Lingga Dulu dan Sekarang

Oleh: Abdul Rahman
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Gerbangkepri.com

LINGGA dulu adalah sebuah kecamatan yang gelap gulita. Tidak punya apa-apa. Di sepanjang jalan hanya pohon-pohon sagu yang kita lihat dimana-mana. Tapi sekarang Lingga sudah menjadi sebuah Kabupaten yang sudah diperhitungkan di dunia nasional maupun internasional.

Pada tahun 2017 Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pernah turun ke Lingga untuk melihat langsung seperti apa kabupaten ini. Kedatangan Wakil Presiden membawa angin segar bagi masyarakat Lingga. Ternyata sekarang Lingga menjadi sorotan mata pemerintah pusat maupun dunia.

Kemajuan di bidang infrastruktur Kabupaten ini juga tergolong cepat. Sejak dipimpin Bupati Daria dua periode, perubahan di Lingga langsung nampak. Kawasan-kawasan yang tadinya berupa padang ilalang telah ditata. Sekolah, rumah sakit, dan ruang publik lainnya dibangun.

Kawasan destinasi wisata dipoles. Promosi gencar hingga seluruh dunia. Jajaran gedung-gedung perkantoran kini menghias pusat ibu kota Lingga. Jalan dan jembatan penghubung dalam daerah juga telah dibangun. Pelabuhan, pelantar, taman kota dan ruang terbuka hijau juga telah tersedia dengan megahnya.

Kini pucuk pimpinan Lingga berganti. Dijabat Alias Wello bersama wakilnya Muhammad Nizar. Pusat-pusat ekonomi baru kini semakin tumbuh subur di Lingga. Disadari atau tidak, Lingga telah menjelma menjadi kota yang jauh berbeda. Maju dan berkembang.

Sektor pertanian Lingga juga kini menjadi perhatian pusat. Adalah Bupati Lingga Alias Wello yang menggenjot sektor tersebut sejak awal menjabat.

Lahan-lahan tidur ia sulap jadi sawah. Tanah-tanah yang tak produktif dijadikan areal perkebunan. Rawa-rawa tak berpenghuni dirombak jadi tambak. Metode pertanian modern diterapkan. SDM dibina.

Hasilnya, panen padi, ikan dan hasil perkebunan dalam beberapa kali uji coba amat memuaskan. Bahkan melebihi target yang ditetapkan.

Diperkirakan dalam waktu tidak lama lagi Lingga jadi lumbung beras Provinsi Kepri. Namun jika melihat keseriusan Pemkab yang terus memperluas areal pertanian, bukan tak mungkin Lingga juga jadi penyuplai beras untuk Republik ini.

Maka, bukan hanya Wakil Presiden saja yang penasaran dengan Lingga. Presiden Joko Widodo bahkan dijadwalkan akan membawa beberapa tamu asing dari beberapa negara besar untuk mengadakan pertemuan di Lingga pada tahun 2018 ini.

Ini sangat luar biasa. Semoga kedatangan Presiden ke Lingga membawa angin segar bagi masyarakat Lingga, maupun Provinsi Kepri secara umum.

Kedatangan Presiden bersama tamu-tamu asing ke Lingga mudah-mudahan membawa manfaat yang besar bagi Kabupaten Lingga, khususnya di bidang pariwisata. Karena Lingga banyak sekali mempunyai tempat-tempat wisata yang masih alami yang bisa di kunjungi wisatawan dari mancanegara.

Seperti Desa Benan, Batu Berdaun di Dabo Singkep, pulau berhala, Pena’ah, tugu khatulistiwa, Desa Batu Berlubang dan masih banyak lagi tempat wisata yang ada di Kabupaten Lingga.

Selain wisata, Lingga juga banyak potensi lain yang bisa diolah investor asing maupun investor lokal. Seperti air terjun yang masih alami yang ada di beberapa tempat di Kabupaten Lingga yang sangat bagus. Contohnya Air Terjun Jelutung yang pernah dikunjungi Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Gubernur memuji kebersihan air terjun tersebut.

Kita berharap kedatangan Presiden ke Lingga bisa memanfaatkan potensi air ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Batam atau ke negara tetangga seperti Singapura. Karena baik Batam atau Singapura masih kekurangan air bersih. Jika dimanfaatkan sebaik-baiknya, mungkin PAD Kabupaten Lingga bisa lebih meningkat.

Kita berharap pemimpin-pemimpin kita yang ada di Kabupaten Lingga lihai mencari peluang dengan kedatangan Presiden RI ini. (*)

About the Author: admin01