Karimun, GK.com – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Tanjung Balai Karimun resmi memberlakukan sistem pembayaran non tunai untuk pembelian pas penumpang di Pelabuhan Karimun mulai tanggal 1 Mei 2026. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon penumpang, sekaligus mengikuti perkembangan digitalisasi di sektor transportasi.
Branch Manajer Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun Joni Hutama, kepada gerbangkepri.com menjelaskan, penerapan sistem non tunai ini membawa sejumlah keuntungan, baik dari sisi keamanan, maupun efisiensi. Dengan metode pembayaran digital, risiko kehilangan atau pencurian uang dapat diminimalkan. Selain itu, proses transaksi menjadi lebih cepat, karena tidak lagi memerlukan uang kembalian atau perhitungan manual.
“Pembayaran non tunai juga memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa, karena dapat dilakukan kapan saja, dan di mana saja, selama terhubung dengan jaringan. Di sisi lain, sistem ini mampu menekan biaya transaksi serta mempermudah pencatatan, karena seluruh transaksi terekam secara digital,” terangnya melalui pesan WhatsApp, Senin (04/05/2026).
Dalam penerapannya, lanjut Joni Hutama menjelaskan, sistem ini melibatkan beberapa pihak, mulai dari pelanggan sebagai pengguna jasa, pengelola pelabuhan, hingga bank dan penyedia layanan pembayaran. Transaksi dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti transfer bank, kartu debit/kredit, dompet digital (OVO, GoPay, dan DANA), hingga QRIS.
“Setelah pembayaran dilakukan, sistem akan memverifikasi transaksi melalui jaringan perbankan atau penyedia jasa pembayaran. Selanjutnya, konfirmasi pembayaran akan diterima oleh pihak pelabuhan dan penumpang akan mendapatkan notifikasi sebagai bukti transaksi,” ungkap Joni Hutama.
Meski demikian, Pelindo tetap menyediakan opsi pembayaran tunai bagi kalangan tertentu, seperti lansia atau penumpang yang belum terbiasa menggunakan sistem digital. Alternatif ini difasilitasi melalui layanan TapCash atau kartu debit ATM yang tersedia di terminal.
“Untuk mendukung kebijakan ini, Pelindo telah menyiapkan infrastruktur berupa mesin EDC dari BNI dan berencana menjalin kerja sama dengan perbankan lainnya. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan sejak 22 April 2026 melalui pemasangan spanduk dan publikasi di Media Daring”. ujarnya Pukul 10.05 WIB.
Pihak pelabuhan memastikan bahwa penerapan sistem ini tidak akan menghambat proses pelayanan. Petugas terminal juga disiagakan untuk membantu penumpang yang mengalami kendala saat melakukan pembayaran non tunai.
Dengan langkah ini, Pelindo berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mendorong inklusi keuangan di masyarakat, khususnya di wilayah Karimun. (DS)
Editor: Endang

