Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 869

Pengumuman Kelulusan Diumumkan, Kapolres Himbau Agar Tidak Kovoi

Tanjungpinang, GK.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menetapkan jadwal pengumuman kelulusan tingkat SMA sederajat tepat hari ini, Sabtu (2/5) yang dilaksanakan secara online.

Pengumuman kelulusan ini dilaksanakan oleh masing-masing Sekolah sesuai dengan Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020, yang mana selain secara online, hasil kelulusan juga dapat dikirimkan via pos ke alamat siswa bagi daerah yang sulit dijangkau jaringan internet.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si menyampaikan “momen kelulusan adalah momen yang ditunggu oleh siswa siswi Kelas 12 atau Kelas 3 SMA sederajat, diharapkan momen kelulusan ini disambut dengan melakukan kegiatan positif, berdoa dan bersyukur kepada yang maha kuasa,” tulisnya dalam Siaran Pers.

Kapolres Tanjungpinang juga menegaskan larangan melakukan konvoi, berkumpul dalam jumlah banyak apalagi dengan menggunakan kendaraan bermotor yang dapat mengganggu para pengguna jalan lainnya karena beresiko tinggi.

“Kumpul dan konvoi akan memicu penyebaran Covid-19 yang mana saat ini kita tengah gencar menggaungkan physical distance, menjaga jarak aman demi pencegahan penularan Covid-19”. pungkasnya.

Kapolres Tanjungpinang akan mengerahkan anggotanya untuk melaksanakan Patroli, apabila diketahui adanya konvoi maka Polres Tanjungpinang tidak segan untuk membubarkan bahkan memberikan sanksi tindakan. (Red/Hms).

Editor : Febri

Suasana Haru Melepas Kesembuhan 2 Pasien Covid-19 di Batam

Batam, GK.com – Satu per satu pasien positif Covid-19 mulai sembuh, kali ini kabar gembira datang dari Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, yang menyatakan dua pasien positif Covid-19 telah terkonfirmasi negatif dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Suasana haru tercipta saat pelepasan pasien tersebut oleh para Petugas Medis di Lobby RSBP Batam, Sekupang, Jum’at (1/5) siang.

Kedua pasien tersebut diketahui merupakan pasien kasus nomor 09 dan pasien kasus nomor 16 yang berprofesi sebagai Dokter di Puskesmas Batu Aji.

Berdasarkan Siaran Pers Wali Kota Batam, pasien kasus nomor 09 merupakan seorang perempuan berusia 32 tahun, ASN-P3K dan beralamat di Perumahan kawasan Sekupang, Batam. Pasien ini juga merupakan anak dari pasien konfirmasi Covid-19 nomor 08 dan nomor 10, serta memiliki kontak erat dengan kedua pasien tersebu, akan tetapi ketika berobat di RSBP Batam dan selama masa perawatan, pasien memiliki kondisi tubuh yang baik secara umum.

Pasien melakukan uji swab tenggorokan yang pertama pada tanggal 31 Maret 2020 dan dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 9 April 2020.

Pasien kasus nomor 09 menjalani perawatan di RSBP Batam selama 23 hari dengan lima kali uji swab.

Sedangkan pasien kasus nomor 16 adalah seorang perempuan berusia 38 tahun sekaligus rekan kerja dan memiliki riwayat kontak erat dengan pasien kasus nomor 09 yang dirawat di RSBP Batam. Pasien tersebut menjalani perawatan di RSBP Batam selama 17 hari dan melakukan tiga kali uji swab tenggorokan dengan hasil swab, yakni satu kali positif dan dua kali negatif, selama masa perawatan, kondisi kedua pasien tersebut dinilai stabil dan terkontrol.

Kedua pasien tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para Tenaga
Medis yang telah bekerja keras untuk membantu kesembuhan para pasien. (Red/Hms).

Editor : Febri

1 Orang Pasien Positif Covid-19 di Karimun Sembuh, Rachmadi : Kita Doakan yang Lainnya Menyusul

Karimun, GK.com – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Karimun mulai berkurang, yang awalnya ada 4 orang terkonfirmasi positif, kini menjadi 3 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan, berkurangnya 1 orang pasien positif Covid-19 di RSUD Muhammad Sani itu, setelah mendapat info dari Balai Teknologi Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) di Batam yang menyampaikan berita kesembuhan pasien tersebut usai 2 kali melakukan pemeriksaan swab dengan hasil negatif.

“Saat ini kondisi pasien tersebut mulai membaik, sedangkan 3 orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD sudah kita kirim sampelnya dan tinggal menunggu hasilnya,” kata Rachmadi kepada Awak Media ini melalui via Whatsapp, Kamis (30/04) sekitar pukul 21.33 Wib.

“Kita berdoa yang terbaik bagi 3 orang pasien ini, semoga hasilnya baik dan negatif juga, serta diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap ikuti anjuran Pemerintah agar rantai penyebaran Covid-19 ini bisa terputus”. tutup Rachmadi. (KR).

Editor : Febri

Bingkisan Dan Santunan Diserahkan BP Batam Kepada Sejumlah Masjid Dan Panti Asuhan

Batam, GK.com – Santunan berupa uang tunai dan paket berbuka puasa diberikan oleh Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam kepada anak Yatim di Panti Asuhan Assakinah Annaura, di Bengkong Polisi, Kamis (30/4) sore. Bantuan yang diberikan tersebut, termasuk sebuah program oleh panitia BKDI BP Batam dalam mewarnai kegiatan Ramadhan 1441 H/2020 M.

Pengasuh di Panti Asuhan Assakinah, Rahwana mengatakan, jumlah anak asuh di Panti ada sebanyak 13 orang, dengan jumlah pengasuh 2 orang, baik putra dan putri asuh merupakan pelajar tingkat SD dan SMP. Untuk itu, Ia menghaturkan rasa terima kasihnya kepada BP Batam yang telah memberikan bantuan dan santunan untuk para anak asuhannya.

Selain di Panti Asuhan Assakinah, sebelumnya pada Rabu (29/4), BKDI BP Batam melalui Direktur Pengamanan Aset, Moch. Badrus, juga telah menyerahkan masing-masing tiga Bingkisan Ramadhan ke dua masjid, yaitu Masjid Al-Misbah Baloi Ditpam yang diterima langsung oleh H. Amin Tohir, Edfendi Somat dan Basir, yang kedua adalah Masjid Baitud Dakwah Bida Asri 1 yang diterima oleh H. Mansyur Hamami, M. Yunus, dan Jawahir.

Ditempat yang berbeda, Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso, juga menyerahkan santunan kepada para anak yatim piatu di Panti Asuhan Darul Muhid Batu Besar.

Rangkaian kegiatan ini akan terus berlanjut hingga menjelang akhir Bulan Suci Ramadhan sebagai bentuk jalinan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi, serta kepedulian secara langsung untuk masyarakat. (Red/Hms).

Editor : Febri

Media Gerbangkepri Beri Sembako Untuk Masyarakat

Tanjungpinang, GK.com – Dalam masa Pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang membuat perekonomian kita hampir lumpuh ini, banyak masyarakat yang mengalami kesusahan akibat terkena dampak Virus Corona hingga banyak membuat para karyawan juga harus dirumahkan.

Melihat dengan adanya kondisi terpuruk saat ini, guna meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, Media Gerbangkepri.com membagikan 100 paket sembako untuk masyarakat Tanjungpinang dan karyawan Gerbangkepri.com.

Pemimpin Redaksi Gerbangkepri.com, Meydia Hendra Yani, S.Sos atau yang akrab dipanggil dengan sebutan Kiki mengatakan, tujuan Ia membagikan Sembako yang berisikan Beras, Gula, dan Minyak Goreng itu adalah untuk meringankan beban hidup bagi masyarakat yang perekonomiannya dibawah rata-rata.

Wartawan Gerbangkepri.com saat memberikan bantuan Sembako kepada masyarakat

“Dalam situasi pandemik saat ini kita harus saling bahu-membahu untuk meringankan beban hidup masyarakat yang kurang mampu, memberi itu tidak harus menunggu kaya,” ujar Kiki, Jum’at (1/5) sekitar pukul 15.00 Wib.

“Marilah kita bersama-sama saling membantu untuk saudara-saudara kita yang saat ini memang lagi membutuhkan pertolongan. Mudah-mudahan wabah Covid-19 ini segera berlalu, dan kondisi kita bisa kembali normal seperti sediakala”. pungkas Kiki.

Layaknya sebuah perang, Pandemik Covid-19 yang sudah merenggut jutaan nyawa di dunia ini memang harus di lawan, senjata terampuh adalah saling bekerja sama dengan semua lapisan masyarakat, patuhi himbauan Pemerintah, serta menahan diri untuk tetap berada di rumah, karena sejatinya garda terdepan adalah diri kita sendiri. (RD).

Editor : Febri

Fitra Hadi : Insan Pers Juga Terdampak Covid-19, Anggaran Publikasinya Jangan di Pangkas

Anambas, GK.com – Refocusing anggaran penanganan Virus Corona atau Covid-19, diharapkan tidak menjadi alasan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memangkas pos anggaran publikasi pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik.

Ketua Ikatan Jurnalis Anambas (IJA), Fitra Hadi mengatakan bahwa adanya informasi anggaran media, termasuk dalam pos anggaran yang akan dipangkas dalam rangka refocusing anggaran Covid-19, dan pemotongan APBD 2020 oleh Pemerintah Pusat.

“Pekerja dan Perusahaan Pers adalah bagian elemen masyarakat yang terdampak dengan pandemik Covid-19, apalagi Perusahaan Pers yang berskala Usaha Kecil Menengah (UKM),” kata Fitra yang juga selaku Pimpinan Redaksi Metro Sidik, Kamis (30/4).

Menurutnya, dalam kondisi pandemik Covid-19, Pemkab Anambas malah sebaliknya perlu memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan Pers, karena keterlibatannya secara langsung dalam menyebarkan informasi publik secara nyata, bukan hoax.

“Keberadaan Pers atau media sangat dibutuhkan dalam rangka mencegah munculnya informasi-informasi hoax melalui media sosial. Maka, apabila Pers ini dibiarkan begitu saja tanpa perhatian pemberian anggaran, maka itu sama artinya, Pemkab membiarkan berkembangnya informasi hoax,” ujarnya.

Meskipun begitu, Fitra memahami kondisi keuangan Pemerintah saat ini, namun masih banyak pos anggaran yang dapat dipangkas guna menghindari pemangkasan anggaran Media.

“Bupati, Abdul Haris harus tau masalah ini, jangan sampai terjadi pembiaran terhadap pekerja Pers di Anambas,” ketusnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH. MM, belum dapat memastikan apakah anggaran Media melalui dana publikasi menjadi pos anggaran yang akan dipangkas.

“Sampai saat ini, kita masih berupaya terus mencari celah agar anggaran media ini tidak ikut dipangkas,” ujar Sahtiar yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Kepulauan Anambas kepada sejumlah media, di Ruang Kerjanya, Selasa (28/4).

Pada kesempatan itu, Ia meminta, Insan Pers atau Wartawan agat dapat bersabar dan memberikan kesempatan kepada tim anggaran untuk merampungkan revisi APBD Tahun 2020 lantaran terjadinya pemotongan anggaran.

Sahtiar menyampaikan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan sudah memberikan instruksi, pemotongan anggaran hingga 40 persen dari total APBD 2020.

“Jadi kalo kita perkirakan, anggaran APBD 2020 hanya tersisa sebesar Rp 824 Miliar dari sebelumnya, sebesar Rp 1,2 Triliun”. pungkas Sahtiar. (Red/Hms).

Editor : Febri