Sabtu, Juni 20, 2026
Beranda blog Halaman 435

KKP Ingatkan Waspada Hepatitis Akut

Karimun, GK.com – Dilaporkan 3 Orang Anak di Jakarta meninggal dunia akibat terserang penyakit hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology), membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjung Balai Karimun meningkatkan upaya pencegahan terhadap risiko penularan penyakit.

Kepada awak Media ini, Kepala KKP Kelas II Tanjung Balai Karimun Novri Hendri melalui pesan Whatsapp menyampaikan bahwa, pihaknya saat ini berupaya meningkatkan pengawasan terhadap penumpang dan Crew alat angkut.

“Pengawasan FR lingkungan di wilayah pelabuhan dan upaya promotive kesehatan di wilayah pintu masuk Negara juga menjadi upaya kami dalam mencegah risiko penularan. Tentunya dengan berkoordinasi bersama lintas sektor dan Dinas Kesehatan,” sebut Novri Hendri, Jumat (06/05/2022) sekitar pukul 19.00 Wib.

Selain itu, Novri juga berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan, terutama Protokol Kesehatan (Prokes).

“Tetap menjalankan Prokes terutama anjuran mencuci tangan, menggunakan masker, serta memberikan himbauan untuk menjaga sanitasi makanan dan minuman di mana pun berada”. pesannya. (IWD).

Editor : Milla

Basarnas Natuna Siaga Khusus

Natuna, GK.com – Menikmati liburan Hari Raya bersama keluarga, sejumlah tempat wisata tampak ramai dikunjungi masyarakat seperti Pantai dan Pulau – pulau yang berada di Kabupaten Natuna.

Menyikapi hal tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna menyiagakan sejumlah Prosenil Basarnas di sejumlah titik yang dianggap rawan akan terjadi Kondisi Membahayakan Manusia (KMM).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Mexianus Bekabel, S.Sos menjelaskan, sesuai program Basarnas, bahwa Kantor Pencarian dan Pertolongan telah melaksanakan siaga SAR khusus terhitung dari tanggal 22 April hingga 12 Mei 2022.

“Salah satunya tempat wisata Pantai dan Pulau, tujuan kami adalah memberikan kenyamanan dan keselamatan kepada masyarakat yang menikmati tempat rekreasi bersama Keluarga,” ujar Mexianus, Jumat (06/05/2022).

Adapun Langkah – langkah tindakan di lapangan yang diambil ialah, Edukasi kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati, melarang berenang di tempat yang terdapat arus atau dalam, serta senantiasa Standby.

“Kami juga menghimbau melalui Media Cetak atau Online, agar masyarakat selalu menjaga keselamatan dan peduli terhadap alam sekitar. Dalam menjalankan tugas kami tidak sendirian, namun dibantu oleh TNI dan Polri serta sejumlah Potensi SAR lainnya”. ungkapnya. (Ist).

Editor : Milla

Kolam Tamara Pongkar di Padati Pengunjung

Karimun, GK.com – Kolam Renang Tamara yang menjadi salah satu tempat wisata yang berada di Pongkar, Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun tanpak rame dipadati pengunjung pada momen lebaran ke empat Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan pantauan awak Media ini, ratusan masyarakat tanpak memadati tempat tersebut untuk menikmati kolam yang airnya bersumber langsung dari pegunungan. Bukan hanya anak-anak saja yang menikmati suasana disitu, orang dewasa pun tak mau ketinggalan turut menikmati pemandian tersebut.

Salah satu pengunjung, Marwansyah mengaku senang bisa berada ditempat tersebut, bahkan dirinya mengaku sudah beberapa kali mendatangi kolam itu.

“ini kesekian kalinya saya mandi di sini, selain air yang sejuk, pilihan kolam pun bervariasi, ada untuk orang dewasa, dan ada juga khusus untuk anak-anak, sehingga nyaman membawa keluarga untuk menikmati sensasi kolam disini,” tutur Marwansyah, Kamis (05/05/2022) sekitar pukul 15.00 Wib di area Kolam Renang Tamara.

Situasi ramai pengunjung ini pun membawa keberuntungan bagi pedagang setempat, salah satunya Samsidar penjual Tela-tela yang mengaku keuntungan yang di dapatkan berlipat ganda dari pada hari biasanya.

“Jika hari biasa pengunjung kurang banyak, otomatis pemasukan pun kurang, namun kali ini Alhamdulillah keramaian pengunjung memberikan keuntungan kepada kami hingga 3 x lipat dari hari biasanya”. ujar Samsidar. (RP).

Editor : Milla

Wahyu Wahyudin : Saya Meminta APH Dan Disperindag Awasi Mikol

Kepri, GK.com – Tingginya kasus pelecehan sexsual yang di timbulkan dari efek samping Minuman Alkohol (Mikol) maupun Minuman Keras (Miras) sangat mengkhawatirkan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin.

Dirinya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Aparat Penegak Hukum (APH) beserta Instansi terkait untuk segera mengawasi dan menindak tegas pelaku yang melanggar aturan Perundangan – undangan.

“Akhir-akhir ini, banyak sekali mendengar kasus pemerkosaan yang di picu Miras atau Mikol, pelaku dan korban juga rata – rata berusia remaja atau anak-anak muda. Ini tentunya sangat mengkhawatirkan, saya minta peredaran Mikol di Kepri harus diawasi, tidak boleh bebas begitu saja didapatkan oleh masyarakat, faktanya anak-anak muda kita begitu mudah mendapatkannya,” harap Wahyu, Kamis (05/04/2022).

“Persoalan ini merupakan persolan Sumber Daya Manusia (SDM), apalah artinya jika kita sibuk membangun fisik infrastruktur pembangunan Kepri, tetapi tidak memperhatikan masalah SDM anak-anak muda kita ke depan. Anak-anak muda kita perlu dilindungi, jangan sampai mereka mengkonsumsi Miras. Saya minta Disperindag bersama Aparat Penegak Hukum bisa awasi, terutama di warung-warung yang menjual bebas Miras tanpa izin agar dapat di tindak tegas”. pungkas Wahyu. (Ist).

Editor : Ron

Ini Alasan Arab Saudi Membatasi Kuota Haji Untuk Indonesia

Kepri, GK.com – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief membeberkan alasan Arab Saudi membatasi kuota haji untuk Indonesia dikarenakan adanya terobosan elektronik-Haj (e-Haj).

Untuk kuota Indonesia telah ditentukan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi mencapai 100.051 jamaah. Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang perlu mempertemukan langsung perwakilan dua Negara untuk menentukan jumlah kuota.

“Kuota diberikan secara langsung oleh Pemerintah Arab Saudi melalui e-Haj, tanpa melalui penandatangan MoU antar dua Negara yang diwakilkan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dan Menteri Agama RI,” ujar Hilman sekitar pukul 10.30 Wib melalui rilis yang disampaikan oleh Kemenag Kepri.

Menurut Hilman, terkait kuota penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M bersifat mandatori atau given dari Pemerintah Arab Saudi. Sehingga tidak ada ruang negosiasi dalam penentuan kuota dan tidak ada juga pembahasan MoU antar menteri sebagaimana pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

“Pembagian kuota haji reguler dan khusus dilakukan mengikuti alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Secara sistem, melalui e-Haj, Pemerintah Arab Saudi membagi sebanyak 92.825 untuk jamaah haji reguler dan 7.226 untuk jamaah haji khusus,” tuturnya.

Penetapan kuota haji oleh Kerajaan Arab Saudi baru diterbitkan pada pertengahan April. Untuk kuota haji tahun ini sudah sangat mepet, karena biasa pembahasan di selenggarakan pada akhir tahun sebelumnya.

“Namun kami tetap syukuri, tahun ini ada jemaah haji Indonesia yang bisa diberangkatkan ke tanah suci untuk ibadah haji. Semoga kondisi segera normal, sehingga tahun depan kuota haji juga kembali normal, baik reguler maupun haji khusus”. tutupnya. (*).

Editor : Ron

Wan Arismunandar : Pemilik Sarana Angkutan Laut Wajib Memperhatikan Keselamatan Penumpang

Natuna, GK.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna Wan Arismunandar, didampingi Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy melakukan pemantauan arus naik turun penumpang di Pelabuhan Rakyat Selat Lampa, Rabu (04/04/2022).

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi laut menuju beberapa daerah seprti di Pulau Tiga dan Pulau Tiga Barat.

“Melihat antusias masyarakat untuk bersilaturahmi ke beberapa daerah di Pulau Tiga dan Pulau Tiga Barat sangat tinggi, hal ini tentunya menjadi perhatian kami untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang,” ujar Wan Arismunandar.

Pada kesempatan itu, Wan Arismunandar juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat naik dan turun pompong (kapal motor), dan berhati-hati serta tertib tidak berdesakan.

“Pemilik sarana angkutan laut wajib memperhatikan keselamatan penumpang, standar keamanan harus tetap dipatuhi dan dilaksanakan, harus ada pelampung, dan jangan sampai melebihi kapasitas penumpang yang telah ditentukan,” tegas Wan Arismunandar.

Sementara itu, Kapolres Natuna memprediksi beberapa pelabuhan yang ada di Natuna akan dipadati penumpang, terutama penumpang yang akan kembali ke tempat awal setelah masyarakat yang melakukan mudik.

“Seluruh jajaran baik yang ada di Kabupaten termasuk di Kecamatan untuk tetap bertugas dengan baik, memantau serta memastikan semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Tidak hanya arus balik, tapi arus orang bersilaturahmi antar pulau juga tetap harus kita pastikan semuanya baik-baik saja”. tegas Kapolres AKBP Iwan Ariyandhy. (Ist).

Editor : Milla