Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 885

Remaja 14 Tahun Terseret Arus Saat Berenang di Dermaga Tanjung Piayu

Tanjungpinang, GK.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Mu’min, S.E., M.M. melalui Kasi Operasi dan Siaga Eko Suprianto, S.AP. membenarkan adanya Ops SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) terhadap 1 Orang yang terseret arus saat berenang di perairan Dermaga Piayu Laut, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Informasi atas kejadian tersebut didapat dari Polsek Sei Beduk pada hari Minggu (12/4) pukul 21.00 Wib, yang mana diperkirakan terjadinya musibah yang dialami oleh 1 orang yang masih masuk dalam Daftar Pencarian (DP) itu sejak pukul 16.00 Wib.
“15 menit dari diterimanya laporan tersebut, Tim Ops Sar langsung begerak menuju lokasi kejadian,” katanya.

“Adapun identitas korban adalah beenama Rian (14), berjenis kelamin laki-laki, yang beralamat di Sei Beduk Kota Batam,” terangnya.

“Sebelumnya, korban diketahui berenang di Perairan Dermaga Piayu Laut Restoran Jawa Melayu 2, kemudian korban semakin berenang ke arah tengah laut dan tidak dapat mengendalikan diri, hingga akhirnya korban berteriak meminta tolong kepada temannya lalu korban diduga tenggelam dan belum ditemukan”. pungkasnya.

Tim Rescue PP Batam berjumlah 7 orang personil yang bergerak menuju LKK tersebut, merupakan unsur gabungan dari Kantor PP Tanjungpinang, Pos PP Batam, Polsek Sei Beduk, Polair Polda Kepri dan masyarakat setempat. (Red/Hms).

Editor : Febri

Bupati Karimun Kunjungi Tempat Karantina di SMPN 2 Tebing

Karimun, GK.com – SMPN 2 Binaan Tebing yang menjadi lokasi karantina isolasi bagi masyarakat Karimun yang dating dari Kota yang terjangkit Covid-19, mendapat kunjungan dari Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah.

Pemberlakuan karantina bagi para masyarakat yang baru pulang dari Daerah atau Kota yang telah terjangkit Covid-19 adalah salah satu gerakan Pemerintah dalam mencegah penyebaran Virus Covid-19, yang mana karantina di SMPN 2 Tebing akan diberlakukan mulai hari ini Minggu (12/4).

“Untuk saatinibagi yang pulang dari Malaysia, Singapura maupun Jakarta, baik melalui Kapal Kelud atau menggunakan Pesawat melalui Batam dan Tanjungpinang, akan kita karantina selama 2 hari,” ujar Aunur Rafiq.

Sedangkan untukTKI yang berasal dari luar Kabupaten Karimun yang melakukan transit, Aunur mengatakan bahwa tidak akan dikarantina di SMPN 2 Binaan Tebing, tetapi akan dikarantina di Pelabuhan dan akan dilanjutkan ke Kampung halaman masing-masing.

Selanjutnya, Bupati Karimun berpesan kepada masyarakat Daerah luar Karimun agar tidak masuk ke Karimun dengan tujuan untuk mencari kerja, dikarenakan kondisi saat ini yang sangat tidak memungkinkan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Karimun akan menutup pintu masuk untuk warga yang bukan masyarakat Karimun, kebijakan ini dibuat Pemerintah semata-mata untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun”. tegasnya.

Untuk TKI yang berasal dari Karimun, dalam kesempatan itu juga Bupati Karimun melalui Disnaker Kabupaten Karimun telah mempersiapkan Kartu Pra Kerja dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Progam Kartu Pra Kerja adalah program pengembangan kompetisi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja/Pekerja, Buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang membutuhkan peningkatan kompeten. Program ini diberikan dalam bentuk pelatihan, insentif dan sertifikasi pelatihan. Untuk tahap awal penerima Kartu Pra Kerja diprioritaskan bagi Pekerja yang terkena PHK atau dirumahkan akibat pandemik Covid-l9.

2. Untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja, calon penerima diwajibkan mendaftarkan diri pada program Kartu Pra Kerja secara daring melalui situs resmi program prakerja (http://prakerja.go.id).

3. Peserta program Kartu Pra Kerja nantinya bias memilih langsung pelatihan atau kursus yang disiapkan Pemerintah, program pra kerja difasilitasi dengan pelatihan vokasi seperti keterampilan dibidang manufaktur, parawisata, ekonomi digital, dll yang nantinya akan disediakan oleh lembaga pelatihan yang dimiliki Swasta, BUMN, BUMD maupun Pemerintah.

4. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan dating ke Kantor Disnaker Tanjung Balai Karimun. (Red/Hms).

Editor : Febri

Korban Meninggal Positif Covid-19 Dimakamnya di TPU Anggrek Merah

Tanjungpinang, GK.com – Setelah mengalami perawatan di RSUP Raja Ahmad Thabib, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Tanjungpinang berinisial HS, yang merupakan salah satu pasien positif Corona dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (12/4) sekitar pukul 8.00 Wib.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes Dalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam saat dihubungi oleh Awak Media ini sekitar pukul 12.00 Wib melalui via Whatsapp guna mendapatkan informasi yang akurat.

“Iya benar, ASN positif Corona meninggal dunia di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib tadi padi,” tegas Rustam.

“HS meninggal pada Minggu 12 April sekitar pukul 08.00 Wib, dan dimakamkan pada pukul 12.00 Wib di TPU Anggrek Merah”. terangnya.

Baca Juga : 

Perkembangan Terbaru Covid-19 di Kepri, Terdapat 158 PDP

Seperti diketahui, HS merupakan pasien positif Corona dengan nomor kasus 22 di Kepri, yang mana HS juga merupakan sebagai Ketua Masjid Babussalam di Kota Tanjungpinang.

Menurut riwayat perjalanannya, HS diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan kemanapun, namun, untuk diketahui, HS sempat menemani orang tuanya untuk menjalankan karantina mandiri di salah satu Perumahan yang ada di Tanjung Ayun Sakti. (Mis).

Editor : Febri

Pemkab Jeneponto Tetap Antisipasi Kerantanan Sosial di Masyarakat

Jeneponto, GK.com – Dampak dari Pandemikl Covid-19 sangat dirasakan kalangan masyarakat yang tidak mampu, berbagai keluhan masyarakat terkait ekonomi kini santer diberitakan, mereka mengharapkan solusi terbaik dari Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, tentunya sebuah kebijakan langsung diharapkan bisa meringankan beban masyarakat menengah kebawah.

Menyikapi serta menindak lanjuti arahan Pemerintah Pusat dan Pemprov Sulsel terkait penanganan Covid-19, Sekda Jeneponto, DR. Syafruddin Nurdin, saat dihubungi Media ini melalui via Handphone pada Sabtu (11/4) mengungkapkan, ditengah Pandemik ini Pemerintah mengambil 2 langkah strategis sebagai kebijakan dalam penanganan Covid-19.

“Pertama, Pemerintah Kabupaten Jeneponto telah melakukan pengendalian dan pencegahan demi memutus mata rantai Covid-19, dan terus kita maksimalkan kegiatannya sampai ke pelososk-pelosok Desa, Tim Gugus Tugas dikomando langsung oleh Bapak Bupati H. Iksan Iskandar bersama Dandim Jeneponto dan Tim Reaksi Cepat Dinas Kesehatan Jeneponto yang yang menjadi garda terdepan di lapangan bersama BNPB, Alhamdulillah semua sudah berjalan sistematis,” ungkapnya.

Lanjut Sekda, langkah kedua yang dilakukan terkait kerentanan sosial dimasyarakat, Bupati telah mengeluarkan Surat Edaran kepada semua Kepala Desa agar mendorong program padat karya, sehingga warga-warga yang kehilangan pekerjaan dapat diberdayakan dan bisa membantu meringankan beban hidupnya.

“Untuk masyarakat miskin, ada pemberian bantuan pangan non tunai dan terus dilakukan pendataannya, karena hal ini kemungkinan bertambah, serta kita telah mempersiapkan jaringan pengamanan sosial bagi masyarakat Jeneponto, salah satu contohnya untuk warga ODP yang jumlahnya sekitar seratusan orang di Jeneponto, kita telah menginstruksikan kepada Dinas Sosial Kabupaten agar segera memberi bantuan pangan pada warga yang ODP tersebut, karena teorinya mereka dalam pemantauan dan jangan keluar rumah, himbauan terus kita tegaskan dan kita minta kepatuhan masyarakat”. pungkasnya. (Chepy).

Editor : Febri

Perkembangan Terbaru Covid-19 di Kepri, Terdapat 158 PDP

Tanjungpinang, GK.com – Kembali lagi, pada Sabtu (11/4) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mengumumkan perkembangan data terbaru terkait Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau.

Dari data yang di rilis, dinyatakan jumlah Pasien negatif berdasarkan Test PCR berjumlah 199 kasus, sementara Pasien positif tetap berada pada angka 23 kasus dan dari hasil Rapid Tes disebutkan sebanyak 25 Reaktif dan 891 Non Reaktif.

Adapun dalam rinciannya, untuk Kabupaten Karimun, terdapat 12 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 247 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 22 Orang Tanpa Gejala (OTG). Sementara untuk Kota Batam terdapat 90 PDP, 1469 ODP dan 111 OTG. Tanjungpinang sebanyak 37 PDP, 157 ODP dan 269 OTG, Kabupaten Anambas sebanyak 3 PDP dan 13 ODP. Untuk Kabupaten Lingga hanya terdapat 6 ODP. Kabupaten Bintan sebanyak 12 PDP, 75 PDP dan 129 OTG, terakhir di Kabupaten Natuna terdapat 4 PDP, 154 ODP dan 3 OTG.

Sehingga total keseluruhan di Kepulauan Riau, terdapat sebanyak 158 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 2121 Orang Dalam Pemantauan (ODP) DAN 534 Orang Tanpa Gejala (OTG). (Red).

Editor : Febri

Tanpa Lelah, Tim Gugus Tugas Covid-19 Bubarkan Kerumunan

Batam, GK.com – Mengingat terus bertambahnya Pasien Virus Corona, Tim Patroli Gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mulai bertindak tegas melakukan pembubaran kepada masyarakat yang sedang berkumpul dan terus mengimbau agar mengikuti petunjuk Pemerintah dalam pencegahan penularan Covid-19, khususnya dalam menggunakan masker pada segala aktifitas.

Dalam patroli sebelumnya, Tim Gabungan sudah melakukan peringatan dan akan menutup paksa bila masih ada yang membandel. Sehingga, pada Jumat (10/4) malam, Tim Gabungan sudah mulai melakukan penindakan kepada tempat-tempat yang sudah berulangkali diberikan peringatan, tetapi masih saja belum mengindahkan imbauan tersebut.

Patroli Gabungan menyasar beberapa lokasi yang masih berpotensi terdapat kerumunan orang dan keramaian, antara lain KFC Gelael Palm Spring, Pujasera Simpang Kara, Pujasera Mega Legenda, Dapur Eddul, warung-warung di sepanjang jalan Kawasan Botania 1 hingga di depan RS Elisabet Batam Kota, warung-warung di komplek pertokoan KDA Batam Center dan warung-warung di komplek Perumahan Bida Asri 1.

Ketua Tim Patroli Gabungan yang juga merupakan Kepala Bidang Trantib Satpol PP Pemko Batam, Imam Tohari, secara persuasif mengimbau masyarakat agar membatasi diri dalam waktu berbelanja makanan dan dihimbau agar tidak makan di tempat atau membawa pulang makanan.

Imam Tohari secara tegas mengimbau kepada para remaja dan anak-anak muda yang masih berkumpul untuk membubarkan diri dan segera pulang, serta tidak menganggap enteng penyebaran Virus Corona.

Baca Juga : 

Patroli Gabungan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam Telusuri Lokasi Keramaian

“Adik-adik jangan anggap enteng kondisi saat ini, sayangi keluarga dan masa depan bangsa yang ada di tangan adik-adik,” ujarnya.

“Adik-adik adalah perpanjangan tangan dan sebagai garda terdepan untuk melawan Virus Corona, jadi saya ingatkan mulai besok (hari ini) tidak ada lagi kejadian seperti ini, apabila ingin makan, maka sebaiknya dibungkus, beli bawa pulang ke rumah, belajar dan berkumpul bersama keluarga”. tegas Imam Tohari.

Sebelum dimulainya Patroli, terlebih dahulu dilakukan Apel bersama seluruh Tim Gabungan Gugus Tugas Penyebaran Covid-19 yang berlokasi di Halaman Kantor Wali Kota Batam pada pukul 20.00 Wib, yang diikuti oleh Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, Yonif Raider 136/Tuah Sakti, Yonmar 10 SBY, POMAL, Satpol PP Pemko Batam dan Direktorat Pengamanan Aset BP Batam. (Hms/Red).

Editor : Febri