Kamis, Juli 25, 2024
spot_img

Tindaklanjuti Dugaan Penggelapan Dana Yang Dilakukan Oleh YR, Inspektorat Bentuk Tim Khusus

Tanjungpinang, GK.com – Inspektorat Daerah Kota Tanjungpinang menindaklanjuti perkara atas dugaan penggelapan dana pajak, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 1,2 miliar, yang diduga digelapkan oleh oknum Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan inisial (YR).

Menurut pernyataan yang diberikan oleh Kepala Inspektorat Daerah Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan yang juga merupakan sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Tanjungpinang, kepada Media ini melalui pesan Whatsapp mengatakan bahwa, saat ini sudah dibentuk tim yang akan menangani kasus dugaan penggelapan tersebut.

“Kita sudah bentuk tim dari Inspektorat untuk menindaklanjuti kasus yang dilakukan oleh YR,” ujar Dahlan, Jum’at (25/10) sekitar pukul 11.00 Wib.

“Saat ini, tim yang sudah kita bentuk, sedang meminta keterangan dari pihak Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Untuk tahap selanjutnya, Tengku Dahlan menjelaskan, saat ini dirinya belum bisa mengambil langkah lebih jauh, dikarenakan masih menunggu hasil dari timnya.

“Setelah kita menerima hasilnya, barulah akan didiskusikan untuk langkah selanjutnya,” tegas Dahlan.

“Nantinya tim tersebut juga akan melaksanakan peninjauan dari aspek kedisiplinan terhadap oknum ASN yang diduga melakukan penyelewangan itu,” tuturnya.

“Untuk aspek lain, seperti unsur pidananya, sudah ditindaklanjuti oleh kawan-kawan APH (Aparat Penegak Hukum), sementara untuk hasil yang nantinya didapat oleh tim, akan diserahkan kepada Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd”. pungkasnya.

Untuk diketahui, Kepala Bidang (Kabid) Aset pada Kantor BPKAD Kota Tanjungpinang, YR yang baru dilantik oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul sekitar Bulan Januari 2019 lalu, kini harus berurusan dengan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, atas kasus dugaan korupsi penggelapan terhadap Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bagunan (BPHTB) yang dilakukannya, dan saat ini, kasusnya sedang diusut oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. (MI).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -Seedbacklink