Beranda Kepulauan Riau Anambas Fitra Hadi : Insan Pers Juga Terdampak Covid-19, Anggaran Publikasinya Jangan di...

Fitra Hadi : Insan Pers Juga Terdampak Covid-19, Anggaran Publikasinya Jangan di Pangkas

295
0

Anambas, GK.com – Refocusing anggaran penanganan Virus Corona atau Covid-19, diharapkan tidak menjadi alasan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memangkas pos anggaran publikasi pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik.

Ketua Ikatan Jurnalis Anambas (IJA), Fitra Hadi mengatakan bahwa adanya informasi anggaran media, termasuk dalam pos anggaran yang akan dipangkas dalam rangka refocusing anggaran Covid-19, dan pemotongan APBD 2020 oleh Pemerintah Pusat.

“Pekerja dan Perusahaan Pers adalah bagian elemen masyarakat yang terdampak dengan pandemik Covid-19, apalagi Perusahaan Pers yang berskala Usaha Kecil Menengah (UKM),” kata Fitra yang juga selaku Pimpinan Redaksi Metro Sidik, Kamis (30/4).

Menurutnya, dalam kondisi pandemik Covid-19, Pemkab Anambas malah sebaliknya perlu memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan Pers, karena keterlibatannya secara langsung dalam menyebarkan informasi publik secara nyata, bukan hoax.

“Keberadaan Pers atau media sangat dibutuhkan dalam rangka mencegah munculnya informasi-informasi hoax melalui media sosial. Maka, apabila Pers ini dibiarkan begitu saja tanpa perhatian pemberian anggaran, maka itu sama artinya, Pemkab membiarkan berkembangnya informasi hoax,” ujarnya.

Meskipun begitu, Fitra memahami kondisi keuangan Pemerintah saat ini, namun masih banyak pos anggaran yang dapat dipangkas guna menghindari pemangkasan anggaran Media.

“Bupati, Abdul Haris harus tau masalah ini, jangan sampai terjadi pembiaran terhadap pekerja Pers di Anambas,” ketusnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH. MM, belum dapat memastikan apakah anggaran Media melalui dana publikasi menjadi pos anggaran yang akan dipangkas.

“Sampai saat ini, kita masih berupaya terus mencari celah agar anggaran media ini tidak ikut dipangkas,” ujar Sahtiar yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Kepulauan Anambas kepada sejumlah media, di Ruang Kerjanya, Selasa (28/4).

Pada kesempatan itu, Ia meminta, Insan Pers atau Wartawan agat dapat bersabar dan memberikan kesempatan kepada tim anggaran untuk merampungkan revisi APBD Tahun 2020 lantaran terjadinya pemotongan anggaran.

Sahtiar menyampaikan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan sudah memberikan instruksi, pemotongan anggaran hingga 40 persen dari total APBD 2020.

“Jadi kalo kita perkirakan, anggaran APBD 2020 hanya tersisa sebesar Rp 824 Miliar dari sebelumnya, sebesar Rp 1,2 Triliun”. pungkas Sahtiar. (Red/Hms).

Editor : Febri