah tenggelam ditimpa Tugboat tersebut,” ucapnya.

Wakil Ketua II DPRD Karimun Rasno bersama anggota DPRD lainnya

Masih menurut Rasno, saat itu, saya juga sempat mempertanyakan kepada para Nelayan, apakah tempat mereka memancing itu adalah merupakan jalur pelayaran ? Nelayan menjawab bahwa, sudah  sejak dahulu lokasi tersebut kerab menjadi tempat mereka mencari ikan, namun belum pernah mereka dilewati oleh Kapal Tugboat seperti itu.

Ditambahkan Rasno, mereka yang hampir terjatuh kelaut juga berhasil menyelamatkan diri, dengan kondisi mesin Pompong yang mati total akibat ditabrak oleh Tugboat tersebut, pihaknya lantas segera  mencari pertolongan melalui Speed Ambulan laut dari Baznas Karimun untuk dapat segera menyelamatkan diri mereka.

Perwakilan Nelayan saat menyampaikan pendapatnya

“Hal ini tentunya harus ditindaklanjuti, karena selama ini kita juga sering mendengar hal serupa, namun tidak ada penyelesaian dari permasalahan yang mereka hadapi, sehingga Nelayan kita tidak terlindungi. Tentunya peristiwa seperti ini kita harapkan jangan sampai terulang kembali,” ujarnya.

“Jika saya tidak angkat bicara, mungkin kita tidak akan pernah mengetahui ada permasalahan di laut yang dialami oleh masyarakat yang berprofesi sebagai Nelayan,” kata Rasno.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Karimun Drs. H. Ady Hermawan mengatakan, digelarnya RDP untuk permasalahan ini memanglah harus segera dicarikan solusinya, karena persoalan ini bukan saja hanya mendengar laporan dari Nelayan, namun juga diperkuat dengan peristiwa yang langsung dialami oleh Wakil Ketua DPRD Karimun.

“Nelayan kita harus dapat kita lindungi dalam mencari nafkah dilaut, mendengar kronologi peristiwa yang hampir merenggut nyawa manusia ini, jangan sampai persoalan ini kembali terjadi lagi”. pungkasnya.

Turut hadiri juga pada RDP tersebut, Wakil Ketua Komisi III Raja Rafiza, ST, Sekretaris Komisi III Abdul Manaf, anggota Azmi, SE, M. Sidan Hasanuddin, SE, Kasi Penyidikan KSOP Kabupaten Karimun Teuku Faisal beserta anggota, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun Afrian, para perwakilan dari Dinas Perikanan Kabupaten Karimun, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Kepri Cabang Dinas Karimun, UPZ Baznas, dan Ketua Nelayan. (KR).

Editor : Febri