Beranda Kepulauan Riau Batam Pelabuhan Roro Batam Butuh Perhatian Khusus

Pelabuhan Roro Batam Butuh Perhatian Khusus

121
0

Batam, Gk.com – Bertepatan pada perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/01), Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam menuju Tanjung Uban terjadi peningkatan jumlah penumpang yang cukup pesat. Biasanya kepadatan itu dirasakan oleh kendaraan roda empat,  kini hal tersebut juga turut dirasakan oleh kendaraan roda dua.

Tampak terlihat antrian yang cukup panjang di setiap baris antrian roda dua maupun roda empat. Hal ini tentunya butuh perhatian khusus dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam selaku pengelola pelabuhan penyebrangan bagi penumpang, barang, maupun kendaraan.

“Luar biasa rasanya, kami mengantri dipelabuhan ini sudah sejak dari jam 9 pagi tadi, namun sampai jam 2 ini belum juga mobil kami bisa masuk,” ucap Robi, salah satu penumpang yang ingin menyebrang ke Tanjung Uban dengan menggunakan jasa kapal roro.

“Seharusnya dihari besar ini, pihak PT ASDP adakan persiapan ya, jadi para penumpang yang ingin menggunakan jasa kapal roro tidak harus menunggu terlalu lama, kasihan kan bagi penumpang yang membawa anak kecil,” keluh Robi.

 

Kendaraan roda dua yang sedang menunggu antrian keberangkatan

 

“Bukan baru hari ini saja, kepadatan terjadi, Jum’at kemaren bahkan sebelum sore loket pembelian tiket sudah ditutup,” tambah Andi, penumpang lain yang juga ikut turut mengantri saat itu.

“Semoga hal seperti ini tidak terulang lagi lah kedepannya, karena jujur, saya sering pulang-pergi ke Batam dengan menggunakan jasa kapal roro. Semoga cepat ada solusinya dari pihak PT ASDP, agar tidak semua kapal roro dari berbagai tujuan menumpuk disatu pelabuhan saja,” ketus Andi.

Hingga berita ini diterbitkan, Media ini belum bisa menemui pihak pengelola PT ASDP Batam untuk dimintai keterangannya.

“Inikan hari libur, rata-rata pembesar disini tidak masuk, ada juga yang cuti, jadi kalau mau minta keterangan pas hari kerja saja ya, karena kami tidak bisa menjawab”. tegas salah satu penjaga tiket yang enggan disebutkan namanya. (MA).

Editor : Febri