Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 870

Kabar Gembira !! BPBD Bengkalis Berikan Bantuan Dana Untuk TKI Yang Pulang Dari Malaysia

Bengkalis, GK.com – Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Bengkalis yang pulang dari Malaysia tempo hari dan ditetapkan sebagai ODP Covid-19, saat ini sudah di nyatakan sehat serta mendapatkan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis.

Ribuan TKI yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari BPBD Bengkalis itu, diharuskan memiliki tabungan atau Rekening Bank Riau Kepri sebagai salah satu syaratnya.

Atas dasar itulah, tampak ratusan TKI memadati Kantor Bank Riau Kepri Cabang Bengkalis, Kamis (30/4) untuk membuat rekening agar mendapatkan bantuan tersebut.

Salah seorang TKI asal Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, kepada Awak Media ini mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah melalui BPBD Bengkalis.

“Alhamdulillah dapat BLT dari Pemerintah, memang sekarang kami sangat sulit ekonomi di kampung, mau kerja ke Malaysia namun masih tutup untuk para pekerja yang mencari rezeki di Negara Harimau itu,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala  BPBD Bengkalis, H. Tajul Mudarris mengatakan “Pemerintah menyalurkan BLT melalui  BPBD Bengkalis sebanyak jumlah ODP TKI yang pulang dari Malaysia melalui pelabuhan Bandar Sri Laksamana dan Pelabuhan Bandar Setia Raja, yang tercatat pada gugus tugas Covid 19 Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.

“Kami sampai saat terus mendata lewat Desa yang ada di Kabupaten Bengkalis, adapun bantuan yang kami salurkan sesui dengan aturan yang ada,” terang kepala BPBD Bengkalis.

Dikatakan Tajul Mudarris, kepada Tenaga Kerja Indonesia yang pulang dari Negara Jiran tersebut, tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan membantu semaksimal mungkin.

“Kami akan terus mendata sesui data yang telah kami pegang untuk pekerja yang berkerja di Malaysia”. tutupnya. (Edi).

Editor : Febri

Dalam Rapat Paripurna, DPRD Tanjungpinang Dengarkan LKPj Wali Kota Tahun 2019

Tanjungpinang, GK.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH memimpin Rapat Paripurna tentang Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tanjungpinang Tahun 2019.

Perlu diketahui, LKPj dibuat berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Tanjungpinang Tahun 2019, yang disusun berdasarkan RKPD Kota Tanjungpinang Tahun 2019 sebagai tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tanjungpinang Tahun 2018-2023.

RKPD Tahun 2019 telah disepakati bersama sejumlah poin yang menjadi prioritas pembangunan Kota Tanjungpinang, diantaranya peningkatan infrastruktur penunjang aksesibilitas dan lingkungan.

Dikesempatan itu, Plt Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP memberikan gambaran kinerja pengelolaan keuangan daerah yang menunjukkan peningkatan dari Tahun 2018 sebesar Rp 921,10 milyar menjadi Rp 985,74 milyar pada Tahun 2019.

Plt Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP saat menyampaikan LKPj Wali Kota Tahun 2019

Selanjutnya, dalam rangka penyelenggaraan tugas Pemerintahan Daerah sebesar Rp 608,45 milyar atau sekitar 88,98% dari alokasi belanja langsung sebesar Rp 683,78 milyar. Sementara indikator kinerja daerah yang ditargetkan dalam RPJMD tahun 2018-2023 Pada tahun 2019 sejumlah 391 indikator kinerja program.

“Dari total indikator tersebut, sebanyak 332 indikator memiliki kinerja sangat tinggi, 33 indikator memiliki kinerja tinggi, 7 indikator memiliki kinerja sedang, 6 indikator memiliki kinerja rendah, dan 13 indikator memiliki kinerja sangat rendah. Dengan demikian indikator dengan kinerja baik atau kategori sangat tinggi dan tinggi sebesar 93,35%,” terang Rahma.

Untuk belanja daerah, Rahma menjelaskan bahwa adanya peningkatan dari Rp 836,67 milyar pada Tahun 2018, menjadi Rp 1,03 triliun pada Tahun 2019, realisasi belanja daerah pada Tahun 2019 mencapai 91,88 % dari alokasi belanja daerah sebesar Rp 1,12 triliun dan untuk penerimaan pembiayaan daerah pada Tahun 2019 sebesar Rp 110,28 milyar, sesuai dengan rencana penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan Anggaran tahun sebelumnya.

“Untuk penyelenggaraan tugas pembantuan pada tahun 2019, dapat saya laporkan bahwa pada tahun anggaran tersebut Kota Tanjungpinang tidak ada program kegiatan tugas pembantuan dan penugasan yang diterima oleh perangkat daerah di lingkungan Pemko Tanjungpinang,” ucapnya.

Foto bersama

Dikatakan Rahma, capaian tersebut tentunya tidak terlepas dengan adanya dukungan yang sangat kuat dari DPRD Kota Tanjungpinang dan secara operasional dilaksanakan oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan berterimakasih kepada seluruh komponen kepentingan dan masyarakat Tanjungpinang yang telah mendukung situasi dan kondisi seperti ini untuk tetap terjaga kondusif, sehingga penyelenggaraan Pemerintah dan pembangunan dapat berjalan tertib, lancar dan sukses”. tutupnya.

Dalam Rapat yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang itu, turut juga dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang Ade Angga, S.IP, M.M, dan Wakil Ketua II Hendra Jaya, S.IP. (Red/Hms).

Editor : Febri

Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang Minta Developer Penuhi Kebutuhan Air di Perumahan Permata Galaxy

Tanjungpinang, GK.com – Masyarakat yang berdomilisi di Perumahan Permata Galaxy Km 14 Jalan lintas Tanjungpinang-Tanjunguban yang dibangun oleh Developer PT Sinar Bahagia Group yang bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) keluhkan terkait keterbatasan persediaan air bersih di daerah tersebut.

Mendapati pengaduan tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Tanjungpinang, Ashady Selayar turun langsung untuk meninjau lokasi serta bermusyawarah dengan masyarakat dan pihak Developer guna mendapatkan solusi.

“Berdasarkan pengaduan masyarakat, di Perumahan Permata Galaxy ini kekurangan air bersih, dimana dalam perjanjian ada tercantum bahwa air dari PDAM, namun disini kendalanya adalah ketersediaan debit air di PDAM,” ungkap Ashady, Kamis (30/4) sekitar pukul 15.30 Wib.

“Kita meminta kepada Developer untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat buat sementara ini, hingga terpenuhinya air dari PDAM yang bisa nantinya digunakan oleh masyarakat,” pinta Ashady.

Sementara itu, terkait permasalahan jalan maupun penerangannya, Ashady mengatakan bahwa, Perumahan ini merupakan Rumah Subsidi, yang mana telah ada perhitungan serta tanggungjawab dari Pemerintah akan hal tersebut.

“Karena ini adalah Perumahan Subsidi, tentu ada beberapa persen yang menjadi tanggungjawab dari Pemerintah Pusat, sehingga untuk beberapa hal yang diperlukan seperti jalan dan penerangan jalan, haruslah menunggu keputusan dari Pusat”. pungkasnya. (Mis).

Editor : Febri

Swalayan Pinang Lestari Salurkan Sembako Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Tanjungpinang, GK.com – Mencari keberkahan di bulan Ramadhan, Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang menyalurkan sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pemilik Swalayan Pinang Lestari, Ahui yang saat itu didampingi Asistennya, Umar turun langsung membagikan sembako secara simbolis yang kemudian diserahkan melalui Ketua RT 01 Bintan Centre, Ashady Selayar untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

“Ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 dan kami berharap semoga wabah ini cepat berlalu, agar perekonomian di Kota Tangjungpinang kembali normal seperti sediakala,” kata Ahui, Kamis (30/4) siang.

Sebanyak 500 paket sembako yang berisikan beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, tepung 2 kg dan mie instan 5 bungkus, saat itu dibagikan langsung kepada masyarakat yang layak menerimanya.

Dikesempatan yang sama, Ketua RT 01 Bintan Centre yang juga sebagai anggota DPRD Tanjungpinang, Ashady Selayar mengucapkan terimakasihnya kepada Managament Pinang Lestari atas kepeduliannya kepada masyarakat.

“Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi Perusahaaan lainnya untuk bisa saling berbagi kepada masyarakat yang terdampak Covid-19,” harap Ashady.

Dijelaskan Ashady, selain sembako, ada juga penambahan bantuan masker sebanyak 500 pcs dari organisasi REY melalui Ketua RW Triyono.

Turut hadir dalam penyerahan sembako saat itu, Ketua RW 03 Triyono serta Lurah Air Raja Asa’at Siregar. (RD).

Editor : Febri

Meski di Bulan Ramadhan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam Tetap Laksanakan Patroli

Batam, GK.com – Diawali dengan Apel Gabungan pada Rabu (29/4) pukul 14.15 Wib di Halaman Kantor Wali Kota Batam, Patroli Gabungan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Pemko Batam, Imam Tohari digelar.

Sebanyak 31 personil Ditpam BP Batam yang tergabung dalam Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam ikut serta melakukan Patroli tersebut.

Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 terdiri dari unsur Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, Lanud TNI AU Hang Nadim, Yonif Khusus Raider TS/134, Yon Mar 10 SBY, POMAD, POMAL, Kejari Batam, Satpol PP, dan Ditpam Aset BP Batam, serta instansi dan OPD Pemko Batam yang ditunjuk untuk menekan penyebaran virus Corona di tengah masyarakat Batam.

Dalam patroli kali ini, tim melakukan penertiban ke beberapa lokasi, seperti Pasar kaget Tiban Kampung, Pasar Kaget depan Gedung Beringin Sungai Harapan, Pasar Kaget depan Hotel Merlion Batu Aji, dan warung-warung di sekitar komplek SP Plaza Batu Aji.

Dikesempatan itu, Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam memberikan masker kain secara gratis untuk masyarakat yang terlihat tidak menggunakan masker, serta memberikan himbauan kepada masyarakat agar mengikuti petunjuk Pemerintah dan selalu menggunakan masker dalam setiap aktifitasnya. (Red/Hms).

Editor : Febri

Terminal Ferry Domestik Dan Internasional di Batam Masih Beroperasi Seperti Biasa

Batam, GK.com – Meskipun telah dikeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Mudik Idul Fitri 1441 H dalam dangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), namun Pelabuhan dibawah pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam tidak terkena imbasnya.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris mengatakan, hingga saat ini Terminal Ferry Domestik dan Internasional di bawah pengelolaan BP Batam masih beroperasi seperti biasa.

“Dalam Permenhub PM 25 Tahun 2020 disebutkan bahwa larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut berlaku untuk pengoperasian kapal penumpang yang melayani pelayaran mudik dalam satu wilayah Provinsi, Kabupaten, atau Kecamatan yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelayaran antar Provinsi, Kabupaten, atau Kecamatan dengan ketentuan Pelabuhan asal, singgah, atau tujuan merupakan wilayah yang menerapkan PSBB,” jelas Nelson.

Selain itu, Permenhub PM 25 Tahun 2020 juga mengatur pengecualian penerapan larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut, yakni untuk pelayanan kapal penumpang rutin non mudik, yang mana daerah asal maupun tujuan tidak menetapkan PSBB, selanjutnya kapal penumpang antar pulau bagi TNI/POLRI/ASN dan tenaga medis, dan kapal penumpang yang melayani pengangkutan logistik (sembako, obat dan alat medis) yang telah mendapatkan persetujuan izin berlayar dari Syahbandar dan disetujui oleh Gugus Tugas Covid-19 di wilayah bersandar.

“Batam hingga kini belum ditetapkan sebagai wilayah PSBB, itu artinya kapal-kapal penumpang rutin, baik domestik maupun Internasional masih dapat beroperasi seperti biasa, namun terdapat pengurangan jadwal operasional sebagai imbas penyebaran Covid-19,” ujar Nelson Idris, Rabu (29/4)..

Meski demikian, Nelson mengakui bahwa Kapal Pelni KM Kelud tujuan Batam-Jakarta dan KM Sinabung tujuan Batam-Belawan (Medan) yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Batu Ampar tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang. Namun, meski tidak mengangkut penumpang, Kapal Pelni tetap diperbolehkan sandar di Dermaga Pelabuhan Batu Ampar untuk mengangkut kebutuhan logistik.

Nelson meminta masyarakat mematuhi arahan Presiden Joko Widodo yang melarang masyarakat mudik pada Idul Fitri 1441 H kali ini demi mencegah penyebaran Covid-19 ke keluarga di kampung halaman.

“Kami tegaskan bahwa BUP Batam siap menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku, dan jika mengacu pada Permenhub PM 25 Tahun 2020, maka Pelabuhan di Batam tidak terkena imbas karena bukan termasuk wilayah PSBB, tetapi kita ingatkan agar masyarakat Batam tidak mudik sehingga wabah Covid-19 ini tidak berpindah ke daerah lainnya,” ujar Nelson.

Baca Juga :

Hanya Penerbangan Komersil Yang Dihentikan Sementara, Angkutan Kargo Akan Tetap Aktif

Perlu diketahui, BUP Batam mengelola dua Pelabuhan Domestik, yakni Terminal Ferry Domestik Sekupang dan Telaga Punggur. Selain itu, ada lima Pelabuhan Internasional yang pengelolaannya dilakukan melalui kerja sama operasi dengan pihak lain, yakni Terminal Ferry Internasional Batam Centre, Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Ferry Internasional Teluk Senimba, Terminal Ferry Internasional Nongsapura, dan Terminal Ferry Internasional Harbour Bay.

“Sehubungan dengan sepinya jumlah penumpang, Terminal Ferry Internasional Sekupang memang berhenti beroperasi sementara waktu untuk mengurangi beban operasional, namun Terminal Ferry Internasional dan Domestik lainnya masih beroperasi,” imbuh Nelson.

Nelson menambahkan, Pelabuhan Barang di bawah pengelolaan BUP BP Batam, yakni Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Umum Batu Ampar tidak terkena imbas dari Penyebaran Covid-19. Ia mengatakan operasional kedua Pelabuhan Barang ini tetap berjalan seperti biasa untuk memastikan pasokan logistik yang masuk dan keluar kota Batam berjalan lancar. (Red/Hms).

Editor : Febri