Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 900

drg.Bustamin : Antisipasi Covid-19 Jam Besuk Ditiadakan

Direktur RSUD Latopas Jeneponto, drg. Bustamin

 

Jeneponto, GK.com – Terhitung sejak tanggal 22 Maret hingga 14 hari kedepan,jam besuk di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang ditiadakan, hal tersebut  guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona yang kini telah menjadi musuh Internasional.

“Untuk sementara waktu, kita tiadakan jam besuk, hal ini agar dapat mengantisipasi Covid-19,” ungka Direktur RSUD Latopas Jeneponto, drg. Bustamin saat ditemui  Media ini, Selasa (24/3) pagi, di Kantornya.

Lanjut Bustamin, saat ini ada empat pasien yang sedang diisolasi dengan status PDP (Pasien Dalam Pengawasan), namun masih menunggu hasil Laboratorium.

“Perlu diketahui, masa inkubasi kuman yakni 14 hari, dan perlu dipahami bahwa, status Orang Dalam Pengawasan (ODP) itu adalah orang yang pernah kontak atau dari daerah terpapar, sehingga harus dikarantina. Dan kalau yang bersangkutan mempunyai keluhan kesehatan, statusnya di tingkatkan menjadi PDP,” terangnya.

 

Baca juga :

https://gerbangkepri.com/2020/03/21/covid-19-mendunia-drg-bustamin-jangan-resahkan-masyarakat-dengan-berita-bohong/

 

Ditempat yang sama,  Kepala Bidang  Pelayanan RSUD Latopas,Kamal menyampaikan bahwa, ditutupnya jam besuk untuk sementara waktu di rumah sakit,  tentunya merupakan salah satu langkah positif dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, dan itu telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerahbersama Jajaran Muspida Kabupaten  Jeneponto.

“Penutupan sementara jam besuk adalah menyikapi penyebaran  Covid-19, dimana  masyarakat diharapkan dapat menjadi pemutus mata rantai penyebaran Virus Corona, dan terkait empat orang pasien yang berstatus PDP kini kondisinya sudah mulai membaik dan akan dipulangkan, namun tetap dalam  pengawasan petugas kesehatan. Semoga  hasil lab sampel darahnya tidak positif Covid-19″. tutupnya. (Chepy).

Editor : Febri

KPU Musi Rawas Melantik Anggota PPS di 6 Dapil

Musi Rawas, GK.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas melantik anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang nantinya akan membantu saat pelaksanaan Pilkada, Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas mendatang.

Seusai pelantikan yang digelar pada hari Minggu (22/3) itu, mereka menjalankan tugasnya di Kecamatan masing-masing sesuai dengan dapilnya. Sementara, pelantikan dan pengambilan sumpah  anggota PPS tersebut dilakukan di sejumlah Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas.

Dari pantauan Awak Media ini di Gedung Serba Guna Desa F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, pelantikan anggota PPS yang saat itu dari dua Kecamatan diantaranya Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Tugumulyo.

 

Baca Juga :

https://gerbangkepri.com/2020/03/05/kpu-musi-rawas-tegaskan-sanksi-untuk-pelanggaran-pilkada/

 

Komisoner KPU Kabupaten Musi Rawas, Syarifudin yang merupakan Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilu, Partisipasi Masyarakat dan SDM menjelaskan, tugas PPS adalah membantu PPK dan KPU dalam menyelenggarakan Pemilu di masing-masing Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Musi Rawas.

“Mereka akan ditugaskan untuk membantu KPU dan PPK dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan menyelenggarakan Pemilu di sejumlah TPS yang ada di Desa dan  Kelurahan se-Kabupaten Musi Rawas,” terang Syarifudin.

Selanjutnya, Syarifudin menjelaskan, untuk pelantikan Dapil 1 Muara Beliti, TPK dan Jayaloka dilaksanakan di Muara Beliti, Dapil 3 Terawas, Simber Harta, Selangit di Terawas, Dapil 4 Megang Sakti, Dapil 5 Muara Lakitan dan Muara Lakitan, Muara Kelingi dan Tuah Negri, serta Dapil 6 BTs Ulu Cecar, Sukakarya. (HP).

Editor : Febri

Disdik Kepri Akan Razia Pelajar Yang Berada di Luar Rumah

Tanjungpinang, GK.com – Surat Edaran dari berbagai Instansi, Lembaga maupun Sekolah untuk sementara waktu belajar maupun bekerja dari Rumah telah lama tersebar. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan tersebut, termasuk para pelajar.

Seperti ditemui di beberapa tempat, banyak Siswa-Siswi yang seharusnya berada di rumah, malah sedang asik nongkrong-nongkrong, bahkan pergi liburan.

Oleh sebab itu, Kepala Seksi (Kasi) PTK SMK Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Said Muhammad Idris mengatakan kepada Media ini akan segera melakukan razia terhadap anak Sekolah yang berada di luar rumah.

 

Baca Juga : 

https://gerbangkepri.com/2020/03/23/forum-komunikasi-perguruan-tinggi-tanjungpinang-desak-pemerintah-realisasikan-blt-daerah/

 

“Sudah ada surat edaran bahwa Siswa-Siswi tingkat SMA dan SMK itu belajar di Rumah bukan diliburkan, jadi kita wacanakan untuk mengadakan razia terhadap anak Sekolah yang berada di luar Rumah saat jam belajar,” kata Said.

“Tentunya kita juga akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  dalam pelaksanaannya nanti”. pungkasnya saat ditemui usai menghadiri Rapat Kordinasi di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Senin (23/3) sekitar pukul 17.00 Wib. (Mis).

Editor : Febri

Tiba Dari Malaysia, 81 Warga di Karantina Selama 14 Hari

Bengkalis, GK.com – Sebanyak 81 warga Bengkalis yang baru saja datang dari Malaysia tiba di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Raja (BSL) dilakukan penyemprotan disinfektan terlebuh dahulu oleh petugas, lalu dilanjutkan dengan dilakukannya pengecekan kesehatan dan karantina.

Pemulangan 81 warga Bengkalis tersebut, dibantu oleh pihak TNI, Polri, tenaga medis, Dishub, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkakis serta unsur gabungan lainnya, guna menghindari terjangkitnya wabah Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr.Ersan Saputra mengatakan bahwa, sesuai dengan hasil rapat yang dilakukan, warga yang baru pulang dari Negeri Jiran Malaysia itu, akan melewati admitrasi terlebih dahulu, mulai dari pengecekan kesehatan hingga suhu tubuh.

“Mereka akan melalui protap penanganan Covid -19, semua warga kita yang pulang dari Malaysia ini, akan kita bawa menuju Asrama diklat untuk dilakukan karantina selama 14 hari kedepan,” kata dr. Esran, Senin (23/3).

“Selama proses karantina berlangsung, mereka tidak boleh dikunjungi oleh siapapun, kecuali melalui ijin tertulis dari pihak Dokter”. pungkasnya. (Rul).

Editor : Milla

Rp 155 Juta Disumbangkan BPR Dalam Pencegahan Covid-19

Batam, GK.com – Sumbangan dana sebesar Rp 100 juta diserahkan oleh PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dana Nusantara kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam guna pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Batam.

Selain itu, PT BPR Danamas dan PT BPR Kepri Batam juga turut menyumbangkan masing-masing Rp 30 juta dan Rp 25 juta kepada BP Batam, sehingga total donasi yang diterima adalah sebesar Rp 155 juta.

Bantuan tersebut diserahkan oleh masing-masing perwakilan dari BPR dan diterima langsung oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, Senin (23/3) pagi, di Dataran Engku Puteri Batam Center.

Dikesempatan itu, Presiden Direktur PT BPR Dana Nusantara, Winoto Sumitro mengatakan, Ia dan timnya tergugah untuk ikut menyalurkan donasi setelah Kepala BP Batam mengumpulkan para Pengusaha untuk menggalang dana pada Rabu (18/3) lalu di Golden Prawn.

Dengan donasi ini, pihaknya berharap agar penanggulangan Covid-19 di Batam dapat dimaksimalkan, serta roda ekonomi di Batam kembali berjalan normal.

“Batam adalah rumah kita semua, tempat kita mencari nafkah, tentunya kami berharap dengan donasi ini dapat meringankan beban Pemerintah Daerah untuk menekan penyebaran Covid-19 di Batam,” kata Winoto.

Atas dasar itu, Wali Kota Batam/Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh ketiga BPR tersebut, Ia mengatakan, dana yang disalurkan akan digunakan BP Batam maupun Pemerintah Kota Batam untuk menekan penyebaran Covid-19, diantaranya untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga Medis, maupun pasien yang positif terjangkit Covid-19.

“Pemerintah Daerah telah membentuk Gugus Tugas sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dimana biaya kegiatan tersebut akan dibebankan pada APBN dan APBD,” tutur Rudi.

“Saat ini, APBN memang ada di Kementerian Kesehatan, namun untuk operasional kegiatan tentunya akan diserahkan pada APBD masing-masing, jika APBD tidak mencukupi, pasti kegiatan penanggulangan ini akan terhambat. Untuk itulah, saya kumpulkan para Pengusahan pada Rabu lalu dalam rangka menggalang dana terkait penanggulangan Covid-19 di Batam,” jelas Rudi.

Dikatakan Rudi, seminggu lalu pihaknya telah mulai menyisir sejumlah wilayah untuk mengetahui kemungkinan warganya yang terjangkit infeksi Corona, serta memerintahkan agar menghentikan sementara waktu kegiatan-kegiatan yang sifatnya keramaian di beberapa lokasi. Kemudian kegiatan penyisiran dilanjutkan hari Senin ini (23/3) untuk menyisir seluruh Kecamatan dan Kelurahan di Batam.

“Ini juga tentunya butuh biaya, baik bagi warga yang akan diperiksa, maupun warga yang tengah dirawat karena terindikasi Covid-19. Untuk itu, kami telah menyiapkan lokasi karantina, yakni Asrama Haji dan Rusun milik BP Batam dan Pemko Batam di Sagulung, yang mana tentunya hal ini juga membutuhkan biaya untuk operasionalnya,” terang Rudi.

Targetnya, lanjut Rudi menjelaskan, pada dua minggu kedepan, Kota Batam akan bersih dari Covid-19 dan aktivitas akan berjalan normal seperti biasa. Namun, Ia menegaskan, meski dana yang dihimpun melebihi target yang ditentukan, hal tersebut akan sia-sia apabila warga Batam tetap melanggar himbauan Pemerintah untuk berdiam diri di rumah dan menghindari keramaian.

“Masyarakat harus kompak untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak perlu di luar rumah, bila memang harus bekerja, silahkan. Namun setelah bekerja, langsung pulang ke Rumah dan istirahat, gunakan masker dan cuci tangan sesering mungkin. Walau anggaran yang tersedia minim, tapi masyarakat kompak, ini tentunya lebih baik, daripada anggaran banyak, tetapi masyarakat tidak kompak, tentunya ini tidak baik untuk kita semua,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Rudi juga menghimbau kepada para Pengusaha untuk turut mengambil andil dalam penggalangan dana pencegahan penyebaran Covid-19 agar stabilitas Kota Batam kembali berjalan normal.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut antara lain, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau, Kepala Biro Keuangan BP Batam Siswanto, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BP Batam Lilik Lujayanti serta Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar. (*).

Editor : Milla

 

Syahrul Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Area Keramaian

Tanjungpinang, GK.com – Usai melakukan rapat terbatas terkait penanganan Virus Corona (Covid-19) di Gedung Gonggong, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd bersama beberapa rombongan meluncur ke wilayah Pasar Tanjungpinang, dalam rangka turun tangan langsung untuk menyemprotkan cairan disinfektan di beberapa titik area keramaian, Senin (23/3).

Dipilihnya pasar sebagai titik penyemprotan, karena pasar merupakan tempat bertemunya ramai orang. Untuk itulah, Syahrul langsung menuju ke Pasar, agar dapat meminimalisir dampak penyebaran Virus Corona di Kota Tanjungpinang. Hampir disetiap titik dan sudut jalan serta fasilitas umum yang ada di Pasar saat itu, merata terkena semprotan cairan disinfektan.

Ayah Syahrul, sapaan akrab Wali Kota Tanjungpinang tampak bersemangat menyemprotkan cairan disinfektan tersebut, sembari memberi semangat pula kepada masyarakat Tanjungpinang, agar dapat menjaga kesehatan dan kebersihan, serta tak lupa Ia mengajak untuk bersama-sama berdoa, agar Covid-19 ini segera berlalu.

“Dalam menangani Virus Corona atau Covid-19 ini, hendaknya kita lakukan secara bersama-sama.  Masyarakat juga harus turut serta dalam membantu Pemerintah, agar virus ini dapat diatasi dan selesai secepatnya,” ucap Syahrul.

“Tolong ikuti segala aturan Pemerintah untuk berdiam diri di rumah sampai waktu yang ditentukan, saat ini mari bersama kita bahu-membahu, antara Pemerintah, Masyarakat dan seluruh elemen untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini”. tegas Syahrul. (Red/Hms).

Editor : Milla