Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 959

Arifin Siap Bertarung Pada Pilkada Bengkalis 2020 Mendatang

Bengkalis, GK.com – Meski Tahun 2019 belum berakhir, namun suasana politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bengkalis yang pemilihannya akan dilaksanakan pada Tahun 2020 mendatang, sudah mulai terasa. Selayaknya Putra Daerah yang ingin memajukan tempat kelahirannya, Arifin, SH.,MH memantapkan niatnya untuk maju mencalonkan diri menjadi calon Bupati Kabupaten Bengkalis, yang siap bertarung di PilkadaTahun 2020 mendatang.

Tidak hanya memantapkan niatnya, dukungan serta motivasi dari keluarga, Tokoh masyarakat, dan masyarakat Bengkalis juga telah digenggam oleh Arifin yang telah lama membangun karir sebagai Advokat dan Dosen di Jakarta itu. Untuk membuktikan keseriusannya maju pada Pilkada Bengkalis di Tahun 2020, saat ini, Ia telah mengambil formulir di partai Politik, untuk mendaftarkan diri menjadi calon Bupati Kabupaten Bengkalis di Pilkada 2020 mendatang.

“Iya, Bapak sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Politik, yakni di  Partai Demokrat,  meskipun dirinya tidak bisa hadir saat mengambil formulir, namun niat Bapak untuk maju di Pilkada Kabupaten Bengkalis telah bulat,” terang Alif Hartanto selaku perwakilan Arifin, kepada Media ini, Minggu (27/10).

Disampaikan Alif Hartanto, salah satu program Arifin untuk Bengkalis kedepanya yakni pembangunan yang tepat dan berdaya guna untuk kemajuan Bengkalis kedepan, baik pembagunan fisik sarana-prasarananya, maupun pembangunan Sumber Daya Manusia(SDM) dan mental spiritual anak Negeri.

Alif yang merupakan mantan Kepala DesaTeluk Latak tersebut menambahkan, dirinya dan tim saat ini semakin solid dan terus bergerak dalam memberikan dukungan kepada Arifin.

“Semoga niat baik ini dipermudahkan oleh Allah SWT sampai di haripenetapan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020 mendatang”. harap Alif Hatanto. (Rul/Andi).

Editor : Febri

 

Event IDBR 2019 Memperebutkan Rp 196 Juta

Tanjungpinang, GK.com – Pembukaan penyelenggaraan event International Dragon Boat Race (IDBR) 2019 yang digelar di Sungai Carang, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau telah dimulai dengan serangkaian kegiatan meriah yang mengundang antusias masyarakat sekitar yang datang untuk menyaksikan.

Sebanyak 40 tim dari dalam maupun luar Negeri bersiap untuk menampilkan kemampuan maksimalnya agar meraih juara. Dimana babak final IDBR tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 27 Oktober 2019, esok hari.

 

Pemukulan bedug oleh Wali Kota Tanjungpinang bersama Plt. Gubernur Kepri

 

Pembukaan IDBR 2019 ini, ditandai dengan mengetuk beduk dan pelepasan balon oleh jajaran Pejabat Pemerintah Kota Tanjungpinang maupun Provinsi Kepri.

Dikesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd mengingatkan kembali akan sejarah olahraga yang disebut Dragon Boat ini, yang mana telah ada sejak Tahun 2002, dan hingga Tahun 2019 ini sudah berlangsung sebanyak 18 kali sehingga menjadi kebudayaan Kota Tanjungpinang untuk menggelar IDBR menjadi agenda Tahunan.

 

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd saat memberikan kata sambutan 

 

“Dulu penyelenggaraan IDBR ini digelar di Tepi Laut, tepatnya di seputaran Pelabuhan Sri Bintan Pura, namun empat Tahun belakangan ini kita gelar di Sungai Carang, hal itu dikarenakan Sungai Carang ini merupakan tempat sejarah, selain itu juga pelaksanaan disini agar menghindari ombak laut lepas dan ombak kapal,” ujar Syahrul, Sabtu (26/10) sekitar pukul 09.30 Wib.

Selanjutnya, Syahrul menjelaskan bahwa dengan wilayah Kepri yang identik laut dan sungai, kegiatan ini mencerminkan Kota Tanjungpinang dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada, dengan tujuan untuk membantu Pemerintah dalam bidang Kebudayaan, Pariwisata dan Kemaritiman.

“Tidak hanya perlombaan Dragon Boat, acara ini juga diisi dengan adanya kegiatan Coffee Shop Festival Tahun 2019, yang diikuti oleh Pengusaha kecil menengah Kota Tanjungpinang dan pembuat kopi yang berkecimpung di dunia kuliner,” kata Syahrul.

 

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dan Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto foto bersama peserta IDBR 2019

 

“Hal ini seakan membuktikan bahwa dengan adanya kegiatan ini, tentunya akan berdampak postif pula bagi aktifitas perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Syahrul berharap kepada peserta agar dapat mengunjungi objek wisata yang ada di Kota Tanjungpinang, seperti Pulau Penyengat dan masih banyak lagi.

Sementara itu, Plt. Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, S.Sos, MM, yang membuka Kegiatan IDBR 2019 mengatakan bahwa, akan memberi dukungan serta dorongan kepada semua peserta dari Kabupaten/Kota, maupun dari luar negeri yang mengikuti kegiatan ini.

“Pasti kita akan memberi dukungan selalu, kita ingin kedepannya Kota Tanjungpinang ini menjadi tempat wisata yang banyak dikenal orang, dan untuk Kabupaten/Kota yang lainnya, teruslah lakukan pembangunan ditempatnya masing-masing, agar menjadi lebih baik,” kata Isdianto.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Drs. Surjadi, MT menerangkan bahwa, total hadiah yang diperebutkan dalam kegiatan ini adalah sebanyak Rp 196 juta, termasuk hadiah untuk eksibisi 20 pendayung sebesar Rp 28 juta.

Doa bersama

 

“saya berharap kegiatan IDBR 2019 dapat berjalan dengan lancar, serta terhindar dari setiap kejadian yang tidak diinginkan”. pungkas Surjadi . (MI)

Editor : Febri

KKN di Desa Pangkil, Mahasiswa STIE Upayakan Peningkatan Penghasilan Ibu Rumah Tangga

Bintan, GK.com – Sekelompok Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang menjalankan program wajib masa Kuliah yang disebut Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2019, pada Sabtu (26/10/).

Salah satu dari sekian banyak kelompok yang telah dibagikan, mengabdikan dirinya di Desa Pangkil, yaitu kelompok Pangkil 1 yang dibimbing oleh Meidi Yanto, SE, M.Ak dan Pangkil 2 oleh Raja Hardiansyah,SE.,ME.

Disana, para Mahasiswa mengisi KKN dengan melakukan pelatihan pembuatan Tanjak yang dilatih oleh Agus Aryando Anggara, SE yang juga merupakan Alumni STIE Pembangunan Tanjungpinang. Selain itu, adapula pembuatan Keripik Kelapa dan Nugget Tamban bersama para ibu-ibu PKK, KUBE dan pelaku ekonomi kreatif setempat.

Dengan menyalurkan ilmu mengenai Manajemen juga Akuntansi yang telah didapat selama pembelajaran di bangku Kuliah, para Mahasiswa hadir membantu meningkatkan perekonomian dan penghasilan tambahan bagi ibu rumah tangga di Desa Pangkil.

Kepada Media ini, Meidi Yanto,SE.,M.Ak yang merupakan Dosen Pembimbing mengharapkan agar mahasiswa mampu memotivasi dan memberdayakan ibu rumah tangga di Desa Pangkil untuk memciptakan produk unggulan khas Desa Pangkil, agar nantinya dapat menambah penghasilan keluarga mereka.

“Dengan KKN Pembelajaran dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (P2EM) ini, semoga Mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang mereka pelajari di Kampus,serta dapat bersosialisasi dengan baik kepada masyarakat, degan tujuan sebagai bekal Mahasiswa ketika lulus kelak,” ujar Meidi Yanto.

Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah bentuk bakti Mahasiswa kepada masyarakat,khususnya dalam menggali potensi bahan baku yang mudah di dapat untuk di jadikan produk jual, seperti kelapa dan ikan tamban.

“Apalagi Desa Pangkil ini akan mengadakan turnamen sepak bola, semoga pelatihan produk dapat dijual di acara turnamen tersebut”. tutupnya. (Rei).

Editor : Febri

Tindak Lanjut MoU, DKPP Perkim Butuh Rp.23 Miliar Kelola PJU

Tanjungpinang-GK,-Penghematan terhadap pembiayaan lampu jalan salah satunya dengan menggunakan meterisasi sangat perlu untuk dilakukan selain menjadi atensi rekomendasi BPK pada tahun 2017 dan juga merupakan tindak lanjut Kesepakatan Kerjasama antara Pemerintah Kota Tanjungpinang diwaliki oleh Penjabat Walikota, H Raja Ariza bersama PT Perusahaan Listrik Negara Area Tanjungpinang diwakili oleh Manajer PT PLN, Fauzan pada tahun 2018 lalu.

Menindaklanjuti kerjasama itu, Dinas Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Perumahan Pemukiman (DKPP Perkim) Kota Tanjungpinang juga mengusulkan agar pihak PLN menurunkan beban daya listrik penerangan jalan dari yang disepakati antara Pemko dengan PT PLN sejak tahun 2013 silam. Namun untuk realisasi perubahan kontrak pembelian daya tersebut, pihak PLN dan DKPP Perkim perlu melakukan konsolidasi dan validasi ulang jumlah lampu jalan tanpa meteran yang ada.

“Setelah MoU tersebut, kita mengusulkan agar dilakukan penurunan beban daya dari kesepakatan pada tahun 2013 silam, namun hingga kini belum terealisasi karena membutuhkan data yang valid dan sebagian pemasangan lampu yang baru kita mengunakan meterisasi”terang Amrialis

Lanjut Amralis menjelaskan, meterisasi lampu jalan atas PJU yang belum menggunakan meteran Kwh, akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kecukupan anggaran.

“Kita membutuhkan setidaknya 23 Miliar selama satu tahun untuk kegiatan dibidang Penerangan Jalan Umum, mulai dari perawatan, meterisasi dan penambahan pemasangan lampu di jalan yang belum terpasang PJU. Selain itu untuk penghematan, sejak tahun 2014 kita sudah mengganti hampir 100% jenis lampu SON ke jenis LED”ungkap Amrialis di ruang kerjanya, Jumat (25/10)

Saat ini pendapatan Pemerintah Kota Tanjungpinang dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) mencapai Rp 25 miliar setahun, dan pajak ini merupakan peran serta masyarakat untuk mendukung pemerintah daerah meningkatkan pelayanan fasilitas lampu jalan.

Penulis : Edy

Tindaklanjuti Dugaan Penggelapan Dana Yang Dilakukan Oleh YR, Inspektorat Bentuk Tim Khusus

??

Tanjungpinang, GK.com – Inspektorat Daerah Kota Tanjungpinang menindaklanjuti perkara atas dugaan penggelapan dana pajak, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 1,2 miliar, yang diduga digelapkan oleh oknum Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan inisial (YR).

Menurut pernyataan yang diberikan oleh Kepala Inspektorat Daerah Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan yang juga merupakan sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Tanjungpinang, kepada Media ini melalui pesan Whatsapp mengatakan bahwa, saat ini sudah dibentuk tim yang akan menangani kasus dugaan penggelapan tersebut.

“Kita sudah bentuk tim dari Inspektorat untuk menindaklanjuti kasus yang dilakukan oleh YR,” ujar Dahlan, Jum’at (25/10) sekitar pukul 11.00 Wib.

“Saat ini, tim yang sudah kita bentuk, sedang meminta keterangan dari pihak Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Untuk tahap selanjutnya, Tengku Dahlan menjelaskan, saat ini dirinya belum bisa mengambil langkah lebih jauh, dikarenakan masih menunggu hasil dari timnya.

“Setelah kita menerima hasilnya, barulah akan didiskusikan untuk langkah selanjutnya,” tegas Dahlan.

“Nantinya tim tersebut juga akan melaksanakan peninjauan dari aspek kedisiplinan terhadap oknum ASN yang diduga melakukan penyelewangan itu,” tuturnya.

“Untuk aspek lain, seperti unsur pidananya, sudah ditindaklanjuti oleh kawan-kawan APH (Aparat Penegak Hukum), sementara untuk hasil yang nantinya didapat oleh tim, akan diserahkan kepada Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd”. pungkasnya.

Untuk diketahui, Kepala Bidang (Kabid) Aset pada Kantor BPKAD Kota Tanjungpinang, YR yang baru dilantik oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul sekitar Bulan Januari 2019 lalu, kini harus berurusan dengan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, atas kasus dugaan korupsi penggelapan terhadap Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bagunan (BPHTB) yang dilakukannya, dan saat ini, kasusnya sedang diusut oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. (MI).

Editor : Milla

DKPP Perkim Tanjungpinang Butuh Tambahan Kontainer Sampah

Tanjungpinang, GK.com – Dinas Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Perumahan Pemukiman (DKPP Perkim) Kota Tanjungpinang masih mengalami kekurangan sarana dan prasarana untuk penanganan kebersihan. Salah satunya bak kontainer sampah untuk menampung sampah dari kawasan pemukiman masyarakat.

Mayoritas bak kontainer yang dimiliki dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat. Kendati demikian, bak sampah tersebut tetap difungsikan secara maksimal dan di perbaiki agar tetap layak fungsi.

fhoto : istimewa

 

“Pada anggaran perubahan tahun 2019 ini, kita akan lakukan perbaikan bak kontainer dan pelaksanaan dilakukan sesuai proses pengadaan barang jasa,” ungkap Kepala DKPP Perkim, Amrialis, Minggu (20/10) di Kantornya.

Amrialis berharap, di Tahun 2020 Pemko dapat merealisasikan anggaran untuk penambahan kontainer sampah, minimal 40 unit kontainer/bak sampah. Menurutnya, kebutuhan ini selain untuk mengganti bak sampah yang rusak parah, juga untuk dapat memaksimalkan penanganan sampah di lokasi yang selama ini belum difasilitasi bak sampah.

“Kita berharap dapat terealisasi, karena terdapat sejumlah lokasi yang masih membutuhkan tempat sampah sehingga efeknya ke masyarakat seringkali membuang sampah sembarangan disepanjang jalan menuju lokasi pemukiman,” kata Amrialis.

Lanjut Amrialis berharap, dengan terpenuhinya fasilitas bak sampah di lingkungan masyarakat dapat meminimalisir pemandangan sampah Rumah Tangga yang berserakan di pinggir jalan, sehingga Pemerintah Kota Tanjungpinang tetap dapat mempertahankan Adipura.

Kami atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang menghimbau kepada masyarakat yang dilingkungannya belum tersedia fasilitas penampungan sampah, agar tidak membuang sampah sembarangan di lokasi tanah kosong dan pinggiran jalan.

“Setidaknya kita anjurkan agar masyarakat membuang sampah di lokasi bak penampungan sampah terdekat”. imbau Amrialis. (Red).

Editor : Edy